Nitrogen monoksida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29493183; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Nitrogen monoksida''' () adalah senyawa dengan [[rumus kimia]] berupa NO yang berfungsi sebagai [[molekul]] [[transduksi sinyal selular|sinyal]] intraselular pada [[mamalia]] termasuk [[manusia]] dengan modulasi berupa [[aliran darah]], [[trombosis]] dan aktivitas neural. Molekul NO sering juga diproduksi oleh polutan dari [[asap]] [[rokok]], [[kendaraan]] dan lain-lain, sehingga sering dianggap bersifat toksik dan sangat reaktif, tetapi penggunaan [[gas]] NO konsentrasi rendah untuk perawatan [[hipertensi]] [[paru]] pada [[bayi]] yang baru dilahirkan, mendapatkan persetujuan dari [[FDA]]. Selain itu, NO dapat diproduksi oleh [[neuron]] selama 80 tahun di dalam [[otak]] manusia tanpa menimbulkan efek [[keracunan]], kadar NO yang cukup diperlukan [[tubuh]] untuk memelihara [[hati]] dari kerusakan [[iskemia|iskemik]] akibat [[sepsis]], tetapi produksi NO saat terjadi [[iskemia]] [[otak]] akan merusak neuron yang sama. | [[File:Nitric-oxide-2D.svg|thumb|right|280px|Nitric-oxide-2D]] | ||
'''Nitrogen monoksida''' () adalah senyawa dengan [[rumus kimia]] berupa NO yang berfungsi sebagai [[molekul]] [[transduksi sinyal selular|sinyal]] intraselular pada [[mamalia]] termasuk [[manusia]] dengan modulasi berupa [[aliran darah]], [[trombosis]] dan aktivitas neural. Molekul NO sering juga diproduksi oleh polutan dari [[asap]] [[rokok]], [[kendaraan]] dan lain-lain, sehingga sering dianggap bersifat toksik dan sangat reaktif, tetapi penggunaan [[gas]] NO konsentrasi rendah untuk perawatan [[hipertensi]] [[paru]] pada [[bayi]] yang baru dilahirkan, mendapatkan persetujuan dari [[FDA]].<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC2248324 Nitric Oxide and Peroxynitrite in Health and Disease]. ''Section on Oxidative Stress Tissue Injury, Laboratory of Physiologic Studies, National Institutes of Health, National Institute of Alcohol Abuse and Alcoholism, Linus Pauling Institute, Department of Biochemistry and Biophysics, Agricultural and Life Sciences, Oregon State University, Department of Intensive Care Medicine, University Hospital; PÁL PACHER, JOSEPH S. BECKMAN, and LUCAS LIAUDET''.</ref> Selain itu, NO dapat diproduksi oleh [[neuron]] selama 80 tahun di dalam [[otak]] manusia tanpa menimbulkan efek [[keracunan]], kadar NO yang cukup diperlukan [[tubuh]] untuk memelihara [[hati]] dari kerusakan [[iskemia|iskemik]] akibat [[sepsis]],<ref>[http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/9366709 Nitric oxide down-regulates hepatocyte-inducible nitric oxide synthase gene expression]. ''Department of Surgery, University of Pittsburgh; Taylor BS, Kim YM, Wang Q, Shapiro RA, Billiar TR, Geller DA''.</ref> tetapi produksi NO saat terjadi [[iskemia]] [[otak]] akan merusak neuron yang sama. | |||
Sitotoksisitas yang dipicu NO, ditimbulkan oleh [[peroksinitrita]] (ONOO−), yang terbentuk dari reaksi antara NO dengan [[senyawa organik|senyawa]] [[radikal bebas]] berupa [[anion]] [[superoksida]]. Peroksinitrita berinteraksi dengan [[lipid]], [[DNA]] dan [[protein]] melalui mekanisme langsung berupa [[reaksi oksidatif]] dan mekanisme tidak langsung dengan kofaktor berupa radikal bebas. Adanya senyawa peroksinitrita merupakan indikasi berbagai kondisi pategenik seperti [[stroke]], [[infarksi miokardial]], [[gagal jantung]] kronis, [[diabetes]], [[kanker]], [[sklerosis multipel]], [[artritis]], kelainan ''neurodegenerative'', ''circulatory shock'', ''chronic inflammatory disease'', dll; oleh karena senyawa superoksida dengan cepat akan diredam oleh berbagai jenis [[enzim]] [[dismutase superoksida]] yang terdapat pada [[mitokondria]], [[sitoplasma]] dan [[periplasma]], sedangkan NO dengan cepat akan terdifusi keluar ke dalam periplasma dan memasuki [[sel darah merah]] untuk dikonversi menjadi [[asam nitrat]] melalui reaksi dengan [[oksihemoglobin]]. Sehingga reaksi antara NO dan superoksida yang membentuk peroksinitrita, sangat jarang terjadi. | Sitotoksisitas yang dipicu NO, ditimbulkan oleh [[peroksinitrita]] (ONOO−), yang terbentuk dari reaksi antara NO dengan [[senyawa organik|senyawa]] [[radikal bebas]] berupa [[anion]] [[superoksida]]. Peroksinitrita berinteraksi