Intrusi air asin: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29476481; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Intrusi air asin''' adalah pergerakan [[air asin]] ke [[akuifer]] [[air tawar]] yang dapat mengkontaminasi sumber [[air minum]]. Intrusi air asin dapat terjadi secara alami hingga derajat tertentu pada sebagian besar akuifer [[pantai]], dikarenakan adanya hubungan [[hidrolik]] antara [[air tanah]] dan [[air laut]]. Karena air asin memiliki kadar mineral yang lebih tinggi dari air tawar, maka air laut memiliki massa jenis yang lebih tinggi dan tekanan air yang lebih besar. Sehingga air asin bergerak menuju air tawar. Berbagai aktivitas manusia, terutama pemompaan air tanah dari akuifer pantai, dapat meningkatkan intusi air laut karena tekanan air tanah berkurang dan menjadi relatif lebih kecil dibandingkan tekanan dari air laut. Penyebab intrusi air asin lainnya yaitu kanal navigasi dan [[drainase]] yang menciptakan celah bagi air laut bergerak ke daratan melewati permukaan dan melalui pasang surut air. Intrusi air laut juga dapat terjadi pada kondisi cuaca ekstrem seperti [[badai]] dan [[ombak besar]]. | [[File:Salt_water_intrusion_wikipedia2.png|thumb|right|280px|Salt water intrusion wikipedia2]] | ||
'''Intrusi air asin''' adalah pergerakan [[air asin]] ke [[akuifer]] [[air tawar]] yang dapat mengkontaminasi sumber [[air minum]]. Intrusi air asin dapat terjadi secara alami hingga derajat tertentu pada sebagian besar akuifer [[pantai]], dikarenakan adanya hubungan [[hidrolik]] antara [[air tanah]] dan [[air laut]]. Karena air asin memiliki kadar mineral yang lebih tinggi dari air tawar, maka air laut memiliki massa jenis yang lebih tinggi dan tekanan air yang lebih besar. Sehingga air asin bergerak menuju air tawar.<ref>Johnson, Ted. [http://www.wrd.org/engineering/reports/TB13_Fall07_Seawater_Barriers.pdf Battling Seawater Intrusion in the Central & West Coast Basins]. Water Replenishment District of Southern California. 2007.</ref> Berbagai aktivitas manusia, terutama pemompaan air tanah dari akuifer pantai, dapat meningkatkan intusi air laut karena tekanan air tanah berkurang dan menjadi relatif lebih kecil dibandingkan tekanan dari air laut. Penyebab intrusi air asin lainnya yaitu kanal navigasi dan [[drainase]] yang menciptakan celah bagi air laut bergerak ke daratan melewati permukaan dan melalui pasang surut air.<ref>Barlow, Paul M. [http://pubs.usgs.gov/circ/2003/circ1262/ Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast]. USGS. 2003.</ref> Intrusi air laut juga dapat terjadi pada kondisi cuaca ekstrem seperti [[badai]] dan [[ombak besar]].<ref>[http://www.lacoast.gov/WATERMARKS/1996b-fall/6cwptionary/ CWPtionary Saltwater Intrusion]. LaCoast.gov. 1996.</ref> | |||
== Hidrologi == | == Hidrologi == | ||
Pada wilayah pinggir pantai, air tanah yang mengalir dari daratan yang lebih dalam bertemu dengan air tanah yang asin dari lautan. Air tanah tawar mengalir dikarenakan perbedaan tinggi. Karena air asin memiliki kadar [[padatan terlarut total|mineral terlarut]] yang lebih tinggi, maka air laut lebih padat dibandingkan air tawar sehingga memiliki [[tinggi hidrolik]] yang lebih tinggi dibandingkan air tawar. TInggi hidraulis mengacu pada tekanan cairan yang ditunjukan pada [[kolom air]]; kolom yang memiliki tinggi hidraulis lebih besar akan bergerak ke kolom air yang memiliki tinggi hidraulis lebih rendah, jika kedua kolom terhubung. | Pada wilayah pinggir pantai, air tanah yang mengalir dari daratan yang lebih dalam bertemu dengan air tanah yang asin dari lautan. Air tanah tawar mengalir dikarenakan perbedaan tinggi.