Lompat ke isi

Gempa bumi intralempeng: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29558384; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Gempa bumi intralempeng'''  mengacu pada [[gempa bumi]] yang terjadi di luar perbatasan [[lempeng tektonik]]; gempa ini sangat berbeda dengan gempa bumi tektonik biasa dengan kedalaman dangkal, yang terjadi di batas dari [[lempeng tektonik]].
'''Gempa bumi intralempeng'''  mengacu pada [[gempa bumi]] yang terjadi di luar perbatasan [[lempeng tektonik]]; gempa ini sangat berbeda dengan gempa bumi tektonik biasa dengan kedalaman dangkal, yang terjadi di batas dari [[lempeng tektonik]].


Gempa bumi intralempeng relatif jarang dibandingkan dengan gempa bumi tektonik yang lebih familiar. Oleh karena itu, gempa bumi intralempeng yang besar dapat menimbulkan kerusakan berat pada struktur bangunan yang kurang baik.
Gempa bumi intralempeng relatif jarang dibandingkan dengan gempa bumi tektonik yang lebih familiar. Oleh karena itu, gempa bumi intralempeng yang besar dapat menimbulkan kerusakan berat pada struktur bangunan yang kurang baik.  


Contoh gempa bumi intralempeng yang merusak adalah [[gempa bumi Gujarat 2001]], [[gempa bumi Christchurch 2011]], [[gempa bumi Aceh April 2012]], [[gempa bumi Puebla 2017]], [[:en:1811–1812 New Madrid earthquakes|gempa bumi New Madrid 1811–1812]], dan [[:en:1886 Charleston earthquake|gempa bumi Charleston 1886]]. Gempa bumi yang terjadi di dalam lempeng yang mengalami subduksi dikenal sebagai '''gempa bumi intraslab'''.
Contoh gempa bumi intralempeng yang merusak adalah [[gempa bumi Gujarat 2001]], [[gempa bumi Christchurch 2011]], [[gempa bumi Aceh April 2012]], [[gempa bumi Puebla 2017]], [[:en:1811–1812 New Madrid earthquakes|gempa bumi New Madrid 1811–1812]], dan [[:en:1886 Charleston earthquake|gempa bumi Charleston 1886]].<ref>Susan E. Hough. [http://bssa.geoscienceworld.org/content/93/5/2212.short Intraplate Triggered Earthquakes: Observations and Interpretation]. ''Bulletin of the Seismological Society of America''. Seismological Society of America. October 2003. Vol. 101. hlm. 2212–2221. doi:10.1785/0120020055.</ref> Gempa bumi yang terjadi di dalam lempeng yang mengalami subduksi dikenal sebagai '''gempa bumi intraslab'''.


== Penyebab ==
== Penyebab ==
 
Banyak kota yang menghadapi risiko seismik berupa gempa bumi intralempeng besar yang jarang terjadi.  
Banyak kota yang menghadapi risiko seismik berupa gempa bumi intralempeng besar yang jarang terjadi.


Penyebab gempa bumi ini sering kali tidak diketahui secara pasti. Dalam banyak kasus, kesalahan penyebab terkubur dalam-dalam dan terkadang bahkan tidak dapat ditemukan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gempa dapat disebabkan oleh pergerakan cairan ke atas kerak bumi di sepanjang zona [[Patahan (geologi)|patahan]] kuno. Dalam keadaan seperti ini, sulit untuk memperkirakan bahaya seismik suatu kota, terutama jika hanya terjadi satu gempa bumi dalam sejarah. Beberapa kemajuan sedang dicapai dalam memahami mekanisme patahan yang menyebabkan gempa bumi ini.
Penyebab gempa bumi ini sering kali tidak diketahui secara pasti. Dalam banyak kasus, kesalahan penyebab terkubur dalam-dalam dan terkadang bahkan tidak dapat ditemukan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gempa dapat disebabkan oleh pergerakan cairan ke atas kerak bumi di sepanjang zona [[Patahan (geologi)|patahan]] kuno. Dalam keadaan seperti ini, sulit untuk memperkirakan bahaya seismik suatu kota, terutama jika hanya terjadi satu gempa bumi dalam sejarah. Beberapa kemajuan sedang dicapai dalam memahami mekanisme patahan yang menyebabkan gempa bumi ini.
Baris 14: Baris 13:


