Sistem kontrol reaksi: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27498640; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Shuttle_front_RCS.jpg|thumb|right|280px|Pendorong RCS di hidung pesawat ulang alik AS]] | |||
Sistem kendali reaksi | '''Sistem kendali reaksi''' ('''RCS''') adalah sistem [[wahana antariksa]] yang menggunakan pendorong untuk menyediakan [[Kontrol posisi wahana antariksa|kendali sikap]] dan [[Translasi (geometri)|translasi]]. Sebagai alternatif, roda reaksi dapat digunakan untuk kendali sikap. Penggunaan [[daya dorong]] mesin yang dialihkan untuk menyediakan kendali sikap yang stabil pada pesawat lepas landas dan mendarat vertikal atau pendek di bawah kecepatan terbang bersayap konvensional, seperti pada "jet lompat" Harrier, juga dapat disebut sebagai sistem kendali reaksi. | ||
Sistem kendali reaksi sering kali menggunakan kombinasi pendorong besar dan kecil (vernier), untuk memungkinkan tingkat respons yang berbeda. | Sistem kendali reaksi mampu memberikan sejumlah kecil gaya dorong ke arah yang diinginkan atau kombinasi arah. RCS juga mampu memberikan torsi untuk memungkinkan kontrol rotasi ( roll, pitch, dan yaw ). | ||
Sistem kendali reaksi sering kali menggunakan kombinasi pendorong besar dan kecil (vernier), untuk memungkinkan tingkat respons yang berbeda.<ref>[https://ntrs.nasa.gov/api/citations/20130010548/downloads/20130010548.pdf "What is RCS?" by NASA in a PDF file].</ref><ref>[https://science.ksc.nasa.gov/shuttle/technology/sts-newsref/sts-rcs.html#sts-rcs REACTION CONTROL SYSTEM]. ''science.ksc.nasa.gov''.</ref><ref>Armand L. Colas. [https://arc.aiaa.org/doi/10.2514/6.2020-3526 Reaction Control System Performance Characterization using Vacuum Chamber Thrust Stand]. ''AIAA Propulsion and Energy 2020 Forum''. American Institute of Aeronautics and Astronautics. 2020-08-17. doi:10.2514/6.2020-3526. ISBN 978-1-62410-602-6.</ref> | |||
== Penggunaan == | == Penggunaan == | ||
Sistem kendali reaksi pesawat ruang angkasa digunakan untuk: | Sistem kendali reaksi pesawat ruang angkasa digunakan untuk: | ||
* pengendalian sikap selama berbagai tahap misi; | * pengendalian sikap selama berbagai tahap misi; | ||
* stasiun tetap berada di orbit ; | * stasiun tetap berada di orbit ; | ||
* manuver jarak dekat selama prosedur docking ; | * manuver jarak dekat selama prosedur docking ; | ||
| Baris 27: | Baris 29: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sistem+kontrol+reaksi&oldid=27498640 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27498640 (2025-07-05T03:31:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.02

Sistem kendali reaksi (RCS) adalah sistem wahana antariksa yang menggunakan pendorong untuk menyediakan kendali sikap dan translasi. Sebagai alternatif, roda reaksi dapat digunakan untuk kendali sikap. Penggunaan daya dorong mesin yang dialihkan untuk menyediakan kendali sikap yang stabil pada pesawat lepas landas dan mendarat vertikal atau pendek di bawah kecepatan terbang bersayap konvensional, seperti pada "jet lompat" Harrier, juga dapat disebut sebagai sistem kendali reaksi.
Sistem kendali reaksi mampu memberikan sejumlah kecil gaya dorong ke arah yang diinginkan atau kombinasi arah. RCS juga mampu memberikan torsi untuk memungkinkan kontrol rotasi ( roll, pitch, dan yaw ).
Sistem kendali reaksi sering kali menggunakan kombinasi pendorong besar dan kecil (vernier), untuk memungkinkan tingkat respons yang berbeda.[1][2][3]
Penggunaan
Sistem kendali reaksi pesawat ruang angkasa digunakan untuk:
- pengendalian sikap selama berbagai tahap misi;
- stasiun tetap berada di orbit ;
- manuver jarak dekat selama prosedur docking ;
- pengendalian orientasi , atau "menunjuk hidung" pesawat;
- sarana cadangan untuk deorbiting ;
- Motor ullage untuk menyiapkan sistem bahan bakar untuk pembakaran mesin utama.
Karena wahana antariksa hanya berisi bahan bakar dalam jumlah terbatas dan kecil kemungkinannya untuk mengisinya kembali, sistem kontrol reaksi alternatif telah dikembangkan sehingga bahan bakar dapat dihemat. Untuk menjaga posisi, beberapa wahana antariksa (terutama yang berada di orbit geosinkron) menggunakan mesin impuls spesifik tinggi seperti arcjet, pendorong ion, atau pendorong efek Hall. Untuk mengontrol orientasi, beberapa wahana antariksa, termasuk ISS, menggunakan roda momentum yang berputar untuk mengontrol laju rotasi wahana.
Lihat pula
- Teknik kedirgantaraan
- Orbit
- Dinamika (mekanika)
- Penerbangan antariksa
- Penerbangan antariksa suborbital
- Propulsi wahana antariksa
- Kontrol posisi wahana antariksa
- Translasi (geometri)
Referensi
- ↑ "What is RCS?" by NASA in a PDF file.
- ↑ REACTION CONTROL SYSTEM. science.ksc.nasa.gov.
- ↑ Armand L. Colas. Reaction Control System Performance Characterization using Vacuum Chamber Thrust Stand. AIAA Propulsion and Energy 2020 Forum. American Institute of Aeronautics and Astronautics. 2020-08-17. doi:10.2514/6.2020-3526. ISBN 978-1-62410-602-6.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27498640 (2025-07-05T03:31:28Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.