Spektroskopi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28534512; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Silver_Target_in_XPS_Spectrometer.jpg|thumb|right|280px|Silver Target in XPS Spectrometer]] | |||
Spektroskopi umumnya digunakan dalam [[kimia fisik]] dan [[kimia analisis]] untuk meng[[identifikasi]] suatu substansi melalui [[spektrum]] yang dipancarkan atau yang diserap. [[Alat]] untuk merekam spektrum disebut [[spektrometer]]. Spektroskopi juga digunakan secara intensif dalam [[astronomi]] dan [[penginderaan jarak jauh]]. Kebanyakan [[teleskop]]-teleskop besar mempunyai [[spektrograf]] yang digunakan untuk mengukur [[Rumus empiris|komposisi kimia]] dan atribut fisik lainnya dari suatu [[objek]] astronomi atau untuk mengukur [[kecepatan]] objek astronomi berdasarkan [[efek Doppler]] pada garis-garis spektral. | '''Spektroskopi''' adalah [[disiplin ilmiah]] yang khusus mengkaji tentang [[materi]] dan atributnya dari segi pancaran [[cahaya]], penyerapan [[bunyi]] atau pemantulan [[partikel]] yang dihasilkan oleh materi tersebut.<ref>Rahim, F. R., dan Sari, S. Y. [https://drive.google.com/file/d/1Y3RPQsoDyFOjYrpPn145Ded4xQAgsIXL/view Perkembangan Sejarah Fisika]. CV IRDH. 2019. hlm. 453. ISBN 978-623-7343-14-1.</ref> Spektroskopi juga dapat didefinisikan sebagai [[ilmu]] yang mempelajari interaksi antara [[cahaya]] dan materi. Dalam catatan [[sejarah]], spektroskopi mengacu kepada cabang ilmu di mana [[spektrum kasatmata]] digunakan dalam [[teori]]-teori [[struktur]] materi serta analisis kualitatif dan kuantitatif. Dalam masa modern, [[definisi]] spektroskopi berkembang seiring teknik baru yang dikembangkan untuk memanfaatkan tidak hanya [[spektrum kasatmata]], tetapi juga bentuk lain dari [[radiasi elektromagnetik]] dan [[radiasi]] non-[[Elektromagnetisme|elektromagnetik]] seperti [[gelombang mikro]], [[gelombang radio]], [[elektron]], [[fonon]], gelombang bunyi, dan sinar-X.<ref>[https://www.britannica.com/science/spectroscopy Spectroscopy science]. ''Encyclopedia Britannica''.</ref> | ||
Spektroskopi umumnya digunakan dalam [[kimia fisik]] dan [[kimia analisis]] untuk meng[[identifikasi]] suatu substansi melalui [[spektrum]] yang dipancarkan atau yang diserap. [[Alat]] untuk merekam spektrum disebut [[spektrometer]].<ref>Granite. [https://www.edinst.com/blog/what-is-a-spectrometer/ Spectrometer: What is a Spectrometer? Types of Spectrometers]. ''Edinburgh Instruments''.</ref> Spektroskopi juga digunakan secara intensif dalam [[astronomi]] dan [[penginderaan jarak jauh]].<ref>[https://newworlds.colorado.edu/objectives/uses.htm New Worlds - Spectroscopy in astronomy]. ''newworlds.colorado.edu''.</ref> Kebanyakan [[teleskop]]-teleskop besar mempunyai [[spektrograf]] yang digunakan untuk mengukur [[Rumus empiris|komposisi kimia]] dan atribut fisik lainnya dari suatu [[objek]] astronomi atau untuk mengukur [[kecepatan]] objek astronomi berdasarkan [[efek Doppler]] pada garis-garis spektral. | |||
== Kuantitas fisik yang diukur == | == Kuantitas fisik yang diukur == | ||
| Baris 11: | Baris 13: | ||
== Penerapan == | == Penerapan == | ||
Spektroskopi digunakan dalam [[kimia fisik]] dan kimia analitik untuk mendeteksi, menentukan, atau mengukur komposisi molekul dan struktur sampel. Setiap jenis molekul dan atom akan memantulkan, menyerap, atau memancarkan radiasi elektromagnetik dengan caranya masing-masing. Spektroskopi menggunakan karakteristik tersebut untuk menyimpulkan dan menganalisis komposisi sampel.<ref>[https://www.pasco.com/resources/blog/241 What is Spectroscopy Used For? - PASCO Blog]. ''www.pasco.com''.</ref> | |||
