Lompat ke isi

Kerakal: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 20953130; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kerakal''' atau '''pebel''' () adalah [[Batuan silisiklastik|klas]] [[batu]] dengan [[Ukuran butir|ukuran partikel]]  berdasarkan [[Ukuran butir|skala]] [[sedimentologi]] Udden-Wentworth. Kerakal umumnya dianggap lebih besar daripada [[butiran|kerikil]] (berdiameter ) dan lebih kecil daripada [[berangkal]] (berdiameter (). Batuan yang sebagian besar terdiri dari kerakal disebut [[Konglomerat (geologi)|konglomerat]].  [[oldowan|Peralatan kerakal]] adalah salah satu artefak buatan manusia yang paling awal diketahui, berasal dari zaman [[Paleolitikum]] dalam sejarah manusia.
'''Kerakal'''<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerakal&oldid=20953130 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> atau '''pebel''' () adalah [[Batuan silisiklastik|klas]] [[batu]] dengan [[Ukuran butir|ukuran partikel]]  berdasarkan [[Ukuran butir|skala]] [[sedimentologi]] Udden-Wentworth. Kerakal umumnya dianggap lebih besar daripada [[butiran|kerikil]] (berdiameter ) dan lebih kecil daripada [[berangkal]] (berdiameter (). Batuan yang sebagian besar terdiri dari kerakal disebut [[Konglomerat (geologi)|konglomerat]].  [[oldowan|Peralatan kerakal]] adalah salah satu artefak buatan manusia yang paling awal diketahui, berasal dari zaman [[Paleolitikum]] dalam sejarah manusia.


Pantai yang sebagian besar terdiri dari kerakal permukaan disebut [[pantai kerikil]]. Pantai jenis ini mempunyai [[Pelindung (hidrologi)|ciri pelindung]] berkaitan dengan [[erosi]] gelombang, serta relung ekologi yang menyediakan [[habitat]] bagi binatang dan tumbuhan.
Pantai yang sebagian besar terdiri dari kerakal permukaan disebut [[pantai kerikil]]. Pantai jenis ini mempunyai [[Pelindung (hidrologi)|ciri pelindung]] berkaitan dengan [[erosi]] gelombang, serta relung ekologi yang menyediakan [[habitat]] bagi binatang dan tumbuhan.


Tepian pantai kerikil (kerakal dalam jumlah besar) ada di beberapa tempat, seperti jalan masuk ke [[Sungai Alde|Sungai Ore]], Inggris, dengan tepian kerikil yang memberikan tantangan navigasi yang mencolok.
Tepian pantai kerikil (kerakal dalam jumlah besar) ada di beberapa tempat, seperti jalan masuk ke [[Sungai Alde|Sungai Ore]], Inggris, dengan tepian kerikil yang memberikan tantangan navigasi yang mencolok.<ref>[http://www.visitmyharbour.com/harbours/east-coast/ore-alde-rivers/ Ore and Alde, Rivers - East Coast: pilotage, charts, photos and marine business listings]. ''www.visitmyharbour.com''.</ref>


Kerakal mempunyai berbagai warna dan tekstur, serta dapat mempunyai goresan, dikenal sebagai [[Urat (geologi)|urat]], [[kuarsa]], atau [[mineral]] lain. Kerakal sebagian besar bertekstur halus. Namun, hal ini bergantung pada seberapa sering batu tersebut bersentuhan dengan laut. Batu tersebut dapat mempunyai tanda sentuhan dengan batu lain atau kerakal lain. Kerakal yang tertinggal di atas  [[Pasang laut|tanda air tinggi]] mungkin ditumbuhi organisme seperti [[lumut kerak]] di atasnya, menandakan kurangnya sentuhan dengan [[air laut]].
Kerakal mempunyai berbagai warna dan tekstur, serta dapat mempunyai goresan, dikenal sebagai [[Urat (geologi)|urat]], [[kuarsa]], atau [[mineral]] lain. Kerakal sebagian besar bertekstur halus. Namun, hal ini bergantung pada seberapa sering batu tersebut bersentuhan dengan laut. Batu tersebut dapat mempunyai tanda sentuhan dengan batu lain atau kerakal lain. Kerakal yang tertinggal di atas  [[Pasang laut|tanda air tinggi]] mungkin ditumbuhi organisme seperti [[lumut kerak]] di atasnya, menandakan kurangnya sentuhan dengan [[air laut]].


==Galeri==
==Galeri==
==Lihat pula==
==Lihat pula==
*[[Kerikil]]
*[[Kerikil]]
*[[Taman Perdamaian Jepang]]
*[[Taman Perdamaian Jepang]]
*[[Batu]]
*[[Batu]]
==Rujukan==


==Pranala luar==
==Pranala luar==


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerakal&oldid=20953130 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 20953130 (2022-04-09T00:17:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kerakal&oldid=20953130 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 20953130 (2022-04-09T00:17:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.14

Kerakal[1] atau pebel () adalah klas batu dengan ukuran partikel berdasarkan skala sedimentologi Udden-Wentworth. Kerakal umumnya dianggap lebih besar daripada kerikil (berdiameter ) dan lebih kecil daripada berangkal (berdiameter (). Batuan yang sebagian besar terdiri dari kerakal disebut konglomerat. Peralatan kerakal adalah salah satu artefak buatan manusia yang paling awal diketahui, berasal dari zaman Paleolitikum dalam sejarah manusia.

Pantai yang sebagian besar terdiri dari kerakal permukaan disebut pantai kerikil. Pantai jenis ini mempunyai ciri pelindung berkaitan dengan erosi gelombang, serta relung ekologi yang menyediakan habitat bagi binatang dan tumbuhan.

Tepian pantai kerikil (kerakal dalam jumlah besar) ada di beberapa tempat, seperti jalan masuk ke Sungai Ore, Inggris, dengan tepian kerikil yang memberikan tantangan navigasi yang mencolok.[2]

Kerakal mempunyai berbagai warna dan tekstur, serta dapat mempunyai goresan, dikenal sebagai urat, kuarsa, atau mineral lain. Kerakal sebagian besar bertekstur halus. Namun, hal ini bergantung pada seberapa sering batu tersebut bersentuhan dengan laut. Batu tersebut dapat mempunyai tanda sentuhan dengan batu lain atau kerakal lain. Kerakal yang tertinggal di atas tanda air tinggi mungkin ditumbuhi organisme seperti lumut kerak di atasnya, menandakan kurangnya sentuhan dengan air laut.

Galeri

Lihat pula

Pranala luar

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 20953130 (2022-04-09T00:17:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.