Lilin lebah: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29302432; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Beeswax.jpg|thumb|right|280px|Lilin lebah yang belum dibentuk]] | |||
'''Lilin lebah''' () adalah [[malam (zat)|lilin atau malam]] yang diproduksi dari [[sarang lebah]]. Umumnya tersusun atas dari [[ester]] [[asam lemak]] dan berbagai senyawa [[alkohol]] rantai panjang. | '''Lilin lebah''' () adalah [[malam (zat)|lilin atau malam]] yang diproduksi dari [[sarang lebah]]. Umumnya tersusun atas dari [[ester]] [[asam lemak]] dan berbagai senyawa [[alkohol]] rantai panjang. | ||
Lilin lebah memiliki berbagai aplikasi, diantaranya sebagai [[bahan tambahan makanan]]. Lilin lebah dapat dimakan, tetapi tidak memiliki nilai nutrisi yang berarti karena tidak dihidrolisis dengan sempurna di dalam saluran pencernaan manusia. Selain itu, lilin lebah dapat digunakan sebagai bahan kosmetik, farmasi, bahan membuat model patung, [[semir]] [[sepatu]], campuran zat pewarna untuk lukisan dan ornamen, pengisi lubang pada [[gigi]], dan [[lilin]]. Berbagai alat musik perkusi dapat disesuaikan nada yang dihasilkannya dengan mengoleskan lilin lebah. | Lilin lebah memiliki berbagai aplikasi, diantaranya sebagai [[bahan tambahan makanan]]. Lilin lebah dapat dimakan, tetapi tidak memiliki nilai nutrisi yang berarti karena tidak dihidrolisis dengan sempurna di dalam saluran pencernaan manusia.<ref>[http://www.efsa.europa.eu/en/efsajournal/doc/615.pdf Beeswax absorption and toxicity]. Large amounts of such waxes in the diet pose theoretical toxicological problems for mammals.</ref> Selain itu, lilin lebah dapat digunakan sebagai bahan kosmetik, farmasi, bahan membuat model patung,<ref>LOK Congdon (1985) Water-Casting Concave-Convex Wax Models for Cire Perdue Bronze Mirrors. American Journal of Archaeology, 89, 511–515</ref> [[semir]] [[sepatu]], campuran zat pewarna untuk lukisan dan ornamen,<ref>[http://www.egyptologyonline.com/mummy_portraits.htm Egyptology online].</ref><ref>Ormeling, F. J. 1956. ''The Timor problem: a geographical interpretation of an underdeveloped island''. Groningen and The Hague: J. B. Wolters and Martinus Nijhoff.</ref> pengisi lubang pada [[gigi]],<ref>[http://lightyears.blogs.cnn.com/2012/09/19/oldest-tooth-filling-may-have-been-found/ Oldest tooth filling may have been found – Light Years – CNN.com Blogs]. Lightyears.blogs.cnn.com.</ref><ref>[http://www.kidzdentalcare.com/dont-use-your-teeth/ Don't Use Your Teeth].</ref> dan [[lilin]]. Berbagai alat musik perkusi dapat disesuaikan nada yang dihasilkannya dengan mengoleskan lilin lebah. | ||
Lilin lebah merupakan salah satu [[polimer]] yang paling tua penerapannya oleh manusia selain [[getah perca]], [[tanduk]], [[cangkang kura-kura]], dan [[shellac]]. Lilin lebah telah ditemukan di makam firaun, kapal viking, dan reruntuhan romawi. | Lilin lebah merupakan salah satu [[polimer]] yang paling tua penerapannya oleh manusia selain [[getah perca]], [[tanduk]], [[cangkang kura-kura]], dan [[shellac]]. Lilin lebah telah ditemukan di makam firaun, kapal viking, dan reruntuhan romawi. | ||
== Produksi == | == Produksi == | ||
Lilin lebah dihasilkan dari delapan kelenjar lilin [[lebah pekerja]], di bagian dalam sternum dari setiap segmen tubuh ke 4 sampai 7 abdomen. Ukuran dari kelenjar ini tergantung pada usia dari lebah pekerja, dan akan menjadi tidak berfungsi ([[atrofi]]) ketika lebah sudah tua. Warna lilin lebah berwarna putih setelah dikeluarkan dari kelenjar, tetapi perlahan menjadi kuning, bahkan kecoklatan, karena campuran [[polen]] dan [[propolis]] lebah. Lilin lebah dihasilkan secara berlapis, dan dibutuhkan sekitar 1100 lapisan untuk menghasilkan satu gram lilin lebah. | Lilin lebah dihasilkan dari delapan kelenjar lilin [[lebah pekerja]], di bagian dalam sternum dari setiap segmen tubuh ke 4 sampai 7 abdomen. Ukuran dari kelenjar ini tergantung pada usia dari lebah pekerja, dan akan menjadi tidak berfungsi ([[atrofi]]) ketika lebah sudah tua. Warna lilin lebah berwarna putih setelah dikeluarkan dari kelenjar, tetapi perlahan menjadi kuning, bahkan kecoklatan, karena campuran [[polen]] dan [[propolis]] lebah. Lilin lebah dihasilkan secara berlapis, dan dibutuhkan sekitar 1100 lapisan untuk menghasilkan satu gram lilin lebah.