Spektroskopi digunakan dalam [[kimia fisik]] dan kimia analitik untuk mendeteksi, menentukan, atau mengukur komposisi molekul dan struktur sampel. Setiap jenis molekul dan atom akan memantulkan, menyerap, atau memancarkan radiasi elektromagnetik dengan caranya masing-masing. Spektroskopi menggunakan karakteristik tersebut untuk menyimpulkan dan menganalisis komposisi sampel. | |||
'''Penerapan spektroskopi dalam fotobiologi'''. | '''Penerapan spektroskopi dalam fotobiologi'''. | ||
Ahli [[fotobiologi]] menggunakan sejumlah teknik spektroskopi untuk memahami bagaimana proses fotobiologis terjadi. Teknik tersebut dilakukan dengan mengidentifikasi [[entitas]] molekul fotoaktif primer yang eksitasi foto oleh penyerapan energi cahaya memicu efek biologis. Sifat dasar dari entitas tersebut adalah spektrum penyerapannya, yang menggambarkan kemampuannya untuk menyerap cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda. Menentukan spektrum absorpsi dari agen fotoaktif adalah langkah pertama dalam memahami proses fotobiologi di mana agen tersebut berpartisipasi. | Ahli [[fotobiologi]] menggunakan sejumlah teknik spektroskopi untuk memahami bagaimana proses fotobiologis terjadi. Teknik tersebut dilakukan dengan mengidentifikasi [[entitas]] molekul fotoaktif primer yang eksitasi foto oleh penyerapan energi cahaya memicu efek biologis. Sifat dasar dari entitas tersebut adalah spektrum penyerapannya, yang menggambarkan kemampuannya untuk menyerap cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda. Menentukan spektrum absorpsi dari agen fotoaktif adalah langkah pertama dalam memahami proses fotobiologi di mana agen tersebut berpartisipasi.<ref>[http://photobiology.info/Nonell_Viappiani.html#:~:text=The%20term%20%22spectroscopy%22%20defines%20a,responds%20to%20such%20a%20stimulus. Basic Spectroscopy]. ''photobiology.info''.</ref> | ||
'''Penerapan spektroskopi dalam astronomi'''. | '''Penerapan spektroskopi dalam astronomi'''. | ||
Dengan menggunakan peralatan khusus seperti spektograf atau spektroskopi, para astronom dapat membagi cahaya dari ruang angkasa menjadi spektrum dan memeriksa garis spektralnya sehingga mereka dapat menyimpulkan senyawa apa yang dipancarkan atau diserap. Selain itu, para astronom juga dapat mempelajari kepadatan dan suhu suatu senyawa yang memancarkan atau menyerap dan seperti apa kekuatan medan magnet di lingkungan tempat cahaya dipancarkan atau diserap tersebut. Spektroskopi telah kita gunakan dalam mempelajari bahwa sebagian besar bintang terbuat dari hidrogen, satelit [[Saturnus]] ([[Titan (satelit)|Titan]]) terdapat [[metana]] di atmosfernya, bahwa [[komet]] mengandung banyak air, dan lain sebagainya. | Dengan menggunakan peralatan khusus seperti spektograf atau spektroskopi, para astronom dapat membagi cahaya dari ruang angkasa menjadi spektrum dan memeriksa garis spektralnya sehingga mereka dapat menyimpulkan senyawa apa yang dipancarkan atau diserap. Selain itu, para astronom juga dapat mempelajari kepadatan dan suhu suatu senyawa yang memancarkan atau menyerap dan seperti apa kekuatan medan magnet di lingkungan tempat cahaya dipancarkan atau diserap tersebut. Spektroskopi telah kita gunakan dalam mempelajari bahwa sebagian besar bintang terbuat dari hidrogen, satelit [[Saturnus]] ([[Titan (satelit)|Titan]]) terdapat [[metana]] di atmosfernya, bahwa [[komet]] mengandung banyak air, dan lain sebagainya.<ref>[https://newworlds.colorado.edu/objectives/uses.htm New Worlds - Spectroscopy in astronomy]. ''newworlds.colorado.edu''.</ref> | ||