dengan [[lipid]], [[DNA]] dan [[protein]] melalui mekanisme langsung berupa [[reaksi oksidatif]] dan mekanisme tidak langsung dengan kofaktor berupa radikal bebas. Adanya senyawa peroksinitrita merupakan indikasi berbagai kondisi pategenik seperti [[stroke]], [[infarksi miokardial]], [[gagal jantung]] kronis, [[diabetes]], [[kanker]], [[sklerosis multipel]], [[artritis]], kelainan ''neurodegenerative'', ''circulatory shock'', ''chronic inflammatory disease'', dll; oleh karena senyawa superoksida dengan cepat akan diredam oleh berbagai jenis [[enzim]] [[dismutase superoksida]] yang terdapat pada [[mitokondria]], [[sitoplasma]] dan [[periplasma]], sedangkan NO dengan cepat akan terdifusi keluar ke dalam periplasma dan memasuki [[sel darah merah]] untuk dikonversi menjadi [[asam nitrat]] melalui reaksi dengan [[oksihemoglobin]]. Sehingga reaksi antara NO dan superoksida yang membentuk peroksinitrita, sangat jarang terjadi. | ||
Peroksinitrita akan menyebabkan [[apoptosis]] pada [[sel (biologi)|sel]] yang terpapar, seperti [[timosit]], [[sel HL-60]], [[sel PC-12]], [[fibroblas]], [[sel SN-4741]] yang merupakan [[neuron]] [[dopamin|''dopaminergik'']], sel [[neuroblastoma]] [[sel SH-SY5Y|SH-SY5Y]], neuron primer, [[astrosit]], [[oligodendrosit]], [[sel endotelial]], [[sel beta]] pada [[islet Langerhans]], [[neutrofil]], [[kondrosit]], [[kardiomiosit]] dan [[sel tubular]] pada saluran [[ginal|renal]]. | Peroksinitrita akan menyebabkan [[apoptosis]] pada [[sel (biologi)|sel]] yang terpapar, seperti [[timosit]], [[sel HL-60]], [[sel PC-12]], [[fibroblas]], [[sel SN-4741]] yang merupakan [[neuron]] [[dopamin|''dopaminergik'']], sel [[neuroblastoma]] [[sel SH-SY5Y|SH-SY5Y]], neuron primer, [[astrosit]], [[oligodendrosit]], [[sel endotelial]], [[sel beta]] pada [[islet Langerhans]], [[neutrofil]], [[kondrosit]], [[kardiomiosit]] dan [[sel tubular]] pada saluran [[ginal|renal]]. | ||
== Pustaka tambahan == | == Pustaka tambahan == | ||
| Baris 16: | Baris 15: | ||
*[http://www.inchem.org/documents/icsc/icsc/eics1311.htm International Chemical Safety Card 1311] | *[http://www.inchem.org/documents/icsc/icsc/eics1311.htm International Chemical Safety Card 1311] | ||
*[http://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0448.html CDC – NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards] | *[http://www.cdc.gov/niosh/npg/npgd0448.html CDC – NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards] | ||
*[http://www.nobel.se/medicine/laureates/1998/index.html 1998 Nobel Prize in Physiology/Medicine for discovery of NO's role in cardiovascular regulation] | *[http://www.nobel.se/medicine/laureates/1998/index.html 1998 Nobel Prize in Physiology/Medicine for discovery of NO's role in cardiovascular regulation] | ||
* | * | ||
* [http://mattson.creighton.edu/NOx/index.html Microscale Gas Chemistry: Experiments with Nitrogen Oxides] | * [http://mattson.creighton.edu/NOx/index.html Microscale Gas Chemistry: Experiments with Nitrogen Oxides] | ||
| Baris 24: | Baris 23: | ||
* [http://ull.chemistry.uakron.edu/erd/Chemicals/8000/6828.html Nitric Oxide at the Chemical Database] | * [http://ull.chemistry.uakron.edu/erd/Chemicals/8000/6828.html Nitric Oxide at the Chemical Database] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nitrogen+monoksida&oldid=29493183 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29493183 (2026-07-25T10:13:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 03.59
Nitrogen monoksida () adalah senyawa dengan rumus kimia berupa NO yang berfungsi sebagai molekul sinyal intraselular pada mamalia termasuk manusia dengan modulasi berupa aliran darah, trombosis dan aktivitas neural. Molekul NO sering juga diproduksi oleh polutan dari asap rokok, kendaraan dan lain-lain, sehingga sering dianggap bersifat toksik dan sangat reaktif, tetapi penggunaan gas NO konsentrasi rendah untuk perawatan hipertensi paru pada bayi yang baru dilahirkan, mendapatkan persetujuan dari FDA.[1] Selain itu, NO dapat diproduksi oleh neuron selama 80 tahun di dalam otak manusia tanpa menimbulkan efek keracunan, kadar NO yang cukup diperlukan tubuh untuk memelihara hati dari kerusakan iskemik akibat sepsis,[2] tetapi produksi NO saat terjadi iskemia otak akan merusak neuron yang sama.
