Absorbansi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28649629; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Absorbansi''' (disebut juga '''densitas optis''' meski densitas optis juga berarti [[indeks refraksi]]) adalah rasio logaritmik dari radiasi yang dipaparkan ke suatu bahan terhadap radiasi yang ditransmisikan menembus bahan. Absorbansi digunakan dalam [[spektroskopi]] dan [[kimia analitik]]. | '''Absorbansi''' (disebut juga '''densitas optis'''<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Absorbansi&oldid=28649629 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref><ref>[http://books.google.com/books?id=j7ol1TL5OZ8C&pg=PA79The Laser Guidebook, by Jeff Hecht, p79]</ref> meski densitas optis juga berarti [[indeks refraksi]]<ref>Zitzewitz, Paul W. [https://archive.org/details/glencoephysicspr00zitz_0 Glencoe physics]. Glencoe/McGraw-Hill. 1999. hlm. [https://archive.org/details/glencoephysicspr00zitz_0/page/395 395]. ISBN 0-02-825473-2.</ref>) adalah rasio logaritmik dari radiasi yang dipaparkan ke suatu bahan terhadap radiasi yang ditransmisikan menembus bahan.<ref>Mehta, A. [http://pharmaxchange.info/press/2012/04/ultraviolet-visible-uv-vis-spectroscopy-%E2%80%93-derivation-of-beer-lambert-law/ UV-Visible Spectroscopy- Derivation of Beer-Lambert Law]</ref><ref>[http://www.websters-online-dictionary.org/ab/absorptance.html Dictionary — Definition of absorptance]. Websters-online-dictionary.org.</ref> Absorbansi digunakan dalam [[spektroskopi]] dan [[kimia analitik]]. | ||
Dalam fisika, istilah '''absorbansi''' (dari ''absorb'') dan '''absorptansi''' (dari ''absorp'') sering tertukar. | Dalam fisika, istilah '''absorbansi''' (dari ''absorb'') dan '''absorptansi''' (dari ''absorp'') sering tertukar. | ||
| Baris 11: | Baris 11: | ||
== Nilai logaritmik vs pengukuran proporsional langsung == | == Nilai logaritmik vs pengukuran proporsional langsung == | ||
{| class="wikitable sortable" | |||
|- | |||
! Absorbansi | |||
! [[Transmitansi]] (<math>I_1/I_0</math>) | |||
|- style="text-align:center;" | |||
|| 0 | |||
|| 1 | |||
|- style="text-align:center;" | |||
|| 0.1 | |||
|| 0.79 | |||
|- style="text-align:center;" | |||
|| 0.25 | |||
|| 0.56 | |||
|- style="text-align:center;" | |||
|| 0.5 | |||
|| 0.32 | |||
|- style="text-align:center;" | |||
|| 0.75 | |||
|| 0.18 | |||
|- style="text-align:center;" | |||
|| 0.9 | |||
|| 0.13 | |||
|- style="text-align:center;" | |||
|| 1 | |||
|| 0.1 | |||
|- style="text-align:center;" | |||
|| 2 | |||
|| 0.01 | |||
|- style="text-align:center;" | |||
|| 3 | |||
|| 0.001 | |||
|} | |||
== Istilah serupa == | == Istilah serupa == | ||
Absorbansi dan absorptansi merupakan istilah yang harus diinterpretasikan berbeda. | Absorbansi dan absorptansi merupakan istilah yang harus diinterpretasikan berbeda. | ||
'''Absorptansi''' mengacu pada rasio proporsional langsung (tidak logaritmik) atau merupakan selisih dari [[intensitas cahaya]] yang datang dengan yang dipantulkan dan diteruskan. Absorptansi total mengacu pada semua spektrum cahaya, sedangkan absorptansi spektral mengacu pada cahaya pada panjang gelombang tertentu. | '''Absorptansi''' mengacu pada rasio proporsional langsung (tidak logaritmik) atau merupakan selisih dari [[intensitas cahaya]] yang datang dengan yang dipantulkan dan diteruskan. Absorptansi total mengacu pada semua spektrum cahaya, sedangkan absorptansi spektral mengacu pada cahaya pada panjang gelombang tertentu.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Absorbansi&oldid=28649629 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
Absorbansi memperhitungkan semua yang tidak ditransmisikan, termasuk yang direfleksikan dan didispersikan, sedangkan absorptansi tidak memperhitungkan yang direfleksikan dan didispersikan. | Absorbansi memperhitungkan semua yang tidak ditransmisikan, termasuk yang direfleksikan dan didispersikan, sedangkan absorptansi tidak memperhitungkan yang direfleksikan dan didispersikan. | ||
| Baris 30: | Baris 61: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Absorbansi&oldid=28649629 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28649629 (2025-12-01T15:04:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Absorbansi&oldid=28649629 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28649629 (2025-12-01T15:04:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.11
Absorbansi (disebut juga densitas optis[1][2] meski densitas optis juga berarti indeks refraksi[3]) adalah rasio logaritmik dari radiasi yang dipaparkan ke suatu bahan terhadap radiasi yang ditransmisikan menembus bahan.[4][5] Absorbansi digunakan dalam spektroskopi dan kimia analitik.
Dalam fisika, istilah absorbansi (dari absorb) dan absorptansi (dari absorp) sering tertukar.
Ikhtisar
Absorbansi adalah ukuran kuantitatif yang diekspresikan sebagai rasio logaritmik antara radiasi yang jatuh ke suatu bahan dan yang ditransmisikan menembus bahan.
- ,
di mana adalah absorbansi pada panjang gelombang cahaya tertentu (), adalah intensitas radiasi yang melalui bahan (ditransmisikan), dan adalah intensitas radiasi sebelum menyentuh bahan.
Nilai logaritmik vs pengukuran proporsional langsung
| Absorbansi | Transmitansi () |
|---|---|
| 0 | 1 |
| 0.1 | 0.79 |
| 0.25 | 0.56 |
| 0.5 | 0.32 |
| 0.75 | 0.18 |
| 0.9 | 0.13 |
| 1 | 0.1 |
| 2 | 0.01 |
| 3 | 0.001 |
Istilah serupa
Absorbansi dan absorptansi merupakan istilah yang harus diinterpretasikan berbeda.
Absorptansi mengacu pada rasio proporsional langsung (tidak logaritmik) atau merupakan selisih dari intensitas cahaya yang datang dengan yang dipantulkan dan diteruskan. Absorptansi total mengacu pada semua spektrum cahaya, sedangkan absorptansi spektral mengacu pada cahaya pada panjang gelombang tertentu.[6]
Absorbansi memperhitungkan semua yang tidak ditransmisikan, termasuk yang direfleksikan dan didispersikan, sedangkan absorptansi tidak memperhitungkan yang direfleksikan dan didispersikan.
Lihat pula
- Kedalaman optis
- Hukum Beer-Lambert
- Transmitansi
- Reflektivitas
- Densitometri
- Filter densitas netral
- Deskripsi matematis kebeningan
Referensi
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Laser Guidebook, by Jeff Hecht, p79
- ↑ Zitzewitz, Paul W. Glencoe physics. Glencoe/McGraw-Hill. 1999. hlm. 395. ISBN 0-02-825473-2.
- ↑ Mehta, A. UV-Visible Spectroscopy- Derivation of Beer-Lambert Law
- ↑ Dictionary — Definition of absorptance. Websters-online-dictionary.org.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28649629 (2025-12-01T15:04:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.