<ref>Barlow, Paul M. [http://pubs.usgs.gov/circ/2003/circ1262/ Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast]. USGS. 2003.</ref> Karena air asin memiliki kadar [[padatan terlarut total|mineral terlarut]] yang lebih tinggi, maka air laut lebih padat dibandingkan air tawar sehingga memiliki [[tinggi hidrolik]] yang lebih tinggi dibandingkan air tawar. TInggi hidraulis mengacu pada tekanan cairan yang ditunjukan pada [[kolom air]]; kolom yang memiliki tinggi hidraulis lebih besar akan bergerak ke kolom air yang memiliki tinggi hidraulis lebih rendah, jika kedua kolom terhubung.<ref>Johnson, Ted. [http://www.wrd.org/engineering/reports/TB13_Fall07_Seawater_Barriers.pdf Battling Seawater Intrusion in the Central & West Coast Basins]. Water Replenishment District of Southern California. 2007.</ref> | ||
Dalam intrusi, air laut dan air tawar bertemu pada zona transisi di mana pencampuran yang terjadi melalui [[dispersi]] dan [[difusi]]. | Dalam intrusi, air laut dan air tawar bertemu pada zona transisi di mana pencampuran yang terjadi melalui [[dispersi]] dan [[difusi]].<ref>Barlow, Paul M. [http://pubs.usgs.gov/circ/2003/circ1262/ Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast]. USGS. 2003.</ref> | ||
== Penyebab == | == Penyebab == | ||
=== Ekstraksi air tawar === | === Ekstraksi air tawar === | ||
[[Abstraksi air|Ekstraksi air tanah]] adalah salah satu penyebab utama intrusi air asin. Air tanah merupakan sumber air minum pada sebagian besar wilayah pantai dan ekstraksi telah meningkat dengan bertambahnya permukiman pinggir pantai. Pada kondisi dasar, intrusi air asin hanya mencapai wilayah tertentu karena dibatasi oleh tekanan dari kolom air tawar yang lebih besar karena posisinya yang lebih tinggi dari permukaan air laut. Ekstraksi air tanah mengurangi tekanan kolom air tanah yang berarti air laut dapat mengalir lebih ke arah daratan. Di wilayah [[Cape May, New Jersey]], sejak tahun 1940an pengambilan air telah menurunkan tinggi muka air tanah hingga 30 m, sehingga menyeabkan intrusi air asin dan kontaminasi [[sumur]] air yang meluas. | [[Abstraksi air|Ekstraksi air tanah]] adalah salah satu penyebab utama intrusi air asin. Air tanah merupakan sumber air minum pada sebagian besar wilayah pantai dan ekstraksi telah meningkat dengan bertambahnya permukiman pinggir pantai. Pada kondisi dasar, intrusi air asin hanya mencapai wilayah tertentu karena dibatasi oleh tekanan dari kolom air tawar yang lebih besar karena posisinya yang lebih tinggi dari permukaan air laut. Ekstraksi air tanah mengurangi tekanan kolom air tanah yang berarti air laut dapat mengalir lebih ke arah daratan.<ref>Barlow, Paul M. [http://pubs.usgs.gov/circ/2003/circ1262/ Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast]. USGS. 2003.</ref> Di wilayah [[Cape May, New Jersey]], sejak tahun 1940an pengambilan air telah menurunkan tinggi muka air tanah hingga 30 m, sehingga menyeabkan intrusi air asin dan kontaminasi [[sumur]] air yang meluas.<ref>Lacombe, Pierre J. and Carleton, Glen B. [http://pubs.usgs.gov/wri/wri014246/pdf/wrir01-4246.pdf Hydrogeologic Framework, Availability of Water Supplies, and Saltwater Intrusion, Cape May County, New Jersey]. USGS. 2002.</ref><ref>Barlow, Paul M. and Reichard, Eric G. [http://pubs.er.usgs.gov/publication/70003372 Saltwater intrusion in coastal regions of North America]. USGS. 2010.</ref> | ||
