Mobilitas listrik: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29571141; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 13: | Baris 13: | ||
: <math>\mu = \frac{v_\text{d}}{E}.</math> | : <math>\mu = \frac{v_\text{d}}{E}.</math> | ||
Sebagai contoh, mobilitas ion natrium (Na<sup>+</sup>) dalam air pada 25 °C adalah . Ini berarti bahwa ion natrium dalam medan listrik 1 V/m akan memiliki rata-rata kecepatan hanyut sebesar . Nilai tersebut dapat diperoleh dari penentuan [[Konduktivitas ionik|konduktivitas ion]] dalam larutan. | Sebagai contoh, mobilitas ion natrium (Na<sup>+</sup>) dalam air pada 25 °C adalah .<ref>Keith J. Laidler and John H. Meiser, ''Physical Chemistry'' (Benjamin/Cummings 1982), p. 274. .</ref> Ini berarti bahwa ion natrium dalam medan listrik 1 V/m akan memiliki rata-rata kecepatan hanyut sebesar . Nilai tersebut dapat diperoleh dari penentuan [[Konduktivitas ionik|konduktivitas ion]] dalam larutan. | ||
Mobilitas listrik berbanding lurus terhadap [[Muatan listrik|muatan]] bersih partikel. Ini adalah dasar demonsrasi [[Robert Andrews Millikan|Robert Millikan]] bahwa muatan listrik terjadi dalam satuan diskrit, yang besarannya adalah muatan [[elektron]]. | Mobilitas listrik berbanding lurus terhadap [[Muatan listrik|muatan]] bersih partikel. Ini adalah dasar demonsrasi [[Robert Andrews Millikan|Robert Millikan]] bahwa muatan listrik terjadi dalam satuan diskrit, yang besarannya adalah muatan [[elektron]]. | ||
Mobilitas listrik juga berbanding terbalik dengan [[jari-jari Stokes]] <math>a</math> suatu ion, yaitu jari-jari efektif ion bergerak termasuk sembarang molekul air atau pelarut lainnya yang bergerak bersamanya. Hal ini benar karena ion tersolvasi yang bergerak pada [[kecepatan hanyut]] <math>s</math> konstan tunduk pada dua gaya yang sama tetapi berlawanan arah: gaya listrik <math>zeE</math> dan gaya friksi <math>F_\text{drag} = fs = (6 \pi \eta a)s</math>, dengan <math>f</math> adalah koefisien friksi, <math>\eta</math> adalah viskositas larutan. Untuk ion yang berbeda dengan muatan yang sama, seperti Li<sup>+</sup>, Na<sup>+</sup>, dan K<sup>+</sup>, gaya listriknya sama, sehingga laju hanyut dan mobilitasnya berbanding terbalik terhadap jari-jari <math>a</math>. Faktanya, penentuan konduktivitas menunjukkan bahwa mobilitas ion ''meningkat'' dari Li<sup>+</sup> ke Cs<sup>+</sup>, dan oleh karena itu jari-jari Stokesnya ''turun'' dari Li<sup>+</sup> ke Cs<sup>+</sup>. Ini berlawanan dengan urutan [[jari-jari ion]] suatu kristal dan menunjukkan bahwa dalam larutannya, ion yang lebih kecil (Li<sup>+</sup>) lebih mudah [[Solvasi kelopak|terhidrasi]] daripada yang lebih besar (Cs<sup>+</sup>). | Mobilitas listrik juga berbanding terbalik dengan [[jari-jari Stokes]] <math>a</math> suatu ion, yaitu jari-jari efektif ion bergerak termasuk sembarang molekul air atau pelarut lainnya yang bergerak bersamanya. Hal ini benar karena ion tersolvasi yang bergerak pada [[kecepatan hanyut]] <math>s</math> konstan tunduk pada dua gaya yang sama tetapi berlawanan arah: gaya listrik <math>zeE</math> dan gaya friksi <math>F_\text{drag} = fs = (6 \pi \eta a)s</math>, dengan <math>f</math> adalah koefisien friksi, <math>\eta</math> adalah viskositas larutan. Untuk ion yang berbeda dengan muatan yang sama, seperti Li<sup>+</sup>, Na<sup>+</sup>, dan K<sup>+</sup>, gaya listriknya sama, sehingga laju hanyut dan mobilitasnya berbanding terbalik terhadap jari-jari <math>a</math>.<ref>P. W. Atkins. ''Physical Chemistry''. Oxford University Press. 2006. hlm. 764–6. ISBN 0198700725.</ref> Faktanya, penentuan konduktivitas menunjukkan bahwa mobilitas ion ''meningkat'' dari Li<sup>+</sup> ke Cs<sup>+</sup>, dan oleh karena itu jari-jari Stokesnya ''turun'' dari Li<sup>+</sup> ke Cs<sup>+</sup>. Ini berlawanan dengan urutan [[jari-jari ion]] suatu kristal dan menunjukkan bahwa dalam larutannya, ion yang lebih kecil (Li<sup>+</sup>) lebih mudah [[Solvasi kelopak|terhidrasi]] daripada yang lebih besar (Cs<sup>+</sup>).<ref>P. W. Atkins. ''Physical Chemistry''. Oxford University Press. 2006. hlm. 764–6. ISBN 0198700725.</ref> | ||
