Lompat ke isi

Laksana Tri Handoko: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29356996; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[Doktor|Dr.]] '''Laksana Tri Handoko''', [[w:en:Master of Science|M.Sc.]] () adalah salah seorang [[Fisika teori|fisikawan teori]] Indonesia dengan fokus penelitian teori [[fisika partikel]]. Ia merupakan salah satu pionir dan penggagas utama [[Grup Fisikawan Teoritik Indonesia]] serta [[Masyarakat Komputasi Indonesia]]. Dari kedua organisasi profesi ilmiah, [[GFTI]] dan [[MKI]], inilah muncul kegiatan tahunan dengan model konsorsium berupa ''[[Workshop on Theoretical Physics]]'' (WTP) sejak 2004, ''[[Workshop on Computational Science]]'' (WCS) sejak 2004, serta ''[[Workshop on Nonlinear Phenomena]]'' (WNP) sejak 2006.
[[File:Laksana_Tri_Handoko,_Kepala_Badan_Riset_dan_Inivasi_Nasional.png|thumb|right|280px|Laksana Tri Handoko, Kepala Badan Riset dan Inivasi Nasional]]
 
[[Doktor|Dr.]] '''Laksana Tri Handoko''', [[w:en:Master of Science|M.Sc.]] ()<ref>http://lipi.go.id/berita/single/Dr-Laksana-Tri-Handoko-Salah-Jalur-Kalau-Ingin-Kaya/288</ref> adalah salah seorang [[Fisika teori|fisikawan teori]] Indonesia dengan fokus penelitian teori [[fisika partikel]]. Ia merupakan salah satu pionir dan penggagas utama [[Grup Fisikawan Teoritik Indonesia]] serta [[Masyarakat Komputasi Indonesia]]. Dari kedua organisasi profesi ilmiah, [[GFTI]] dan [[MKI]], inilah muncul kegiatan tahunan dengan model konsorsium berupa ''[[Workshop on Theoretical Physics]]'' (WTP) <ref>Setelah Biologi Molekuler, Mengapa Bukan Fisika Teori?, ''Kompas'' (19 Mei 2005).</ref> sejak 2004, ''[[Workshop on Computational Science]]'' (WCS) sejak 2004, serta ''[[Workshop on Nonlinear Phenomena]]'' (WNP) sejak 2006.<ref>"Bila Komputasi dan Fenomena Nonlinear Berpadu", ''Koran Tempo'' (4 Desember 2008); "LIPI-MKI Gelar Konferensi Komputasi Dan Fenomena Non-linier", ''BIP Kominfo'' (4 Desember 2008); "LIPI Gelar Konferensi Fenomena Non Linear", ''NTT Online News''; "LIPI-MKI Gelar Konferensi Komputasi Dan Fenomena Non-linier", ''Antara'' (3 Desember 2008)</ref>


== Pendidikan ==
== Pendidikan ==
 
LTH lahir pada tahun 1968 dan dibesarkan di [[Lawang]], Kabupaten Malang. Segera setelah menyelesaikan pendidikan menengah atasnya tahun 1987, melanjutkan studi ke [[Jepang]] sebagai karyasiswa pemerintah [[Indonesia]] di bawah program [[OFP IV]] dari [[Kementerian Negara Riset dan Teknologi RI]] pada era [[B.J. Habibie]]. Meski sempat mengenyam bangku kuliah di jurusan fisika [[ITB]] selama beberapa bulan, ia meninggalkan Indonesia untuk melanjutkan studi ke Universitas Kumamoto di [[Kumamoto]], Jepang. Selanjutnya pada tahun 1993 melanjutkan ke program master di Universitas Hiroshima sampai menyelesaikan program doktornya di bidang teori [[fisika partikel]] atau [[fisika energi tinggi]] pada tahun 1998.<ref>Elvi Robia. [https://www.jpnn.com/news/berikut-profil-kepala-brin-baru-laksana-tri-handoko Berikut Profil Kepala BRIN Baru, Laksana Tri Handoko]. ''JPNN.com''. 28 April 2021.</ref>
LTH lahir pada tahun 1968 dan dibesarkan di [[Lawang]], Kabupaten Malang. Segera setelah menyelesaikan pendidikan menengah atasnya tahun 1987, melanjutkan studi ke [[Jepang]] sebagai karyasiswa pemerintah [[Indonesia]] di bawah program [[OFP IV]] dari [[Kementerian Negara Riset dan Teknologi RI]] pada era [[B.J. Habibie]]. Meski sempat mengenyam bangku kuliah di jurusan fisika [[ITB]] selama beberapa bulan, ia meninggalkan Indonesia untuk melanjutkan studi ke Universitas Kumamoto di [[Kumamoto]], Jepang. Selanjutnya pada tahun 1993 melanjutkan ke program master di Universitas Hiroshima sampai menyelesaikan program doktornya di bidang teori [[fisika partikel]] atau [[fisika energi tinggi]] pada tahun 1998.