<ref>Brown, R, H. (1981) ''Beeswax'' (2nd edition) Bee Books New and Old, Burrowbridge, Somerset UK. ISBN 0-905652-15-0</ref> | ||
Diperkirakan lebah mengorbankan produksi [[madu]] untuk menghasilkan lilin lebah. Jumlah madu yang dihasilkan juga diperkirakan linier dengan produksi lilin lebah. Berdasarkan eksperimen Whitcomb tahun 1946, setiap 6.66 sampai 8.8 pound madu dihasilkan 1 pound lilin lebah. Penelitian Les Crowder pada pembandingan metode penggunaan ulang wadah berisi sarang lebah utuh dan wadah kosong untuk ditempati lebah madu, mendapatkan angka 24-30 pounds lilin lebah per 1 pound madu. Sumber lain menyatakan lebah menghasilkan hingga 22 pound madu per satu pound lilin lebah. Variasi nilai ini amat bergantung pada tahap perkembangan koloni, karena tidak semua ruang dalam sarang lebah digunakan untuk menghasilkan madu, tetapi juga untuk menyimpan larva lebah dan zat lainnya. | Diperkirakan lebah mengorbankan produksi [[madu]] untuk menghasilkan lilin lebah. Jumlah madu yang dihasilkan juga diperkirakan linier dengan produksi lilin lebah. Berdasarkan eksperimen Whitcomb tahun 1946, setiap 6.66 sampai 8.8 pound madu dihasilkan 1 pound lilin lebah.<ref>[https://archive.org/details/beeswaxproductio0000will Beeswax Production, Harvesting, Processing and Products, Coggshall and Morse]. Wicwas Press. 1984-06-01. hlm. [https://archive.org/details/beeswaxproductio0000will/page/34 35]. ISBN 1878075063.</ref> Penelitian Les Crowder pada pembandingan metode penggunaan ulang wadah berisi sarang lebah utuh dan wadah kosong untuk ditempati lebah madu, mendapatkan angka 24-30 pounds lilin lebah per 1 pound madu.<ref>Les Crowder. [https://archive.org/details/topbarbeekeeping0000crow Top-Bar Beekeeping: Organic Practices for Honeybee Health]. Chelsea Green Publishing. 2012-08-31. ISBN 1603584617.</ref><ref>[http://www.beesfordevelopment.org/what-we-do/information-and-education/info/file/1327 Top-bar beekeeping in America] .</ref> Sumber lain menyatakan lebah menghasilkan hingga 22 pound madu per satu pound lilin lebah.<ref>[https://archive.org/details/beeswaxproductio0000will Beeswax Production, Harvesting, Processing and Products, Coggshall and Morse]. Wicwas Press. 1984-06-01. hlm. [https://archive.org/details/beeswaxproductio0000will/page/40 41]. ISBN 1878075063.</ref> Variasi nilai ini amat bergantung pada tahap perkembangan koloni, karena tidak semua ruang dalam sarang lebah digunakan untuk menghasilkan madu, tetapi juga untuk menyimpan larva lebah dan zat lainnya. | ||
== Komponen == | == Komponen == | ||
{| style="float:left;" class="wikitable sortable" | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|Jenis kandungan||Persentase | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|[[Hidrokarbon]]||14% | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|Mono[[ester]]||35% | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|Diester||14% | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|Triester||3% | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|Hidroksi monoester||4% | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|Hidroksi poliester||8% | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|Asam [[ester]] ||1% | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|Asam [[poliester]]||2% | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|[[Asam lemak]] bebas||12% | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|[[Alkohol lemak]] bebas ||1% | |||
