Lompat ke isi

Uranium karbida: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29593556; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Uranium karbida''', sebuah [[karbida]] dari [[uranium]], adalah [[material]] [[keramik]] keras tahan api. Muncul dalam beberapa stoikiometri ([[Uranium|U]]<sub>x</sub>), seperti uranium metanida ('''UC''', [[nomor CAS]] 12070-09-6), uranium sesquicarbide ('''U<sub>2</sub>C<sub>3</sub>''', nomor CAS 12076-62-9), dan uranium asetilida ('''UC<sub>2</sub>''', nomor CAS 12071-33-9).
'''Uranium karbida''', sebuah [[karbida]] dari [[uranium]], adalah [[material]] [[keramik]] keras tahan api. Muncul dalam beberapa stoikiometri ([[Uranium|U]]<sub>x</sub>), seperti uranium metanida ('''UC''', [[nomor CAS]] 12070-09-6), uranium sesquicarbide ('''U<sub>2</sub>C<sub>3</sub>''', nomor CAS 12076-62-9),<ref>Also called diuranium tricarbide, it was reported by A. E. Austin. ''Carbon positions in uranium carbides''. ''Acta Crystallographica''. International Union of Crystallography (IUCr). 1959-02-01. Vol. 12 (2). hlm. 159–161. doi:10.1107/s0365110x59000445.</ref> dan uranium asetilida ('''UC<sub>2</sub>''', nomor CAS 12071-33-9).<ref>Uranium dicarbide was reported by A. L. Bowman. ''The crystal structure of UC 2''. ''Acta Crystallographica''. International Union of Crystallography (IUCr). 1966-11-01. Vol. 21 (5). hlm. 670–671. doi:10.1107/s0365110x66003670.</ref><ref>Graham J. Hutchings. [https://archive.org/details/sim_nature-uk_1996-11-28_384_6607/page/341 Uranium-oxide-based catalysts for the destruction of volatile chloro-organic compounds]. ''Nature''. Springer Science and Business Media LLC. 1996. Vol. 384 (6607). hlm. 341–343. doi:10.1038/384341a0.</ref>


Seperti [[uranium dioksida]] dan beberapa senyawa uranium lainnya, uranium karbida dapat digunakan sebagai bahan bakar nuklir untuk [[reaktor nuklir]], biasanya dalam bentuk pelet atau tablet. Bahan bakar uranium karbida digunakan dalam desain akhir roket termal nuklir.
Seperti [[uranium dioksida]] dan beberapa senyawa uranium lainnya, uranium karbida dapat digunakan sebagai bahan bakar nuklir untuk [[reaktor nuklir]], biasanya dalam bentuk pelet atau tablet. Bahan bakar uranium karbida digunakan dalam desain akhir roket termal nuklir.
Baris 12: Baris 12:


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
*
*
*
 
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Uranium+karbida&oldid=29593556 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29593556 (2026-08-17T21:40:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Uranium+karbida&oldid=29593556 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29593556 (2026-08-17T21:40:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.14

Uranium karbida, sebuah karbida dari uranium, adalah material keramik keras tahan api. Muncul dalam beberapa stoikiometri (Ux), seperti uranium metanida (UC, nomor CAS 12070-09-6), uranium sesquicarbide (U2C3, nomor CAS 12076-62-9),[1] dan uranium asetilida (UC2, nomor CAS 12071-33-9).[2][3]

Seperti uranium dioksida dan beberapa senyawa uranium lainnya, uranium karbida dapat digunakan sebagai bahan bakar nuklir untuk reaktor nuklir, biasanya dalam bentuk pelet atau tablet. Bahan bakar uranium karbida digunakan dalam desain akhir roket termal nuklir.

Pelet uranium karbida digunakan sebagai kernel bahan bakar untuk reaktor unggun kerikil versi AS; versi Jerman menggunakan uranium dioksida sebagai gantinya.

Sebagai bahan bakar nuklir, uranium karbida dapat digunakan sendiri, atau dicampur dengan plutonium karbida (PuC and Pu2C3). Campuran ini juga diberi label sebagai uranium-plutonium karbida ( (U,Pu)C ).

Karbida uranium juga merupakan bahan target populer untuk akselerator partikel.

Sintesis amonia dari nitrogen dan hidrogen kadang-kadang dilakukan dengan adanya uranium karbida yang bertindak sebagai katalis.

Referensi

  1. Also called diuranium tricarbide, it was reported by A. E. Austin. Carbon positions in uranium carbides. Acta Crystallographica. International Union of Crystallography (IUCr). 1959-02-01. Vol. 12 (2). hlm. 159–161. doi:10.1107/s0365110x59000445.
  2. Uranium dicarbide was reported by A. L. Bowman. The crystal structure of UC 2. Acta Crystallographica. International Union of Crystallography (IUCr). 1966-11-01. Vol. 21 (5). hlm. 670–671. doi:10.1107/s0365110x66003670.
  3. Graham J. Hutchings. Uranium-oxide-based catalysts for the destruction of volatile chloro-organic compounds. Nature. Springer Science and Business Media LLC. 1996. Vol. 384 (6607). hlm. 341–343. doi:10.1038/384341a0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29593556 (2026-08-17T21:40:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.