=== Jaringan kanal dan drainase === | === Jaringan kanal dan drainase === | ||
Konstruksi kanal dan drainase dapat memicu instrusi air asin. Kanal menyediakan celah bagi air asin untuk menuju ke daratan. Di wilayah estuari [[danau Sabine]] di [[teluk Meksiko]], jalur air skala besar telah membuat air asin bergerak menuju danau. Pengerukan kanal di sekitar rawa untuk memfasilitasi pengeboran minyak dan gas juga menyebabkan [[subsiden]] lahan, yang mempu menyebabkan intrusi air asin lebih jauh. | Konstruksi kanal dan drainase dapat memicu instrusi air asin. Kanal menyediakan celah bagi air asin untuk menuju ke daratan.<ref>Barlow, Paul M. [http://pubs.usgs.gov/circ/2003/circ1262/ Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast]. USGS. 2003.</ref><ref>Good, B. J., Buchtel, J., Meffert, D.J., Radford, J., Rhinehart, W., Wilson, R. [http://sonris-www.dnr.state.la.us/dnrservices/redirectUrl.jsp?dID=3903961 Louisiana's Major Coastal Navigation Channels]. Louisiana Department of Natural Resources. 1995.</ref> Di wilayah estuari [[danau Sabine]] di [[teluk Meksiko]], jalur air skala besar telah membuat air asin bergerak menuju danau. Pengerukan kanal di sekitar rawa untuk memfasilitasi pengeboran minyak dan gas juga menyebabkan [[subsiden]] lahan, yang mempu menyebabkan intrusi air asin lebih jauh.<ref>Barlow, Paul M. [ftp://ftp.sratx.org/pub/BBEST/Library/BBEST_020.pdf Preliminary Investigation: Saltwater Barrier - Lower Sabine River]. Sabine River Authority of Texas. 2008.</ref> | ||
Jaringan drainase yang dibangun untuk mengalirkan air dari wilayah permukiman pinggir pantai dapat memicu intrusi karena menurunkan tinggi muka air tawar. Intrusi air asin di [[Florida]] telah terjadi dalam sekala besar sebagai akibat dari kanal drainase yang dibangun antara 1903 sampai 1980an untuk mengeringkan [[Everglades]] demi pembangunan permukiman dan kawasan pertanian. Penyebab utama intrusi air adalah penurunan tinggi muka air. Selain itu, proses konstruksi dan keberadaan kanal juga telah membuat air laut mengalir ke daratan hingga dibangunnya [[pintu air]] kendali. | Jaringan drainase yang dibangun untuk mengalirkan air dari wilayah permukiman pinggir pantai dapat memicu intrusi karena menurunkan tinggi muka air tawar. Intrusi air asin di [[Florida]] telah terjadi dalam sekala besar sebagai akibat dari kanal drainase yang dibangun antara 1903 sampai 1980an untuk mengeringkan [[Everglades]] demi pembangunan permukiman dan kawasan pertanian. Penyebab utama intrusi air adalah penurunan tinggi muka air. Selain itu, proses konstruksi dan keberadaan kanal juga telah membuat air laut mengalir ke daratan hingga dibangunnya [[pintu air]] kendali.<ref>Barlow, Paul M. and Reichard, Eric G. [http://pubs.er.usgs.gov/publication/70003372 Saltwater intrusion in coastal regions of North America]. USGS. 2010.</ref> | ||
== Efek terhadap suplai air == | == Efek terhadap suplai air == | ||
