Lompat ke isi

Kromatografi gas–spektrometri massa: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29443961; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kromatografi gas–spektrometri massa''' (Bahasa Inggris: ''Gas chromatography–mass spectrometry'', disingkat '''GC–MS''') adalah metode [[kimia analisis|analisis]] yang menggabungkan fitur [[kromatografi gas]] dan [[spektrometri massa]] untuk mengidentifikasi zat yang berbeda dalam sampel uji. Aplikasi GC–MS meliputi deteksi [[penyalahgunaan obat|obat]], investigasi [[api]], analisis lingkungan, investigasi [[bahan peledak]], analisis makanan dan rasa, serta identifikasi sampel yang tidak diketahui, termasuk sampel material yang diperoleh dari planet Mars selama misi penjelajahan pada awal tahun 1970-an. GC–MS juga dapat digunakan dalam keamanan bandara untuk mendeteksi zat dalam bagasi atau pada manusia. Selain itu, GC–MS dapat mengidentifikasi [[unsur kelumit]] dalam bahan yang sebelumnya dianggap telah hancur dan tidak dapat diidentifikasi. Seperti halnya [[kromatografi cair–spektrometri massa]], GC–MS memungkinkan analisis dan deteksi bahkan untuk zat dalam jumlah kecil.
[[File:GCMS_closed.jpg|thumb|right|280px|GCMS closed]]


GC–MS telah dianggap sebagai "[[standar emas (uji)|standar emas]]" untuk identifikasi zat [[ilmu forensik|forensik]] karena digunakan untuk melakukan uji [[sensitivitas dan spesifisitas|spesifik]] 100%, yang secara positif mengidentifikasi keberadaan zat tertentu. Uji nonspesifik hanya menunjukkan bahwa salah satu dari beberapa zat dalam kategori zat tersebut ada. Meskipun uji nonspesifik dapat menunjukkan identitas zat secara statistik, hal ini dapat menyebabkan identifikasi [[Positif palsu dan negatif palsu#Kesalahan positif palsu|positif palsu]]. Namun, suhu tinggi (300 °C) yang digunakan pada port injeksi (dan oven) GC–MS dapat mengakibatkan degradasi termal pada molekul yang diinjeksikan, sehingga menghasilkan pengukuran produk degradasi dan bukan molekul yang sebenarnya yang diinginkan.
'''Kromatografi gas–spektrometri massa''' (Bahasa Inggris: ''Gas chromatography–mass spectrometry'', disingkat '''GC–MS''') adalah metode [[kimia analisis|analisis]] yang menggabungkan fitur [[kromatografi gas]] dan [[spektrometri massa]] untuk mengidentifikasi zat yang berbeda dalam sampel uji.<ref>[https://books.google.com/books?id=GDgoogUoOBUC Gas Chromatography and Mass Spectrometry: A Practical Guide]. Academic Press. 17 May 2011. ISBN 978-0-08-092015-3.</ref> Aplikasi GC–MS meliputi deteksi [[penyalahgunaan obat|obat]], investigasi [[api]], analisis lingkungan, investigasi [[bahan peledak]], analisis makanan dan rasa, serta identifikasi sampel yang tidak diketahui, termasuk sampel material yang diperoleh dari planet Mars selama misi penjelajahan pada awal tahun 1970-an. GC–MS juga dapat digunakan dalam keamanan bandara untuk mendeteksi zat dalam bagasi atau pada manusia. Selain itu, GC–MS dapat mengidentifikasi [[unsur kelumit]] dalam bahan yang sebelumnya dianggap telah hancur dan tidak dapat diidentifikasi. Seperti halnya [[kromatografi cair–spektrometri massa]], GC–MS memungkinkan analisis dan deteksi bahkan untuk zat dalam jumlah kecil.<ref>[https://www.acs.org/content/acs/en/education/whatischemistry/landmarks/gas-chromatography-mass-spectrometry.html Gas Chromatography-Mass Spectrometry]. ''American Chemical Society''.</ref>
 
