Lompat ke isi

Penutup mata: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28165912; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Moshe_Dayan.jpg|thumb|right|280px|Moshe Dayan]]
Sebuah '''penutup mata''' atau '''alas mata''' adalah alat kecil untuk penutup mata yang di pakai atau diletakkan di depan salah satu mata. Penutup mata itu di ikatkan di melingkar di kepala dan diikat dengan tetapi elastis, karet atau benang. Selain digunakan untuk menutup sebuah mata yang terluka, penutup mata itu juga digunakan untuk terapi ambliopia. Ambliopia atau mata malas adalah berkurangnya penglihatan yang terjadi karena otak mengabaikan gambar yang diterima dari mata.
Sebuah '''penutup mata''' atau '''alas mata''' adalah alat kecil untuk penutup mata yang di pakai atau diletakkan di depan salah satu mata. Penutup mata itu di ikatkan di melingkar di kepala dan diikat dengan tetapi elastis, karet atau benang. Selain digunakan untuk menutup sebuah mata yang terluka, penutup mata itu juga digunakan untuk terapi ambliopia. Ambliopia atau mata malas adalah berkurangnya penglihatan yang terjadi karena otak mengabaikan gambar yang diterima dari mata.


Baris 4: Baris 6:


== Penggunaan medis ==
== Penggunaan medis ==
=== Ambliopia ===
=== Ambliopia ===
Penutup mata digunakan dalam penanganan ortoptik pada anak-anak yang berisiko mengalami mata malas (ambliopia), khususnya pada kasus ambliopi strabismik atau anisometropik. Penyakit ini dapat menyebabkan otak menekan area tertentu dari gambar yang berbeda untuk mencegah penglihatan ganda, yang mengakibatkan hilangnya ketajaman penglihatan pada mata yang tertekan, dan pada kasus yang parah, bahkan dapat menyebabkan kebutaan pada mata yang seharusnya dapat berfungsi dengan baik. Dengan menutup mata yang lebih kuat dengan ''patch'', mata ambliopia yang lebih lemah akan terdorong untuk berfungsi, sehingga membantu mempertahankan penglihatan pada mata tersebut. Penting bagi anak untuk melakukan "aktivitas dekat" seperti membaca atau melakukan pekerjaan tangan sambil mengenakan penutup mata untuk secara aktif berolahraga dan meningkatkan penglihatannya.
Penutup mata digunakan dalam penanganan ortoptik<ref>''Orthoptists' management of amblyopia – a case based survey''. ''Strabismus''. 2007. Vol. 15 (3). hlm. 197–203. doi:10.1080/09273970701631975.</ref> pada anak-anak yang berisiko mengalami mata malas (ambliopia), khususnya pada kasus ambliopi strabismik atau anisometropik.<ref>''Fixation behaviour in the treatment of amblyopia using atropine''. ''Clinical and Experimental Ophthalmology''. 2008. Vol. 36 (Suppl 2). hlm. A764–A765.</ref> Penyakit ini dapat menyebabkan otak menekan area tertentu dari gambar yang berbeda untuk mencegah penglihatan ganda,<ref>[http://cordis.europa.eu/newsearch/index.cfm?page=docview&collection=EN_RSLT&reference=52162&position=1&Highlights=EYE,MONOCUL,RECOVER,ACUIT,SUF,STEREOP,BINOCUL,PERCEPT,AMBLYOP,PHENOMEN,STEREOSCOP,VISU,FMR,ADUL,CUE&prevPage=resultList&similarity_id=1330698 Final Activity and Management Report Summary - SVS (Strabismus and visual suppression)], CORDIS</ref> yang mengakibatkan hilangnya ketajaman penglihatan pada mata yang tertekan, dan pada kasus yang parah, bahkan dapat menyebabkan kebutaan pada mata yang seharusnya dapat berfungsi dengan baik. Dengan menutup mata yang lebih kuat dengan ''patch'', mata ambliopia yang lebih lemah akan terdorong untuk berfungsi, sehingga membantu mempertahankan penglihatan pada mata tersebut. Penting bagi anak untuk melakukan "aktivitas dekat" seperti membaca atau melakukan pekerjaan tangan sambil mengenakan penutup mata untuk secara aktif berolahraga dan meningkatkan penglihatannya.<ref>''Amblyopia and binocular vision''. ''Progress in Retinal and Eye Research''. 2013. Vol. 33. hlm. 67–84. doi:10.1016/j.preteyeres.2012.11.001.</ref>


Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang menjalani pengobatan ambliopia dengan penutup mata dapat mengalami persepsi diri yang lebih rendah terhadap penerimaan sosial. Untuk menghindari potensi stigmatisasi sosial yang terkait dengan penggunaan penutup mata, beberapa anak dapat diobati dengan obat tetes mata [[atropin]]. Obat tetes ini untuk sementara mengaburkan penglihatan pada mata yang diobati.
Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang menjalani pengobatan ambliopia dengan penutup mata dapat mengalami persepsi diri yang lebih rendah terhadap penerimaan sosial.<ref>[http://www.optvissci.com/pt/re/ovs/toc.00006324-200811000-00000.htm;jsessionid=KJLJ42lFnrvCmmg8zxznshfrsKvxvL6G0GNdTzMqy4HSZDxQ7Qd5!762269091!181195628!8091!-1 Effect of amblyopia on self-esteem in children]. ''Optometry and Vision Science''. November 2008. Vol. 85 (11). hlm. 1074–81. doi:10.1097/OPX.0b013e31818b9911.</ref> Untuk menghindari potensi stigmatisasi sosial yang terkait dengan penggunaan penutup mata, beberapa anak dapat diobati dengan obat tetes mata [[atropin]]. Obat tetes ini untuk sementara mengaburkan penglihatan pada mata yang diobati.


Para kritikus telah menunjukkan bahwa menghukum satu mata dengan menambal atau menggunakan obat [[tetes mata]] atropin tidak menciptakan kondisi yang diperlukan untuk mengembangkan atau meningkatkan penglihatan binokular (dua mata). Baru-baru ini, pengobatan ambliopia alternatif telah diusulkan untuk meningkatkan penglihatan binokular. Alternatif ini termasuk menggunakan oklusi binasal atau kacamata buram sebagian sebagai pengganti penutup mata tradisional, menggunakan kacamata oklusi bergantian, atau menggunakan metode pembelajaran perseptual berdasarkan video game atau realitas virtual untuk meningkatkan penglihatan binokular.
Para kritikus telah menunjukkan bahwa menghukum satu mata dengan menambal atau menggunakan obat [[tetes mata]] atropin tidak menciptakan kondisi yang diperlukan untuk mengembangkan atau meningkatkan penglihatan binokular (dua mata). Baru-baru ini, pengobatan ambliopia alternatif telah diusulkan untuk meningkatkan penglihatan binokular. Alternatif ini termasuk menggunakan oklusi binasal atau kacamata buram sebagian sebagai pengganti penutup mata tradisional, menggunakan kacamata oklusi bergantian, atau menggunakan metode pembelajaran perseptual berdasarkan video game atau realitas virtual untuk meningkatkan penglihatan binokular.


Sebuah Cochrane Review tahun 2014 bertujuan untuk menilai efektivitas pengobatan oklusi untuk pasien dengan ambliopia defisiensi sensorik. Namun, tidak ada uji coba yang memenuhi syarat yang ditemukan untuk dimasukkan ke dalam tinjauan. Meskipun demikian, disarankan bahwa hasil yang sukses dari terapi oklusi untuk ambliopia defisiensi sensorik bergantung pada kepatuhan pasien terhadap rejimen terapi.
Sebuah Cochrane Review tahun 2014 bertujuan untuk menilai efektivitas pengobatan oklusi untuk pasien dengan ambliopia defisiensi sensorik. Namun, tidak ada uji coba yang memenuhi syarat yang ditemukan untuk dimasukkan ke dalam tinjauan.<ref>Aileen Antonio-Santos. ''Occlusion for stimulus deprivation amblyopia''. ''The Cochrane Database of Systematic Reviews''. 23 March 2020. Vol. 3 (3). hlm. CD005136. doi:10.1002/14651858.CD005136.pub4.</ref> Meskipun demikian, disarankan bahwa hasil yang sukses dari terapi oklusi untuk ambliopia defisiensi sensorik bergantung pada kepatuhan pasien terhadap rejimen terapi.


