Austrium: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26416396; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Austrium''' adalah nama [[unsur kimia]] baru yang diusulkan oleh [[Eduard Linnemann]] pada tahun 1886. Sebagai seorang kimiawan di [[Universitas Karlova#Dibagi menjadi universitas di Ceko dan Jerman|Universitas Jerman di Praha]], dia melakukan eksperimen dengan [[mineral]] [[alanit|ortit]] (dari [[Arendal]] di [[Norwegia]]). Dalam penelitiannya selama beberapa tahun, dia mendeteksi [[garis spektrum]] pada 4165 dan 4030 [[Ångström|Angstrom]], yang tidak dapat dikaitkan dengan unsur lain yang telah diketahui sebelumnya. Temuan ini baru dipublikasikan setelah kematiannya setelah melalui pertimbangan yang matang pada tanggal 6 Mei 1886, oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Praha. | '''Austrium''' adalah nama [[unsur kimia]] baru yang diusulkan oleh [[Eduard Linnemann]] pada tahun 1886. Sebagai seorang kimiawan di [[Universitas Karlova#Dibagi menjadi universitas di Ceko dan Jerman|Universitas Jerman di Praha]], dia melakukan eksperimen dengan [[mineral]] [[alanit|ortit]] (dari [[Arendal]] di [[Norwegia]]). Dalam penelitiannya selama beberapa tahun, dia mendeteksi [[garis spektrum]] pada 4165 dan 4030 [[Ångström|Angstrom]], yang tidak dapat dikaitkan dengan unsur lain yang telah diketahui sebelumnya. Temuan ini baru dipublikasikan setelah kematiannya setelah melalui pertimbangan yang matang pada tanggal 6 Mei 1886, oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Praha.<ref>Eduard Linnemann. [https://zenodo.org/record/2036780 Austrium, ein neues metallisches Element]. ''Monatshefte für Chemie''. 1886. Vol. 7 (1). hlm. 121–123. doi:10.1007/BF01516564.</ref> | ||
Selanjutnya, kimiawan Prancis [[Paul-Émile Lecoq de Boisbaudran]] menunjukkan bahwa temuan Linnemann juga dapat dikaitkan dengan [[galium]], sebuah unsur yang telah dideskripsikan oleh Lecoq sendiri pada tahun 1875. Akhirnya, [[Richard Pribram]] dari [[Universitas Chernivtsi|Universitas Czernowitz]] berusaha untuk memecahkan masalah ini. Dia dapat menyimpulkan bahwa austrium Linnemann bukan merupakan unsur baru, melainkan galium, seperti yang telah diduga oleh Lecoq. Pada saat yang sama, Pribram sendiri menduga bahwa dia mungkin telah menemukan garis spektrum tak dikenal dari unsur baru lainnya, dan sebagai penghormatan kepada Linnemann, dia kembali mengusulkan nama austrium.<ref>Richard Přibram. ''Über das Austrium''. ''Monatshefte für Chemie''. 1900. Vol. 21 (2). hlm. 148–155. doi:10.1007/BF01525792.</ref> Namun, klaim ini juga tidak dapat dibuktikan dalam penyelidikan lebih lanjut. | |||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Austrium&oldid=26416396 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26416396 (2024-10-13T09:27:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Austrium&oldid=26416396 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 26416396 (2024-10-13T09:27:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.06
Austrium adalah nama unsur kimia baru yang diusulkan oleh Eduard Linnemann pada tahun 1886. Sebagai seorang kimiawan di Universitas Jerman di Praha, dia melakukan eksperimen dengan mineral ortit (dari Arendal di Norwegia). Dalam penelitiannya selama beberapa tahun, dia mendeteksi garis spektrum pada 4165 dan 4030 Angstrom, yang tidak dapat dikaitkan dengan unsur lain yang telah diketahui sebelumnya. Temuan ini baru dipublikasikan setelah kematiannya setelah melalui pertimbangan yang matang pada tanggal 6 Mei 1886, oleh Akademi Ilmu Pengetahuan Praha.[1]
Selanjutnya, kimiawan Prancis Paul-Émile Lecoq de Boisbaudran menunjukkan bahwa temuan Linnemann juga dapat dikaitkan dengan galium, sebuah unsur yang telah dideskripsikan oleh Lecoq sendiri pada tahun 1875. Akhirnya, Richard Pribram dari Universitas Czernowitz berusaha untuk memecahkan masalah ini. Dia dapat menyimpulkan bahwa austrium Linnemann bukan merupakan unsur baru, melainkan galium, seperti yang telah diduga oleh Lecoq. Pada saat yang sama, Pribram sendiri menduga bahwa dia mungkin telah menemukan garis spektrum tak dikenal dari unsur baru lainnya, dan sebagai penghormatan kepada Linnemann, dia kembali mengusulkan nama austrium.[2] Namun, klaim ini juga tidak dapat dibuktikan dalam penyelidikan lebih lanjut.
Referensi
- ↑ Eduard Linnemann. Austrium, ein neues metallisches Element. Monatshefte für Chemie. 1886. Vol. 7 (1). hlm. 121–123. doi:10.1007/BF01516564.
- ↑ Richard Přibram. Über das Austrium. Monatshefte für Chemie. 1900. Vol. 21 (2). hlm. 148–155. doi:10.1007/BF01525792.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26416396 (2024-10-13T09:27:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.