Zaman kecerdasan buatan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27462965; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Zaman Kecerdasan Buatan''', juga dikenal sebagai '''Zaman Kecerdasan''', '''Era AI''', atau '''Zaman Kognitif''', adalah sebuah zaman dalam sejarah yang disifatkan oleh [[bom AI|perkembangan cepat]] dan perluasan integrasi teknologi [[kecerdasan buatan]] di berbagai ranah masyarakat, ekonomi dan kehidupan sehari-hari. Zaman tersebut menandai peralihan dari [[Zaman Informasi]] ke sebuah zaman baru dimana kecerdasan buatan dan perkembangan sistem komputer memperkenankan mesin-mesin untuk belajar, dan membuat keputusan cerdas untuk mencapai serangkaian tujuan yang ditujukan. | '''Zaman Kecerdasan Buatan''', juga dikenal sebagai '''Zaman Kecerdasan''', '''Era AI''',<ref>Wang Yang. [https://www.scmp.com/opinion/world-opinion/article/3267999/transformative-ai-era-must-be-handled-wisdom-and-responsibility Transformative AI era must be handled with wisdom and responsibility]. ''South China Morning Post''. 2024-06-26.</ref><ref>Bernard Marr. [https://www.forbes.com/sites/bernardmarr/2024/09/27/how-to-embrace-the-enterprise-ai-era/ How To Embrace The Enterprise AI Era]. ''Forbes''. 2024-09-27.</ref><ref>[https://www.nature.com/articles/s41562-023-01775-7.pdf Living in a brave new AI era]. ''Nature Human Behaviour''. 2023-11-20. Vol. 7 (11). hlm. 1799. doi:10.1038/s41562-023-01775-7.</ref><ref>Francisco Bellas. ''Education in the AI era: a long-term classroom technology based on intelligent robotics''. ''Humanities and Social Sciences Communications''. 2024-10-25. Vol. 11 (1). doi:10.1057/s41599-024-03953-y.</ref> atau '''Zaman Kognitif''',<ref>John Nosta. [https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-digital-self/202307/ai-as-cognitive-partner-a-new-cognitive-age-dawns AI as Cognitive Partner: A New Cognitive Age Dawns]. ''Psychology Today''. 2023-07-29.</ref><ref>John Nosta. [https://www.psychologytoday.com/intl/blog/the-digital-self/202409/think-fast-the-rapid-rise-of-ai-and-the-cognitive-age Think Fast: The Rapid Rise of AI and the Cognitive Age]. ''Psychology Today''. 2024-09-24.</ref> adalah sebuah zaman dalam sejarah yang disifatkan oleh [[bom AI|perkembangan cepat]] dan perluasan integrasi teknologi [[kecerdasan buatan]] di berbagai ranah masyarakat, ekonomi dan kehidupan sehari-hari. Zaman tersebut menandai peralihan dari [[Zaman Informasi]] ke sebuah zaman baru dimana kecerdasan buatan dan perkembangan sistem komputer memperkenankan mesin-mesin untuk belajar, dan membuat keputusan cerdas untuk mencapai serangkaian tujuan yang ditujukan.<ref>Stuart Russell. [https://aima.cs.berkeley.edu/ Artificial Intelligence: A Modern Approach]. Pearson Higher Education. 2019. ISBN 978-0-13-461099-3.</ref><ref>[http://www.weforum.org/stories/2024/09/the-intelligent-age-a-time-of-cooperation/ Schwab, Klaus.] “The Intelligent Age: A Time for Cooperation.” World Economic Forum, 24 Sept. 2024.</ref> | ||
Fisikawan MIT [[Max Tegmark]] adalah salah satu orang pertama yang memaaki istilah "Zaman Kecerdasan Buatan" dalam buku non-fiksi tahun 2017 buatannya yang berjudul ''[[Life 3.0: Being Human in the Age of Artificial Intelligence]]''. | Fisikawan MIT [[Max Tegmark]] adalah salah satu orang pertama yang memaaki istilah "Zaman Kecerdasan Buatan" dalam buku non-fiksi tahun 2017 buatannya yang berjudul ''[[Life 3.0: Being Human in the Age of Artificial Intelligence]]''.<ref>Peter High. [https://www.forbes.com/sites/peterhigh/2019/01/07/max-tegmark-hopes-to-save-us-from-ais-worst-case-scenarios/ Max Tegmark Hopes To Save Us From AI's Worst Case Scenarios]. ''Forbes''. 2019-01-07.</ref><ref>Max Tegmark. ''Life 3.0: Being Human in the Age of Artificial Intelligence''. Knopf. 2017. ISBN 9781101946596.</ref> | ||
