Lompat ke isi

Perencanaan sumber daya manusia: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27262418; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Perencanaan sumber daya manusia''' adalah proses [[analisis]] dan [[identifikasi]] yang dilakukan [[organisasi]] terhadap kebutuhan akan [[sumber daya manusia]], sehingga organisasi tersebut dapat menentukan langkah yang harus diambil guna mencapai tujuannya. Selain itu, pentingnya diadakan perencanaan sumber daya manusia ialah organisasi akan memiliki gambaran yang jelas akan [[masa depan]], serta mampu mengantisipasi [[kekurangan]] [[kualitas]] [[tenaga kerja]] yang diperlukan.
[[File:Labour_campaign_booth_2007.JPG|thumb|right|280px|Labour campaign booth 2007]]
 
'''Perencanaan sumber daya manusia''' adalah proses [[analisis]] dan [[identifikasi]] yang dilakukan [[organisasi]] terhadap kebutuhan akan [[sumber daya manusia]], sehingga organisasi tersebut dapat menentukan langkah yang harus diambil guna mencapai tujuannya.<ref>[http://www.viyan.staff.gunadarma.ac.id/.../2_Subsistem-Penelitian-dan-Subsistem-Perencanaan-SDM.pdf ''Sistem Informasi Sumber Daya Manusia'']. Diakses 9 Juni 2010.</ref> Selain itu, pentingnya diadakan perencanaan sumber daya manusia ialah organisasi akan memiliki gambaran yang jelas akan [[masa depan]], serta mampu mengantisipasi [[kekurangan]] [[kualitas]] [[tenaga kerja]] yang diperlukan.<ref>[http://repository.usu.ac.id/bitstream/123456789/1350/1/tkimia-syahrul5.pdf ''Perencanaan Sumber Daya Manusia'']. Diakses 9 Juni 2010.</ref>


== Syarat ==
== Syarat ==
Terdapat beberapa syarat untuk membuat sebuah perencanaan SDM yang baik, yakni:
Terdapat beberapa syarat untuk membuat sebuah perencanaan SDM yang baik, yakni:<ref>[http://www.viyan.staff.gunadarma.ac.id/.../2_Subsistem-Penelitian-dan-Subsistem-Perencanaan-SDM.pdf ''Sistem Informasi Sumber Daya Manusia'']. Diakses 9 Juni 2010.</ref>
# Harus mengetahui secara jelas [[masalah]] yang direncanakannya.
# Harus mengetahui secara jelas [[masalah]] yang direncanakannya.
# Harus mengumpulkan dan menganalisis [[informasi]] tentang SDM dalam organisasi tersebut secara lengkap.
# Harus mengumpulkan dan menganalisis [[informasi]] tentang SDM dalam organisasi tersebut secara lengkap.
Baris 11: Baris 13:


== Langkah ==
== Langkah ==
Untuk sebuah perencanaan SDM yang baik, diperlukan tahapan-tahapan atau langkah dasar yang harus ditempuh:
Untuk sebuah perencanaan SDM yang baik, diperlukan tahapan-tahapan atau langkah dasar yang harus ditempuh:<ref>[http://www.viyan.staff.gunadarma.ac.id/.../2_Subsistem-Penelitian-dan-Subsistem-Perencanaan-SDM.pdf ''Sistem Informasi Sumber Daya Manusia'']. Diakses 9 Juni 2010.</ref>
# Mampu menetapkan secara jelas kualitas dan [[kuantitas]] SDM.
# Mampu menetapkan secara jelas kualitas dan [[kuantitas]] SDM.
# Mengumpulkan [[data]] dan informasi yang lengkap mengenai SDM.
# Mengumpulkan [[data]] dan informasi yang lengkap mengenai SDM.
Baris 43: Baris 45:


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perencanaan+sumber+daya+manusia&oldid=27262418 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27262418 (2025-05-12T08:35:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perencanaan+sumber+daya+manusia&oldid=27262418 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27262418 (2025-05-12T08:35:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.09