Setelah menyelesaikan pendidikan tingginya, LTH melanjutkan karier sebagai peneliti di lembaga-lembaga penelitian dunia seperti ''The Abdus Salam International Center for Theoretical Physics'' [[ICTP]] di [[Trieste]], Italia. Dilanjutkan kemudian di ''Deutsches Elektronen-Synchroton'' ([[DESY]]) di [[Hamburg]], Jerman, serta Departemen Fisika, [[Universitas Yonsei]]. LTH juga merupakan [[Humboldt Fellow]] sejak 1999, serta ''ICTP Simons Associate'' periode 2014-2019.
Setelah menyelesaikan pendidikan tingginya, LTH melanjutkan karier sebagai peneliti di lembaga-lembaga penelitian dunia seperti ''The Abdus Salam International Center for Theoretical Physics'' [[ICTP]] di [[Trieste]], Italia. Dilanjutkan kemudian di ''Deutsches Elektronen-Synchroton'' ([[DESY]]) di [[Hamburg]], Jerman, serta Departemen Fisika, [[Universitas Yonsei]]. LTH juga merupakan [[Humboldt Fellow]] sejak 1999, serta ''ICTP Simons Associate'' periode 2014-2019.


== Peneliti LIPI ==
== Peneliti LIPI ==
 
Sebagai peneliti, LTH, panggilan pendeknya, berkiprah di [[Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia]] (LIPI), khususnya di [[Pusat Penelitian Fisika]]. Di LIPI, LTH merupakan pionir penelitian di bidang pengetahuan lanjut dengan membangun [[Grup Fisika Teoritik dan Komputasi]]. Di dunia penelitian, LTH telah mendapatkan beberapa penghargaan seperti PII Adhidarma Profesi Award dan Penemuan Baru yang Bermanfaat bagi Negara (PB3N) pada tahun 2010,<ref>[http://www.pii..or.id Persatuan Insinyur Indonesia]</ref><ref>[http://penemuan.lipi.go.id/ Penemuan Baru yang Bermanfaat bagi Negara (PB3N)].</ref> Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa 2009 untuk bidang sains,<ref>[http://www.anugerahkekayaanintelektual.com/ Anugerah Kekayaan Intelektual].</ref> 101 Inovasi Paling Prospektif 2009 untuk Aplikasi TI Publik berbasis Data dan Komputasi Terdistribusi,<ref>[http://www.bic.web.id ''Business Innovation Center Indonesia'']</ref> [[Satyalancana Wira Karya]] 2009 atas usahanya merintis aneka infrastruktur TI publik berbasis data dan komputasi terdistribusi, [[Achmad Bakrie Award]] untuk Bidang Sains 2008 atas penelitiannya terkait pencarian partikel Higgs,<ref>"Empat Tokoh Peroleh Ahmad Bakrie Award 2008", ''Kompas'' (13 August 2008); "Fisikawan, Sastrawan, Dokter Raih Bakrie Award", ''Berita Baru'' (13 Agustus 2008); "Aburizal Serahkan Penghargaan Achmad Bakrie 2008", ''Media Indonesia'' (14 Agustus 2008); "Four Prominent Indonesians Receive Achmad Bakrie Award", ''Tempo Interactive'' (15 Agustus 2008); "Empat Tokoh Peroleh Penghargaan Achmad Bakrie", ''Koran Tempo'' (15 Agustus 2008); "9 Pertanyaan untuk Laksana Tri Handoko: Mengejar Pengakuan Bukan Penghargaan", ''Jurnal Nasional'' (21 Agustus 