Lompat ke isi

Wilhelm Conrad Röntgen: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28722735; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Wilhelm_Conrad_Röntgen_(1845--1923).jpg|thumb|right|280px|Wilhelm Conrad Röntgen (1845--1923)]]
'''Wilhelm Conrad Röntgen''' ([[27 Maret]] [[1845]] – [[10 Februari]] [[1923]]) ialah [[fisikawan]] [[Jerman]] yang merupakan penerima pertama [[Penghargaan Nobel Fisika]], pada tahun [[1901]]. Penemuannya yang memperoleh penghargaan ialah penemuan [[sinar-X]] yang menandai dimulainya [[zaman]] fisika modern dan merevolusi [[kedokteran diagnostik]].
'''Wilhelm Conrad Röntgen''' ([[27 Maret]] [[1845]] – [[10 Februari]] [[1923]]) ialah [[fisikawan]] [[Jerman]] yang merupakan penerima pertama [[Penghargaan Nobel Fisika]], pada tahun [[1901]]. Penemuannya yang memperoleh penghargaan ialah penemuan [[sinar-X]] yang menandai dimulainya [[zaman]] fisika modern dan merevolusi [[kedokteran diagnostik]].


Baris 4: Baris 6:


Pada [[1895]], saat mengadakan percobaan dengan aliran arus listrik dan tabung gelas yang dikosongkan sebagian (tabung [[sinar katode]]), Rontgen mengamati bahwa potongan barium platinosianida yang berdekatan melepaskan [[sinar]] saat tabung itu dioperasikan. Ia merumuskan teori bahwa saat [[sinar katode]] ([[elektron]]) menembus dinding gelas tabung, beberapa [[radiasi]] yang tak diketahui terbentuk yang melintasi ruangan, menembus [[bahan kimia]], dan menyebabkan [[fluoresensi]]. Pengamatan lebih lanjut mengungkapkan bahwa [[kertas]], [[kayu]], dan [[aluminum]], di antara bahan lain, transparan pada bentuk baru radiasi ini. Ia menemukan bahwa itu memengaruhi [[plat fotografi]], dan, sejak tidak secara nyata menunjukkan beberapa sifat cahaya, seperti [[refleksi]] atau [[refraksi]], secara salah ia berpikir bahwa sinar itu tak berhubungan pada cahaya. Dalam pandangan pada sifat tak pasti itu, ia menyebut fenomena radiasi X, walau juga dikenal sebagai [[radiasi Rontgen]]. Ia mengambil [[radiografi]] sinar-X pertama, dari bagian dalam objek logam dan [[tulang]] tangan istrinya.
Pada [[1895]], saat mengadakan percobaan dengan aliran arus listrik dan tabung gelas yang dikosongkan sebagian (tabung [[sinar katode]]), Rontgen mengamati bahwa potongan barium platinosianida yang berdekatan melepaskan [[sinar]] saat tabung itu dioperasikan. Ia merumuskan teori bahwa saat [[sinar katode]] ([[elektron]]) menembus dinding gelas tabung, beberapa [[radiasi]] yang tak diketahui terbentuk yang melintasi ruangan, menembus [[bahan kimia]], dan menyebabkan [[fluoresensi]]. Pengamatan lebih lanjut mengungkapkan bahwa [[kertas]], [[kayu]], dan [[aluminum]], di antara bahan lain, transparan pada bentuk baru radiasi ini. Ia menemukan bahwa itu memengaruhi [[plat fotografi]], dan, sejak tidak secara nyata menunjukkan beberapa sifat cahaya, seperti [[refleksi]] atau [[refraksi]], secara salah ia berpikir bahwa sinar itu tak berhubungan pada cahaya. Dalam pandangan pada sifat tak pasti itu, ia menyebut fenomena radiasi X, walau juga dikenal sebagai [[radiasi Rontgen]]. Ia mengambil [[radiografi]] sinar-X pertama, dari bagian dalam objek logam dan [[tulang]] tangan istrinya.


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://physics.nobel.brainparad.com/wilhelm_conrad_rontgen.html Wilhelm Conrad Rontgen]
* [http://physics.nobel.brainparad.com/wilhelm_conrad_rontgen.html Wilhelm Conrad Rontgen]


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wilhelm+Conrad+R%C3%B6ntgen&oldid=28722735 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28722735 (2025-12-21T03:35:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Wilhelm+Conrad+R%C3%B6ntgen&oldid=28722735 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28722735 (2025-12-21T03:35:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.09

Wilhelm Conrad Röntgen (1845--1923)

Wilhelm Conrad Röntgen (27 Maret 184510 Februari 1923) ialah fisikawan Jerman yang merupakan penerima pertama Penghargaan Nobel Fisika, pada tahun 1901. Penemuannya yang memperoleh penghargaan ialah penemuan sinar-X yang menandai dimulainya zaman fisika modern dan merevolusi kedokteran diagnostik.

Rontgen belajar di Institut Teknologi Konfederasi Zürich dan kemudian profesor fisika di Universitas Strasbourg (1876–1879), Giessen (1879–1888), Wurzburg (1888–1900), dan Munich (1900–1920). Penelitiannya juga termasuk karya pada elastisitas, gerak pipa rambut pada fluida, panas gas tertentu, konduksi panas pada kristal, penyerapan panas oleh gas, dan piezoelektrisitas.

Pada 1895, saat mengadakan percobaan dengan aliran arus listrik dan tabung gelas yang dikosongkan sebagian (tabung sinar katode), Rontgen mengamati bahwa potongan barium platinosianida yang berdekatan melepaskan sinar saat tabung itu dioperasikan. Ia merumuskan teori bahwa saat sinar katode (elektron) menembus dinding gelas tabung, beberapa radiasi yang tak diketahui terbentuk yang melintasi ruangan, menembus bahan kimia, dan menyebabkan fluoresensi. Pengamatan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kertas, kayu, dan aluminum, di antara bahan lain, transparan pada bentuk baru radiasi ini. Ia menemukan bahwa itu memengaruhi plat fotografi, dan, sejak tidak secara nyata menunjukkan beberapa sifat cahaya, seperti refleksi atau refraksi, secara salah ia berpikir bahwa sinar itu tak berhubungan pada cahaya. Dalam pandangan pada sifat tak pasti itu, ia menyebut fenomena radiasi X, walau juga dikenal sebagai radiasi Rontgen. Ia mengambil radiografi sinar-X pertama, dari bagian dalam objek logam dan tulang tangan istrinya.

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28722735 (2025-12-21T03:35:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.