Era tersebut ditandai oleh kemajuan signfiikan dalam [[pemelajaran mesin]], [[pengolahan data]] dan penerapan AI dalam memecahkan masalah-masalah kompleks dan mengotomatiskan tugas-tugas yang sebelumnya dianggap mengharuskan kecerdasan manusia.<ref>Stuart Russell. [https://aima.cs.berkeley.edu/ Artificial Intelligence: A Modern Approach]. Pearson Higher Education. 2019. ISBN 978-0-13-461099-3.</ref><ref>''AI-Based Modeling: Techniques, Applications and Research Issues Towards Automation, Intelligent and Smart Systems''. ''SN Comput Sci''. 2022. Vol. 3 (2). hlm. 158. doi:10.1007/s42979-022-01043-x.</ref> | |||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zaman+kecerdasan+buatan&oldid=27462965 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27462965 (2025-06-26T07:06:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Zaman+kecerdasan+buatan&oldid=27462965 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27462965 (2025-06-26T07:06:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 23 Agustus 2026 10.29
Zaman Kecerdasan Buatan, juga dikenal sebagai Zaman Kecerdasan, Era AI,[1][2][3][4] atau Zaman Kognitif,[5][6] adalah sebuah zaman dalam sejarah yang disifatkan oleh perkembangan cepat dan perluasan integrasi teknologi kecerdasan buatan di berbagai ranah masyarakat, ekonomi dan kehidupan sehari-hari. Zaman tersebut menandai peralihan dari Zaman Informasi ke sebuah zaman baru dimana kecerdasan buatan dan perkembangan sistem komputer memperkenankan mesin-mesin untuk belajar, dan membuat keputusan cerdas untuk mencapai serangkaian tujuan yang ditujukan.[7][8]
Fisikawan MIT Max Tegmark adalah salah satu orang pertama yang memaaki istilah "Zaman Kecerdasan Buatan" dalam buku non-fiksi tahun 2017 buatannya yang berjudul Life 3.0: Being Human in the Age of Artificial Intelligence.[9][10]
Era tersebut ditandai oleh kemajuan signfiikan dalam pemelajaran mesin, pengolahan data dan penerapan AI dalam memecahkan masalah-masalah kompleks dan mengotomatiskan tugas-tugas yang sebelumnya dianggap mengharuskan kecerdasan manusia.[11][12]
Referensi
- ↑ Wang Yang. Transformative AI era must be handled with wisdom and responsibility. South China Morning Post. 2024-06-26.
- ↑ Bernard Marr. How To Embrace The Enterprise AI Era. Forbes. 2024-09-27.
- ↑ Living in a brave new AI era. Nature Human Behaviour. 2023-11-20. Vol. 7 (11). hlm. 1799. doi:10.1038/s41562-023-01775-7.
- ↑ Francisco Bellas. Education in the AI era: a long-term classroom technology based on intelligent robotics. Humanities and Social Sciences Communications. 2024-10-25. Vol. 11 (1). doi:10.1057/s41599-024-03953-y.
- ↑ John Nosta. AI as Cognitive Partner: A New Cognitive Age Dawns. Psychology Today. 2023-07-29.
- ↑ John Nosta. Think Fast: The Rapid Rise of AI and the Cognitive Age. Psychology Today. 2024-09-24.
- ↑ Stuart Russell. Artificial Intelligence: A Modern Approach. Pearson Higher Education. 2019. ISBN 978-0-13-461099-3.
- ↑ Schwab, Klaus. “The Intelligent Age: A Time for Cooperation.” World Economic Forum, 24 Sept. 2024.
- ↑ Peter High. Max Tegmark Hopes To Save Us From AI's Worst Case Scenarios. Forbes. 2019-01-07.
- ↑ Max Tegmark. Life 3.0: Being Human in the Age of Artificial Intelligence. Knopf. 2017. ISBN 9781101946596.
- ↑ Stuart Russell. Artificial Intelligence: A Modern Approach. Pearson Higher Education. 2019. ISBN 978-0-13-461099-3.
- ↑ AI-Based Modeling: Techniques, Applications and Research Issues Towards Automation, Intelligent and Smart Systems. SN Comput Sci. 2022. Vol. 3 (2). hlm. 158. doi:10.1007/s42979-022-01043-x.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27462965 (2025-06-26T07:06:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.