GC–MS telah dianggap sebagai "[[standar emas (uji)|standar emas]]" untuk identifikasi zat [[ilmu forensik|forensik]] karena digunakan untuk melakukan uji [[sensitivitas dan spesifisitas|spesifik]] 100%, yang secara positif mengidentifikasi keberadaan zat tertentu. Uji nonspesifik hanya menunjukkan bahwa salah satu dari beberapa zat dalam kategori zat tersebut ada. Meskipun uji nonspesifik dapat menunjukkan identitas zat secara statistik, hal ini dapat menyebabkan identifikasi [[Positif palsu dan negatif palsu#Kesalahan positif palsu|positif palsu]]. Namun, suhu tinggi (300&nbsp;°C) yang digunakan pada port injeksi (dan oven) GC–MS dapat mengakibatkan degradasi termal pada molekul yang diinjeksikan,<ref>''Thermal Degradation of Small Molecules: A Global Metabolomic Investigation''. ''Analytical Chemistry''. November 2015. Vol. 87 (21). hlm. 10935–41. doi:10.1021/acs.analchem.5b03003.</ref> sehingga menghasilkan pengukuran produk degradasi dan bukan molekul yang sebenarnya yang diinginkan.


==Lihat pula==
==Lihat pula==
Baris 9: Baris 11:
* [[Spektrometer massa trokoidal prolat]]
* [[Spektrometer massa trokoidal prolat]]
* [[Spektrometri mobilitas ion–spektrometri massa]]
* [[Spektrometri mobilitas ion–spektrometri massa]]
==Referensi==
==Bibliografi==
==Bibliografi==
 
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*
*  
*


==Pranala luar==
==Pranala luar==
*
*
*  [http://gmd.mpimp-golm.mpg.de/ Golm Metabolome Database], a mass spectral reference database of plant metabolites
*  [http://gmd.mpimp-golm.mpg.de/ Golm Metabolome Database], a mass spectral reference database of plant metabolites


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kromatografi+gas%E2%80%93spektrometri+massa&oldid=29443961 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29443961 (2026-07-11T12:33:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kromatografi+gas%E2%80%93spektrometri+massa&oldid=29443961 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29443961 (2026-07-11T12:33:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 09.10

GCMS closed

Kromatografi gas–spektrometri massa (Bahasa Inggris: Gas chromatography–mass spectrometry, disingkat GC–MS) adalah metode analisis yang menggabungkan fitur kromatografi gas dan spektrometri massa untuk mengidentifikasi zat yang berbeda dalam sampel uji.[1] Aplikasi GC–MS meliputi deteksi obat, investigasi api, analisis lingkungan, investigasi bahan peledak, analisis makanan dan rasa, serta identifikasi sampel yang tidak diketahui, termasuk sampel material yang diperoleh dari planet Mars selama misi penjelajahan pada awal tahun 1970-an. GC–MS juga dapat digunakan dalam keamanan bandara untuk mendeteksi zat dalam bagasi atau pada manusia. Selain itu, GC–MS dapat mengidentifikasi unsur kelumit dalam bahan yang sebelumnya dianggap telah hancur dan tidak dapat diidentifikasi. Seperti halnya kromatografi cair–spektrometri massa, GC–MS memungkinkan analisis dan deteksi bahkan untuk zat dalam jumlah kecil.[2]

GC–MS telah dianggap sebagai "standar emas" untuk identifikasi zat forensik karena digunakan untuk melakukan uji spesifik 100%, yang secara positif mengidentifikasi keberadaan zat tertentu. Uji nonspesifik hanya menunjukkan bahwa salah satu dari beberapa zat dalam kategori zat tersebut ada. Meskipun uji nonspesifik dapat menunjukkan identitas zat secara statistik, hal ini dapat menyebabkan identifikasi positif palsu. Namun, suhu tinggi (300 °C) yang digunakan pada port injeksi (dan oven) GC–MS dapat mengakibatkan degradasi termal pada molekul yang diinjeksikan,[3] sehingga menghasilkan pengukuran produk degradasi dan bukan molekul yang sebenarnya yang diinginkan.

Lihat pula

Bibliografi

Pranala luar

Referensi

  1. Gas Chromatography and Mass Spectrometry: A Practical Guide. Academic Press. 17 May 2011. ISBN 978-0-08-092015-3.
  2. Gas Chromatography-Mass Spectrometry. American Chemical Society.
  3. Thermal Degradation of Small Molecules: A Global Metabolomic Investigation. Analytical Chemistry. November 2015. Vol. 87 (21). hlm. 10935–41. doi:10.1021/acs.analchem.5b03003.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29443961 (2026-07-11T12:33:59Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.