Lamaran pernikahan: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28036332; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:High_Line_Nyc_Marriage_Proposal.jpg|thumb|right|280px|High Line Nyc Marriage Proposal]] | |||
Prosesi ini dilakukan dengan berbagai tahapan dan susunan acara. Momen ini juga kerap dimanfaatkan sebagai sebuah momen untuk melakukan reuni keluarga dan sahabat dekat. Tidak heran jika acara lamaran pernikahan sering kali dibuat layaknya pesta hingga mengundang banyak orang. Pada acara lamaran biasanya juga akan dilakukan prosesi tukar cincin dengan pasangan sebagai salah satu syarat yang wajib dipersiapkan. Tunangan, layaknya juga pernikahan melambangkan ikatan cinta abadi. Inilah mengapa memberikan cincin diartikan sebagai lambang keramat. | '''Lamaran pernikahan''' atau '''pinangan nikah'''<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lamaran+pernikahan&oldid=28036332 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> () adalah acara di mana satu orang dalam suatu hubungan meminta pasangannya untuk [[Perkawinan|menikah]]. Jika diterima, itu menandai dimulainya [[pertunangan]] mereka, janji bersama untuk menikah pada masa depan. Menyesuaikan dengan adat dan tradisi yang dipilih kedua mempelai. | ||
Prosesi ini dilakukan dengan berbagai tahapan dan susunan acara. Momen ini juga kerap dimanfaatkan sebagai sebuah momen untuk melakukan reuni keluarga dan sahabat dekat. Tidak heran jika acara lamaran pernikahan sering kali dibuat layaknya pesta hingga mengundang banyak orang. Pada acara lamaran biasanya juga akan dilakukan prosesi tukar cincin dengan pasangan sebagai salah satu syarat yang wajib dipersiapkan. Tunangan, layaknya juga pernikahan melambangkan ikatan cinta abadi. Inilah mengapa memberikan cincin diartikan sebagai lambang keramat.<ref>Inkana Putri. [https://wolipop.detik.com/wedding-news/d-5212163/ini-filosofi-di-balik-cincin-sebagai-simbol-pernikahan Ini Filosofi di Balik Cincin sebagai Simbol Pernikahan]. ''wolipop''.</ref><ref>Ladiestory.id. [https://www.ladiestory.id/makna-cincin-kawin-sebagai-perhiasan-paling-sakral-dalam-sebuah-pernikahan-55903 Makna Cincin Kawin Sebagai Perhiasan Paling Sakral Dalam Sebuah Pernikahan]. ''Ladiestory.ID''.</ref> | |||
Meskipun sebagian besar calon pasangan sudah membahas keinginan mereka untuk menikah dari jauh hari sebelum lamaran diajukan, dan bahkan dapat menjadwalkan waktu dan tempat spesifik untuk lamaran akan dilaksanakan; walaupun juga dapat dimaksudkan sebagai kejutan. | Meskipun sebagian besar calon pasangan sudah membahas keinginan mereka untuk menikah dari jauh hari sebelum lamaran diajukan, dan bahkan dapat menjadwalkan waktu dan tempat spesifik untuk lamaran akan dilaksanakan; walaupun juga dapat dimaksudkan sebagai kejutan. | ||
| Baris 8: | Baris 10: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Lamaran+pernikahan&oldid=28036332 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28036332 (2025-10-16T21:57:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.10

Lamaran pernikahan atau pinangan nikah[1] () adalah acara di mana satu orang dalam suatu hubungan meminta pasangannya untuk menikah. Jika diterima, itu menandai dimulainya pertunangan mereka, janji bersama untuk menikah pada masa depan. Menyesuaikan dengan adat dan tradisi yang dipilih kedua mempelai.
Prosesi ini dilakukan dengan berbagai tahapan dan susunan acara. Momen ini juga kerap dimanfaatkan sebagai sebuah momen untuk melakukan reuni keluarga dan sahabat dekat. Tidak heran jika acara lamaran pernikahan sering kali dibuat layaknya pesta hingga mengundang banyak orang. Pada acara lamaran biasanya juga akan dilakukan prosesi tukar cincin dengan pasangan sebagai salah satu syarat yang wajib dipersiapkan. Tunangan, layaknya juga pernikahan melambangkan ikatan cinta abadi. Inilah mengapa memberikan cincin diartikan sebagai lambang keramat.[2][3]
Meskipun sebagian besar calon pasangan sudah membahas keinginan mereka untuk menikah dari jauh hari sebelum lamaran diajukan, dan bahkan dapat menjadwalkan waktu dan tempat spesifik untuk lamaran akan dilaksanakan; walaupun juga dapat dimaksudkan sebagai kejutan.
Seorang wanita tidak dapat menolak lamaran pria karena pasangan sudah membahas keinginan mereka untuk menikah dari jauh hari, dan mungkin tidak menyatakan apa alasannya. Jika wanita itu menerima lamaran pria, dia biasanya akan menyetujui pria itu secara lisan dan memakai cincin itu sampai menjelang pernikahan (yang dikenal sebagai masa pertunangan).
Referensi
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Inkana Putri. Ini Filosofi di Balik Cincin sebagai Simbol Pernikahan. wolipop.
- ↑ Ladiestory.id. Makna Cincin Kawin Sebagai Perhiasan Paling Sakral Dalam Sebuah Pernikahan. Ladiestory.ID.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28036332 (2025-10-16T21:57:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.