==Mobilitas dalam fase gas== | ==Mobilitas dalam fase gas== | ||
| Baris 55: | Baris 55: | ||
Mobilitas listrik adalah dasar untuk , yang digunakan untuk menghilangkan partikel dari gas buangan pada skala industri. Partikel diberi muatan dengan memaparkannya pada ion dari dengan adanya medan yang kuat. Partikel-partikel memperoleh mobilitas listrik dan didorong oleh medan ke [[elektrode]] pengumpul. | Mobilitas listrik adalah dasar untuk , yang digunakan untuk menghilangkan partikel dari gas buangan pada skala industri. Partikel diberi muatan dengan memaparkannya pada ion dari dengan adanya medan yang kuat. Partikel-partikel memperoleh mobilitas listrik dan didorong oleh medan ke [[elektrode]] pengumpul. | ||
Terdapat instrumen yang memilih partikel dengan kisaran mobilitas listrik sempit, atau partikel dengan mobilitas listrik lebih besar dari nilai yang telah ditentukan. Instrumen pertama umumnya disebut sebagai "penganalisis mobilitas diferensial". Mobilitas yang dipilih sering diidentifikasi dengan diameter partikel bola bermuatan tunggal, sehingga "diameter mobilitas listrik"nya menjadi karakteristik partikel, terlepas dari apakah itu benar-benar berbentuk bola atau tidak. | Terdapat instrumen yang memilih partikel dengan kisaran mobilitas listrik sempit, atau partikel dengan mobilitas listrik lebih besar dari nilai yang telah ditentukan.<ref>E. O. Knutson and K. T. Whitby. [https://archive.org/details/sim_journal-of-aerosol-science_1975_6/page/443 Aerosol classification by electric mobility: Apparatus, theory, and applications]. ''J. Aerosol Sci''. 1975. Vol. 6 (6). hlm. 443–451. doi:10.1016/0021-8502(75)90060-9.</ref> Instrumen pertama umumnya disebut sebagai "penganalisis mobilitas diferensial". Mobilitas yang dipilih sering diidentifikasi dengan diameter partikel bola bermuatan tunggal, sehingga "diameter mobilitas listrik"nya menjadi karakteristik partikel, terlepas dari apakah itu benar-benar berbentuk bola atau tidak. | ||
Melewatkan partikel dengan mobilitas yang dipilih ke detektor seperti memungkinkan jumlah konsentrasi partikel dengan mobilitas yang saat ini dipilih untuk diukur. Dengan memvariasikan mobilitas yang dipilih dari waktu ke waktu, dapat diperoleh data mobilitas vs konsentrasi. Teknik ini diterapkan dalam ''scanning mobility particle sizers''. | Melewatkan partikel dengan mobilitas yang dipilih ke detektor seperti memungkinkan jumlah konsentrasi partikel dengan mobilitas yang saat ini dipilih untuk diukur. Dengan memvariasikan mobilitas yang dipilih dari waktu ke waktu, dapat diperoleh data mobilitas vs konsentrasi. Teknik ini diterapkan dalam ''scanning mobility particle sizers''. | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mobilitas+listrik&oldid=29571141 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29571141 (2026-08-13T09:46:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mobilitas+listrik&oldid=29571141 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29571141 (2026-08-13T09:46:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.09
Mobilitas listrik adalah kemampuan partikel bermuatan (misalnya elektron atau proton) untuk bergerak melalui suatu medium sebagai tanggapan terhadap medan listrik yang menariknya. Pemisahan ion sesuai mobilitasnya dalam fase gas disebut , dalam fase cair disebut sebagai elektroforesis.
Teori
Ketika partikel bermuatan dalam media gas atau cairan diberi perlakuan medan listrik yang seragam, ia akan dipercepat hingga mencapai yang konstan sesuai rumus berikut:
dengan
- adalah kecepatan hanyut (satuan SI: m/s),
- adalah besaran medan listrik yang diaplikasikan (V/m),
- adalah mobilitas (m2/(V·s)).
Dengan kata lain, mobilitas listrik suatu partikel didefinisikan sebagai rasio kecepatan hanyut terhadap besaran medan listrik:
Sebagai contoh, mobilitas ion natrium (Na+) dalam air pada 25 °C adalah .[1] Ini berarti bahwa ion natrium dalam medan listrik 1 V/m akan memiliki rata-rata kecepatan hanyut sebesar . Nilai tersebut dapat diperoleh dari penentuan konduktivitas ion dalam larutan.
