Lompat ke isi

Termometer gas: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29441430; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Termometer gas''' adalah [[termometer]] yang mengukur [[suhu]] berdasarkan variasi volume atau tekanan gas.
[[File:Plinski-termometer2.png|thumb|right|280px|Dua jenis termometer gas]]
 
'''Termometer gas''' adalah [[termometer]] yang mengukur [[suhu]] berdasarkan variasi volume atau tekanan gas.<ref>[http://glossary.ametsoc.org/wiki/Gas_thermometer American Meteorological Society].</ref>


== Termometer Volume ==
== Termometer Volume ==
Termometer ini berfungsi berdasarkan [[Hukum Charles]] . [[Hukum Charles]] menyatakan bahwa jika suhu suatu gas meningkat maka volumenya juga meningkat.
Termometer ini berfungsi berdasarkan [[Hukum Charles]] . [[Hukum Charles]] menyatakan bahwa jika suhu suatu gas meningkat maka volumenya juga meningkat.<ref>P. Fullick. ''Physics''. Heinemann. 1994. hlm. 141–42. ISBN 0-435-57078-1..</ref>


Dengan menggunakan [[Hukum Charles]], suhu dapat diukur dengan mengetahui volume gas pada suhu tertentu dengan menggunakan rumus yang tertulis di bawah ini. Menerjemahkannya ke tingkat yang benar dari perangkat yang menahan gas. Prinsip kerjanya sama dengan termometer air raksa.
Dengan menggunakan [[Hukum Charles]], suhu dapat diukur dengan mengetahui volume gas pada suhu tertentu dengan menggunakan rumus yang tertulis di bawah ini. Menerjemahkannya ke tingkat yang benar dari perangkat yang menahan gas. Prinsip kerjanya sama dengan termometer air raksa.
Baris 21: Baris 23:


== Termometer Tekanan dan Kosong Mutlak ==
== Termometer Tekanan dan Kosong Mutlak ==
 
Termometer gas dengan volume konstan memainkan peran penting dalam memahami bagaimana [[nol mutlak]] dapat ditemukan jauh sebelum munculnya [[kriogenik]] . Perhatikan grafik tekanan versus suhu yang dibuat tidak jauh dari kondisi standar (jauh di atas nol mutlak) untuk tiga sampel berbeda dari setiap gas ideal ''(a, b, c)'' . Sejauh gas tersebut ideal, tekanannya bergantung secara linier pada suhu, dan ekstrapolasi ke tekanan nol terjadi pada nol mutlak.<ref>Paul Tipler. [https://archive.org/details/physicsforscient0000tipl Physics for Scientists and Engineers]. Freeman. 2008. ISBN 9781429201322.</ref> Perhatikan bahwa data dapat dikumpulkan dengan tiga jumlah gas yang sama, sehingga eksperimen ini mudah dilakukan pada abad kedelapan belas.
Termometer gas dengan volume konstan memainkan peran penting dalam memahami bagaimana [[nol mutlak]] dapat ditemukan jauh sebelum munculnya [[kriogenik]] . Perhatikan grafik tekanan versus suhu yang dibuat tidak jauh dari kondisi standar (jauh di atas nol mutlak) untuk tiga sampel berbeda dari setiap gas ideal ''(a, b, c)'' . Sejauh gas tersebut ideal, tekanannya bergantung secara linier pada suhu, dan ekstrapolasi ke tekanan nol terjadi pada nol mutlak. Perhatikan bahwa data dapat dikumpulkan dengan tiga jumlah gas yang sama, sehingga eksperimen ini mudah dilakukan pada abad kedelapan belas.


== Sejarah ==
== Sejarah ==
== Lihat juga ==
== Lihat juga ==
* Instrumen termodinamika
* Instrumen termodinamika
* [[hukum Boyle]]
* [[hukum Boyle]]
Baris 36: Baris 35:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Termometer+gas&oldid=29441430 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29441430 (2026-07-10T21:37:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Termometer+gas&oldid=29441430 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29441430 (2026-07-10T21:37:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.10

Dua jenis termometer gas

Termometer gas adalah termometer yang mengukur suhu berdasarkan variasi volume atau tekanan gas.[1]

Termometer Volume

Termometer ini berfungsi berdasarkan Hukum Charles . Hukum Charles menyatakan bahwa jika suhu suatu gas meningkat maka volumenya juga meningkat.[2]

Dengan menggunakan Hukum Charles, suhu dapat diukur dengan mengetahui volume gas pada suhu tertentu dengan menggunakan rumus yang tertulis di bawah ini. Menerjemahkannya ke tingkat yang benar dari perangkat yang menahan gas. Prinsip kerjanya sama dengan termometer air raksa.

VT

atau

VT=k

V adalah volumenya,

T adalah suhu termodinamika ,

k adalah konstanta sistem.

k bukanlah konstanta tetap di semua sistem dan oleh karena itu perlu ditemukan secara eksperimental untuk sistem tertentu melalui pengujian dengan nilai suhu yang diketahui.

Termometer Tekanan dan Kosong Mutlak

Termometer gas dengan volume konstan memainkan peran penting dalam memahami bagaimana nol mutlak dapat ditemukan jauh sebelum munculnya kriogenik . Perhatikan grafik tekanan versus suhu yang dibuat tidak jauh dari kondisi standar (jauh di atas nol mutlak) untuk tiga sampel berbeda dari setiap gas ideal (a, b, c) . Sejauh gas tersebut ideal, tekanannya bergantung secara linier pada suhu, dan ekstrapolasi ke tekanan nol terjadi pada nol mutlak.[3] Perhatikan bahwa data dapat dikumpulkan dengan tiga jumlah gas yang sama, sehingga eksperimen ini mudah dilakukan pada abad kedelapan belas.

Sejarah

Lihat juga

Referensi

  1. American Meteorological Society.
  2. P. Fullick. Physics. Heinemann. 1994. hlm. 141–42. ISBN 0-435-57078-1..
  3. Paul Tipler. Physics for Scientists and Engineers. Freeman. 2008. ISBN 9781429201322.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29441430 (2026-07-10T21:37:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.