== Penggunaan oleh pilot ==
== Penggunaan oleh pilot ==
Pilot pesawat terbang menggunakan praktik mengenakan penutup mata atau menutup satu mata untuk mempertahankan [[penglihatan malam]] hari dalam situasi di mana terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat cahaya di dalam dan di luar pesawat. Hal ini sangat relevan ketika terbang di malam hari di atas daerah perkotaan yang cukup terang. Dengan menutup satu mata, mereka dapat menggunakan mata lainnya untuk mengintip ke luar, sementara mata yang tertutup tetap beradaptasi dengan kondisi pencahayaan yang rendah di dalam kokpit, sehingga mereka dapat membaca instrumen dan peta yang tidak diterangi.
Pilot pesawat terbang menggunakan praktik mengenakan penutup mata atau menutup satu mata untuk mempertahankan [[penglihatan malam]] hari dalam situasi di mana terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat cahaya di dalam dan di luar pesawat. Hal ini sangat relevan ketika terbang di malam hari di atas daerah perkotaan yang cukup terang. Dengan menutup satu mata, mereka dapat menggunakan mata lainnya untuk mengintip ke luar, sementara mata yang tertutup tetap beradaptasi dengan kondisi pencahayaan yang rendah di dalam kokpit, sehingga mereka dapat membaca instrumen dan peta yang tidak diterangi.<ref>Roy Brocklebank (2005). ''WORLD WAR III – The 1960s Version. Journal of Navigation'', 58, pp 341-347</ref>


Pilot militer tertentu juga menggunakan penutup mata yang dirancang khusus yang terbuat dari timah atau lapisan emas sebagai tindakan perlindungan. Penutup mata ini dimaksudkan untuk melindungi mata mereka dari potensi kebutaan jika terpapar ledakan nuklir atau serangan senjata laser.
Pilot militer tertentu juga menggunakan penutup mata yang dirancang khusus yang terbuat dari timah atau lapisan emas sebagai tindakan perlindungan. Penutup mata ini dimaksudkan untuk melindungi mata mereka dari potensi kebutaan jika terpapar ledakan nuklir atau serangan senjata laser.<ref>[http://www.flightgear.dk/flash.htm Nuclear flash eye protection, Steen Hartov]</ref><ref>[http://www.lesfrazier.com/labs.htm Les Frazier]</ref><ref>[http://hotmedicalnews.com/laser_weapons.php Laser Weapons].</ref>


Personel militer kini tidak lagi mengandalkan penutup mata untuk tujuan tersebut, karena teknologi modern telah menyediakan berbagai metode alternatif untuk mempertahankan dan meningkatkan penglihatan di malam hari. Ini termasuk penggunaan lampu merah dan lampu putih tingkat rendah, serta perangkat penglihatan malam yang canggih.
Personel militer kini tidak lagi mengandalkan penutup mata untuk tujuan tersebut, karena teknologi modern telah menyediakan berbagai metode alternatif untuk mempertahankan dan meningkatkan penglihatan di malam hari. Ini termasuk penggunaan lampu merah dan lampu putih tingkat rendah, serta perangkat penglihatan malam yang canggih.<ref>S. M. Luria. [http://www.dtic.mil/cgi-bin/GetTRDoc?AD=ADA156271&Location=U2&doc=GetTRDoc.pdf IMMEDIATE VISIBILITY AFTER RED AND WHITE ADAPTATION]. ''Naval Submarine Research Laboratory''. Department of the Navy. 26 April 1985.</ref><ref>[https://libraries.ircgov.com/genealogy/pdf/vbnas.pdf A Guide to the U. S. Naval Air Station at Vero Beach]. Indian River County Main Library. July 1999.</ref><ref>[http://www.nvl.army.mil/ We Own The Night]. Night Vision and Electronic Sensors Directorate (NVESD).</ref>


