Aerogel: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27974222; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Brick_of_aerogel.jpg|thumb|right|280px|Brick of aerogel]] | |||
'''Aerogel''' adalah zat berdasar-[[silikon]] dan merupakan [[benda padat]] dengan kepadatan terendah | '''Aerogel''' adalah zat berdasar-[[silikon]] dan merupakan [[benda padat]] dengan kepadatan terendah | ||
di dunia. Dia terbentuk dari 99,8% [[udara]] dan [[foam]] yang kaku dengan [[kepadatan]] 3 [[miligram]] per cm³. Versi terbaru dan teringan dari zat ini memiliki massa jenis hanya 1,9 [[Miligram|mg]] per cm<sup>3</sup>, dan diproduksi oleh [[Lawrence Livermore National Laboratory]]. Dia dijuluki '''frozen smoke''' atau '''blue smoke'''. | di dunia. Dia terbentuk dari 99,8% [[udara]] dan [[foam]] yang kaku dengan [[kepadatan]] 3 [[miligram]] per cm³. Versi terbaru dan teringan dari zat ini memiliki massa jenis hanya 1,9 [[Miligram|mg]] per cm<sup>3</sup>, dan diproduksi oleh [[Lawrence Livermore National Laboratory]]. Dia dijuluki '''frozen smoke''' atau '''blue smoke'''. | ||
| Baris 14: | Baris 16: | ||
Aerogel dapat dibuat dari banyak jenis material; Kerja Kistler termasuk aerogel yang terbuat dari [[silika]], [[alumina]], [[Chromium(III) oksida|chromia]], [[timah]], dan [[karbon]]. | Aerogel dapat dibuat dari banyak jenis material; Kerja Kistler termasuk aerogel yang terbuat dari [[silika]], [[alumina]], [[Chromium(III) oksida|chromia]], [[timah]], dan [[karbon]]. | ||
== Produksi == | == Produksi == | ||
| Baris 28: | Baris 29: | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://stardust.jpl.nasa.gov/photo/aerogel.html Nasa photos of aerogel.] | * [http://stardust.jpl.nasa.gov/photo/aerogel.html Nasa photos of aerogel.] | ||
* [http://eande.lbl.gov/ECS/aerogels/satcond.htm Lawrence Berkeley National Laboratory page on the Thermal Properties of Silica Aerogels] | * [http://eande.lbl.gov/ECS/aerogels/satcond.htm Lawrence Berkeley National Laboratory page on the Thermal Properties of Silica Aerogels] | ||
* [http://www.lbl.gov/Science-Articles/Archive/aerogel-insulation.html Another LBL article covering the development of aerogels] | * [http://www.lbl.gov/Science-Articles/Archive/aerogel-insulation.html Another LBL article covering the development of aerogels] | ||
* [http://stardust.jpl.nasa.gov/overview/faq.html#aerogel Aerogel FAQ at NASA JPL] | * [http://stardust.jpl.nasa.gov/overview/faq.html#aerogel Aerogel FAQ at NASA JPL] | ||
* [http://www.aerogel.com Aspen Aerogels, a manufacturer of flexible, durable aerogel blanket materials] | * [http://www.aerogel.com Aspen Aerogels, a manufacturer of flexible, durable aerogel blanket materials] | ||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Aerogel&oldid=27974222 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27974222 (2025-10-15T15:06:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.07

Aerogel adalah zat berdasar-silikon dan merupakan benda padat dengan kepadatan terendah di dunia. Dia terbentuk dari 99,8% udara dan foam yang kaku dengan kepadatan 3 miligram per cm³. Versi terbaru dan teringan dari zat ini memiliki massa jenis hanya 1,9 mg per cm3, dan diproduksi oleh Lawrence Livermore National Laboratory. Dia dijuluki frozen smoke atau blue smoke.
Dia tampak kebiruan karena silikon dioksida menyebarkan panjang gelombang yang pendek dari cahaya sama seperti udara di langit di siang hari. Berlawanan dengan penampilannya yang kosong ("diaphanous"), dia sekeras foam plastik bila dipegang.
Aerogel memiliki sifat yang menarik:
- memiliki struktur dendritik yang tinggi
- konduktivitas termal yang sangat rendah (kira-kira 0.017 W/mK), yang memberinya sifat insulatif yang luar biasa.
- titik leleh 1.200 °C
Aerogel memegang 15 posisi di Buku rekor Guinness untuk sifat material, termasuk insulator terbaik dan benda padat kepadatan-terendah. Aerogel dapat menopang benda yang beratnya 2000 kali lebih berat dari dirinya tanpa terguling.
Aerogel pertama kali diciptakan oleh Steven Kistler pada 1931.
Aerogel dapat dibuat dari banyak jenis material; Kerja Kistler termasuk aerogel yang terbuat dari silika, alumina, chromia, timah, dan karbon.
Produksi
Aerogel dibuat dengan mengeringkan sebuah gel yang terdiri dari silika koloid dalam sebuah lingkungan yang ekstrem. Ilmuwan mulai dengan alkohol cair seperti etanol dan mencampurnya dengan sebuah prekursor silikon alkoksida untuk membentuk sebuah gel silikon dioksida (gel silika). Kemudian, melalui sebuah proses yang disebut pengeringan superkritikal, alkohol disingkirkan dari gel. Biasanya hal ini dilakukan dengan cara menukar etanol dengan karbon dioksida cair dan kemudian membuat karbon dioksida berada di atas titik kritis. Hasil akhir menghilangkan seluruh cairan dari gel dan menggantikannya dengan gas, tanpa membuat struktur gel rusak atau berkurang volumenya.
Produksi komersial dari selimut aerogel dimulai sekitar tahun 2000. Selimut ini adalah sebuah komposit silica aerogel dan penguatan menggunakan fiber yang mengubah aerogel yang mudah pecah menjadi sebuah bahan yang "durabel" dan fleksibel. Sifat mekanika dan termal dari produk ini bervariasi sesuai dengan pilihan fiber penguatnya, matriks aerogel, dan aditif opasifikasi yang digunakan dalam komposit. Salah satu produsen dari komposit aerogel dapat ditemukan di pranala di bawah.
Lihat pula
Pranala luar
- Nasa photos of aerogel.
- Lawrence Berkeley National Laboratory page on the Thermal Properties of Silica Aerogels
- Another LBL article covering the development of aerogels
- Aerogel FAQ at NASA JPL
- Aspen Aerogels, a manufacturer of flexible, durable aerogel blanket materials
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27974222 (2025-10-15T15:06:17Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.