'''Penerapan spektroskopi dalam Ilmu Biomedis.''' | '''Penerapan spektroskopi dalam Ilmu Biomedis.''' | ||
Penggunaan cahaya secara [[biomedis]] terdiri dari banyak aplikasi [[Diagnosis (medis)|diagnosis medis]] dan [[terapi]]. Spektroskopi waktu terbang foton dapat membantu metode terapeutik tertentu dengan menyediakan data tentang sifat optik yang mengatur respons jaringan. | Penggunaan cahaya secara [[biomedis]] terdiri dari banyak aplikasi [[Diagnosis (medis)|diagnosis medis]] dan [[terapi]]. Spektroskopi waktu terbang foton dapat membantu metode terapeutik tertentu dengan menyediakan data tentang sifat optik yang mengatur respons jaringan.<ref>[https://www.news-medical.net/life-sciences/Spectroscopy-Applications.aspx Spectroscopy Applications]. ''News-Medical.net''. 2016-06-13.</ref> | ||
== Jenis == | == Jenis == | ||
=== Spektroskopi ultraungu === | === Spektroskopi ultraungu === | ||
Spektroskopi [[ultraungu]] adalah jenis spektroskopi serapan di mana cahaya daerah ultra-violet (200-400 [[nanometer]]) diserap oleh molekul yang menghasilkan eksitasi elektron dari keadaan dasar ke tingkat energi yang lebih tinggi. Terdapat beberapa prinsip spektroskopi ultraungu, diantaranya: | Spektroskopi [[ultraungu]] adalah jenis spektroskopi serapan di mana cahaya daerah ultra-violet (200-400 [[nanometer]]) diserap oleh molekul yang menghasilkan eksitasi elektron dari keadaan dasar ke tingkat energi yang lebih tinggi. Terdapat beberapa prinsip spektroskopi ultraungu, diantaranya: | ||
| Baris 34: | Baris 34: | ||
* Saat cahaya diserap oleh materi, maka akan menghasilkan peningkatan kandungan energi atom atau molekul. | * Saat cahaya diserap oleh materi, maka akan menghasilkan peningkatan kandungan energi atom atau molekul. | ||
* Ketika radiasi ultraviolet diserap dapat menghasilkan eksitasi elektron dari keadaan dasar menuju keadaan [[energi]] yang lebih tinggi. | * Ketika radiasi ultraviolet diserap dapat menghasilkan eksitasi elektron dari keadaan dasar menuju keadaan [[energi]] yang lebih tinggi. | ||
* Molekul yang mengandung π-elektron atau [[elektron]] non-ikatan (n-elektron) dapat menyerap energi dalam bentuk sinar ultraviolet untuk merangsang elektron-elektron ini ke orbital molekul anti-ikatan yang lebih tinggi. | * Molekul yang mengandung π-elektron atau [[elektron]] non-ikatan (n-elektron) dapat menyerap energi dalam bentuk sinar ultraviolet untuk merangsang elektron-elektron ini ke orbital molekul anti-ikatan yang lebih tinggi.<ref>[https://microbenotes.com/uv-spectroscopy-principle-instrumentation-applications/ UV Spectroscopy- Principle, Instrumentation, Applications Instrumentation]. ''Microbe Notes''. 2020-01-04.</ref> | ||
Penerapan spektroskopi ultraungu ini umumnya pada: | Penerapan spektroskopi ultraungu ini umumnya pada: | ||
* Merupakan salah satu metode terbaik untuk menentukan pengotor dalam molekul organik. | * Merupakan salah satu metode terbaik untuk menentukan pengotor dalam molekul organik. | ||
| Baris 42: | Baris 42: | ||
=== Spektroskopi inframerah === | === Spektroskopi inframerah === | ||
