Lompat ke isi

Batimetri: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27985323; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Batimetri''' (dari [[bahasa Yunani]]: βαθυς, berarti "kedalaman", dan μετρον, berarti "ukuran") adalah ilmu yang mempelajari kedalaman di bawah air dan studi tentang [[tiga dimensi]] [[lantai samudra]] atau [[danau]]. Sebuah peta batimetri umumnya menampilkan relief lantai atau dataran dengan garis-garis kontur (''contour lines'') yang disebut kontur kedalaman (''depth contours'' atau ''isobath''), dan dapat memiliki informasi tambahan berupa informasi navigasi permukaan.
[[File:AYool_topography_15min.png|thumb|right|280px|AYool topography 15min]]
 
'''Batimetri''' (dari [[bahasa Yunani]]: βαθυς, berarti "kedalaman", dan μετρον, berarti "ukuran") adalah ilmu yang mempelajari kedalaman di bawah air dan studi tentang [[tiga dimensi]] [[lantai samudra]] atau [[danau]]. Sebuah peta batimetri umumnya menampilkan relief lantai atau dataran dengan garis-garis kontur (''contour lines'') yang disebut kontur kedalaman (''depth contours'' atau ''isobath''),<ref>National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. [https://oceanservice.noaa.gov/facts/bathymetry.html What is bathymetry?]. ''oceanservice.noaa.gov''.</ref> dan dapat memiliki informasi tambahan berupa informasi navigasi permukaan.


Awalnya, batimetri mengacu kepada pengukuran kedalaman [[samudra]]. Teknik-teknik awal batimetri menggunakan [[tali]] berat terukur atau kabel yang diturunkan dari sisi kapal. Keterbatasan utama teknik ini adalah hanya dapat melakukan satu pengukuran dalam satu waktu sehingga dianggap tidak efisien. Teknik tersebut juga menjadi subjek terhadap pergerakan kapal dan arus.
Awalnya, batimetri mengacu kepada pengukuran kedalaman [[samudra]]. Teknik-teknik awal batimetri menggunakan [[tali]] berat terukur atau kabel yang diturunkan dari sisi kapal. Keterbatasan utama teknik ini adalah hanya dapat melakukan satu pengukuran dalam satu waktu sehingga dianggap tidak efisien. Teknik tersebut juga menjadi subjek terhadap pergerakan kapal dan arus.
batimetri sangat diperlukan untuk pengembangan pelabuhan untuk memperkirakan kedalaman laut sehingga memungkinkan kapal-kapal besar untuk bersandar.
batimetri sangat diperlukan untuk pengembangan pelabuhan untuk memperkirakan kedalaman laut sehingga memungkinkan kapal-kapal besar untuk bersandar.


Pada mulanya, pengukuran batimetri dilakukan dengan menurunkan tali atau kabel hingga ke dasar laut dengan menggunakan kapal. Namun, teknik ini hanya mengukur titik kedalaman secara singular dalam satu waktu sehingga kurang efisien. Pada era modern, pengukuran batimetri bisa dilakukan dengan ''echosounding'' (sonar), yang dipasang di sisi dari suatu kapal kemudian gelombang dipancarkan. Waktu tempuh dari gelombang yang dipancarkan dari permukaan, kemudian dipantulkan oleh dasar laut kemudian diterima kembali di permukaan digunakan untuk mengalkulasi kedalaman dari laut yang diukur.
Pada mulanya, pengukuran batimetri dilakukan dengan menurunkan tali atau kabel hingga ke dasar laut dengan menggunakan kapal. Namun, teknik ini hanya mengukur titik kedalaman secara singular dalam satu waktu sehingga kurang efisien. Pada era modern, pengukuran batimetri bisa dilakukan dengan ''echosounding'' (sonar), yang dipasang di sisi dari suatu kapal kemudian gelombang dipancarkan. Waktu tempuh dari gelombang yang dipancarkan dari permukaan, kemudian dipantulkan oleh dasar laut kemudian diterima kembali di permukaan digunakan untuk mengalkulasi kedalaman dari laut yang diukur.<ref>National Geographic Society. [http://www.nationalgeographic.org/encyclopedia/bathymetry/ bathymetry]. ''National Geographic Society''. 2011-03-24.</ref>


== Metode Pengukuran Batimetri ==
== Metode Pengukuran Batimetri ==
Baris 16: Baris 18:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batimetri&oldid=27985323 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27985323 (2025-10-15T20:51:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Batimetri&oldid=27985323 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27985323 (2025-10-15T20:51:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.07

AYool topography 15min

Batimetri (dari bahasa Yunani: βαθυς, berarti "kedalaman", dan μετρον, berarti "ukuran") adalah ilmu yang mempelajari kedalaman di bawah air dan studi tentang tiga dimensi lantai samudra atau danau. Sebuah peta batimetri umumnya menampilkan relief lantai atau dataran dengan garis-garis kontur (contour lines) yang disebut kontur kedalaman (depth contours atau isobath),[1] dan dapat memiliki informasi tambahan berupa informasi navigasi permukaan.

Awalnya, batimetri mengacu kepada pengukuran kedalaman samudra. Teknik-teknik awal batimetri menggunakan tali berat terukur atau kabel yang diturunkan dari sisi kapal. Keterbatasan utama teknik ini adalah hanya dapat melakukan satu pengukuran dalam satu waktu sehingga dianggap tidak efisien. Teknik tersebut juga menjadi subjek terhadap pergerakan kapal dan arus. batimetri sangat diperlukan untuk pengembangan pelabuhan untuk memperkirakan kedalaman laut sehingga memungkinkan kapal-kapal besar untuk bersandar.

Pada mulanya, pengukuran batimetri dilakukan dengan menurunkan tali atau kabel hingga ke dasar laut dengan menggunakan kapal. Namun, teknik ini hanya mengukur titik kedalaman secara singular dalam satu waktu sehingga kurang efisien. Pada era modern, pengukuran batimetri bisa dilakukan dengan echosounding (sonar), yang dipasang di sisi dari suatu kapal kemudian gelombang dipancarkan. Waktu tempuh dari gelombang yang dipancarkan dari permukaan, kemudian dipantulkan oleh dasar laut kemudian diterima kembali di permukaan digunakan untuk mengalkulasi kedalaman dari laut yang diukur.[2]

Metode Pengukuran Batimetri

Pengukuran batimetri dapat dilakukan melalui berbagai metode sebagai berikut, yaitu:

  • Akustik
  • Optik
  • Radar

Pengukuran akustik dapat melalui side scan sonar dan echosounder (single beam dan multi beam), optik (pasif menggunakan SDB dan aktif menggunakan LIDAR), radar melalui satelite altimetry.

Referensi

  1. National Oceanic and Atmospheric Administration US Department of Commerce. What is bathymetry?. oceanservice.noaa.gov.
  2. National Geographic Society. bathymetry. National Geographic Society. 2011-03-24.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27985323 (2025-10-15T20:51:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.