Santung: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28074664; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Rayon''' atau '''santung''' adalah [[kain]] yang dibuat dari serat hasil regenerasi [[selulosa]]. Serat yang dijadikan [[benang]] rayon berasal dari [[polimer]] organik, sehingga disebut serat semisintesis karena tidak bisa digolongkan sebagai [[serat sintetis]] atau [[serat alami]] yang sesungguhnya. Dalam industri [[tekstil]], kain rayon dikenal dengan nama rayon [[viskosa]] atau [[sutra]] buatan. Ini karena karakteristiknya hampir menyerupai kain sutra. Namun harganya lebih terjangkau dibandingkan Sutra. Kain rayon biasanya terlihat berkilau dan tidak mudah kusut. Serat rayon memiliki [[unsur kimia]] [[karbon]], [[hidrogen]], dan [[oksigen]]. | [[File:Xanthogenate_Cellulose_Structural_Formula_V1.svg|thumb|right|280px|Xanthogenate Cellulose Structural Formula V1]] | ||
'''Rayon''' atau '''santung''' adalah [[kain]] yang dibuat dari serat hasil regenerasi [[selulosa]]. Serat yang dijadikan [[benang]] rayon berasal dari [[polimer]] organik, sehingga disebut serat semisintesis karena tidak bisa digolongkan sebagai [[serat sintetis]] atau [[serat alami]] yang sesungguhnya.<ref>[http://cat.inist.fr/?aModele=afficheN&cpsidt=11189085 Rayon: The First Semi-Synthetic Fiber Product].</ref> Dalam industri [[tekstil]], kain rayon dikenal dengan nama rayon [[viskosa]] atau [[sutra]] buatan. Ini karena karakteristiknya hampir menyerupai kain sutra. Namun harganya lebih terjangkau dibandingkan Sutra. Kain rayon biasanya terlihat berkilau dan tidak mudah kusut. Serat rayon memiliki [[unsur kimia]] [[karbon]], [[hidrogen]], dan [[oksigen]]. | |||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
| Baris 5: | Baris 7: | ||
== Tekstur == | == Tekstur == | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://indotextiles.com/ Tekstil & produk tekstil] (situs web Asosiasi Pertekstilan Indonesia) | * [http://indotextiles.com/ Tekstil & produk tekstil] (situs web Asosiasi Pertekstilan Indonesia) | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Santung&oldid=28074664 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28074664 (2025-10-17T16:27:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.05
Rayon atau santung adalah kain yang dibuat dari serat hasil regenerasi selulosa. Serat yang dijadikan benang rayon berasal dari polimer organik, sehingga disebut serat semisintesis karena tidak bisa digolongkan sebagai serat sintetis atau serat alami yang sesungguhnya.[1] Dalam industri tekstil, kain rayon dikenal dengan nama rayon viskosa atau sutra buatan. Ini karena karakteristiknya hampir menyerupai kain sutra. Namun harganya lebih terjangkau dibandingkan Sutra. Kain rayon biasanya terlihat berkilau dan tidak mudah kusut. Serat rayon memiliki unsur kimia karbon, hidrogen, dan oksigen.
Penggunaan
Kain rayon digunakan secara luas dalam industri garmen untuk bahan pakaian dan perlengkapan busana, seperti daster, jaket, jas, pakaian dalam, syal, topi, dasi, kaus kaki, dan kain pelapis sepatu. Kain jenis ini juga dipakai sebagai kain alas dan pelengkap perabot rumah tangga (seprai, selimut, tirai) dan alat-alat kebutuhan industri (kain untuk perabot rumah sakit, benang ban), serta barang kesehatan pribadi (pembalut wanita dan popok). Di Indonesia, kain rayon merupakan bahan baku untuk industri kain dan baju batik.
Tekstur
Pranala luar
- Tekstil & produk tekstil (situs web Asosiasi Pertekstilan Indonesia)
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28074664 (2025-10-17T16:27:02Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.