Salah satu jenis spektroskopi adalah spektroskopi inframerah. Spektroskopi ini didasarkan pada vibrasi suatu [[molekul]]. Spektroskopi inframerah mendeteksi [[frekuensi]] cahaya inframerah yang diserap oleh molekul. Molekul tersebut cenderung menyerap frekuensi cahaya spesifik karena sesuai dengan frekuensi getaran ikatan dalam molekul. | Salah satu jenis spektroskopi adalah spektroskopi inframerah. Spektroskopi ini didasarkan pada vibrasi suatu [[molekul]]. Spektroskopi inframerah mendeteksi [[frekuensi]] cahaya inframerah yang diserap oleh molekul. Molekul tersebut cenderung menyerap frekuensi cahaya spesifik karena sesuai dengan frekuensi getaran ikatan dalam molekul.<ref>[https://www.ru.nl/systemschemistry/equipment/optical-spectroscopy/infrared/ Infrared Spectroscopy].</ref> | ||
==== Sampel dalam Spektroskopi Inframerah ==== | ==== Sampel dalam Spektroskopi Inframerah ==== | ||
| Baris 49: | Baris 49: | ||
* Sampel padat dapat dibuat dengan cara menghancurkan sampel menggunakan penumbuk yang memiliki tekstur berminyak. Lapisan tipis tersebut sekarang dapat diaplikasikan pada plat garam yang akan diukur. | * Sampel padat dapat dibuat dengan cara menghancurkan sampel menggunakan penumbuk yang memiliki tekstur berminyak. Lapisan tipis tersebut sekarang dapat diaplikasikan pada plat garam yang akan diukur. | ||
* Sampel cairan umumnya disimpan di antara dua pelat garam dan diukur karena pelat transparan terhadap cahaya inframerah. Piring garam dapat terdiri dari [[natrium klorida]], [[kalsium fluorida]], atau [[kalium bromida]]. | * Sampel cairan umumnya disimpan di antara dua pelat garam dan diukur karena pelat transparan terhadap cahaya inframerah. Piring garam dapat terdiri dari [[natrium klorida]], [[kalsium fluorida]], atau [[kalium bromida]]. | ||
* Karena konsentrasi sampel gas bisa dalam bagian per juta, sel sampel harus memiliki panjang jalur yang relatif panjang, yaitu cahaya harus menempuh jarak yang relatif jauh dalam sel sampel. | * Karena konsentrasi sampel gas bisa dalam bagian per juta, sel sampel harus memiliki panjang jalur yang relatif panjang, yaitu cahaya harus menempuh jarak yang relatif jauh dalam sel sampel.<ref>[https://byjus.com/chemistry/infrared-spectroscopy/ IR Spectroscopy - Principle and Instrumentation of Infrared Spectroscopy]. ''BYJUS''.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Spektroskopi&oldid=28534512 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28534512 (2025-11-18T12:00:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 14.22

Spektroskopi adalah disiplin ilmiah yang khusus mengkaji tentang materi dan atributnya dari segi pancaran cahaya, penyerapan bunyi atau pemantulan partikel yang dihasilkan oleh materi tersebut.[1] Spektroskopi juga dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari interaksi antara cahaya dan materi. Dalam catatan sejarah, spektroskopi mengacu kepada cabang ilmu di mana spektrum kasatmata digunakan dalam teori-teori struktur materi serta analisis kualitatif dan kuantitatif. Dalam masa modern, definisi spektroskopi berkembang seiring teknik baru yang dikembangkan untuk memanfaatkan tidak hanya spektrum kasatmata, tetapi juga bentuk lain dari radiasi elektromagnetik dan radiasi non-elektromagnetik seperti gelombang mikro, gelombang radio, elektron, fonon, gelombang bunyi, dan sinar-X.[2]
Spektroskopi umumnya digunakan dalam kimia fisik dan kimia analisis untuk mengidentifikasi suatu substansi melalui spektrum yang dipancarkan atau yang diserap. Alat untuk merekam spektrum disebut spektrometer.[3] Spektroskopi juga digunakan secara intensif dalam astronomi dan penginderaan jarak jauh.[4] Kebanyakan teleskop-teleskop besar mempunyai spektrograf yang digunakan untuk mengukur komposisi kimia dan atribut fisik lainnya dari suatu objek astronomi atau untuk mengukur kecepatan objek astronomi berdasarkan efek Doppler pada garis-garis spektral.
