Mikroskopi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28601021; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Mikroskopi''' adalah bidang teknis dalam menggunakan [[mikroskop]] untuk melihat objek dan daerah-daerah objek yang tidak bisa dilihat dengan [[mata telanjang]] (objek-objek yang tidak ada dalam cakupan resolusi mata normal). Terdapat tiga cabang utama mikroskopi: [[Mikroskop cahaya|optik]] (cahaya), [[Mikroskop elektron|elektron]] dan [[mikroskop prob pemindai]], bersamaan dengan [[Mikroskop sinar-x|mikroskopi sinar-x]] yang sedang berkembang. | '''Mikroskopi''' adalah bidang teknis dalam menggunakan [[mikroskop]] untuk melihat objek dan daerah-daerah objek yang tidak bisa dilihat dengan [[mata telanjang]] (objek-objek yang tidak ada dalam cakupan resolusi mata normal).<ref>The University of Edinburgh. [https://www.ed.ac.uk/clinical-sciences/edinburgh-imaging/for-patients-study-participants/tell-me-more-about-my-scan/what-is-microscopy What is Microscopy?]. ''The University of Edinburgh''. March 6, 2018.</ref> Terdapat tiga cabang utama mikroskopi: [[Mikroskop cahaya|optik]] (cahaya), [[Mikroskop elektron|elektron]] dan [[mikroskop prob pemindai]], bersamaan dengan [[Mikroskop sinar-x|mikroskopi sinar-x]] yang sedang berkembang. | ||
Mikroskopi cahaya dan elektron melibatkan [[difraksi]], [[refleksi]] atau [[refraksi]] [[radiasi elektromagnetik]] atau pancaran elektron yang berinteraksi dengan [[Spesimen laboratorium|spesimen]], dan pengumpulan radiasi yang tersebar atau sinyal-sinyal lainnya untuk menghasilkan sebuah gambar. Proses ini dapat dilaksanakan dengan iradiasi suatu bagian lebar sampel (''wide-field'', contohnya dalam mikroskopi cahaya standar dan [[Mikroskop transmisi elektron|mikroskopi transmisi elektron]]) atau dengan memindai sampel dengan pancaran halus (contohnya dalam [[Mikroskop konfokal|mikroskopi konfokal]] dan [[Mikroskop pemindai elektron|mikroskopi pemindai elektron]]). [[Mikroskopi prob pemindai]] melibatkan interaksi sebuah prob pemindai dengan permukaan objek yang diteliti. Perkembangan mikroskopi merevolusi [[biologi]], memunculkan bidang [[histologi]], dan masih menjadi teknik yang penting dalam ilmu alam maupun ilmu fisik. Mikroskopi sinar-X bersifat tiga dimensi dan non-destruktif, memungkinkan pencitraan berulang sampel yang sama untuk studi 4D atau [[in situ]], dan memberi kemampuan untuk "melihat kedalam" sampel yang sedang diteliti sebelum dikorbankan untuk teknik-teknik dengan resolusi yang lebih tinggi. | Mikroskopi cahaya dan elektron melibatkan [[difraksi]], [[refleksi]] atau [[refraksi]] [[radiasi elektromagnetik]] atau pancaran elektron yang berinteraksi dengan [[Spesimen laboratorium|spesimen]], dan pengumpulan radiasi yang tersebar atau sinyal-sinyal lainnya untuk menghasilkan sebuah gambar. Proses ini dapat dilaksanakan dengan iradiasi suatu bagian lebar sampel (''wide-field'', contohnya dalam mikroskopi cahaya standar dan [[Mikroskop transmisi elektron|mikroskopi transmisi elektron]]) atau dengan memindai sampel dengan pancaran halus (contohnya dalam [[Mikroskop konfokal|mikroskopi konfokal]] dan [[Mikroskop pemindai elektron|mikroskopi pemindai elektron]]). [[Mikroskopi prob pemindai]] melibatkan interaksi sebuah prob<ref>[https://pasti.kemdikbud.go.id/home.php PASTI]. ''pasti.kemdikbud.go.id''.</ref> pemindai dengan permukaan objek yang diteliti. Perkembangan mikroskopi merevolusi [[biologi]], memunculkan bidang [[histologi]], dan masih menjadi teknik yang penting dalam ilmu alam maupun ilmu fisik. Mikroskopi sinar-X bersifat tiga dimensi dan non-destruktif, memungkinkan pencitraan berulang sampel yang sama untuk studi 4D atau [[in situ]], dan memberi kemampuan untuk "melihat kedalam" sampel yang sedang diteliti sebelum dikorbankan untuk teknik-teknik dengan resolusi yang lebih tinggi. | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mikroskopi&oldid=28601021 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28601021 (2025-11-22T07:26:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mikroskopi&oldid=28601021 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28601021 (2025-11-22T07:26:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.09
Mikroskopi adalah bidang teknis dalam menggunakan mikroskop untuk melihat objek dan daerah-daerah objek yang tidak bisa dilihat dengan mata telanjang (objek-objek yang tidak ada dalam cakupan resolusi mata normal).[1] Terdapat tiga cabang utama mikroskopi: optik (cahaya), elektron dan mikroskop prob pemindai, bersamaan dengan mikroskopi sinar-x yang sedang berkembang.
Mikroskopi cahaya dan elektron melibatkan difraksi, refleksi atau refraksi radiasi elektromagnetik atau pancaran elektron yang berinteraksi dengan spesimen, dan pengumpulan radiasi yang tersebar atau sinyal-sinyal lainnya untuk menghasilkan sebuah gambar. Proses ini dapat dilaksanakan dengan iradiasi suatu bagian lebar sampel (wide-field, contohnya dalam mikroskopi cahaya standar dan mikroskopi transmisi elektron) atau dengan memindai sampel dengan pancaran halus (contohnya dalam mikroskopi konfokal dan mikroskopi pemindai elektron). Mikroskopi prob pemindai melibatkan interaksi sebuah prob[2] pemindai dengan permukaan objek yang diteliti. Perkembangan mikroskopi merevolusi biologi, memunculkan bidang histologi, dan masih menjadi teknik yang penting dalam ilmu alam maupun ilmu fisik. Mikroskopi sinar-X bersifat tiga dimensi dan non-destruktif, memungkinkan pencitraan berulang sampel yang sama untuk studi 4D atau in situ, dan memberi kemampuan untuk "melihat kedalam" sampel yang sedang diteliti sebelum dikorbankan untuk teknik-teknik dengan resolusi yang lebih tinggi.
Referensi
- ↑ The University of Edinburgh. What is Microscopy?. The University of Edinburgh. March 6, 2018.
- ↑ PASTI. pasti.kemdikbud.go.id.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28601021 (2025-11-22T07:26:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.