2008); "Penghargaan Achmad Bakrie Diharapkan Jadi Inspirasi", ''Sinar Harapan'' (15 Agustus 2008); "Presiden Harapkan Budaya Apresiasi Berkembang", ''Media Indonesia'' (15 Agustus 2008); "Tumbuhkan Budaya Apresiasi", ''Jurnal Nasional'' (15 Agustus 2008); "Inspirasi Penghargaan Bakrie", ''Seputar Indonesia'' (15 Agustus 2008); "Penghargaan Achmad Bakrie, Presiden: Budaya Apresiasi Belum Mekar", ''Kompas'' (15 Agustus 2008); "Dewan Juri Tetapkan Lima Orang Penerima Penghargaan PAB 2008", ''perempuan.com'' (14 Agustus 2008)</ref> [[Habibie Award]] untuk Bidang Sains 2004 atas penelitiannya di bidang fisika teori,<ref>"Dr. Laksana Tri Handoko: Salah Jalur Kalau Ingin Kaya", ''Republika'' (5 Desember 2004); "Penghargaan: Laksana Tri Handoko, 36 tahun, dan Wilson Walery Wenas, 40 tahun", ''Tempo'' (6-12 Desember 2004); "Dua Ahli Fisika Dapat Habibie Award", ''Jawa Pos'' (1 Desember 2004); "Laksana dan Wilson Raih Habibie Award 2004', ''TEMPO Interaktif'' (1 Desember 2004); "Dua Peneliti Raih Habibie Award", ''Republika'' (30 November 2004).</ref> dan [[Peneliti Muda Indonesia]] untuk Bidang IPA dan Lingkungan 2002 atas penelitiannya di bidang fenomenologi fisika partikel.<ref>"Dr. Laksana Tri Handoko: Pencari Partikel Higgs yang Tidak Komersial", ''Sinar Harapan'' (2 Oktober 2002).</ref>
Sebagai peneliti, LTH, panggilan pendeknya, berkiprah di [[Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia]] (LIPI), khususnya di [[Pusat Penelitian Fisika]]. Di LIPI, LTH merupakan pionir penelitian di bidang pengetahuan lanjut dengan membangun [[Grup Fisika Teoritik dan Komputasi]]. Di dunia penelitian, LTH telah mendapatkan beberapa penghargaan seperti PII Adhidarma Profesi Award dan Penemuan Baru yang Bermanfaat bagi Negara (PB3N) pada tahun 2010, Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa 2009 untuk bidang sains, 101 Inovasi Paling Prospektif 2009 untuk Aplikasi TI Publik berbasis Data dan Komputasi Terdistribusi, [[Satyalancana Wira Karya]] 2009 atas usahanya merintis aneka infrastruktur TI publik berbasis data dan komputasi terdistribusi, [[Achmad Bakrie Award]] untuk Bidang Sains 2008 atas penelitiannya terkait pencarian partikel Higgs, [[Habibie Award]] untuk Bidang Sains 2004 atas penelitiannya di bidang fisika teori, dan [[Peneliti Muda Indonesia]] untuk Bidang IPA dan Lingkungan 2002 atas penelitiannya di bidang fenomenologi fisika partikel.


Secara global LTH mendapatkan kehormatan sebagai Simons Regular Associates Fellow di [[ICTP Trieste]] untuk periode 2014-2019, serta [[Humboldt Fellow]] sejak 1999.
Secara global LTH mendapatkan kehormatan sebagai Simons Regular Associates Fellow di [[ICTP Trieste]] untuk periode 2014-2019, serta [[Humboldt Fellow]] sejak 1999.
Baris 16: Baris 16:


== Kontribusi di fisika ==
== Kontribusi di fisika ==
Sejak masa studi di program master, LTH menekuni kajian fenomenologi peluruhan meson ''B'' dan [[perusakan CP]]. Selanjutnya, selama masa sebagai periset di [[DESY]] [[Hamburg]] di [[Jerman]], menekuni efek [[supersimetri]] pada peluruhan meson ''B'' serta [[neutrino]]. Pada masa ini hasil penelitian kolaborasinya sangat dikenal luas di komunitas global, ditunjukkan dengan jumlah sitasi yang rata-rata di atas 100 untuk beberapa karya ilmiahnya.<ref>A. Ali, L. T. Handoko and D. London, "Supersymmetric effects on isospin symmetry breaking and direct CP violation in B -> rho + gamma", [http://dx.doi.org/10.1103/PhysRevD.63.014014 ''Physical Review'' '''D63''' (2000) 014014]''.</ref><ref>W. Buchmuller, D. Delepine and L. T. Handoko, "Neutrino mixing and flavour changing processes", [http://dx.doi.org/10.1016/S0550-3213%2800%2900095-X ''Nuclear Physics'' '''B576''' (2000) 445]''.</ref><ref>A. Ali, P. Ball, L. T. Handoko and G. Hiller, "A Comparison Study of the Decays B -> (K,K^*) l^+ l^- in Standard Model and Supersymmetric Theories", [http://dx.doi.org/10.1103/PhysRevD.61.074024 ''Physical Review'' '''D61''' (2000) 074024]''.</ref><ref>A. Ali, G. Hiller, L. T. Handoko and T. Morozumi, "Power Corrections in the Decay Rate and Distributions in B -> X_s l^+ l^- in the Standard Model", [http://dx.doi.org/10.1103/PhysRevD.55.4105 ''Physical Review'' '''D55''' (1997) 4105-4128]''.</ref>


Sejak masa studi di program master, LTH menekuni kajian fenomenologi peluruhan meson ''B'' dan [[perusakan CP]]. Selanjutnya, selama masa sebagai periset di [[DESY]] [[Hamburg]] di [[Jerman]], menekuni efek [[supersimetri]] pada peluruhan meson ''B'' serta [[neutrino]]. Pada masa ini hasil penelitian kolaborasinya sangat dikenal luas di komunitas global, ditunjukkan dengan jumlah sitasi yang rata-rata di atas 100 untuk beberapa karya ilmiahnya.
Setelah kembali ke tanah air pada tahun 2002, bersama-sama dengan mahasiswanya di Fisika [[UI]] mengkaji [[teori unifikasi]] ([[GUT]]) berbasis [[simetri]] [[SU(6)]].<ref>A. Hartanto and L.T. Handoko, "Grand Unified Theory based on the SU(6) symmetry", [http://dx.doi.org/10.1103/PhysRevD.71.095013 ''Physical Review'' '''D71''' (2005) 095013]''.</ref>
 
Setelah kembali ke tanah air pada tahun 2002, bersama-sama dengan mahasiswanya di Fisika [[UI]] mengkaji [[teori unifikasi]] ([[GUT]]) berbasis [[simetri]] [[SU(6)]].


== Kontribusi di TI ==
== Kontribusi di TI ==
Mirip dengan beberapa fisikawan dunia, LTH memiliki multi talenta selain fisika teori, antara lain terkait dengan [[teknologi informasi]] (TI). Meski diakuinya ini hanya sekadar hobi sampingan, kegiatannya di TI tidak bisa dipandang sebelah mata, dibuktikan dengan aneka luaran nyata yang dibuatnya. Menariknya seluruh hobi ini masih terkait erat dengan kompetensi utamanya di [[fisika]].
Mirip dengan beberapa fisikawan dunia, LTH memiliki multi talenta selain fisika teori, antara lain terkait dengan [[teknologi informasi]] (TI). Meski diakuinya ini hanya sekadar hobi sampingan, kegiatannya di TI tidak bisa dipandang sebelah mata, dibuktikan dengan aneka luaran nyata yang dibuatnya. Menariknya seluruh hobi ini masih terkait erat dengan kompetensi utamanya di [[fisika]].


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


*
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Laksana+Tri+Handoko&oldid=29356996 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29356996 (2026-06-17T11:38:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
 
 
 
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Laksana+Tri+Handoko&oldid=29356996 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29356996 (2026-06-17T11:38:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 17.57

Laksana Tri Handoko, Kepala Badan Riset dan Inivasi Nasional

Dr. Laksana Tri Handoko, M.Sc. ()[1] adalah salah seorang fisikawan teori Indonesia dengan fokus penelitian teori fisika partikel. Ia merupakan salah satu pionir dan penggagas utama Grup Fisikawan Teoritik Indonesia serta Masyarakat Komputasi Indonesia. Dari kedua organisasi profesi ilmiah, GFTI dan MKI, inilah muncul kegiatan tahunan dengan model konsorsium berupa Workshop on Theoretical Physics (WTP) [2] sejak 2004, Workshop on Computational Science (WCS) sejak 2004, serta Workshop on Nonlinear Phenomena (WNP) sejak 2006.[3]