Banyak komunitas wilayah pantai mengalami kontaminasi air asin di sumber air mereka, dan masalah ini telah terjadi selama puluhan tahun. Konsekuensi dari intrusi air laut untuk suplai air bervariasi begitu luas, tergantung pada seberapa jauh intrusinya, tujuan penggunaan air, dan tingkat kadar garamnya. Di banyak tempat seperti negara bagian [[Washington]], intrusi hanya mencapai sebagian dari akuifer dan memengaruhi sebagian dari sumur air. Akuifer lainnya telah mengalami kontaminasi lebih jauh dan memengaruhi suplai air tanah secara signifikan. | Banyak komunitas wilayah pantai mengalami kontaminasi air asin di sumber air mereka, dan masalah ini telah terjadi selama puluhan tahun.<ref>David K. Todd. [http://www.cig.ensmp.fr/~iahs/redbooks/a052/052043.pdf Salt water intrusion of coastal aquifers in the United States]. ''Subterranean Water''. IAHS Publ. 1960. hlm. pp. 452–461.</ref> Konsekuensi dari intrusi air laut untuk suplai air bervariasi begitu luas, tergantung pada seberapa jauh intrusinya, tujuan penggunaan air, dan tingkat kadar garamnya.<ref>Barlow, Paul M. [http://pubs.usgs.gov/circ/2003/circ1262/ Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast]. USGS. 2003.</ref> Di banyak tempat seperti negara bagian [[Washington]], intrusi hanya mencapai sebagian dari akuifer dan memengaruhi sebagian dari sumur air. Akuifer lainnya telah mengalami kontaminasi lebih jauh dan memengaruhi suplai air tanah secara signifikan.<ref>Barlow, Paul M. and Reichard, Eric G. [http://pubs.er.usgs.gov/publication/70003372 Saltwater intrusion in coastal regions of North America]. USGS. 2010.</ref> | ||
== Hubungan Ghyben-Herzberg == | == Hubungan Ghyben-Herzberg == | ||
Perhitungan fisik intrusi air pertama kali dibuat oleh W. Badon-Ghijben (1888, 1889) dan A. Herzberg (1901) Mereka menurunkan solusi analisis untuk menentukan perkiraan sifat intrusi yang berdasarkan pada sejumlah asumsi yang tidak terdapat pada kasus hidrologi lainnya. | Perhitungan fisik intrusi air pertama kali dibuat oleh W. Badon-Ghijben (1888, 1889) dan A. Herzberg (1901)<ref>Arnold Verrjuit. [http://www.cig.ensmp.fr/~iahs/hsj/134/134004.pdf A note on the Ghyben-Herzberg formula]. ''Bulletin of the International Association of Scientific Hydrology''. Technological University. 1968. Vol. 13 (4). hlm. pp. 43–46.</ref> Mereka menurunkan solusi analisis untuk menentukan perkiraan sifat intrusi yang berdasarkan pada sejumlah asumsi yang tidak terdapat pada kasus hidrologi lainnya. | ||
<ref>Barlow, Paul M. [http://pubs.usgs.gov/circ/2003/circ1262/ Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast]. USGS. 2003.</ref> | |||
Gambar di atas menunjukan hubungan Ghyben=Herzberg. Dalam persamaan: | Gambar di atas menunjukan hubungan Ghyben=Herzberg. Dalam persamaan: | ||
| Baris 26: | Baris 29: | ||
:<math> z = \frac{ \rho_f} {(\rho_s-\rho_f)} h</math> | :<math> z = \frac{ \rho_f} {(\rho_s-\rho_f)} h</math> | ||
ketebalan air tawar pada zona di atas permukaan air laut dilambangkan dengan <math>h</math> dan di bawah permukaan laut dilambangkan dengan <math>z</math>. Kedua ketebalan air tawar, <math>h</math> dan <math>z</math> berkaitan dengan <math>\rho_f</math> (massa jenis air tawar) dan <math>\rho_s</math> (massa jenis air asin). Air tawar memiliki massa jenis sekitar 1000 gram per centimeter kubik pada suhu 20 °C, di mana air laut diperkirakan memiliki massa jenis 1025 gram per centimeter kubik. Persamaan di atas dapat