== Gempa bumi intraslab ==
== Gempa bumi intraslab ==
Dalam [[seismologi]], gempa bumi intraslab terjadi di dalam lempeng yang menunjam, yang dikenal sebagai [[subduksi]]. Gempa bumi ini paling sering terjadi di lempeng yang lebih tua yang lebih dingin, sedangkan lempeng yang lebih muda yang lebih hangat jarang menimbulkan gempa bumi. Gempa bumi ini dapat dideteksi di dalam lempeng ini pada kedalaman yang melebihi ; mereka juga merupakan sumber gempa bumi menengah dan dalam. Gempa bumi intraslab pada kedalaman  dianggap sebagai gempa bumi dangkal dan dapat merusak kota. Salah satu gempa bumi paling mematikan di abad ke-20 adalah [[gempa bumi Ancash 1970]], berkekuatan  7,9 dan terjadi di lepas pantai Peru. [[Gempa bumi Jawa Barat 2009]], [[Gempa bumi Jawa 2017]] dan [[Gempa bumi Sumatra Barat 2009]] juga merupakan peristiwa gempa bumi intraslab.
Dalam [[seismologi]], gempa bumi intraslab terjadi di dalam lempeng yang menunjam, yang dikenal sebagai [[subduksi]]. Gempa bumi ini paling sering terjadi di lempeng yang lebih tua yang lebih dingin, sedangkan lempeng yang lebih muda yang lebih hangat jarang menimbulkan gempa bumi. Gempa bumi ini dapat dideteksi di dalam lempeng ini pada kedalaman yang melebihi ; mereka juga merupakan sumber gempa bumi menengah dan dalam.<ref>Junichi Nakajima. ''Revisiting Intraslab Earthquakes Beneath Kyushu, Japan: Effect of Ridge Subduction on Seismogenesis''. ''Journal of Geophysical Research: Solid Earth''. 2019. Vol. 124 (8). hlm. 8660–8678. doi:10.1029/2019JB017869.</ref> Gempa bumi intraslab pada kedalaman  dianggap sebagai gempa bumi dangkal dan dapat merusak kota. Salah satu gempa bumi paling mematikan di abad ke-20 adalah [[gempa bumi Ancash 1970]], berkekuatan  7,9 dan terjadi di lepas pantai Peru. [[Gempa bumi Jawa Barat 2009]], [[Gempa bumi Jawa 2017]] dan [[Gempa bumi Sumatra Barat 2009]] juga merupakan peristiwa gempa bumi intraslab.<ref>Tetsuzo Seno. ''Where and why do large shallow intraslab earthquakes occur?''. ''Physics of the Earth and Planetary Interiors''. 2004. Vol. 141 (3). hlm. 183–206. doi:10.1016/j.pepi.2003.11.002.</ref>


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
* [[Gempa vulkanik]]
* [[Gempa vulkanik]]
* [[Gempa susulan]]
* [[Gempa susulan]]
== Referensi ==


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
Baris 27: Baris 23:


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
* [http://sprg.ssl.berkeley.edu/matt/seismo.html Gempa Intraplate: Mekanisme yang Mungkin untuk Madrid, dan Charleston Gempa bumi]
* [http://sprg.ssl.berkeley.edu/matt/seismo.html Gempa Intraplate: Mekanisme yang Mungkin untuk Madrid, dan Charleston Gempa bumi]  
* [http://www.seis.sc.edu/projects/SCSN/history/Publications/G&T_SRL_2003.pdf ''Gejala Fitur Intraplate Gempa bumi'' - PDF]
* [http://www.seis.sc.edu/projects/SCSN/history/Publications/G&T_SRL_2003.pdf ''Gejala Fitur Intraplate Gempa bumi'' - PDF]  
* [http://www2.rcep.dpri.kyoto-u.ac.jp/members/iio/ronbun_list/eps2002_1001.pdf ''Fisik pemahaman besar intraplate gempa bumi'' - PDF]
* [http://www2.rcep.dpri.kyoto-u.ac.jp/members/iio/ronbun_list/eps2002_1001.pdf ''Fisik pemahaman besar intraplate gempa bumi'' - PDF]  
* [https://earthquake.usgs.gov/eqcenter/eqinthenews/2006/usslav/ Earthquake Hazards Program, USGS]
* [https://earthquake.usgs.gov/eqcenter/eqinthenews/2006/usslav/ Earthquake Hazards Program, USGS]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gempa+bumi+intralempeng&oldid=29558384 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29558384 (2026-08-11T06:41:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Gempa+bumi+intralempeng&oldid=29558384 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29558384 (2026-08-11T06:41:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 18.02

Gempa bumi intralempeng mengacu pada gempa bumi yang terjadi di luar perbatasan lempeng tektonik; gempa ini sangat berbeda dengan gempa bumi tektonik biasa dengan kedalaman dangkal, yang terjadi di batas dari lempeng tektonik.

