Politik kekuasaan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25342784; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Politik kekuasaan''' (atau '''''Machtpolitik''''' dalam [[bahasa Jerman]]) adalah bentuk [[hubungan internasional]] ketika [[kedaulatan]] melindungi kepentingannya sendiri dengan mengancam entitas lain melalui agresi [[militer]], [[ekonomi]], atau [[politik]]. Istilah ini dijadikan judul buku [[Martin Wight]] tahun 1979 dan merupakan buku paling berpengaruh ke-18 sejak [[Perang Dunia II]] menurut [[Times Literary Supplement]]. | '''Politik kekuasaan''' (atau '''''Machtpolitik''''' dalam [[bahasa Jerman]]) adalah bentuk [[hubungan internasional]] ketika [[kedaulatan]] melindungi kepentingannya sendiri dengan mengancam entitas lain melalui agresi [[militer]], [[ekonomi]], atau [[politik]]. Istilah ini dijadikan judul buku [[Martin Wight]] tahun 1979 dan merupakan buku paling berpengaruh ke-18 sejak [[Perang Dunia II]] menurut [[Times Literary Supplement]].<ref>[http://www.listsofbests.com/list/28419 Times Literary Supplement's "100 Most Influential Books Since World War II"] Lists of Bests</ref> | ||
[[Politik]] kekuasaan sebenarnya adalah cara memahami dunia hubungan internasional. Negara-negara bersaing memperebutkan sumber daya dunia dan suatu negara beruntung jika memiliki kemampuan untuk mengacaukan negara lain. Politik jenis ini mengutamakan kepentingan pribadi nasional di atas kepentingan negara lain ataupun [[komunitas internasional]]. | [[Politik]] kekuasaan sebenarnya adalah cara memahami dunia hubungan internasional. Negara-negara bersaing memperebutkan sumber daya dunia dan suatu negara beruntung jika memiliki kemampuan untuk mengacaukan negara lain. Politik jenis ini mengutamakan kepentingan pribadi nasional di atas kepentingan negara lain ataupun [[komunitas internasional]]. | ||
| Baris 14: | Baris 14: | ||
* [[Kekuasaan (sosial dan politik)]] | * [[Kekuasaan (sosial dan politik)]] | ||
* [[Penyalahgunaan kekuasaan]] | * [[Penyalahgunaan kekuasaan]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://blog.washingtonpost.com/postglobal/drg/ Global Power Barometer] | * [http://blog.washingtonpost.com/postglobal/drg/ Global Power Barometer] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Politik+kekuasaan&oldid=25342784 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25342784 (2024-02-21T15:42:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Politik+kekuasaan&oldid=25342784 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 25342784 (2024-02-21T15:42:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 27 Agustus 2026 23.15
Politik kekuasaan (atau Machtpolitik dalam bahasa Jerman) adalah bentuk hubungan internasional ketika kedaulatan melindungi kepentingannya sendiri dengan mengancam entitas lain melalui agresi militer, ekonomi, atau politik. Istilah ini dijadikan judul buku Martin Wight tahun 1979 dan merupakan buku paling berpengaruh ke-18 sejak Perang Dunia II menurut Times Literary Supplement.[1]
Politik kekuasaan sebenarnya adalah cara memahami dunia hubungan internasional. Negara-negara bersaing memperebutkan sumber daya dunia dan suatu negara beruntung jika memiliki kemampuan untuk mengacaukan negara lain. Politik jenis ini mengutamakan kepentingan pribadi nasional di atas kepentingan negara lain ataupun komunitas internasional.
Teknik-teknik politik kekuasaan meliputi pengembangan peperangan nuklir tersembunyi, serangan pendahuluan, pemerasan, pengerahan pasukan militer ke perbatasan, penerapan tarif atau sanksi ekonomi, bait and bleed dan bloodletting, penyeimbangan dalam hubungan internasional dan penyeimbangan lembut, buck passing, operasi rahasia, shock and awe, dan peperangan asimetris.
Sumber
- Hans J. Morgenthau, Scientific Man vs. Power Politics. Chicago: The University of Chicago Press, 1946.
- Hans J. Morgenthau, Politics Among Nations: The Struggle for Power and Peace. New York NY: Alfred A. Knopf, 1948.
- Hans Köchler, "The United Nations Organization and Global Power Politics: The Antagonism between Power and Law and the Future of World Order," in: Chinese Journal of International Law, Vol. 5, No. 2 (2006), pp. 323–340. ABSTRACT
- John Mearsheimer, The Tragedy of Great Power Politics. New York: W.W. Norton & Company, 2001.
Lihat pula
Pranala luar
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25342784 (2024-02-21T15:42:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.