disederhanakan menjadi: | ketebalan air tawar pada zona di atas permukaan air laut dilambangkan dengan <math>h</math> dan di bawah permukaan laut dilambangkan dengan <math>z</math>. Kedua ketebalan air tawar, <math>h</math> dan <math>z</math> berkaitan dengan <math>\rho_f</math> (massa jenis air tawar) dan <math>\rho_s</math> (massa jenis air asin). Air tawar memiliki massa jenis sekitar 1000 gram per centimeter kubik pada suhu 20 °C, di mana air laut diperkirakan memiliki massa jenis 1025 gram per centimeter kubik. Persamaan di atas dapat disederhanakan menjadi:<ref>Barlow, Paul M. [http://pubs.usgs.gov/circ/2003/circ1262/ Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast]. USGS. 2003.</ref> | ||
:<math>z\ = 40 h</math> | :<math>z\ = 40 h</math> | ||
| Baris 32: | Baris 35: | ||
== Mitigasi == | == Mitigasi == | ||
Intrusi air asin juga menjadi masalah bagi [[lock]] kanal yang memisahkan air asin dari air tawar. Untuk mencegah hal tesebut perlu dibangun basin atau penampungan air sementara supaya air laut dapat dipompakan kembali ke laut. Namun untuk menjaga tingkat keasinan wilayah [[air payau]] demi menjaga tingkat migrasi ikan, [[tangga ikan]] untuk membantu migrasi ikan dan juga mengendalikan kadar garam di sekitar air payau.<ref>Sherrill Mausshardt. [http://cedb.asce.org/cgi/WWWdisplay.cgi?9503505 Mitigating Salt-Water Intrusion through Hiram M. Chittenden Locks]. ''Journal of Waterway, Port, Coastal and Ocean Engineering''. 1995. Vol. 121 (4). hlm. pp. 224–227. doi:10.1061/(ASCE)0733-950X(1995)121:4(224).</ref> | |||
Intrusi air asin juga menjadi masalah bagi [[lock]] kanal yang memisahkan air asin dari air tawar. Untuk mencegah hal tesebut perlu dibangun basin atau penampungan air sementara supaya air laut dapat dipompakan kembali ke laut. Namun untuk menjaga tingkat keasinan wilayah [[air payau]] demi menjaga tingkat migrasi ikan, [[tangga ikan]] untuk membantu migrasi ikan dan juga mengendalikan kadar garam di sekitar air payau. | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 45: | Baris 47: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Intrusi+air+asin&oldid=29476481 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29476481 (2026-07-19T15:31:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 17.57
Intrusi air asin adalah pergerakan air asin ke akuifer air tawar yang dapat mengkontaminasi sumber air minum. Intrusi air asin dapat terjadi secara alami hingga derajat tertentu pada sebagian besar akuifer pantai, dikarenakan adanya hubungan hidrolik antara air tanah dan air laut. Karena air asin memiliki kadar mineral yang lebih tinggi dari air tawar, maka air laut memiliki massa jenis yang lebih tinggi dan tekanan air yang lebih besar. Sehingga air asin bergerak menuju air tawar.[1] Berbagai aktivitas manusia, terutama pemompaan air tanah dari akuifer pantai, dapat meningkatkan intusi air laut karena tekanan air tanah berkurang dan menjadi relatif lebih kecil dibandingkan tekanan dari air laut. Penyebab intrusi air asin lainnya yaitu kanal navigasi dan drainase yang menciptakan celah bagi air laut bergerak ke daratan melewati permukaan dan melalui pasang surut air.[2] Intrusi air laut juga dapat terjadi pada kondisi cuaca ekstrem seperti badai dan ombak besar.[3]
Hidrologi
