Lompat ke isi

Pembekuan: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28058897; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[File:Snow_crystallization_in_Akureyri_2005-02-26_19-03-37.jpeg|thumb|right|280px|Snow crystallization in Akureyri 2005-02-26 19-03-37]]
Dalam ilmu [[fisika]] dan [[kimia]], '''pembekuan''' adalah proses di mana [[cairan]] berubah menjadi [[padatan]]. [[Titik beku]] adalah [[temperatur]] di mana hal ini terjadi. [[Peleburan]], adalah proses kebalikan dari pembekuan di mana padatan berubah manjadi [[cairan]]. Pada sebagian besar [[zat]], titik beku dan titik lebur biasanya sama.
Dalam ilmu [[fisika]] dan [[kimia]], '''pembekuan''' adalah proses di mana [[cairan]] berubah menjadi [[padatan]]. [[Titik beku]] adalah [[temperatur]] di mana hal ini terjadi. [[Peleburan]], adalah proses kebalikan dari pembekuan di mana padatan berubah manjadi [[cairan]]. Pada sebagian besar [[zat]], titik beku dan titik lebur biasanya sama.


Baris 5: Baris 7:


== Pengawetan makanan ==
== Pengawetan makanan ==
Pembekuan adalah metode yang umum digunakan untuk [[pengawetan makanan|mengawetkan makanan]] di mana ia akan memperlambat pembusukan dan pertumbuhan [[mikroorganisme]]. Selain itu efek dari temperatur rendah pada [[laju reaksi]], mengakibatkan air yang tersedia menjadi lebih sedikit bagi perkembangan [[bakteri]].
Pembekuan adalah metode yang umum digunakan untuk [[pengawetan makanan|mengawetkan makanan]] di mana ia akan memperlambat pembusukan dan pertumbuhan [[mikroorganisme]]. Selain itu efek dari temperatur rendah pada [[laju reaksi]], mengakibatkan air yang tersedia menjadi lebih sedikit bagi perkembangan [[bakteri]].


Baris 14: Baris 14:
* [[Pengawabekuan]]
* [[Pengawabekuan]]


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembekuan&oldid=28058897 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28058897 (2025-10-17T08:54:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pembekuan&oldid=28058897 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28058897 (2025-10-17T08:54:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.07

Berkas:Snow crystallization in Akureyri 2005-02-26 19-03-37.jpeg
Snow crystallization in Akureyri 2005-02-26 19-03-37

Dalam ilmu fisika dan kimia, pembekuan adalah proses di mana cairan berubah menjadi padatan. Titik beku adalah temperatur di mana hal ini terjadi. Peleburan, adalah proses kebalikan dari pembekuan di mana padatan berubah manjadi cairan. Pada sebagian besar zat, titik beku dan titik lebur biasanya sama.

Pendinginan yang cepat akibat paparan pada temperatur kriogenik dapat menyebabkan suatu zat membeku di bawah titik bekunya, suatu proses yang dinamakan pembekuan cepat (flash freezing), Untuk beberapa bahan murni, seperti air murni, temperatur pembekuan lebih rendah dari temperatur peleburan. Titik beku air dapat berada pada temperatur yang sama pada titik lebur ketika terdapat nukleator untuk mencegah pendinginan lanjutan (supercooling). Titik beku air adalah 0 °C (32 °F, 273 K). Tanpa adanya nukleator, air akan mendingin hingga −42 °C (−43.6 °F, 231 K) sebelum membeku. Dengan adanya material nukleasi,titik beku air akan sama dengan titik leburnya. Material nukleasi, seperti debu, biasa terdapat di lingkungan. Hal ini menyebabkan air hujan dan air keran akan membeku pada temperatur yang sama dengan temperatur leburnya.

Pengawetan makanan

Pembekuan adalah metode yang umum digunakan untuk mengawetkan makanan di mana ia akan memperlambat pembusukan dan pertumbuhan mikroorganisme. Selain itu efek dari temperatur rendah pada laju reaksi, mengakibatkan air yang tersedia menjadi lebih sedikit bagi perkembangan bakteri.

Lihat pula

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28058897 (2025-10-17T08:54:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.