Sitotoksisitas yang dipicu NO, ditimbulkan oleh peroksinitrita (ONOO−), yang terbentuk dari reaksi antara NO dengan senyawa radikal bebas berupa anion superoksida. Peroksinitrita berinteraksi dengan lipid, DNA dan protein melalui mekanisme langsung berupa reaksi oksidatif dan mekanisme tidak langsung dengan kofaktor berupa radikal bebas. Adanya senyawa peroksinitrita merupakan indikasi berbagai kondisi pategenik seperti stroke, infarksi miokardial, gagal jantung kronis, diabetes, kanker, sklerosis multipel, artritis, kelainan neurodegenerative, circulatory shock, chronic inflammatory disease, dll; oleh karena senyawa superoksida dengan cepat akan diredam oleh berbagai jenis enzim dismutase superoksida yang terdapat pada mitokondria, sitoplasma dan periplasma, sedangkan NO dengan cepat akan terdifusi keluar ke dalam periplasma dan memasuki sel darah merah untuk dikonversi menjadi asam nitrat melalui reaksi dengan oksihemoglobin. Sehingga reaksi antara NO dan superoksida yang membentuk peroksinitrita, sangat jarang terjadi.
Peroksinitrita akan menyebabkan apoptosis pada sel yang terpapar, seperti timosit, sel HL-60, sel PC-12, fibroblas, sel SN-4741 yang merupakan neuron dopaminergik, sel neuroblastoma SH-SY5Y, neuron primer, astrosit, oligodendrosit, sel endotelial, sel beta pada islet Langerhans, neutrofil, kondrosit, kardiomiosit dan sel tubular pada saluran renal.
Pustaka tambahan
- Butler A. and Nicholson R.; "Life, death and NO." Cambridge 2003. ISBN 978-0-85404-686-7.
- van Faassen, E. E.; Vanin, A. F. (eds); "Radicals for life: The various forms of Nitric Oxide." Elsevier, Amsterdam 2007. ISBN 978-0-444-52236-8.
- Ignarro, L. J. (ed.); "Nitric oxide:biology and pathobiology." Academic Press, San Diego 2000. ISBN 0-12-370420-0.
Pranala luar
- International Chemical Safety Card 1311
- CDC – NIOSH Pocket Guide to Chemical Hazards
- 1998 Nobel Prize in Physiology/Medicine for discovery of NO's role in cardiovascular regulation
- Microscale Gas Chemistry: Experiments with Nitrogen Oxides
- Your Brain Boots Up Like a Computer – new insights about the biological role of nitric oxide.
- Assessing The Potential of Nitric Oxide in the Diabetic Foot
- New Discoveries About Nitric Oxide Can Provide Drugs For Schizophrenia
- Nitric Oxide at the Chemical Database
Referensi
- ↑ Nitric Oxide and Peroxynitrite in Health and Disease. Section on Oxidative Stress Tissue Injury, Laboratory of Physiologic Studies, National Institutes of Health, National Institute of Alcohol Abuse and Alcoholism, Linus Pauling Institute, Department of Biochemistry and Biophysics, Agricultural and Life Sciences, Oregon State University, Department of Intensive Care Medicine, University Hospital; PÁL PACHER, JOSEPH S. BECKMAN, and LUCAS LIAUDET.
- ↑ Nitric oxide down-regulates hepatocyte-inducible nitric oxide synthase gene expression. Department of Surgery, University of Pittsburgh; Taylor BS, Kim YM, Wang Q, Shapiro RA, Billiar TR, Geller DA.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29493183 (2026-07-25T10:13:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.