Pada wilayah pinggir pantai, air tanah yang mengalir dari daratan yang lebih dalam bertemu dengan air tanah yang asin dari lautan. Air tanah tawar mengalir dikarenakan perbedaan tinggi.[4] Karena air asin memiliki kadar mineral terlarut yang lebih tinggi, maka air laut lebih padat dibandingkan air tawar sehingga memiliki tinggi hidrolik yang lebih tinggi dibandingkan air tawar. TInggi hidraulis mengacu pada tekanan cairan yang ditunjukan pada kolom air; kolom yang memiliki tinggi hidraulis lebih besar akan bergerak ke kolom air yang memiliki tinggi hidraulis lebih rendah, jika kedua kolom terhubung.[5]
Dalam intrusi, air laut dan air tawar bertemu pada zona transisi di mana pencampuran yang terjadi melalui dispersi dan difusi.[6]
Penyebab
Ekstraksi air tawar
Ekstraksi air tanah adalah salah satu penyebab utama intrusi air asin. Air tanah merupakan sumber air minum pada sebagian besar wilayah pantai dan ekstraksi telah meningkat dengan bertambahnya permukiman pinggir pantai. Pada kondisi dasar, intrusi air asin hanya mencapai wilayah tertentu karena dibatasi oleh tekanan dari kolom air tawar yang lebih besar karena posisinya yang lebih tinggi dari permukaan air laut. Ekstraksi air tanah mengurangi tekanan kolom air tanah yang berarti air laut dapat mengalir lebih ke arah daratan.[7] Di wilayah Cape May, New Jersey, sejak tahun 1940an pengambilan air telah menurunkan tinggi muka air tanah hingga 30 m, sehingga menyeabkan intrusi air asin dan kontaminasi sumur air yang meluas.[8][9]
Jaringan kanal dan drainase
Konstruksi kanal dan drainase dapat memicu instrusi air asin. Kanal menyediakan celah bagi air asin untuk menuju ke daratan.[10][11] Di wilayah estuari danau Sabine di teluk Meksiko, jalur air skala besar telah membuat air asin bergerak menuju danau. Pengerukan kanal di sekitar rawa untuk memfasilitasi pengeboran minyak dan gas juga menyebabkan subsiden lahan, yang mempu menyebabkan intrusi air asin lebih jauh.[12]
Jaringan drainase yang dibangun untuk mengalirkan air dari wilayah permukiman pinggir pantai dapat memicu intrusi karena menurunkan tinggi muka air tawar. Intrusi air asin di Florida telah terjadi dalam sekala besar sebagai akibat dari kanal drainase yang dibangun antara 1903 sampai 1980an untuk mengeringkan Everglades demi pembangunan permukiman dan kawasan pertanian. Penyebab utama intrusi air adalah penurunan tinggi muka air. Selain itu, proses konstruksi dan keberadaan kanal juga telah membuat air laut mengalir ke daratan hingga dibangunnya pintu air kendali.[13]
Efek terhadap suplai air
Banyak komunitas wilayah pantai mengalami kontaminasi air asin di sumber air mereka, dan masalah ini telah terjadi selama puluhan tahun.[14] Konsekuensi dari intrusi air laut untuk suplai air bervariasi begitu luas, tergantung pada seberapa jauh intrusinya, tujuan penggunaan air, dan tingkat kadar garamnya.[15] Di banyak tempat seperti negara bagian Washington, intrusi hanya mencapai sebagian dari akuifer dan memengaruhi sebagian dari sumur air. Akuifer lainnya telah mengalami kontaminasi lebih jauh dan memengaruhi suplai air tanah secara signifikan.[16]
Hubungan Ghyben-Herzberg
Perhitungan fisik intrusi air pertama kali dibuat oleh W. Badon-Ghijben (1888, 1889) dan A. Herzberg (1901)[17] Mereka menurunkan solusi analisis untuk menentukan perkiraan sifat intrusi yang berdasarkan pada sejumlah asumsi yang tidak terdapat pada kasus hidrologi lainnya.