Kuantitas fisik yang diukur
Jenis spektroskopi tergantung dari kuantitas fisik yang diukur. Kuantitas yang diukur adalah jumlah atau intensitas dari sesuatu.
- Intensitas radiasi elektromagnetik yang dipancarkan dan jumlah yang diserap dipelajari di spektroskopi elektromagnetik.
- Amplitudo getaran-getaran makroskopik dipelajari di spektroskopi akustik dan spektroskopi mekanika dinamik.
- Energi kinetik dari partikel dipelajari di spektroskopi energi elektron dan spektroskopi elektron Auger.
- Rasio massa molekul dan atom dipelajari di spektrometri massa, kadang-kadang disebut juga dengan spektroskopi massa.
Penerapan
Spektroskopi digunakan dalam kimia fisik dan kimia analitik untuk mendeteksi, menentukan, atau mengukur komposisi molekul dan struktur sampel. Setiap jenis molekul dan atom akan memantulkan, menyerap, atau memancarkan radiasi elektromagnetik dengan caranya masing-masing. Spektroskopi menggunakan karakteristik tersebut untuk menyimpulkan dan menganalisis komposisi sampel.[5]
Penerapan spektroskopi dalam fotobiologi.
Ahli fotobiologi menggunakan sejumlah teknik spektroskopi untuk memahami bagaimana proses fotobiologis terjadi. Teknik tersebut dilakukan dengan mengidentifikasi entitas molekul fotoaktif primer yang eksitasi foto oleh penyerapan energi cahaya memicu efek biologis. Sifat dasar dari entitas tersebut adalah spektrum penyerapannya, yang menggambarkan kemampuannya untuk menyerap cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda. Menentukan spektrum absorpsi dari agen fotoaktif adalah langkah pertama dalam memahami proses fotobiologi di mana agen tersebut berpartisipasi.[6]
Penerapan spektroskopi dalam astronomi.
Dengan menggunakan peralatan khusus seperti spektograf atau spektroskopi, para astronom dapat membagi cahaya dari ruang angkasa menjadi spektrum dan memeriksa garis spektralnya sehingga mereka dapat menyimpulkan senyawa apa yang dipancarkan atau diserap. Selain itu, para astronom juga dapat mempelajari kepadatan dan suhu suatu senyawa yang memancarkan atau menyerap dan seperti apa kekuatan medan magnet di lingkungan tempat cahaya dipancarkan atau diserap tersebut. Spektroskopi telah kita gunakan dalam mempelajari bahwa sebagian besar bintang terbuat dari hidrogen, satelit Saturnus (Titan) terdapat metana di atmosfernya, bahwa komet mengandung banyak air, dan lain sebagainya.[7]
Penerapan spektroskopi dalam Ilmu Biomedis.
