Kewarna-warnian: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27569729; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Surfing_in_Hawaii_unmodified.jpg|thumb|right|280px|Surfing in Hawaii unmodified]] | |||
Dalam bidang penarafan warna (''colorimetry'') dan asas-dasar warna, istilah '''kewarna-warnian''' (''colorfulness''), '''kemarakan''' (''chroma''), dan '''kepekatan''' (''saturation'') saling berhubungan dengan satu sama lain; akan tetapi, perbedaan muncul saat dibandingkan dengan keamatan tercerap (''perceived intensity'') [[warna]] tertentu: | Dalam bidang penarafan warna (''colorimetry'') dan asas-dasar warna, istilah '''kewarna-warnian''' (''colorfulness''), '''kemarakan''' (''chroma''), dan '''kepekatan''' (''saturation'') saling berhubungan dengan satu sama lain; akan tetapi, perbedaan muncul saat dibandingkan dengan keamatan tercerap (''perceived intensity'') [[warna]] tertentu: | ||
* '''Kewarna-warnian''' merujuk pada mutu perbedaan (''degree of difference'') suatu warna dengan [[abu-abu|kelabu]]. | * '''Kewarna-warnian''' merujuk pada mutu perbedaan (''degree of difference'') suatu warna dengan [[abu-abu|kelabu]]. | ||
* '''Kemarakan''' merujuk pada kewarna-warnian warna yang dapat dibandingkan dengan kecerahan (''brightness'') warna lain yang tampak putih dalam ruang pandang yang serupa. | * '''Kemarakan''' merujuk pada kewarna-warnian warna yang dapat dibandingkan dengan kecerahan (''brightness'') warna lain yang tampak putih dalam ruang pandang yang serupa. | ||
* '''Kepekatan''' merujuk pada kewarna-warnian warna yang dapat dibandingkan dengan kecerahan warna sendiri. | * '''Kepekatan''' merujuk pada kewarna-warnian warna yang dapat dibandingkan dengan kecerahan warna sendiri.<ref>Mark D. Fairchild. "[http://www.cis.rit.edu/fairchild/PDFs/AppearanceLec.pdf Color Appearance Models: CIECAM02 and Beyond] ". Salindia dari suatu penataran di Muktamar Pencitraan Warna yang ke-12 IS&T/SID. 9 November 2004. Diakses 19 September 2007.</ref> | ||
Meskipun [[anggitan]] awam ini sangat mudah untuk dimengerti, istilah-istilah seperti kemarakan (''chroma''), kepekatan (''saturation''), kemurnian (''purity''), dan [[intensitas|keamatan]] (''intensity'') sering kali tidak digunakan secara tepat, dan bahkan istilah yang sudah berpengartian sangat jelas, bergantung penuh pada acuan warna tertentu yang digunakan. | Meskipun [[anggitan]] awam ini sangat mudah untuk dimengerti, istilah-istilah seperti kemarakan (''chroma''), kepekatan (''saturation''), kemurnian (''purity''), dan [[intensitas|keamatan]] (''intensity'') sering kali tidak digunakan secara tepat, dan bahkan istilah yang sudah berpengartian sangat jelas, bergantung penuh pada acuan warna tertentu yang digunakan. | ||
== Kepekatan == | == Kepekatan == | ||
Kepekatan merupakan salah satu dari tiga [[koordinat]] dalam ruang warna HSL dan HSV. Perhatikan bahwa hampir semua [[perangkat lunak]] komputer menerapkan ruang warna tersebut menggunakan hampiran kasar (''rough approximation'') untuk menentukan nilai yang disebut "kepekatan". | Kepekatan merupakan salah satu dari tiga [[koordinat]] dalam ruang warna HSL dan HSV. Perhatikan bahwa hampir semua [[perangkat lunak]] komputer menerapkan ruang warna tersebut menggunakan hampiran kasar (''rough approximation'') untuk menentukan nilai yang disebut "kepekatan". | ||
