Lompat ke isi

Siklus superbenua: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28145569; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Siklus superbenua''' atau '''Siklus benua raksasa''' adalah pengumpulan benua melalui tabrakan benua menjadi dataran besar dan penyebaran selanjutnya terbelah. Benua-benua saling bertabrakan di sisi berlawanan dari planet ini setiap 500 juta tahun sekali. Lempeng-lempeng ini bergerak dengan kecepatan 5 cm - dan akhirnya gerakan ini menyatukan semua benua membentuk apa yang dikenal sebagai superbenua. Dalam siklus ini, superbenua dapat terbentuk 300 - 500 juta tahun sekali. Penciptaan superbenua bertanggung jawab atas sebagian besar fitur geologi yang kita lihat. Ini bertanggung jawab atas banyak fitur yang sudah lama hilang.
[[File:Pangaea_continents.svg|thumb|right|280px|Pangaea continents]]


Efek siklus superbenua pada permukaan laut adalah perakiran benua mendukung regresi, sedangkan fragmentasi dan penyebaran benua mendukung pelanggaran. Regresi mengikuti pembentukan superbenua [[Rodinia]] dan Pangea, sedangkan pelanggaran mengikuti fragmentasi Rodinia, dan pecahnya Pangea Jurassik-Cretaceous. Karena lempeng bergerak, cekungan laut berubah bentuk dan ukurannya. Jika siklus superbenua mencerminkan rezim aliran [[Mantel bumi|mantel]] yang tidak hanya terorganisasi tetapi juga meningkatkan aliran panas batas mantel inti, maka mungkin ada hubungan sebab akibat ke nukleasi inti dalam melalui peningkatan pendinginan inti.
'''Siklus superbenua''' atau '''Siklus benua raksasa''' adalah pengumpulan benua melalui tabrakan benua menjadi dataran besar dan penyebaran selanjutnya terbelah. Benua-benua saling bertabrakan di sisi berlawanan dari planet ini setiap 500 juta tahun sekali. Lempeng-lempeng ini bergerak dengan kecepatan 5 cm - dan akhirnya gerakan ini menyatukan semua benua membentuk apa yang dikenal sebagai superbenua. Dalam siklus ini, superbenua dapat terbentuk 300 - 500 juta tahun sekali. Penciptaan superbenua bertanggung jawab atas sebagian besar fitur geologi yang kita lihat. Ini bertanggung jawab atas banyak fitur yang sudah lama hilang.<ref>CK-12 Foundation. [https://www.ck12.org/earth-science/supercontinent-cycle-and-pangaea/lesson/Supercontinent-Cycle-MS-ES/ Supercontinent Cycle and Pangaea]. ''www.ck12.org''.</ref><ref>[https://physicsworld.com/a/how-supercontinents-are-born/ How supercontinents are born]. ''Physics World''. 2012-02-08.</ref><ref>Mattias Green. [http://theconversation.com/supercontinent-formation-may-be-linked-to-a-cycle-of-supertides-94929 Supercontinent formation may be linked to a cycle of supertides]. ''The Conversation''.</ref>
 
Efek siklus superbenua pada permukaan laut adalah perakiran benua mendukung regresi, sedangkan fragmentasi dan penyebaran benua mendukung pelanggaran. Regresi mengikuti pembentukan superbenua [[Rodinia]] dan Pangea, sedangkan pelanggaran mengikuti fragmentasi Rodinia, dan pecahnya Pangea Jurassik-Cretaceous. Karena lempeng bergerak, cekungan laut berubah bentuk dan ukurannya. Jika siklus superbenua mencerminkan rezim aliran [[Mantel bumi|mantel]] yang tidak hanya terorganisasi tetapi juga meningkatkan aliran panas batas mantel inti, maka mungkin ada hubungan sebab akibat ke nukleasi inti dalam melalui peningkatan pendinginan inti.<ref>Mattias Green. [http://theconversation.com/supercontinent-formation-may-be-linked-to-a-cycle-of-supertides-94929 Supercontinent formation may be linked to a cycle of supertides]. ''The Conversation''.</ref><ref>Richard Lemmons. [https://www.climate-policy-watcher.org/plate-tectonics/supercontinents-and-climate.html Supercontinents and Climate - Plate Tectonics]. ''Climate Policy Watcher''. 2020-07-14.</ref><ref>Uwe Kirscher. [https://ui.adsabs.harvard.edu/abs/2017EGUGA..1912567K/abstract Long term evolution of Earth's magnetic field strength: Supercontinent cycles and nucleation of the inner core]. ''EGU General Assembly Conference Abstracts''. 2017-04. hlm. 12567.</ref>