Penggunaan cahaya secara biomedis terdiri dari banyak aplikasi diagnosis medis dan terapi. Spektroskopi waktu terbang foton dapat membantu metode terapeutik tertentu dengan menyediakan data tentang sifat optik yang mengatur respons jaringan.[8]
Jenis
Spektroskopi ultraungu
Spektroskopi ultraungu adalah jenis spektroskopi serapan di mana cahaya daerah ultra-violet (200-400 nanometer) diserap oleh molekul yang menghasilkan eksitasi elektron dari keadaan dasar ke tingkat energi yang lebih tinggi. Terdapat beberapa prinsip spektroskopi ultraungu, diantaranya:
- Pada dasarnya, spektroskopi berkaitan dengan interaksi cahaya dengan materi.
- Saat cahaya diserap oleh materi, maka akan menghasilkan peningkatan kandungan energi atom atau molekul.
- Ketika radiasi ultraviolet diserap dapat menghasilkan eksitasi elektron dari keadaan dasar menuju keadaan energi yang lebih tinggi.
- Molekul yang mengandung π-elektron atau elektron non-ikatan (n-elektron) dapat menyerap energi dalam bentuk sinar ultraviolet untuk merangsang elektron-elektron ini ke orbital molekul anti-ikatan yang lebih tinggi.[9]
Penerapan spektroskopi ultraungu ini umumnya pada:
- Merupakan salah satu metode terbaik untuk menentukan pengotor dalam molekul organik.
- Berperan dalam penjelasan struktur molekul organik, seperti dalam mendeteksi ada atau tidaknya molekul yang bersifat tidak jenuh dan keberadaan atom yang heterogen.
- Spektroskopi serapan ultraungu dapat digunakan untuk penentuan kuantitatif senyawa yang menyerap radiasi .
- Spektrofotometer ultraungu dapat digunakan sebagai pendeteksi kromatografi cair kinerja tinggi.
Spektroskopi inframerah
Salah satu jenis spektroskopi adalah spektroskopi inframerah. Spektroskopi ini didasarkan pada vibrasi suatu molekul. Spektroskopi inframerah mendeteksi frekuensi cahaya inframerah yang diserap oleh molekul. Molekul tersebut cenderung menyerap frekuensi cahaya spesifik karena sesuai dengan frekuensi getaran ikatan dalam molekul.[10]
Sampel dalam Spektroskopi Inframerah
Spektroskopi Infra merah dapat menggunakan sampel dalam bentuk padat, cair, atau gas.
- Sampel padat dapat dibuat dengan cara menghancurkan sampel menggunakan penumbuk yang memiliki tekstur berminyak. Lapisan tipis tersebut sekarang dapat diaplikasikan pada plat garam yang akan diukur.
- Sampel cairan umumnya disimpan di antara dua pelat garam dan diukur karena pelat transparan terhadap cahaya inframerah. Piring garam dapat terdiri dari natrium klorida, kalsium fluorida, atau kalium bromida.
- Karena konsentrasi sampel gas bisa dalam bagian per juta, sel sampel harus memiliki panjang jalur yang relatif panjang, yaitu cahaya harus menempuh jarak yang relatif jauh dalam sel sampel.[11]
Referensi
- ↑ Rahim, F. R., dan Sari, S. Y. Perkembangan Sejarah Fisika. CV IRDH. 2019. hlm. 453. ISBN 978-623-7343-14-1.
- ↑ Spectroscopy science. Encyclopedia Britannica.
- ↑ Granite. Spectrometer: What is a Spectrometer? Types of Spectrometers. Edinburgh Instruments.
- ↑ New Worlds - Spectroscopy in astronomy. newworlds.colorado.edu.
- ↑ What is Spectroscopy Used For? - PASCO Blog. www.pasco.com.
- ↑ Basic Spectroscopy. photobiology.info.
- ↑ New Worlds - Spectroscopy in astronomy. newworlds.colorado.edu.
- ↑ Spectroscopy Applications. News-Medical.net. 2016-06-13.
- ↑ UV Spectroscopy- Principle, Instrumentation, Applications Instrumentation. Microbe Notes. 2020-01-04.
- ↑ Infrared Spectroscopy.
- ↑ IR Spectroscopy - Principle and Instrumentation of Infrared Spectroscopy. BYJUS.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28534512 (2025-11-18T12:00:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.