Mobilitas listrik berbanding lurus terhadap muatan bersih partikel. Ini adalah dasar demonsrasi Robert Millikan bahwa muatan listrik terjadi dalam satuan diskrit, yang besarannya adalah muatan elektron.
Mobilitas listrik juga berbanding terbalik dengan jari-jari Stokes suatu ion, yaitu jari-jari efektif ion bergerak termasuk sembarang molekul air atau pelarut lainnya yang bergerak bersamanya. Hal ini benar karena ion tersolvasi yang bergerak pada kecepatan hanyut konstan tunduk pada dua gaya yang sama tetapi berlawanan arah: gaya listrik dan gaya friksi , dengan adalah koefisien friksi, adalah viskositas larutan. Untuk ion yang berbeda dengan muatan yang sama, seperti Li+, Na+, dan K+, gaya listriknya sama, sehingga laju hanyut dan mobilitasnya berbanding terbalik terhadap jari-jari .[2] Faktanya, penentuan konduktivitas menunjukkan bahwa mobilitas ion meningkat dari Li+ ke Cs+, dan oleh karena itu jari-jari Stokesnya turun dari Li+ ke Cs+. Ini berlawanan dengan urutan jari-jari ion suatu kristal dan menunjukkan bahwa dalam larutannya, ion yang lebih kecil (Li+) lebih mudah terhidrasi daripada yang lebih besar (Cs+).[3]
Mobilitas dalam fase gas
Mobilitas didefinisikan untuk semua spesies dalam fase gas, yang sebagian besar ditemui dalam fisika plasma dan didefinisikan sebagai
dengan
- adalah muatan spesies,
- adalah frekuensi tumbukan transfer momentum,
- adalah massa
Mobilitas terkait dengan koefisien difusi spesies melalui persamaan pasti (diperlukan termodinamika) yang dikenal sebagai :
dengan
- adalah konstanta Boltzmann,
- adalah temperatur gas,
- adalah koefisien difusi.
Jika didefinisikan dalam hal transfer momentum, maka didapatkan koefisien difusi
- .
Tetapi baik jarak bebas purata transfer momentum dan frekuensi tabrakan transfer momentum sulit untuk dihitung. Banyak jarak bebas purata lainnya yang dapat didefinisikan. Dalam fase gas, sering didefinisikan sebagai jarak bebas purata difusional, dengan mengasumsikan bahwa hubungan perkiraan sederhana adalah tepat:
dengan adalah kelajuan molekul gas:
dengan adalah massa spesies yang berdifusi. Persamaan pendekatan ini menjadi eksak ketika digunakan untuk mendefinisikan jarak bebas purata difusional.
Aplikasi
Mobilitas listrik adalah dasar untuk , yang digunakan untuk menghilangkan partikel dari gas buangan pada skala industri. Partikel diberi muatan dengan memaparkannya pada ion dari dengan adanya medan yang kuat. Partikel-partikel memperoleh mobilitas listrik dan didorong oleh medan ke elektrode pengumpul.
Terdapat instrumen yang memilih partikel dengan kisaran mobilitas listrik sempit, atau partikel dengan mobilitas listrik lebih besar dari nilai yang telah ditentukan.[4] Instrumen pertama umumnya disebut sebagai "penganalisis mobilitas diferensial". Mobilitas yang dipilih sering diidentifikasi dengan diameter partikel bola bermuatan tunggal, sehingga "diameter mobilitas listrik"nya menjadi karakteristik partikel, terlepas dari apakah itu benar-benar berbentuk bola atau tidak.
Melewatkan partikel dengan mobilitas yang dipilih ke detektor seperti memungkinkan jumlah konsentrasi partikel dengan mobilitas yang saat ini dipilih untuk diukur. Dengan memvariasikan mobilitas yang dipilih dari waktu ke waktu, dapat diperoleh data mobilitas vs konsentrasi. Teknik ini diterapkan dalam scanning mobility particle sizers.
Referensi
- ↑ Keith J. Laidler and John H. Meiser, Physical Chemistry (Benjamin/Cummings 1982), p. 274. .
- ↑ P. W. Atkins. Physical Chemistry. Oxford University Press. 2006. hlm. 764–6. ISBN 0198700725.
- ↑ P. W. Atkins. Physical Chemistry. Oxford University Press. 2006. hlm. 764–6. ISBN 0198700725.
- ↑ E. O. Knutson and K. T. Whitby. Aerosol classification by electric mobility: Apparatus, theory, and applications. J. Aerosol Sci. 1975. Vol. 6 (6). hlm. 443–451. doi:10.1016/0021-8502(75)90060-9.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29571141 (2026-08-13T09:46:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.