== Penjelasan ==
== Penjelasan ==
Berdasarkan siklusnya, superbenua dapat terbentuk 300 - 500 juta tahun sekali sehingga lebih singkat waktunya dibanding [[Siklus Lautan global|Siklus Superlautan]]. Biasanya superbenua dikelilingi oleh [[Superlautan|Supersamudra]] yaitu lautan global. Seperti superbenua Pangea yang dikelilingi oleh [[Panthalassa]]. Pembentukan superbenua sendiri membutuhkan jangka waktu yang lama hal ini sebab kerak-kerak benua di bumi ini dapat tumbuh, tenggelam atau pergerakkannya menjauhi benua-benua lain. Siklus superbenua berbeda dengan Siklus Superlautan karena di beberapa benua yang membentuk superbenua memiliki sebuah batas lautan yaitu samudera. Superlautan sendiri diakui dengan lautannya yang mengelilingi superbenua.
Berdasarkan siklusnya, superbenua dapat terbentuk 300 - 500 juta tahun sekali sehingga lebih singkat waktunya dibanding [[Siklus Lautan global|Siklus Superlautan]]. Biasanya superbenua dikelilingi oleh [[Superlautan|Supersamudra]] yaitu lautan global. Seperti superbenua Pangea yang dikelilingi oleh [[Panthalassa]]. Pembentukan superbenua sendiri membutuhkan jangka waktu yang lama hal ini sebab kerak-kerak benua di bumi ini dapat tumbuh, tenggelam atau pergerakkannya menjauhi benua-benua lain. Siklus superbenua berbeda dengan Siklus Superlautan karena di beberapa benua yang membentuk superbenua memiliki sebuah batas lautan yaitu samudera. Superlautan sendiri diakui dengan lautannya yang mengelilingi superbenua.


Baris 13: Baris 14:


== Hipotesis ==
== Hipotesis ==
Superbenua terakhir, Pangaea, mulai hancur sekitar 200 juta tahun yang lalu, dan superbenua baru diperkirakan akan terbentuk di masa depan. Dua hipoteses yang bersaing sebelumnya telah diajukan untuk menjelaskan hal ini akan terjadi.
Superbenua terakhir, Pangaea, mulai hancur sekitar 200 juta tahun yang lalu, dan superbenua baru diperkirakan akan terbentuk di masa depan. Dua hipoteses yang bersaing sebelumnya telah diajukan untuk menjelaskan hal ini akan terjadi.<ref>[https://physicsworld.com/a/how-supercontinents-are-born/ How supercontinents are born]. ''Physics World''. 2012-02-08.</ref>


Satu hipotesis mengatakan bahwa benua akan terus terpisah seperti sekarang, dengan [[Samudra Atlantik]] terus menyebar - pada akhirnya menyatukan [[Amerika]] dan [[Asia]]. Dalam "model ekstroversi" ini, superbenua adalah versi "dalam keluar" dari Pangea yang terletak di sisi yang berlawanan dari dunia.
Satu hipotesis mengatakan bahwa benua akan terus terpisah seperti sekarang, dengan [[Samudra Atlantik]] terus menyebar - pada akhirnya menyatukan [[Amerika]] dan [[Asia]]. Dalam "model ekstroversi" ini, superbenua adalah versi "dalam keluar" dari Pangea yang terletak di sisi yang berlawanan dari dunia.<ref>[https://physicsworld.com/a/how-supercontinents-are-born/ How supercontinents are born]. ''Physics World''. 2012-02-08.</ref>


Atau, benua di beberapa titik mungkin melakukan putar balik dan melayang kembali ke posisi awalnya. Hipotesis ini - "model introversi" - bergantung pada pembukaan zona [[subduksi]] baru yang memungkinkan [[Kerak samudra|kerak Samudra]] Atlantik tenggelam kembali ke bawah benua. Ini akan menutup Samudra Atlantik, membentuk superbenua baru di lokasi yang sama dengan Pangaea.
Atau, benua di beberapa titik mungkin melakukan putar balik dan melayang kembali ke posisi awalnya. Hipotesis ini - "model introversi" - bergantung pada pembukaan zona [[subduksi]] baru yang memungkinkan [[Kerak samudra|kerak Samudra]] Atlantik tenggelam kembali ke bawah benua. Ini akan menutup Samudra Atlantik, membentuk superbenua baru di lokasi yang sama dengan Pangaea.<ref>[https://physicsworld.com/a/how-supercontinents-are-born/ How supercontinents are born]. ''Physics World''. 2012-02-08.</ref>


