Lompat ke isi

Keamanan laser: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27844638; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Keamanan radiasi laser''' adalah desain, penggunaan, dan implementasi laser yang aman untuk meminimalkan risiko kecelakaan [[laser]], terutama yang melibatkan [[cedera mata]]. Karena sinar laser dalam jumlah yang relatif kecil dapat menyebabkan cedera mata permanen, penjualan dan penggunaan laser biasanya tunduk pada peraturan pemerintah.
'''Keamanan radiasi laser''' adalah desain, penggunaan, dan implementasi laser yang aman untuk meminimalkan risiko kecelakaan [[laser]], terutama yang melibatkan [[cedera mata]]. Karena sinar laser dalam jumlah yang relatif kecil dapat menyebabkan cedera mata permanen, penjualan dan penggunaan laser biasanya tunduk pada peraturan pemerintah.


Laser berdaya sedang dan tinggi berpotensi berbahaya karena dapat membakar [[retina]], atau bahkan kulit. Untuk mengontrol risiko cedera, berbagai spesifikasi, misalnya 21 Code of Federal Regulations (CFR) Part 1040 di AS dan [[Komisi Elektroteknik Internasional|IEC]] 60825 secara internasional, menentukan "kelas" laser tergantung pada daya dan panjang gelombangnya. Peraturan ini memberlakukan langkah-langkah keselamatan yang diperlukan produsen, seperti memberi label laser dengan peringatan khusus, dan mengenakan [[Kacamata renang|kacamata pengaman]] laser saat mengoperasikan laser. Standar konsensus, seperti [[American National Standards Institute|Institut Standar Nasional Amerika]] (ANSI) Z136, memberi pengguna langkah-langkah kontrol untuk bahaya laser, serta berbagai tabel yang membantu dalam menghitung batas paparan maksimum yang diizinkan (MPE) dan batas paparan yang dapat diakses (AEL).
Laser berdaya sedang dan tinggi berpotensi berbahaya karena dapat membakar [[retina]], atau bahkan kulit. Untuk mengontrol risiko cedera, berbagai spesifikasi, misalnya 21 Code of Federal Regulations (CFR) Part 1040 di AS dan [[Komisi Elektroteknik Internasional|IEC]] 60825<ref>IEC 60825-1:2014 [https://webstore.iec.ch/publication/3587 Safety of laser products - Part 1: Equipment classification and requirements]. International Electrotechnical Commission. 2014-05-15. hlm. 220. - TC 76 - Optical radiation safety and laser equipment</ref> secara internasional, menentukan "kelas" laser tergantung pada daya dan panjang gelombangnya. Peraturan ini memberlakukan langkah-langkah keselamatan yang diperlukan produsen, seperti memberi label laser dengan peringatan khusus, dan mengenakan [[Kacamata renang|kacamata pengaman]] laser saat mengoperasikan laser. Standar konsensus, seperti [[American National Standards Institute|Institut Standar Nasional Amerika]] (ANSI) Z136, memberi pengguna langkah-langkah kontrol untuk bahaya laser, serta berbagai tabel yang membantu dalam menghitung batas paparan maksimum yang diizinkan (MPE) dan batas paparan yang dapat diakses (AEL).


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Keamanan+laser&oldid=27844638 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27844638 (2025-09-18T09:58:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Keamanan+laser&oldid=27844638 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27844638 (2025-09-18T09:58:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 18.26

Keamanan radiasi laser adalah desain, penggunaan, dan implementasi laser yang aman untuk meminimalkan risiko kecelakaan laser, terutama yang melibatkan cedera mata. Karena sinar laser dalam jumlah yang relatif kecil dapat menyebabkan cedera mata permanen, penjualan dan penggunaan laser biasanya tunduk pada peraturan pemerintah.

Laser berdaya sedang dan tinggi berpotensi berbahaya karena dapat membakar retina, atau bahkan kulit. Untuk mengontrol risiko cedera, berbagai spesifikasi, misalnya 21 Code of Federal Regulations (CFR) Part 1040 di AS dan IEC 60825[1] secara internasional, menentukan "kelas" laser tergantung pada daya dan panjang gelombangnya. Peraturan ini memberlakukan langkah-langkah keselamatan yang diperlukan produsen, seperti memberi label laser dengan peringatan khusus, dan mengenakan kacamata pengaman laser saat mengoperasikan laser. Standar konsensus, seperti Institut Standar Nasional Amerika (ANSI) Z136, memberi pengguna langkah-langkah kontrol untuk bahaya laser, serta berbagai tabel yang membantu dalam menghitung batas paparan maksimum yang diizinkan (MPE) dan batas paparan yang dapat diakses (AEL).

Referensi

  1. IEC 60825-1:2014 Safety of laser products - Part 1: Equipment classification and requirements. International Electrotechnical Commission. 2014-05-15. hlm. 220. - TC 76 - Optical radiation safety and laser equipment

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27844638 (2025-09-18T09:58:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.