Labour campaign booth 2007

Perencanaan sumber daya manusia adalah proses analisis dan identifikasi yang dilakukan organisasi terhadap kebutuhan akan sumber daya manusia, sehingga organisasi tersebut dapat menentukan langkah yang harus diambil guna mencapai tujuannya.[1] Selain itu, pentingnya diadakan perencanaan sumber daya manusia ialah organisasi akan memiliki gambaran yang jelas akan masa depan, serta mampu mengantisipasi kekurangan kualitas tenaga kerja yang diperlukan.[2]

Syarat

Terdapat beberapa syarat untuk membuat sebuah perencanaan SDM yang baik, yakni:[3]

  1. Harus mengetahui secara jelas masalah yang direncanakannya.
  2. Harus mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang SDM dalam organisasi tersebut secara lengkap.
  3. Mempunyai pengalaman luas tentang analisis pekerjaan (job analysis), kondisi organisasi, dan persediaan SDM.
  4. Harus mampu membaca situasi SDM saat ini dan masa mendatang.
  5. Mampu memperkirakan peningkatan SDM dan teknologi masa depan.
  6. Mengetahui secara luas peraturan dan kebijaksanaan pemerintah, khususnya yang menyangkut tenaga kerja.

Langkah

Untuk sebuah perencanaan SDM yang baik, diperlukan tahapan-tahapan atau langkah dasar yang harus ditempuh:[4]

  1. Mampu menetapkan secara jelas kualitas dan kuantitas SDM.
  2. Mengumpulkan data dan informasi yang lengkap mengenai SDM.
  3. Mengelompokkan data dan informasi tersebut, kemudian menganalisisnya.
  4. Menetapkan beberapa alternatif yang kira-kira sanggup ditempuh.
  5. Memilih alternatif terbaik dari berbagai alternatif yang ada.
  6. Menginformasikan rencana terpilih kepada para karyawan agar direalisasikan.

Secara garis besar, proses perencanaan SDM terdiri dari 3 tahapan penting yakni sebagai berikut:

Tahap I: Peramalan terkait Penambahan atau Pengurangan Tenaga Kerja

Pada tahap ini, HR manager harus memastikan berapa jumlah permintaan dan penawaran tenaga kerja . Tujuan utamanya adalah untuk memprediksi di area mana dalam organisasi yang perlu penambahan atau pengurangan tenaga kerja.

Ada 3 langkah yang harus diperhatikan dalam tahapan peramalan ini yakni sebagai berikut:

1. Penentuan Permintaan Tenaga Kerja

2. Penentuan Penawaran Tenaga Kerja

3. Penentuan Penambahan atau Pengurangan Tenaga Kerja

Tahap II: Penentuan Tujuan dan Perencanaan Strategis

Tahap kedua dalam perencanaan sumber daya manusia adalah penentuan tujuan dan perencanaan strategis. Tujuan dari penentuan tujuan kuantitatif yang spesifik adalah untuk memfokuskan perhatian kepada masalah dan menyediakan contoh untuk menentukan keberhasilan dari suatu program. Tujuan tersebut seharusnya datang dari analisis permintaan dan penawaran tenaga kerja dan harus memasukkan gambaran spesifik tentang apa yang akan terjadi pada kategori jabatan atau keterampilan serta timetable yang spesifik tentang kapan hasil harus dicapai.

Tahap III: Penerapan Program dan Evaluasi

Tahap akhir dari proses perencanaan SDM adalah mengevaluasi hasil. Pada tahap ini, organisasi perlu memeriksa apakah perusahaan sudah berhasil menghindari terjadinya kekurangan atau kelebihan tenaga kerja. Penting juga bagi organisasi untuk melihat komponen yang spesifik dari proses perencanaan SDM yang berkontribusi terhadap keberhasilan atau kegagalannya.

Sumber: http://hrcerdas.com/perencanaan-sdm-3-tahapan-yang-wajib-dipahami/

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27262418 (2025-05-12T08:35:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.