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [https://id.elsevier.com/as/authorization.oauth2?platSite=SD%2Fscience&scope=openid+email+profile+els_auth_info+urn%3Acom%3Aelsevier%3Aidp%3Apolicy%3Aproduct%3Ainst_assoc&response_type=code&redirect_uri=https%3A%2F%2Fwww.sciencedirect.com%2Fuser%2Fidentity%2Flanding&authType=SINGLE_SIGN_IN&prompt=none&client_id=SDFE-v3&state=retryCounter%3D0%26csrfToken%3Dda6de526-e89d-4630-b10c-1db51c8e4ad1%26idpPolicy%3Durn%253Acom%253Aelsevier%253Aidp%253Apolicy%253Aproduct%253Ainst_assoc%26returnUrl%3D%252Fscience%252Farticle%252Fpii%252FS1342937X13000506%26prompt%3Dnone%26cid%3Darp-4faf85e3-6700-42b3-b15f-860a1628f5ad Siklus Superbenua: Esai Reprotektif (dalam bahasa Inggris)]
* [https://id.elsevier.com/as/authorization.oauth2?platSite=SD%2Fscience&scope=openid+email+profile+els_auth_info+urn%3Acom%3Aelsevier%3Aidp%3Apolicy%3Aproduct%3Ainst_assoc&response_type=code&redirect_uri=https%3A%2F%2Fwww.sciencedirect.com%2Fuser%2Fidentity%2Flanding&authType=SINGLE_SIGN_IN&prompt=none&client_id=SDFE-v3&state=retryCounter%3D0%26csrfToken%3Dda6de526-e89d-4630-b10c-1db51c8e4ad1%26idpPolicy%3Durn%253Acom%253Aelsevier%253Aidp%253Apolicy%253Aproduct%253Ainst_assoc%26returnUrl%3D%252Fscience%252Farticle%252Fpii%252FS1342937X13000506%26prompt%3Dnone%26cid%3Darp-4faf85e3-6700-42b3-b15f-860a1628f5ad Siklus Superbenua: Esai Reprotektif (dalam bahasa Inggris)]
* [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1674987112001570 Asal-usul siklus superbenua (dalam bahasa Inggris)]
* [https://www.sciencedirect.com/science/article/pii/S1674987112001570 Asal-usul siklus superbenua (dalam bahasa Inggris)]


== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
* [[Sejarah geologi bumi]]
* [[Sejarah geologi bumi]]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Siklus+superbenua&oldid=28145569 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28145569 (2025-10-25T02:52:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Siklus+superbenua&oldid=28145569 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28145569 (2025-10-25T02:52:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.01

Pangaea continents

Siklus superbenua atau Siklus benua raksasa adalah pengumpulan benua melalui tabrakan benua menjadi dataran besar dan penyebaran selanjutnya terbelah. Benua-benua saling bertabrakan di sisi berlawanan dari planet ini setiap 500 juta tahun sekali. Lempeng-lempeng ini bergerak dengan kecepatan 5 cm - dan akhirnya gerakan ini menyatukan semua benua membentuk apa yang dikenal sebagai superbenua. Dalam siklus ini, superbenua dapat terbentuk 300 - 500 juta tahun sekali. Penciptaan superbenua bertanggung jawab atas sebagian besar fitur geologi yang kita lihat. Ini bertanggung jawab atas banyak fitur yang sudah lama hilang.[1][2][3]

Efek siklus superbenua pada permukaan laut adalah perakiran benua mendukung regresi, sedangkan fragmentasi dan penyebaran benua mendukung pelanggaran. Regresi mengikuti pembentukan superbenua Rodinia dan Pangea, sedangkan pelanggaran mengikuti fragmentasi Rodinia, dan pecahnya Pangea Jurassik-Cretaceous. Karena lempeng bergerak, cekungan laut berubah bentuk dan ukurannya. Jika siklus superbenua mencerminkan rezim aliran mantel yang tidak hanya terorganisasi tetapi juga meningkatkan aliran panas batas mantel inti, maka mungkin ada hubungan sebab akibat ke nukleasi inti dalam melalui peningkatan pendinginan inti.[4][5][6]

Penjelasan

Berdasarkan siklusnya, superbenua dapat terbentuk 300 - 500 juta tahun sekali sehingga lebih singkat waktunya dibanding Siklus Superlautan. Biasanya superbenua dikelilingi oleh Supersamudra yaitu lautan global. Seperti superbenua Pangea yang dikelilingi oleh Panthalassa. Pembentukan superbenua sendiri membutuhkan jangka waktu yang lama hal ini sebab kerak-kerak benua di bumi ini dapat tumbuh, tenggelam atau pergerakkannya menjauhi benua-benua lain. Siklus superbenua berbeda dengan Siklus Superlautan karena di beberapa benua yang membentuk superbenua memiliki sebuah batas lautan yaitu samudera. Superlautan sendiri diakui dengan lautannya yang mengelilingi superbenua.

