Sasak (konstruksi): Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28497141; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Zagroda_z_Rożnowic_(Rozenberg,_1858).JPG|thumb|right|280px|Pagar sasak di museum luar ruangan di Polandia]] | |||
'''Sasak''' dibuat dengan menenun cabang-cabang fleksibel di sekitar tiang tegak untuk membentuk kisi-kisi anyaman. Sasak dapat dibuat menjadi panel tersendiri, biasa disebut alangan, atau dapat dibentuk menjadi [[pagar]] yang kokoh. Sasak juga menjadi struktur dasar konstruksi dinding sasak dan tampal, di mana sasak ditampal dengan bahan seperti plester untuk membuat dinding tahan cuaca. | '''Sasak''' dibuat dengan menenun cabang-cabang fleksibel di sekitar tiang tegak untuk membentuk kisi-kisi anyaman. Sasak dapat dibuat menjadi panel tersendiri, biasa disebut alangan, atau dapat dibentuk menjadi [[pagar]] yang kokoh. Sasak juga menjadi struktur dasar konstruksi dinding sasak dan tampal, di mana sasak ditampal dengan bahan seperti plester untuk membuat dinding tahan cuaca. | ||
== Sasak dan tampal == | == Sasak dan tampal == | ||
Sasak merupakan dasar dari konstruksi sasak dan tampal, bahan bangunan komposit yang digunakan untuk membuat dinding, di mana ''sasak ditampal'' dengan bahan lengket yang biasanya terbuat dari kombinasi [[tanah]] basah, [[tanah liat]], [[pasir]], [[Tinja|kotoran hewan]] dan jerami. Sasak dan tampal telah digunakan setidaknya selama 6.000 tahun, dan masih menjadi bahan konstruksi penting di banyak belahan dunia. Tekniknya mirip dengan belebas dan turap modern, bahan bangunan umum untuk permukaan dinding dan langit-langit, di mana serangkaian potongan kayu yang dipaku ditutup dengan [[Plester (arsitektur)|plester]] yang dihaluskan menjadi permukaan yang rata. Banyak bangunan bersejarah memiliki konstruksi sasak dan tampal, sebagian besar sebagai panel pengisi dalam konstruksi rangka kayu. | Sasak merupakan dasar dari konstruksi sasak dan tampal, bahan bangunan komposit yang digunakan untuk membuat dinding, di mana ''sasak ditampal'' dengan bahan lengket yang biasanya terbuat dari kombinasi [[tanah]] basah, [[tanah liat]], [[pasir]], [[Tinja|kotoran hewan]] dan jerami. Sasak dan tampal telah digunakan setidaknya selama 6.000 tahun, dan masih menjadi bahan konstruksi penting di banyak belahan dunia. Tekniknya mirip dengan belebas dan turap modern, bahan bangunan umum untuk permukaan dinding dan langit-langit, di mana serangkaian potongan kayu yang dipaku ditutup dengan [[Plester (arsitektur)|plester]] yang dihaluskan menjadi permukaan yang rata. Banyak bangunan bersejarah memiliki konstruksi sasak dan tampal, sebagian besar sebagai panel pengisi dalam konstruksi rangka kayu. | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* | |||
* | |||
* [https://www.forgottenwayfarms.com/forgotten-way-farms-blog/make-wattle-fencing-step-by-step How to make wattle fencing step by step] | * [https://www.forgottenwayfarms.com/forgotten-way-farms-blog/make-wattle-fencing-step-by-step How to make wattle fencing step by step] | ||
* [https://insteading.com/blog/wattle-fence/ 37 Amazing Wattle Fences Around The World] | * [https://insteading.com/blog/wattle-fence/ 37 Amazing Wattle Fences Around The World] | ||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sasak+%28konstruksi%29&oldid=28497141 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28497141 (2025-11-15T03:49:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 26 Agustus 2026 23.12
Sasak dibuat dengan menenun cabang-cabang fleksibel di sekitar tiang tegak untuk membentuk kisi-kisi anyaman. Sasak dapat dibuat menjadi panel tersendiri, biasa disebut alangan, atau dapat dibentuk menjadi pagar yang kokoh. Sasak juga menjadi struktur dasar konstruksi dinding sasak dan tampal, di mana sasak ditampal dengan bahan seperti plester untuk membuat dinding tahan cuaca.
Sasak dan tampal
Sasak merupakan dasar dari konstruksi sasak dan tampal, bahan bangunan komposit yang digunakan untuk membuat dinding, di mana sasak ditampal dengan bahan lengket yang biasanya terbuat dari kombinasi tanah basah, tanah liat, pasir, kotoran hewan dan jerami. Sasak dan tampal telah digunakan setidaknya selama 6.000 tahun, dan masih menjadi bahan konstruksi penting di banyak belahan dunia. Tekniknya mirip dengan belebas dan turap modern, bahan bangunan umum untuk permukaan dinding dan langit-langit, di mana serangkaian potongan kayu yang dipaku ditutup dengan plester yang dihaluskan menjadi permukaan yang rata. Banyak bangunan bersejarah memiliki konstruksi sasak dan tampal, sebagian besar sebagai panel pengisi dalam konstruksi rangka kayu.
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28497141 (2025-11-15T03:49:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.