== Keterkaitan dengan bajak laut ==
== Keterkaitan dengan bajak laut ==
Para pelaut terdahulu ketika di darat terkadang menggunakan penutup mata untuk menyembunyikan ketiadaan mata. Namun, [[Perompakan|bajak laut]] jarang mengenakan penutup mata saat mereka berada di atas kapal. Terdapat beberapa pengecualian, seperti Rahmah bin Jabir al-Jalahimah, seorang bajak laut terkenal dari [[Teluk Persia]], yang menggunakan penutup mata setelah kehilangan matanya dalam pertempuran.
Para pelaut terdahulu ketika di darat terkadang menggunakan penutup mata untuk menyembunyikan ketiadaan mata. Namun, [[Perompakan|bajak laut]] jarang mengenakan penutup mata saat mereka berada di atas kapal. Terdapat beberapa pengecualian, seperti Rahmah bin Jabir al-Jalahimah, seorang bajak laut terkenal dari [[Teluk Persia]], yang menggunakan penutup mata setelah kehilangan matanya dalam pertempuran.<ref>Christine Lampe. [https://books.google.com/books?id=ALG4cH7lRGEC&pg=PA14 The Book of Pirates]. Gibbs Smith. 2010. hlm. 14. ISBN 9781423614807.</ref><ref>Charles Belgrave. ''The Pirate Coast''. George Bell & Sons. 1966. hlm. 122.</ref>


Dalam literatur medis, penutup mata kadang-kadang disebut sebagai "penutup mata bajak laut". Charles Sheard dari Mayo Foundation, dalam sebuah artikel yang diterbitkan di Minnesota Academy of Sciences Journal pada 1934, mencatat bahwa mengenakan penutup mata (disebut sebagai "penutup mata bajak laut") pada satu mata dapat membantu menjaga kesiapan dan kemampuan beradaptasi mata yang ditutupi untuk melihat di malam hari. Konsep ini diteliti lebih lanjut selama [[Perang Dunia II]] oleh organisasi seperti Angkatan Laut Amerika Serikat.
Dalam literatur medis, penutup mata kadang-kadang disebut sebagai "penutup mata bajak laut". Charles Sheard dari Mayo Foundation, dalam sebuah artikel yang diterbitkan di Minnesota Academy of Sciences Journal pada 1934, mencatat bahwa mengenakan penutup mata (disebut sebagai "penutup mata bajak laut") pada satu mata dapat membantu menjaga kesiapan dan kemampuan beradaptasi mata yang ditutupi untuk melihat di malam hari.<ref>Charles Sheard. [https://books.google.com/books?id=OxkgAQAAMAAJ&q=pirates+eye+patch+vision Night Vision]. ''Minnesota Academy of Sciences Journal''. 1934. Vol. 2-12. hlm. 26.</ref> Konsep ini diteliti lebih lanjut selama [[Perang Dunia II]] oleh organisasi seperti Angkatan Laut Amerika Serikat.<ref>''Night Vision''. ''Addendum to the Handbook of the Hospital Corps, United States Navy. 1939''. United States. Navy Dept. Bureau of Medicine and Surgery. 1944. hlm. A–2.</ref>


Teori bahwa bajak laut mungkin telah mengenakan penutup mata untuk memastikan bahwa satu mata telah menyesuaikan diri dengan kegelapan di bawah dek diperiksa dalam episode MythBusters tahun 2007. Eksperimen tersebut menyimpulkan bahwa ide ini masuk akal, tetapi tidak ada bukti sejarah yang terdokumentasi untuk mendukungnya.
Teori bahwa bajak laut mungkin telah mengenakan penutup mata untuk memastikan bahwa satu mata telah menyesuaikan diri dengan kegelapan di bawah dek diperiksa dalam episode MythBusters tahun 2007. Eksperimen tersebut menyimpulkan bahwa ide ini masuk akal, tetapi tidak ada bukti sejarah yang terdokumentasi untuk mendukungnya.<ref>[http://mythbustersresults.com/epsode71 MythBusters, episode 71]</ref>


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* Arti kata [http://www.artikata.com/arti-63830-eyepatch.php]
* Arti kata [http://www.artikata.com/arti-63830-eyepatch.php]
* Amblyopia [http://www.news-medical.net/health/Amblyopia-Types-(Indonesian).aspx]
* Amblyopia [http://www.news-medical.net/health/Amblyopia-Types-(Indonesian).aspx]


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


* http://www.eyepatch.org/
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penutup+mata&oldid=28165912 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28165912 (2025-10-26T08:00:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
* http://www.eye-patch-info.com/
 
 
 
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Penutup+mata&oldid=28165912 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28165912 (2025-10-26T08:00:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 13.59

Moshe Dayan

Sebuah penutup mata atau alas mata adalah alat kecil untuk penutup mata yang di pakai atau diletakkan di depan salah satu mata. Penutup mata itu di ikatkan di melingkar di kepala dan diikat dengan tetapi elastis, karet atau benang. Selain digunakan untuk menutup sebuah mata yang terluka, penutup mata itu juga digunakan untuk terapi ambliopia. Ambliopia atau mata malas adalah berkurangnya penglihatan yang terjadi karena otak mengabaikan gambar yang diterima dari mata.