Sejarah siklus superbenua

Pada awal Prakambrium, tumbuhnya beberapa kerak benua baru yang membentuk Kraton Yilgarn. Kraton Yilgarn pecah sekitar 3,6 - 3,7 miliar tahun lalu menjadi dua kraton, Kaapvaal dan Pilbara yang membentuk superbenua Vaalbara. Vaalbara pecah sekitar 3,1 miliar tahun lalu dan terbentuknya Ur. Ur pecah sekitar 2,72 miliar tahun silam dan terbentuknya Kenorland. Selama superbenua Kenorland banyak tumbuhnya Kerak benua baru. Kenorland pecah sekitar 2,11 miliar tahun lalu dan semua daratan bumi serta kerak benua baru mulai berkerumun dan menyatu membentuk Nena sekitar 1,9 miliar tahun lalu dan terbentuknya Columbia sekitar 1,8 miliar tahun lalu.

Superbenua Columbia terpecah sekitar 1,5 miliar tahun lalu dan superbenua berikutnya ialah Rodinia sekitar 1,2 miliar tahun lalu serta pecah sekitar 750 juta tahun lalu. Pannotia terbentuk sekitar 750 - 633 juta tahun lalu dan pecah sekitar 540 juta tahun lalu karena usianya yang relatif sangat pendek. Lalu dilanjutkan oleh superbenua Gondwanaland sekitar 550 juta tahun lalu selama pecahnya Pannotia dan Gondwanaland menyatu dengan Euramerika serta kerak benua lainnya yang membentuk Pangea sekitar 300 - 250 juta tahun lalu. Pangea pecah sekitar 200 - 180 juta tahun lalu. superbenua berikutnya diperkirakkan terbentuk sekitar 250 juta tahun dari sekarang yaitu Pangea Ultima.

Hipotesis

Superbenua terakhir, Pangaea, mulai hancur sekitar 200 juta tahun yang lalu, dan superbenua baru diperkirakan akan terbentuk di masa depan. Dua hipoteses yang bersaing sebelumnya telah diajukan untuk menjelaskan hal ini akan terjadi.[7]

Satu hipotesis mengatakan bahwa benua akan terus terpisah seperti sekarang, dengan Samudra Atlantik terus menyebar - pada akhirnya menyatukan Amerika dan Asia. Dalam "model ekstroversi" ini, superbenua adalah versi "dalam keluar" dari Pangea yang terletak di sisi yang berlawanan dari dunia.[8]

Atau, benua di beberapa titik mungkin melakukan putar balik dan melayang kembali ke posisi awalnya. Hipotesis ini - "model introversi" - bergantung pada pembukaan zona subduksi baru yang memungkinkan kerak Samudra Atlantik tenggelam kembali ke bawah benua. Ini akan menutup Samudra Atlantik, membentuk superbenua baru di lokasi yang sama dengan Pangaea.[9]

Pranala luar

Lihat juga

Referensi

  1. CK-12 Foundation. Supercontinent Cycle and Pangaea. www.ck12.org.
  2. How supercontinents are born. Physics World. 2012-02-08.
  3. Mattias Green. Supercontinent formation may be linked to a cycle of supertides. The Conversation.
  4. Mattias Green. Supercontinent formation may be linked to a cycle of supertides. The Conversation.
  5. Richard Lemmons. Supercontinents and Climate - Plate Tectonics. Climate Policy Watcher. 2020-07-14.
  6. Uwe Kirscher. Long term evolution of Earth's magnetic field strength: Supercontinent cycles and nucleation of the inner core. EGU General Assembly Conference Abstracts. 2017-04. hlm. 12567.
  7. How supercontinents are born. Physics World. 2012-02-08.
  8. How supercontinents are born. Physics World. 2012-02-08.
  9. How supercontinents are born. Physics World. 2012-02-08.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28145569 (2025-10-25T02:52:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.