Kepekatan dari sebuah warna bergantung pada gabungan dari keamatan cahaya dan seberapa banyak cahaya itu tersebar pada [[spektrum]] riak-gelombang (''wavelength'') yang berbeda-beda. Warna yang paling murni (paling pekat) dicapai dengan menggunakan satu [[panjang gelombang|riak-gelombang]] dengan keamatan tinggi, seperti cahaya [[laser]]. Jika keamatan itu turun, maka kepekatan akan turun pula. Untuk mengawapekatkan (''desaturate'') warna yang diberikan sehubungan dengan acuan warna pengurangan (''subtractive color model'') seperti [[cat air]], seseorang dapat menambahkan putih, hitam, kelabu, atau rona pelengkapnya (''hue's complement''). | Kepekatan dari sebuah warna bergantung pada gabungan dari keamatan cahaya dan seberapa banyak cahaya itu tersebar pada [[spektrum]] riak-gelombang (''wavelength'') yang berbeda-beda. Warna yang paling murni (paling pekat) dicapai dengan menggunakan satu [[panjang gelombang|riak-gelombang]] dengan keamatan tinggi, seperti cahaya [[laser]]. Jika keamatan itu turun, maka kepekatan akan turun pula. Untuk mengawapekatkan (''desaturate'') warna yang diberikan sehubungan dengan acuan warna pengurangan (''subtractive color model'') seperti [[cat air]], seseorang dapat menambahkan putih, hitam, kelabu, atau rona pelengkapnya (''hue's complement''). | ||
== | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kewarna-warnian&oldid=27569729 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27569729 (2025-07-19T06:06:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.05

Dalam bidang penarafan warna (colorimetry) dan asas-dasar warna, istilah kewarna-warnian (colorfulness), kemarakan (chroma), dan kepekatan (saturation) saling berhubungan dengan satu sama lain; akan tetapi, perbedaan muncul saat dibandingkan dengan keamatan tercerap (perceived intensity) warna tertentu:
- Kewarna-warnian merujuk pada mutu perbedaan (degree of difference) suatu warna dengan kelabu.
- Kemarakan merujuk pada kewarna-warnian warna yang dapat dibandingkan dengan kecerahan (brightness) warna lain yang tampak putih dalam ruang pandang yang serupa.
- Kepekatan merujuk pada kewarna-warnian warna yang dapat dibandingkan dengan kecerahan warna sendiri.[1]
Meskipun anggitan awam ini sangat mudah untuk dimengerti, istilah-istilah seperti kemarakan (chroma), kepekatan (saturation), kemurnian (purity), dan keamatan (intensity) sering kali tidak digunakan secara tepat, dan bahkan istilah yang sudah berpengartian sangat jelas, bergantung penuh pada acuan warna tertentu yang digunakan.
Kepekatan
Kepekatan merupakan salah satu dari tiga koordinat dalam ruang warna HSL dan HSV. Perhatikan bahwa hampir semua perangkat lunak komputer menerapkan ruang warna tersebut menggunakan hampiran kasar (rough approximation) untuk menentukan nilai yang disebut "kepekatan".
Kepekatan dari sebuah warna bergantung pada gabungan dari keamatan cahaya dan seberapa banyak cahaya itu tersebar pada spektrum riak-gelombang (wavelength) yang berbeda-beda. Warna yang paling murni (paling pekat) dicapai dengan menggunakan satu riak-gelombang dengan keamatan tinggi, seperti cahaya laser. Jika keamatan itu turun, maka kepekatan akan turun pula. Untuk mengawapekatkan (desaturate) warna yang diberikan sehubungan dengan acuan warna pengurangan (subtractive color model) seperti cat air, seseorang dapat menambahkan putih, hitam, kelabu, atau rona pelengkapnya (hue's complement).
Referensi
- ↑ Mark D. Fairchild. "Color Appearance Models: CIECAM02 and Beyond ". Salindia dari suatu penataran di Muktamar Pencitraan Warna yang ke-12 IS&T/SID. 9 November 2004. Diakses 19 September 2007.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27569729 (2025-07-19T06:06:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.