Pendidikan

LTH lahir pada tahun 1968 dan dibesarkan di Lawang, Kabupaten Malang. Segera setelah menyelesaikan pendidikan menengah atasnya tahun 1987, melanjutkan studi ke Jepang sebagai karyasiswa pemerintah Indonesia di bawah program OFP IV dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi RI pada era B.J. Habibie. Meski sempat mengenyam bangku kuliah di jurusan fisika ITB selama beberapa bulan, ia meninggalkan Indonesia untuk melanjutkan studi ke Universitas Kumamoto di Kumamoto, Jepang. Selanjutnya pada tahun 1993 melanjutkan ke program master di Universitas Hiroshima sampai menyelesaikan program doktornya di bidang teori fisika partikel atau fisika energi tinggi pada tahun 1998.[4]

Setelah menyelesaikan pendidikan tingginya, LTH melanjutkan karier sebagai peneliti di lembaga-lembaga penelitian dunia seperti The Abdus Salam International Center for Theoretical Physics ICTP di Trieste, Italia. Dilanjutkan kemudian di Deutsches Elektronen-Synchroton (DESY) di Hamburg, Jerman, serta Departemen Fisika, Universitas Yonsei. LTH juga merupakan Humboldt Fellow sejak 1999, serta ICTP Simons Associate periode 2014-2019.

Peneliti LIPI

Sebagai peneliti, LTH, panggilan pendeknya, berkiprah di Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), khususnya di Pusat Penelitian Fisika. Di LIPI, LTH merupakan pionir penelitian di bidang pengetahuan lanjut dengan membangun Grup Fisika Teoritik dan Komputasi. Di dunia penelitian, LTH telah mendapatkan beberapa penghargaan seperti PII Adhidarma Profesi Award dan Penemuan Baru yang Bermanfaat bagi Negara (PB3N) pada tahun 2010,[5][6] Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa 2009 untuk bidang sains,[7] 101 Inovasi Paling Prospektif 2009 untuk Aplikasi TI Publik berbasis Data dan Komputasi Terdistribusi,[8] Satyalancana Wira Karya 2009 atas usahanya merintis aneka infrastruktur TI publik berbasis data dan komputasi terdistribusi, Achmad Bakrie Award untuk Bidang Sains 2008 atas penelitiannya terkait pencarian partikel Higgs,[9] Habibie Award untuk Bidang Sains 2004 atas penelitiannya di bidang fisika teori,[10] dan Peneliti Muda Indonesia untuk Bidang IPA dan Lingkungan 2002 atas penelitiannya di bidang fenomenologi fisika partikel.[11]

Secara global LTH mendapatkan kehormatan sebagai Simons Regular Associates Fellow di ICTP Trieste untuk periode 2014-2019, serta Humboldt Fellow sejak 1999.

Selain sebagai peneliti tetap di LIPI di Kampus Puspiptek Serpong - Tangerang, LTH juga menjadi pengajar BHMN di Departemen Fisika UI di Kampus Depok sejak kepulangannya ke tanah air tahun 2002. Di UI, LTH bergabung dengan Grup Fisika Nuklir dan Partikel.

Kontribusi di fisika

Sejak masa studi di program master, LTH menekuni kajian fenomenologi peluruhan meson B dan perusakan CP. Selanjutnya, selama masa sebagai periset di DESY Hamburg di Jerman, menekuni efek supersimetri pada peluruhan meson B serta neutrino. Pada masa ini hasil penelitian kolaborasinya sangat dikenal luas di komunitas global, ditunjukkan dengan jumlah sitasi yang rata-rata di atas 100 untuk beberapa karya ilmiahnya.[12][13][14][15]

Setelah kembali ke tanah air pada tahun 2002, bersama-sama dengan mahasiswanya di Fisika UI mengkaji teori unifikasi (GUT) berbasis simetri SU(6).[16]

Kontribusi di TI

Mirip dengan beberapa fisikawan dunia, LTH memiliki multi talenta selain fisika teori, antara lain terkait dengan teknologi informasi (TI). Meski diakuinya ini hanya sekadar hobi sampingan, kegiatannya di TI tidak bisa dipandang sebelah mata, dibuktikan dengan aneka luaran nyata yang dibuatnya. Menariknya seluruh hobi ini masih terkait erat dengan kompetensi utamanya di fisika.