Jika mata yang ditutup adalah kedua belah matanya maka penutup mata itu juga di sebut "kain penutup mata" (blindfold atau sleep mask). Kain penutup mata digunakan untuk menutup mata dari sinar yang terang saat sedang tidur, juga dipakai oleh pesulap dalam aksinya.

Penggunaan medis

Ambliopia

Penutup mata digunakan dalam penanganan ortoptik[1] pada anak-anak yang berisiko mengalami mata malas (ambliopia), khususnya pada kasus ambliopi strabismik atau anisometropik.[2] Penyakit ini dapat menyebabkan otak menekan area tertentu dari gambar yang berbeda untuk mencegah penglihatan ganda,[3] yang mengakibatkan hilangnya ketajaman penglihatan pada mata yang tertekan, dan pada kasus yang parah, bahkan dapat menyebabkan kebutaan pada mata yang seharusnya dapat berfungsi dengan baik. Dengan menutup mata yang lebih kuat dengan patch, mata ambliopia yang lebih lemah akan terdorong untuk berfungsi, sehingga membantu mempertahankan penglihatan pada mata tersebut. Penting bagi anak untuk melakukan "aktivitas dekat" seperti membaca atau melakukan pekerjaan tangan sambil mengenakan penutup mata untuk secara aktif berolahraga dan meningkatkan penglihatannya.[4]

Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang menjalani pengobatan ambliopia dengan penutup mata dapat mengalami persepsi diri yang lebih rendah terhadap penerimaan sosial.[5] Untuk menghindari potensi stigmatisasi sosial yang terkait dengan penggunaan penutup mata, beberapa anak dapat diobati dengan obat tetes mata atropin. Obat tetes ini untuk sementara mengaburkan penglihatan pada mata yang diobati.

Para kritikus telah menunjukkan bahwa menghukum satu mata dengan menambal atau menggunakan obat tetes mata atropin tidak menciptakan kondisi yang diperlukan untuk mengembangkan atau meningkatkan penglihatan binokular (dua mata). Baru-baru ini, pengobatan ambliopia alternatif telah diusulkan untuk meningkatkan penglihatan binokular. Alternatif ini termasuk menggunakan oklusi binasal atau kacamata buram sebagian sebagai pengganti penutup mata tradisional, menggunakan kacamata oklusi bergantian, atau menggunakan metode pembelajaran perseptual berdasarkan video game atau realitas virtual untuk meningkatkan penglihatan binokular.

Sebuah Cochrane Review tahun 2014 bertujuan untuk menilai efektivitas pengobatan oklusi untuk pasien dengan ambliopia defisiensi sensorik. Namun, tidak ada uji coba yang memenuhi syarat yang ditemukan untuk dimasukkan ke dalam tinjauan.[6] Meskipun demikian, disarankan bahwa hasil yang sukses dari terapi oklusi untuk ambliopia defisiensi sensorik bergantung pada kepatuhan pasien terhadap rejimen terapi.

Penggunaan oleh pilot

Pilot pesawat terbang menggunakan praktik mengenakan penutup mata atau menutup satu mata untuk mempertahankan penglihatan malam hari dalam situasi di mana terdapat perbedaan yang signifikan dalam tingkat cahaya di dalam dan di luar pesawat. Hal ini sangat relevan ketika terbang di malam hari di atas daerah perkotaan yang cukup terang. Dengan menutup satu mata, mereka dapat menggunakan mata lainnya untuk mengintip ke luar, sementara mata yang tertutup tetap beradaptasi dengan kondisi pencahayaan yang rendah di dalam kokpit, sehingga mereka dapat membaca instrumen dan peta yang tidak diterangi.[7]

Pilot militer tertentu juga menggunakan penutup mata yang dirancang khusus yang terbuat dari timah atau lapisan emas sebagai tindakan perlindungan. Penutup mata ini dimaksudkan untuk melindungi mata mereka dari potensi kebutaan jika terpapar ledakan nuklir atau serangan senjata laser.[8][9][10]

