Pierre Jules César Janssen: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28456636; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Jean_Jacques_Henner_-_Jules_Janssen_Orsay.jpg|thumb|right|280px|Jean Jacques Henner - Jules Janssen Orsay]] | |||
'''Pierre Jules César Janssen''' () merupakan seorang [[astronom]] [[Prancis]], yang bersama dengan [[ilmuwan]] [[Inggris]] [[Joseph Norman Lockyer]], diakui sebagai penemu [[gas|helium]]. | '''Pierre Jules César Janssen''' () merupakan seorang [[astronom]] [[Prancis]], yang bersama dengan [[ilmuwan]] [[Inggris]] [[Joseph Norman Lockyer]], diakui sebagai penemu [[gas|helium]]. | ||
| Baris 7: | Baris 9: | ||
Pada tahun 1868 Janssen menemukan cara untuk melihat [[protuberans]] tanpa kejadian gerhana. Pada tanggal [[18 Agustus]] pada tahun yang sama, ketika melihat [[gerhana matahari]] di [[India]], dia menyadari adanya garis kuning terang dengan [[panjang gelombang]] 587,49 [[nanometer]] dalam [[spektrum]] [[kromosfer]] [[matahari]]. Ini merupakan pengamatan pertama garis spektrum khusus, dan kemungkinan satu sumber baginya adalah satu unsur yang belum ditemukan di [[Bumi]]. Janssen pada mulanya ditertawakan karena tak pernah suatu unsur dikenali di angkasa sebelum dijumpai di Bumi. | Pada tahun 1868 Janssen menemukan cara untuk melihat [[protuberans]] tanpa kejadian gerhana. Pada tanggal [[18 Agustus]] pada tahun yang sama, ketika melihat [[gerhana matahari]] di [[India]], dia menyadari adanya garis kuning terang dengan [[panjang gelombang]] 587,49 [[nanometer]] dalam [[spektrum]] [[kromosfer]] [[matahari]]. Ini merupakan pengamatan pertama garis spektrum khusus, dan kemungkinan satu sumber baginya adalah satu unsur yang belum ditemukan di [[Bumi]]. Janssen pada mulanya ditertawakan karena tak pernah suatu unsur dikenali di angkasa sebelum dijumpai di Bumi. | ||
Pada tanggal [[20 Oktober]] pada tahun yang sama, [[Norman Lockyer]] turut melihat garis kuning yang sama pada spektrum surya dan memutuskan bahwa hal itu disebabkan oleh unsur yang tidak diketahui, selepas kegagalan percobaan untuk menguji apakah itu merupakan jenis hidrogen yang baru. Ini merupakan kali pertama [[unsur kimia]] ditemukan pada dunia luar sebelum dijumpai di Bumi. Lockyer dan ahli kimia Inggeris [[Edward Frankland]] menamakan unsur ini dengan perkataan Yunani untuk matahari, ἥλιος (''helios''). | Pada tanggal [[20 Oktober]] pada tahun yang sama, [[Norman Lockyer]] turut melihat garis kuning yang sama pada spektrum surya dan memutuskan bahwa hal itu disebabkan oleh unsur yang tidak diketahui, selepas kegagalan percobaan untuk menguji apakah itu merupakan jenis hidrogen yang baru. Ini merupakan kali pertama [[unsur kimia]] ditemukan pada dunia luar sebelum dijumpai di Bumi. Lockyer dan ahli kimia Inggeris [[Edward Frankland]] menamakan unsur ini dengan perkataan Yunani untuk matahari, ἥλιος (''helios'').<ref>''Oxford English Dictionary'' (1989), s.v. "helium". Didapatkan pada tanggal 16 Desember 2006 dari Oxford English Dictionary Online. Juga dari rujukan di sini: Thomson, W. (1872). ''Rep. Brit. Assoc.'' xcix: "Frankland dan Lockyer menemukan protuberans kuning untuk memperlihatkan garis cerah yang nyata tidak jauh dari D, tetapi hingga kini belum dikenali dengan sinar Bumi apapun. Tampaknya hal itu menandakan zat baru, yang mereka usulkan diberi nama helium."</ref><ref>Untuk nama "helium" lihat juga William B. Jensen. [http://www.jce.divched.org/Journal/Issues/2004/Jul/abs944.html Why Helium Ends in "ium"]. ''Journal of Chemical Education''. 2004. Vol. 81 (7). hlm. 944. (perlu pendaftaran untuk akses penuh)</ref> | ||