Referensi

  1. http://lipi.go.id/berita/single/Dr-Laksana-Tri-Handoko-Salah-Jalur-Kalau-Ingin-Kaya/288
  2. Setelah Biologi Molekuler, Mengapa Bukan Fisika Teori?, Kompas (19 Mei 2005).
  3. "Bila Komputasi dan Fenomena Nonlinear Berpadu", Koran Tempo (4 Desember 2008); "LIPI-MKI Gelar Konferensi Komputasi Dan Fenomena Non-linier", BIP Kominfo (4 Desember 2008); "LIPI Gelar Konferensi Fenomena Non Linear", NTT Online News; "LIPI-MKI Gelar Konferensi Komputasi Dan Fenomena Non-linier", Antara (3 Desember 2008)
  4. Elvi Robia. Berikut Profil Kepala BRIN Baru, Laksana Tri Handoko. JPNN.com. 28 April 2021.
  5. Persatuan Insinyur Indonesia
  6. Penemuan Baru yang Bermanfaat bagi Negara (PB3N).
  7. Anugerah Kekayaan Intelektual.
  8. Business Innovation Center Indonesia
  9. "Empat Tokoh Peroleh Ahmad Bakrie Award 2008", Kompas (13 August 2008); "Fisikawan, Sastrawan, Dokter Raih Bakrie Award", Berita Baru (13 Agustus 2008); "Aburizal Serahkan Penghargaan Achmad Bakrie 2008", Media Indonesia (14 Agustus 2008); "Four Prominent Indonesians Receive Achmad Bakrie Award", Tempo Interactive (15 Agustus 2008); "Empat Tokoh Peroleh Penghargaan Achmad Bakrie", Koran Tempo (15 Agustus 2008); "9 Pertanyaan untuk Laksana Tri Handoko: Mengejar Pengakuan Bukan Penghargaan", Jurnal Nasional (21 Agustus 2008); "Penghargaan Achmad Bakrie Diharapkan Jadi Inspirasi", Sinar Harapan (15 Agustus 2008); "Presiden Harapkan Budaya Apresiasi Berkembang", Media Indonesia (15 Agustus 2008); "Tumbuhkan Budaya Apresiasi", Jurnal Nasional (15 Agustus 2008); "Inspirasi Penghargaan Bakrie", Seputar Indonesia (15 Agustus 2008); "Penghargaan Achmad Bakrie, Presiden: Budaya Apresiasi Belum Mekar", Kompas (15 Agustus 2008); "Dewan Juri Tetapkan Lima Orang Penerima Penghargaan PAB 2008", perempuan.com (14 Agustus 2008)
  10. "Dr. Laksana Tri Handoko: Salah Jalur Kalau Ingin Kaya", Republika (5 Desember 2004); "Penghargaan: Laksana Tri Handoko, 36 tahun, dan Wilson Walery Wenas, 40 tahun", Tempo (6-12 Desember 2004); "Dua Ahli Fisika Dapat Habibie Award", Jawa Pos (1 Desember 2004); "Laksana dan Wilson Raih Habibie Award 2004', TEMPO Interaktif (1 Desember 2004); "Dua Peneliti Raih Habibie Award", Republika (30 November 2004).
  11. "Dr. Laksana Tri Handoko: Pencari Partikel Higgs yang Tidak Komersial", Sinar Harapan (2 Oktober 2002).
  12. A. Ali, L. T. Handoko and D. London, "Supersymmetric effects on isospin symmetry breaking and direct CP violation in B -> rho + gamma", Physical Review D63 (2000) 014014.
  13. W. Buchmuller, D. Delepine and L. T. Handoko, "Neutrino mixing and flavour changing processes", Nuclear Physics B576 (2000) 445.
  14. A. Ali, P. Ball, L. T. Handoko and G. Hiller, "A Comparison Study of the Decays B -> (K,K^*) l^+ l^- in Standard Model and Supersymmetric Theories", Physical Review D61 (2000) 074024.
  15. A. Ali, G. Hiller, L. T. Handoko and T. Morozumi, "Power Corrections in the Decay Rate and Distributions in B -> X_s l^+ l^- in the Standard Model", Physical Review D55 (1997) 4105-4128.
  16. A. Hartanto and L.T. Handoko, "Grand Unified Theory based on the SU(6) symmetry", Physical Review D71 (2005) 095013.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29356996 (2026-06-17T11:38:54Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.