Lompat ke isi

Kesetimbangan sekuler: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29484797; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam bidang [[fisika nuklir]], '''kesetimbangan sekuler''' adalah keadaan ketika jumlah suatu [[isotop]] [[peluruhan radioaktif|radioaktif]] tetap konstan karena laju pembentukannya (misalnya akibat peluruhan isotop induk) sama dengan laju peluruhannya. Salah satu contohnya adalah generator germanium-68/galium-68 yang umum digunakan untuk menghasilkan [[radiofarmasetika]] untuk pencitraan [[Tomografi emisi positron|PET]].
Dalam bidang [[fisika nuklir]], '''kesetimbangan sekuler''' adalah keadaan ketika jumlah suatu [[isotop]] [[peluruhan radioaktif|radioaktif]] tetap konstan karena laju pembentukannya (misalnya akibat peluruhan isotop induk) sama dengan laju peluruhannya. Salah satu contohnya adalah generator germanium-68/galium-68 yang umum digunakan untuk menghasilkan [[radiofarmasetika]] untuk pencitraan [[Tomografi emisi positron|PET]].<ref>Irina Velikyan. ''68Ga-Based Radiopharmaceuticals: Production and Application Relationship''. ''Molecules''. 16 Juli 2015. Vol. 20 (7). hlm. 12913–12943. doi:10.3390/molecules200712913.</ref>
==Dalam peluruhan radioaktif==
==Dalam peluruhan radioaktif==
Kesetimbangan sekuler hanya dapat terjadi dalam suatu rantai peluruhan radioaktif apabila waktu paruh [[radionuklida]] anak B jauh lebih pendek daripada waktu paruh radionuklida induk A. Dalam kondisi ini, laju peluruhan A, dan dengan demikian laju pembentukan B, dapat dianggap hampir konstan karena waktu paruh A sangat panjang dibandingkan dengan skala waktu yang diamati. Jumlah radionuklida B akan terus bertambah hingga jumlah atom B yang meluruh setiap satuan waktu sama dengan jumlah atom B yang terbentuk setiap satuan waktu. Pada saat itu, jumlah radionuklida B mencapai nilai konstan yang disebut keadaan ''setimbang''. Dengan asumsi bahwa konsentrasi awal radionuklida B adalah nol, keadaan setimbang penuh biasanya baru tercapai setelah beberapa kali waktu paruh radionuklida B.
Kesetimbangan sekuler hanya dapat terjadi dalam suatu rantai peluruhan radioaktif apabila waktu paruh [[radionuklida]] anak B jauh lebih pendek daripada waktu paruh radionuklida induk A. Dalam kondisi ini, laju peluruhan A, dan dengan demikian laju pembentukan B, dapat dianggap hampir konstan karena waktu paruh A sangat panjang dibandingkan dengan skala waktu yang diamati. Jumlah radionuklida B akan terus bertambah hingga jumlah atom B yang meluruh setiap satuan waktu sama dengan jumlah atom B yang terbentuk setiap satuan waktu. Pada saat itu, jumlah radionuklida B mencapai nilai konstan yang disebut keadaan ''setimbang''. Dengan asumsi bahwa konsentrasi awal radionuklida B adalah nol, keadaan setimbang penuh biasanya baru tercapai setelah beberapa kali waktu paruh radionuklida B.
Baris 21: Baris 21:
* [[Kesetimbangan trasien]]
* [[Kesetimbangan trasien]]
* [[Persamaan Bateman]]
* [[Persamaan Bateman]]
==Referensi==
*  [http://goldbook.iupac.org/S05532.html Definisi IUPAC]
**  [https://web.archive.org/web/20070610000118/http://www.iupac.org/goldbook/S05532.pdf "secular equilibrium", Definisi IUPAC] (IUPAC Compendium of Chemical Terminology 2nd Edition, 1997)
*  [https://web.archive.org/web/20040321220209/http://www.epa.gov/radiation/understand/equilibrium.htm Radioactive Equilibrium, Definisi EPA]
*  [http://www.radioactivity.eu.com/site/pages/Radioactive_Equilibrium.htm Radioactive Equilibrium. An equilibrium as old as the Earth] , radioactivity.eu.com, IN2P3, EDP Science


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kesetimbangan+sekuler&oldid=29484797 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29484797 (2026-07-22T05:37:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kesetimbangan+sekuler&oldid=29484797 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29484797 (2026-07-22T05:37:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.06

Dalam bidang fisika nuklir, kesetimbangan sekuler adalah keadaan ketika jumlah suatu isotop radioaktif tetap konstan karena laju pembentukannya (misalnya akibat peluruhan isotop induk) sama dengan laju peluruhannya. Salah satu contohnya adalah generator germanium-68/galium-68 yang umum digunakan untuk menghasilkan radiofarmasetika untuk pencitraan PET.[1]

Dalam peluruhan radioaktif

Kesetimbangan sekuler hanya dapat terjadi dalam suatu rantai peluruhan radioaktif apabila waktu paruh radionuklida anak B jauh lebih pendek daripada waktu paruh radionuklida induk A. Dalam kondisi ini, laju peluruhan A, dan dengan demikian laju pembentukan B, dapat dianggap hampir konstan karena waktu paruh A sangat panjang dibandingkan dengan skala waktu yang diamati. Jumlah radionuklida B akan terus bertambah hingga jumlah atom B yang meluruh setiap satuan waktu sama dengan jumlah atom B yang terbentuk setiap satuan waktu. Pada saat itu, jumlah radionuklida B mencapai nilai konstan yang disebut keadaan setimbang. Dengan asumsi bahwa konsentrasi awal radionuklida B adalah nol, keadaan setimbang penuh biasanya baru tercapai setelah beberapa kali waktu paruh radionuklida B.

Jumlah radionuklida B pada saat kesetimbangan sekuler tercapai ditentukan oleh jumlah radionuklida induknya, A, serta waktu paruh kedua radionuklida tersebut. Hal ini dapat dilihat dari laju perubahan jumlah atom radionuklida B terhadap waktu:

dNBdt=λANAλBNB,

dengan λA dan λB adalah konstanta peluruhan radionuklida A dan B, yang berhubungan dengan waktu paruh t1/2 melalui persamaan λ=ln(2)/t1/2, sedangkan NA dan NB adalah jumlah atom radionuklida A dan B pada waktu tertentu.

Kesetimbangan sekuler terjadi ketika dNB/dt=0, atau

NB=λAλBNA.

Dalam jangka waktu yang cukup lama, yang sebanding dengan waktu paruh radionuklida A, kesetimbangan sekuler hanya bersifat mendekati. NA akan terus berkurang mengikuti persamaan

NA(t)=NA(0)eλAt,

Akibatnya, jumlah radionuklida B pada keadaan "setimbang" juga akan menurun seiring waktu. Namun, untuk waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan waktu paruh radionuklida A, yaitu ketika λAt1, maka fungsi eksponensial dapat didekati sebagai 1.

Lihat pula

Referensi

  1. Irina Velikyan. 68Ga-Based Radiopharmaceuticals: Production and Application Relationship. Molecules. 16 Juli 2015. Vol. 20 (7). hlm. 12913–12943. doi:10.3390/molecules200712913.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29484797 (2026-07-22T05:37:07Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.