== Pemantauan == | == Pemantauan == | ||
| Baris 20: | Baris 22: | ||
== Nota dan rujukan == | == Nota dan rujukan == | ||
== Bacaan lanjut == | == Bacaan lanjut == | ||
* , dari ''Monthly Notices of the Royal Astronomical Society'', 1908, jil. 68, hal. 245-249 | * , dari ''Monthly Notices of the Royal Astronomical Society'', 1908, jil. 68, hal. 245-249 | ||
* [http://adsabs.harvard.edu/abs/1908PA.....16...72M Obituary], dari ''Popular Astronomy'', 1908, vol. 16, pp. 72–74 | * [http://adsabs.harvard.edu/abs/1908PA.....16...72M Obituary], dari ''Popular Astronomy'', 1908, vol. 16, pp. 72–74 | ||
| Baris 34: | Baris 33: | ||
* [http://www.victorian-cinema.net/janssen.htm Kronofotografi Janssen] | * [http://www.victorian-cinema.net/janssen.htm Kronofotografi Janssen] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pierre+Jules+C%C3%A9sar+Janssen&oldid=28456636 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28456636 (2025-11-13T09:35:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 04.11

Pierre Jules César Janssen () merupakan seorang astronom Prancis, yang bersama dengan ilmuwan Inggris Joseph Norman Lockyer, diakui sebagai penemu helium.
Kehidupan, kerja dan minat
Janssen mempelajari matematika dan fisika di Fakultas MIPA. Dia mengajar di Lycée Charlemagne pada tahun 1853, dan di Jurusan Arsitektur antara tahun 1865–1871, tetapi energinya kebanyakan dicurahkan kepada pelbagai misi ilmiah yang dipercayakan kepadanya. Dengan itulah, pada tahun 1857 dia pergi ke Peru untuk menentukan khatulistiwa magnetik; pada tahun 1861–1862 dan 1864, dia mengkaji penyerapan telurium dalam spektrum surya di Kerajaan Italia dan Swiss; pada tahun 1867 dia melakukan percobaan optik dan magnetik di Azores; dia berhasil memantau transit Venus, pada tahun 1874 di Jepang, pada tahun 1882 di Oran, Aljazair Prancis; dan dia ikut serta dalam serangkaian ekspedisi gerhana matahari yang panjang, seperti ke Trani (1867), Guntur (1868), Aljazair Prancis (1870), Siam (1875), Kepulauan Caroline (1883), dan ke Alcosebre di Spanyol (1905). Untuk melihat gerhana pada tahun 1870 dia melarikan diri dari Paris yang terkepung dengan menggunakan balon (namun gerhana tersebut terlindung awan).
Penemuan helium
Pada tahun 1868 Janssen menemukan cara untuk melihat protuberans tanpa kejadian gerhana. Pada tanggal 18 Agustus pada tahun yang sama, ketika melihat gerhana matahari di India, dia menyadari adanya garis kuning terang dengan panjang gelombang 587,49 nanometer dalam spektrum kromosfer matahari. Ini merupakan pengamatan pertama garis spektrum khusus, dan kemungkinan satu sumber baginya adalah satu unsur yang belum ditemukan di Bumi. Janssen pada mulanya ditertawakan karena tak pernah suatu unsur dikenali di angkasa sebelum dijumpai di Bumi.