|- | |||
| style="background:gainsboro;"|Tidak diketahui||6% | |||
|} | |||
Struktur formula kasar dari lilin lebah yaitu C<sub>15</sub>H<sub>31</sub>COOC<sub>30</sub>H<sub>61</sub>.<ref>Nick Umney. [https://archive.org/details/conservationoffu0000rive Conservation of Furniture]. Butterworth-Heinemann. 2003. hlm. [https://archive.org/details/conservationoffu0000rive/page/164 164].</ref> Komponen utamanya berupa [[palmitat]], [[Asam palmitoleat|palmitoleat]], dan ester dari [[asam oleat]] dengan panjang rantai antara 30 hingga 32 karbon yang terdiri dari [[senyawa alifatik]] [[alkohol]]. Rasio [[palmitat|triacontanyl palmitate]] CH<sub>3</sub>(CH<sub>2</sub>)<sub>29</sub>O-CO-(CH<sub>2</sub>)<sub>14</sub>CH<sub>3</sub> terhadap [[cerotic acid]]<ref>[http://www.lipidmaps.org/data/get_lm_lipids_dbgif.php?LM_ID=LMFA01010026 LIPID MAPS Databases : LIPID MAPS Lipidomics Gateway]. Lipidmaps.org.</ref> CH<sub>3</sub>(CH<sub>2</sub>)<sub>24</sub>COOH, adalah 6:1. [[Nilai saponifikasi]] untuk lilin lebah Eropa adalah 3-5, sedangkan lilin lebah Asia 8-9. | |||
Lilin lebah memiliki titik lebur yang rendah, antara 62-64 derajat Celcius. Jika dipanaskan hingga di atas 85 derajat Celcius, perubahan warna terjadi Lilin lebah [[titik nyala|mulai menyala]] pada temperatur 204.4 derajat Celcius.<ref>[https://fscimage.fishersci.com/msds/02556.htm MSDS for beeswax]..</ref> [[Massa jenis]] lilin lebah pada temperatur 15 derajat Celcius 15 °C adalah 958 to 970 kg/m³. | |||
Lilin lebah memiliki titik lebur yang rendah, antara 62-64 derajat Celcius. Jika dipanaskan hingga di atas 85 derajat Celcius, perubahan warna terjadi Lilin lebah [[titik nyala|mulai menyala]] pada temperatur 204.4 derajat Celcius. [[Massa jenis]] lilin lebah pada temperatur 15 derajat Celcius 15 °C adalah 958 to 970 kg/m³. | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Sarang lebah]] | * [[Sarang lebah]] | ||
* [[Polen lebah]] | * [[Polen lebah]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.chm.bris.ac.uk/webprojects2001/loveridge/ The chemistry of bees] Joel Loveridge, School of Chemistry, [[University of Bristol]] [accessed November 2005] | * [http://www.chm.bris.ac.uk/webprojects2001/loveridge/ The chemistry of bees] Joel Loveridge, School of Chemistry, [[University of Bristol]] [accessed November 2005] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lilin+lebah&oldid=29302432 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29302432 (2026-06-01T08:30:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.03

Lilin lebah () adalah lilin atau malam yang diproduksi dari sarang lebah. Umumnya tersusun atas dari ester asam lemak dan berbagai senyawa alkohol rantai panjang.
Lilin lebah memiliki berbagai aplikasi, diantaranya sebagai bahan tambahan makanan. Lilin lebah dapat dimakan, tetapi tidak memiliki nilai nutrisi yang berarti karena tidak dihidrolisis dengan sempurna di dalam saluran pencernaan manusia.[1] Selain itu, lilin lebah dapat digunakan sebagai bahan kosmetik, farmasi, bahan membuat model patung,[2] semir sepatu, campuran zat pewarna untuk lukisan dan ornamen,[3][4] pengisi lubang pada gigi,[5][6] dan lilin. Berbagai alat musik perkusi dapat disesuaikan nada yang dihasilkannya dengan mengoleskan lilin lebah.
Lilin lebah merupakan salah satu polimer yang paling tua penerapannya oleh manusia selain getah perca, tanduk, cangkang kura-kura, dan shellac. Lilin lebah telah ditemukan di makam firaun, kapal viking, dan reruntuhan romawi.