Personel militer kini tidak lagi mengandalkan penutup mata untuk tujuan tersebut, karena teknologi modern telah menyediakan berbagai metode alternatif untuk mempertahankan dan meningkatkan penglihatan di malam hari. Ini termasuk penggunaan lampu merah dan lampu putih tingkat rendah, serta perangkat penglihatan malam yang canggih.[11][12][13]

Keterkaitan dengan bajak laut

Para pelaut terdahulu ketika di darat terkadang menggunakan penutup mata untuk menyembunyikan ketiadaan mata. Namun, bajak laut jarang mengenakan penutup mata saat mereka berada di atas kapal. Terdapat beberapa pengecualian, seperti Rahmah bin Jabir al-Jalahimah, seorang bajak laut terkenal dari Teluk Persia, yang menggunakan penutup mata setelah kehilangan matanya dalam pertempuran.[14][15]

Dalam literatur medis, penutup mata kadang-kadang disebut sebagai "penutup mata bajak laut". Charles Sheard dari Mayo Foundation, dalam sebuah artikel yang diterbitkan di Minnesota Academy of Sciences Journal pada 1934, mencatat bahwa mengenakan penutup mata (disebut sebagai "penutup mata bajak laut") pada satu mata dapat membantu menjaga kesiapan dan kemampuan beradaptasi mata yang ditutupi untuk melihat di malam hari.[16] Konsep ini diteliti lebih lanjut selama Perang Dunia II oleh organisasi seperti Angkatan Laut Amerika Serikat.[17]

Teori bahwa bajak laut mungkin telah mengenakan penutup mata untuk memastikan bahwa satu mata telah menyesuaikan diri dengan kegelapan di bawah dek diperiksa dalam episode MythBusters tahun 2007. Eksperimen tersebut menyimpulkan bahwa ide ini masuk akal, tetapi tidak ada bukti sejarah yang terdokumentasi untuk mendukungnya.[18]

Pranala luar

Referensi

  1. Orthoptists' management of amblyopia – a case based survey. Strabismus. 2007. Vol. 15 (3). hlm. 197–203. doi:10.1080/09273970701631975.
  2. Fixation behaviour in the treatment of amblyopia using atropine. Clinical and Experimental Ophthalmology. 2008. Vol. 36 (Suppl 2). hlm. A764–A765.
  3. Final Activity and Management Report Summary - SVS (Strabismus and visual suppression), CORDIS
  4. Amblyopia and binocular vision. Progress in Retinal and Eye Research. 2013. Vol. 33. hlm. 67–84. doi:10.1016/j.preteyeres.2012.11.001.
  5. Effect of amblyopia on self-esteem in children. Optometry and Vision Science. November 2008. Vol. 85 (11). hlm. 1074–81. doi:10.1097/OPX.0b013e31818b9911.
  6. Aileen Antonio-Santos. Occlusion for stimulus deprivation amblyopia. The Cochrane Database of Systematic Reviews. 23 March 2020. Vol. 3 (3). hlm. CD005136. doi:10.1002/14651858.CD005136.pub4.
  7. Roy Brocklebank (2005). WORLD WAR III – The 1960s Version. Journal of Navigation, 58, pp 341-347
  8. Nuclear flash eye protection, Steen Hartov
  9. Les Frazier
  10. Laser Weapons.
  11. S. M. Luria. IMMEDIATE VISIBILITY AFTER RED AND WHITE ADAPTATION. Naval Submarine Research Laboratory. Department of the Navy. 26 April 1985.
  12. A Guide to the U. S. Naval Air Station at Vero Beach. Indian River County Main Library. July 1999.
  13. We Own The Night. Night Vision and Electronic Sensors Directorate (NVESD).
  14. Christine Lampe. The Book of Pirates. Gibbs Smith. 2010. hlm. 14. ISBN 9781423614807.
  15. Charles Belgrave. The Pirate Coast. George Bell & Sons. 1966. hlm. 122.
  16. Charles Sheard. Night Vision. Minnesota Academy of Sciences Journal. 1934. Vol. 2-12. hlm. 26.
  17. Night Vision. Addendum to the Handbook of the Hospital Corps, United States Navy. 1939. United States. Navy Dept. Bureau of Medicine and Surgery. 1944. hlm. A–2.
  18. MythBusters, episode 71

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28165912 (2025-10-26T08:00:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.