Gerak resiprokasi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23666681; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Steam_engine_in_action.gif|thumb|right|280px|Steam engine in action]] | |||
'''Gerak resiprokasi''' atau disebut juga '''gerak bolak-balik''', adalah suatu gerak naik-turun yang berulang-ulang atau maju-mundur [[gerak]] linear. Hal ini dapat ditemukan dalam berbagai mekanisme seperti [[motor bakar torak]] dan [[pompa]]. Dua gerak berlawanan yang terdiri dari satu siklus balasan tunggal disebut [[stroke (mesin)|stroke]]. | '''Gerak resiprokasi''' atau disebut juga '''gerak bolak-balik''', adalah suatu gerak naik-turun yang berulang-ulang atau maju-mundur [[gerak]] linear. Hal ini dapat ditemukan dalam berbagai mekanisme seperti [[motor bakar torak]] dan [[pompa]]. Dua gerak berlawanan yang terdiri dari satu siklus balasan tunggal disebut [[stroke (mesin)|stroke]]. | ||
| Baris 5: | Baris 7: | ||
Gerak bolak-balik piston pompa hampir mirip namun berbeda dengan [[gerak harmonik sederhana]] [[gelombang sinus|sinusoidal]]. Dengan asumsi roda digerakkan pada kecepatan rotasi konstan yang sempurna, titik pada poros engkol yang terhubung ke [[batang piston]] berputar dengan lancar pada kecepatan konstan dalam sebuah lingkaran. Dengan demikian, perpindahan saat itu memang tepat secara sinusoidal. Namun selama berlangsungnya siklus tersebut, sudut batang piston terus menerus berubah. Jadi, perpindahan horizontal ujung "jauh" dari batang piston (yang terhubung ke piston) sedikit berbeda dengan sinusoidal. Keadaan di mana roda tidak berputar dengan kecepatan rotasi konstan yang sempurna, seperti lokomotif uap mulai dari berhenti, sangat tidak sinusoidal. | Gerak bolak-balik piston pompa hampir mirip namun berbeda dengan [[gerak harmonik sederhana]] [[gelombang sinus|sinusoidal]]. Dengan asumsi roda digerakkan pada kecepatan rotasi konstan yang sempurna, titik pada poros engkol yang terhubung ke [[batang piston]] berputar dengan lancar pada kecepatan konstan dalam sebuah lingkaran. Dengan demikian, perpindahan saat itu memang tepat secara sinusoidal. Namun selama berlangsungnya siklus tersebut, sudut batang piston terus menerus berubah. Jadi, perpindahan horizontal ujung "jauh" dari batang piston (yang terhubung ke piston) sedikit berbeda dengan sinusoidal. Keadaan di mana roda tidak berputar dengan kecepatan rotasi konstan yang sempurna, seperti lokomotif uap mulai dari berhenti, sangat tidak sinusoidal. | ||
== | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gerak+resiprokasi&oldid=23666681 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23666681 (2023-06-12T04:44:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 14.11

Gerak resiprokasi atau disebut juga gerak bolak-balik, adalah suatu gerak naik-turun yang berulang-ulang atau maju-mundur gerak linear. Hal ini dapat ditemukan dalam berbagai mekanisme seperti motor bakar torak dan pompa. Dua gerak berlawanan yang terdiri dari satu siklus balasan tunggal disebut stroke.
Engkol dapat digunakan untuk mengubah gerak melingkar menjadi gerak bolak-balik, atau sebaliknya. Misalnya, di dalam mesin pembakaran internal (sejenis mesin bolak-balik), ekspansi bahan bakar yang terbakar di dalam silinder secara berkala mendorong piston ke bawah melalui batang piston, memutar poros engkol. Rotasi poros engkol yang berkelanjutan mendorong piston kembali ke atas, siap untuk siklus berikutnya. Piston bergerak dalam gerak bolak-balik, yang diubah menjadi gerak melingkar poros engkol, dan pada akhirnya mendorong wahana atau melakukan pekerjaan bermanfaat lainnya.
Gerak bolak-balik piston pompa hampir mirip namun berbeda dengan gerak harmonik sederhana sinusoidal. Dengan asumsi roda digerakkan pada kecepatan rotasi konstan yang sempurna, titik pada poros engkol yang terhubung ke batang piston berputar dengan lancar pada kecepatan konstan dalam sebuah lingkaran. Dengan demikian, perpindahan saat itu memang tepat secara sinusoidal. Namun selama berlangsungnya siklus tersebut, sudut batang piston terus menerus berubah. Jadi, perpindahan horizontal ujung "jauh" dari batang piston (yang terhubung ke piston) sedikit berbeda dengan sinusoidal. Keadaan di mana roda tidak berputar dengan kecepatan rotasi konstan yang sempurna, seperti lokomotif uap mulai dari berhenti, sangat tidak sinusoidal.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23666681 (2023-06-12T04:44:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.