Gempa bumi intralempeng relatif jarang dibandingkan dengan gempa bumi tektonik yang lebih familiar. Oleh karena itu, gempa bumi intralempeng yang besar dapat menimbulkan kerusakan berat pada struktur bangunan yang kurang baik.

Contoh gempa bumi intralempeng yang merusak adalah gempa bumi Gujarat 2001, gempa bumi Christchurch 2011, gempa bumi Aceh April 2012, gempa bumi Puebla 2017, gempa bumi New Madrid 1811–1812, dan gempa bumi Charleston 1886.[1] Gempa bumi yang terjadi di dalam lempeng yang mengalami subduksi dikenal sebagai gempa bumi intraslab.

Penyebab

Banyak kota yang menghadapi risiko seismik berupa gempa bumi intralempeng besar yang jarang terjadi.

Penyebab gempa bumi ini sering kali tidak diketahui secara pasti. Dalam banyak kasus, kesalahan penyebab terkubur dalam-dalam dan terkadang bahkan tidak dapat ditemukan. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gempa dapat disebabkan oleh pergerakan cairan ke atas kerak bumi di sepanjang zona patahan kuno. Dalam keadaan seperti ini, sulit untuk memperkirakan bahaya seismik suatu kota, terutama jika hanya terjadi satu gempa bumi dalam sejarah. Beberapa kemajuan sedang dicapai dalam memahami mekanisme patahan yang menyebabkan gempa bumi ini.

Gempa bumi intralempeng mungkin tidak berhubungan dengan zona patahan kuno dan malah disebabkan oleh deglasiasi atau erosi.

Gempa bumi intraslab

Dalam seismologi, gempa bumi intraslab terjadi di dalam lempeng yang menunjam, yang dikenal sebagai subduksi. Gempa bumi ini paling sering terjadi di lempeng yang lebih tua yang lebih dingin, sedangkan lempeng yang lebih muda yang lebih hangat jarang menimbulkan gempa bumi. Gempa bumi ini dapat dideteksi di dalam lempeng ini pada kedalaman yang melebihi ; mereka juga merupakan sumber gempa bumi menengah dan dalam.[2] Gempa bumi intraslab pada kedalaman dianggap sebagai gempa bumi dangkal dan dapat merusak kota. Salah satu gempa bumi paling mematikan di abad ke-20 adalah gempa bumi Ancash 1970, berkekuatan 7,9 dan terjadi di lepas pantai Peru. Gempa bumi Jawa Barat 2009, Gempa bumi Jawa 2017 dan Gempa bumi Sumatra Barat 2009 juga merupakan peristiwa gempa bumi intraslab.[3]

Lihat pula

Bacaan lebih lanjut

  • Stein, S. dan S. Mazzotti (2007). "Kontinental Gempa Intraplate: Ilmu pengetahuan dan isu-Isu Kebijakan", Geological Society of America, Kertas Khusus 425.

Pranala luar

Referensi

  1. Susan E. Hough. Intraplate Triggered Earthquakes: Observations and Interpretation. Bulletin of the Seismological Society of America. Seismological Society of America. October 2003. Vol. 101. hlm. 2212–2221. doi:10.1785/0120020055.
  2. Junichi Nakajima. Revisiting Intraslab Earthquakes Beneath Kyushu, Japan: Effect of Ridge Subduction on Seismogenesis. Journal of Geophysical Research: Solid Earth. 2019. Vol. 124 (8). hlm. 8660–8678. doi:10.1029/2019JB017869.
  3. Tetsuzo Seno. Where and why do large shallow intraslab earthquakes occur?. Physics of the Earth and Planetary Interiors. 2004. Vol. 141 (3). hlm. 183–206. doi:10.1016/j.pepi.2003.11.002.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29558384 (2026-08-11T06:41:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.