Gambar di atas menunjukan hubungan Ghyben=Herzberg. Dalam persamaan:
ketebalan air tawar pada zona di atas permukaan air laut dilambangkan dengan dan di bawah permukaan laut dilambangkan dengan . Kedua ketebalan air tawar, dan berkaitan dengan (massa jenis air tawar) dan (massa jenis air asin). Air tawar memiliki massa jenis sekitar 1000 gram per centimeter kubik pada suhu 20 °C, di mana air laut diperkirakan memiliki massa jenis 1025 gram per centimeter kubik. Persamaan di atas dapat disederhanakan menjadi:[19]
Rasio Ghyben-Herzberg menyatakan bahwa dalam setiap kaki air tawar di akuifer tak tertutup di atas permukaan air, terdapat 40 kaki air tawar di akuifer di bawah permukaan air laut.
Mitigasi
Intrusi air asin juga menjadi masalah bagi lock kanal yang memisahkan air asin dari air tawar. Untuk mencegah hal tesebut perlu dibangun basin atau penampungan air sementara supaya air laut dapat dipompakan kembali ke laut. Namun untuk menjaga tingkat keasinan wilayah air payau demi menjaga tingkat migrasi ikan, tangga ikan untuk membantu migrasi ikan dan juga mengendalikan kadar garam di sekitar air payau.[20]
Lihat pula
- Akuifer
- Migran lingkungan
- Air tanah
- Living Waters for the World
- Air puncak
- Kenaikan permukaan laut
- Sumur
Referensi
- ↑ Johnson, Ted. Battling Seawater Intrusion in the Central & West Coast Basins. Water Replenishment District of Southern California. 2007.
- ↑ Barlow, Paul M. Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast. USGS. 2003.
- ↑ CWPtionary Saltwater Intrusion. LaCoast.gov. 1996.
- ↑ Barlow, Paul M. Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast. USGS. 2003.
- ↑ Johnson, Ted. Battling Seawater Intrusion in the Central & West Coast Basins. Water Replenishment District of Southern California. 2007.
- ↑ Barlow, Paul M. Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast. USGS. 2003.
- ↑ Barlow, Paul M. Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast. USGS. 2003.
- ↑ Lacombe, Pierre J. and Carleton, Glen B. Hydrogeologic Framework, Availability of Water Supplies, and Saltwater Intrusion, Cape May County, New Jersey. USGS. 2002.
- ↑ Barlow, Paul M. and Reichard, Eric G. Saltwater intrusion in coastal regions of North America. USGS. 2010.
- ↑ Barlow, Paul M. Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast. USGS. 2003.
- ↑ Good, B. J., Buchtel, J., Meffert, D.J., Radford, J., Rhinehart, W., Wilson, R. Louisiana's Major Coastal Navigation Channels. Louisiana Department of Natural Resources. 1995.
- ↑ Barlow, Paul M. Preliminary Investigation: Saltwater Barrier - Lower Sabine River. Sabine River Authority of Texas. 2008.
- ↑ Barlow, Paul M. and Reichard, Eric G. Saltwater intrusion in coastal regions of North America. USGS. 2010.
- ↑ David K. Todd. Salt water intrusion of coastal aquifers in the United States. Subterranean Water. IAHS Publ. 1960. hlm. pp. 452–461.
- ↑ Barlow, Paul M. Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast. USGS. 2003.
- ↑ Barlow, Paul M. and Reichard, Eric G. Saltwater intrusion in coastal regions of North America. USGS. 2010.
- ↑ Arnold Verrjuit. A note on the Ghyben-Herzberg formula. Bulletin of the International Association of Scientific Hydrology. Technological University. 1968. Vol. 13 (4). hlm. pp. 43–46.
- ↑ Barlow, Paul M. Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast. USGS. 2003.
- ↑ Barlow, Paul M. Ground Water in Freshwater-Saltwater Environments of the Atlantic Coast. USGS. 2003.
- ↑ Sherrill Mausshardt. Mitigating Salt-Water Intrusion through Hiram M. Chittenden Locks. Journal of Waterway, Port, Coastal and Ocean Engineering. 1995. Vol. 121 (4). hlm. pp. 224–227. doi:10.1061/(ASCE)0733-950X(1995)121:4(224).
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29476481 (2026-07-19T15:31:20Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.