Pada tanggal 20 Oktober pada tahun yang sama, Norman Lockyer turut melihat garis kuning yang sama pada spektrum surya dan memutuskan bahwa hal itu disebabkan oleh unsur yang tidak diketahui, selepas kegagalan percobaan untuk menguji apakah itu merupakan jenis hidrogen yang baru. Ini merupakan kali pertama unsur kimia ditemukan pada dunia luar sebelum dijumpai di Bumi. Lockyer dan ahli kimia Inggeris Edward Frankland menamakan unsur ini dengan perkataan Yunani untuk matahari, ἥλιος (helios).[1][2]
Pemantauan
Semasa gerhana besar di India pada tahun 1868, Janssen juga menunjukkan sifat gas protuberans merah, dan menrancang metode untuk memantaunya di siang hari. Salah satu tujuan penyelidikan spektroskopik adalah menjawab pertanyaan apakah Matahari mengandung oksigen atau tidak. Persiapan penting adalah eliminasi serapan oksigen sepenuhnya di atmosfer Bumi, dan proyeknya yang berani dengan mendirikan observatorium di puncak Mont Blanc dicetuskan oleh pemahaman akan kelebihan yang didapatkan dengan mengurangi ketebalan udara dari masa pemantauan yang perlu dilakukan. Observatorium yang pondasinya diletakkan dalam salju yang kelihatannya menutup puncak pada ketinggian sepuluh meter, telah dibangun pada bulan September 1893, dan Janssen, sungguhpun telah berusia enam puluh sembilan tahun, mengadakan pendakian dan menghabiskan waktu selama empat hari membuat pemantauan.
Pada tahun 1875, Janssen dilantik sebagai direktur observatorium astrofisika baru yang didirikan oleh pemerintah Prancis di Meudon, dan berpindah ke sana pada tahun 1876 untuk mengambil gambar. Sejumlah foto matahari yang mengagumkan terkumpul dalam Atlas de photographies solaires (1904) agungnya. Jilid pertama Annales de l'observatoire de Meudon diterbitkannya pada tahun 1896.
Peninggalan dan penghormatan
Janssen meninggal di Meudon dan dikebumikan di Pemakaman Père Lachaise di Paris.
Kawah di Mars dan Bulan dinamakan untuk menghormatinya.
Nota dan rujukan
Bacaan lanjut
- , dari Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, 1908, jil. 68, hal. 245-249
- Obituary, dari Popular Astronomy, 1908, vol. 16, pp. 72–74
- Obituary, dari Astronomische Nachrichten, 1908, jil. 177, hal. 63
- Obituary, dari The Astrophysical Journal, 1908, jil. 28, hal. 89-99
- 1911 Encyclopædia Britannica Eleventh Edition, entri untuk Janssen
- Patung Janssen, penjelasan dan gambar hitam-putih dari The Observatory, 1922, jil. 45, hal. 175-176
- Janssen statue at Meudon (color photopgraph)
- Biografi singkat , dari High Altitude Observatory Boulder, Colorado
- Kronofotografi Janssen
Referensi
- ↑ Oxford English Dictionary (1989), s.v. "helium". Didapatkan pada tanggal 16 Desember 2006 dari Oxford English Dictionary Online. Juga dari rujukan di sini: Thomson, W. (1872). Rep. Brit. Assoc. xcix: "Frankland dan Lockyer menemukan protuberans kuning untuk memperlihatkan garis cerah yang nyata tidak jauh dari D, tetapi hingga kini belum dikenali dengan sinar Bumi apapun. Tampaknya hal itu menandakan zat baru, yang mereka usulkan diberi nama helium."
- ↑ Untuk nama "helium" lihat juga William B. Jensen. Why Helium Ends in "ium". Journal of Chemical Education. 2004. Vol. 81 (7). hlm. 944. (perlu pendaftaran untuk akses penuh)
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28456636 (2025-11-13T09:35:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.