Produksi
Lilin lebah dihasilkan dari delapan kelenjar lilin lebah pekerja, di bagian dalam sternum dari setiap segmen tubuh ke 4 sampai 7 abdomen. Ukuran dari kelenjar ini tergantung pada usia dari lebah pekerja, dan akan menjadi tidak berfungsi (atrofi) ketika lebah sudah tua. Warna lilin lebah berwarna putih setelah dikeluarkan dari kelenjar, tetapi perlahan menjadi kuning, bahkan kecoklatan, karena campuran polen dan propolis lebah. Lilin lebah dihasilkan secara berlapis, dan dibutuhkan sekitar 1100 lapisan untuk menghasilkan satu gram lilin lebah.[7]
Diperkirakan lebah mengorbankan produksi madu untuk menghasilkan lilin lebah. Jumlah madu yang dihasilkan juga diperkirakan linier dengan produksi lilin lebah. Berdasarkan eksperimen Whitcomb tahun 1946, setiap 6.66 sampai 8.8 pound madu dihasilkan 1 pound lilin lebah.[8] Penelitian Les Crowder pada pembandingan metode penggunaan ulang wadah berisi sarang lebah utuh dan wadah kosong untuk ditempati lebah madu, mendapatkan angka 24-30 pounds lilin lebah per 1 pound madu.[9][10] Sumber lain menyatakan lebah menghasilkan hingga 22 pound madu per satu pound lilin lebah.[11] Variasi nilai ini amat bergantung pada tahap perkembangan koloni, karena tidak semua ruang dalam sarang lebah digunakan untuk menghasilkan madu, tetapi juga untuk menyimpan larva lebah dan zat lainnya.
Komponen
| Jenis kandungan | Persentase |
| Hidrokarbon | 14% |
| Monoester | 35% |
| Diester | 14% |
| Triester | 3% |
| Hidroksi monoester | 4% |
| Hidroksi poliester | 8% |
| Asam ester | 1% |
| Asam poliester | 2% |
| Asam lemak bebas | 12% |
| Alkohol lemak bebas | 1% |
| Tidak diketahui | 6% |
Struktur formula kasar dari lilin lebah yaitu C15H31COOC30H61.[12] Komponen utamanya berupa palmitat, palmitoleat, dan ester dari asam oleat dengan panjang rantai antara 30 hingga 32 karbon yang terdiri dari senyawa alifatik alkohol. Rasio triacontanyl palmitate CH3(CH2)29O-CO-(CH2)14CH3 terhadap cerotic acid[13] CH3(CH2)24COOH, adalah 6:1. Nilai saponifikasi untuk lilin lebah Eropa adalah 3-5, sedangkan lilin lebah Asia 8-9.
Lilin lebah memiliki titik lebur yang rendah, antara 62-64 derajat Celcius. Jika dipanaskan hingga di atas 85 derajat Celcius, perubahan warna terjadi Lilin lebah mulai menyala pada temperatur 204.4 derajat Celcius.[14] Massa jenis lilin lebah pada temperatur 15 derajat Celcius 15 °C adalah 958 to 970 kg/m³.
Lihat pula
Pranala luar
- The chemistry of bees Joel Loveridge, School of Chemistry, University of Bristol [accessed November 2005]
Referensi
- ↑ Beeswax absorption and toxicity. Large amounts of such waxes in the diet pose theoretical toxicological problems for mammals.
- ↑ LOK Congdon (1985) Water-Casting Concave-Convex Wax Models for Cire Perdue Bronze Mirrors. American Journal of Archaeology, 89, 511–515
- ↑ Egyptology online.
- ↑ Ormeling, F. J. 1956. The Timor problem: a geographical interpretation of an underdeveloped island. Groningen and The Hague: J. B. Wolters and Martinus Nijhoff.
- ↑ Oldest tooth filling may have been found – Light Years – CNN.com Blogs. Lightyears.blogs.cnn.com.
- ↑ Don't Use Your Teeth.
- ↑ Brown, R, H. (1981) Beeswax (2nd edition) Bee Books New and Old, Burrowbridge, Somerset UK. ISBN 0-905652-15-0
- ↑ Beeswax Production, Harvesting, Processing and Products, Coggshall and Morse. Wicwas Press. 1984-06-01. hlm. 35. ISBN 1878075063.
- ↑ Les Crowder. Top-Bar Beekeeping: Organic Practices for Honeybee Health. Chelsea Green Publishing. 2012-08-31. ISBN 1603584617.
- ↑ Top-bar beekeeping in America .
- ↑ Beeswax Production, Harvesting, Processing and Products, Coggshall and Morse. Wicwas Press. 1984-06-01. hlm. 41. ISBN 1878075063.
- ↑ Nick Umney. Conservation of Furniture. Butterworth-Heinemann. 2003. hlm. 164.
- ↑ LIPID MAPS Databases : LIPID MAPS Lipidomics Gateway. Lipidmaps.org.
- ↑ MSDS for beeswax..
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29302432 (2026-06-01T08:30:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.