Kadaster: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28599594; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Cadastre_d'Arausio.jpg|thumb|right|280px|Cadastre d'Arausio]] | |||
'''Kadaster''' atau yang lebih dikenal dengan '''[[pertanahan]]''' adalah sebuah sistem administrasi informasi [[persil]] tanah yang berisi kepentingan-kepentingan atas tanah, yaitu hak, batasan, dan tanggung jawab dalam bentuk uraian geometrik (peta) dan daftar-daftar di suatu pemerintahan. Secara umum, kadaster dimaksudkan untuk pengelolaan [[hak atas tanah]], [[nilai tanah]], dan [[pemanfaatan tanah]]. | '''Kadaster''' atau yang lebih dikenal dengan '''[[pertanahan]]''' adalah sebuah sistem administrasi informasi [[persil]] tanah yang berisi kepentingan-kepentingan atas tanah, yaitu hak, batasan, dan tanggung jawab dalam bentuk uraian geometrik (peta) dan daftar-daftar di suatu pemerintahan. Secara umum, kadaster dimaksudkan untuk pengelolaan [[hak atas tanah]], [[nilai tanah]], dan [[pemanfaatan tanah]]. | ||
Dalam perkembangannya, kadaster modern tidak hanya berfungsi sebagai sistem pendaftaran tanah, tetapi juga menjadi bagian dari Land Information System (LIS) yang mendukung kebijakan perpajakan, redistribusi lahan, dan tata kelola pembangunan. Sistem ini mencangkup data spasial dan nonspasial yang terhubung dengan bidang tanah, seperti informasi bangunan, pertanian, kehutanan, serta kualitas lingkungan dan demografi. Seiring waktu, konsep kadaster juga berkembang menjadi Land Administration yang mencangkup proses penentuan, pencatatan, dan penyebaran informasi mengenai kepemilikan, nilai, serta penggunaan tanah dalam kerangka kebijakan pengelolaan lahan. | Dalam perkembangannya, kadaster modern tidak hanya berfungsi sebagai sistem pendaftaran tanah, tetapi juga menjadi bagian dari Land Information System (LIS) yang mendukung kebijakan perpajakan, redistribusi lahan, dan tata kelola pembangunan. Sistem ini mencangkup data spasial dan nonspasial yang terhubung dengan bidang tanah, seperti informasi bangunan, pertanian, kehutanan, serta kualitas lingkungan dan demografi. Seiring waktu, konsep kadaster juga berkembang menjadi Land Administration yang mencangkup proses penentuan, pencatatan, dan penyebaran informasi mengenai kepemilikan, nilai, serta penggunaan tanah dalam kerangka kebijakan pengelolaan lahan.<ref>Ourania Mavrantza. [https://ojs.revistamapping.com/MAPPING/article/download/300/143/491 Evolution of modern cadastre during the period 1990 – 2020: Future trends]. ''REVISTA MAPPING''. 2020. Vol. 29 (200). hlm. 94-95.</ref> | ||
== Etimologi == | == Etimologi == | ||
| Baris 7: | Baris 9: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kadaster&oldid=28599594 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28599594 (2025-11-22T05:06:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.09

Kadaster atau yang lebih dikenal dengan pertanahan adalah sebuah sistem administrasi informasi persil tanah yang berisi kepentingan-kepentingan atas tanah, yaitu hak, batasan, dan tanggung jawab dalam bentuk uraian geometrik (peta) dan daftar-daftar di suatu pemerintahan. Secara umum, kadaster dimaksudkan untuk pengelolaan hak atas tanah, nilai tanah, dan pemanfaatan tanah.
Dalam perkembangannya, kadaster modern tidak hanya berfungsi sebagai sistem pendaftaran tanah, tetapi juga menjadi bagian dari Land Information System (LIS) yang mendukung kebijakan perpajakan, redistribusi lahan, dan tata kelola pembangunan. Sistem ini mencangkup data spasial dan nonspasial yang terhubung dengan bidang tanah, seperti informasi bangunan, pertanian, kehutanan, serta kualitas lingkungan dan demografi. Seiring waktu, konsep kadaster juga berkembang menjadi Land Administration yang mencangkup proses penentuan, pencatatan, dan penyebaran informasi mengenai kepemilikan, nilai, serta penggunaan tanah dalam kerangka kebijakan pengelolaan lahan.[1]
Etimologi
Berdasarkan etimologi, kadaster berasal dari kata cadatre yang berakar dari kata catastro dalam bahasa Italia. Kata catastro kemudian berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu capitastrum yang berarti pajak berdasarkan jumlah kepala. Di Inggris disebutkan dengan istilah capitation artinya pajak yang dibayar menurut jumlah kepala.
Referensi
- ↑ Ourania Mavrantza. Evolution of modern cadastre during the period 1990 – 2020: Future trends. REVISTA MAPPING. 2020. Vol. 29 (200). hlm. 94-95.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28599594 (2025-11-22T05:06:58Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.