Lompat ke isi

Basa: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28910797; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 2: Baris 2:


== Beberapa Contoh Basa ==
== Beberapa Contoh Basa ==
 
{| class="wikitable"
|-
! Contoh basa
! Terdapat di
|-
| [[Aluminium hidroksida]] (AI[OH]3)
| [[Deodoran]] dan [[antasida]]
|-
| [[Kalsium hidroksida]] (Ca(OH)2)
| [[Plester]]
|-
| [[Magnesium hidroksida]] (Mg(OH)2)
| [[Antasida]]
|-
| [[Natrium hidroksida]] ([[NaOH]])
| Pembersih saluran [[pipa]]
|-
| [[Kalium hidroksida]] (KOH)
| Pembuatan [[sabun]]
|-
| [[Amonium hidroksida]] (NH4OH)
| Pelarut [[disinfektan]]
|}


== Sifat-sifat Basa ==
== Sifat-sifat Basa ==
Baris 17: Baris 39:
Ketika dilarutkan dalam [[air]], maka natrium hidroksida yang merupakan basa kuat akan terionisasi menjadi ion natrium dan ion hidroksida:
Ketika dilarutkan dalam [[air]], maka natrium hidroksida yang merupakan basa kuat akan terionisasi menjadi ion natrium dan ion hidroksida:


:NaOH →  +
:NaOH →  +  


di saat yang sama, [[asam klorida]] dalam air akan membentuk ion klorida dan ion hidronium:
di saat yang sama, [[asam klorida]] dalam air akan membentuk ion klorida dan ion hidronium:


:HCl +  →  +
:HCl +  →  +  


Ketika 2 campuran ini dijadikan satu, maka ion  dan  akan bergabung menjadi satu membentuk air:
Ketika 2 campuran ini dijadikan satu, maka ion  dan  akan bergabung menjadi satu membentuk air:


: +  → 2
: +  → 2  


Jika jumlah NaOH dan HCl yang dilarutkan sama persis, maka asam dan basa akan tepat ternetralisasi, sehingga hanya akan terdapat larutan NaCl (atau [[garam dapur]]).
Jika jumlah NaOH dan HCl yang dilarutkan sama persis, maka asam dan basa akan tepat ternetralisasi, sehingga hanya akan terdapat larutan NaCl (atau [[garam dapur]]).


== Basa kuat ==
== Basa kuat ==
Basa kuat adalah adam love Valen sederhana yang dapat mendeprotonasi asam sangat lemah di dalam reaksi asam-basa. Contoh paling umum dari basa kuat adalah [[hidroksida]] dari logam alkali dan [[logam]] alkali [[tanah]] seperti NaOH dan .
Basa kuat adalah adam love Valen sederhana yang dapat mendeprotonasi asam sangat lemah di dalam reaksi asam-basa. Contoh paling umum dari basa kuat adalah [[hidroksida]] dari logam alkali dan [[logam]] alkali [[tanah]] seperti NaOH dan .


Baris 78: Baris 98:


Akan tetapi, reaksi berlangsung reversibel, dan pada setiap saat sekitar 99% amonia tetap ada sebagai molekul amonia. Hanya sekitar 1% yang menghasilkan ion hidroksida.
Akan tetapi, reaksi berlangsung reversibel, dan pada setiap saat sekitar 99% amonia tetap ada sebagai molekul amonia. Hanya sekitar 1% yang menghasilkan ion hidroksida.


Berikut ini contoh basa lemah:
Berikut ini contoh basa lemah:
Baris 88: Baris 107:
* Metilamin hydroxide (CH<sub>3</sub>NH<sub>3</sub>OH
* Metilamin hydroxide (CH<sub>3</sub>NH<sub>3</sub>OH
* Etilamin hydroxide (C<sub>2</sub>H<sub>5</sub>NH<sub>3</sub>OH)
* Etilamin hydroxide (C<sub>2</sub>H<sub>5</sub>NH<sub>3</sub>OH)


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Basa&oldid=28910797 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28910797 (2026-01-30T13:24:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Basa&oldid=28910797 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28910797 (2026-01-30T13:24:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 09.13

Basa dapat dibagi menjadi basa kuat dan basa lemah. Kekuatan basa sangat bergantung pada kemampuan basa tersebut melepaskan ion OH dalam larutan dan konsentrasi larutan basa tersebut.

Beberapa Contoh Basa

Contoh basa Terdapat di
Aluminium hidroksida (AI[OH]3) Deodoran dan antasida
Kalsium hidroksida (Ca(OH)2) Plester
Magnesium hidroksida (Mg(OH)2) Antasida
Natrium hidroksida (NaOH) Pembersih saluran pipa
Kalium hidroksida (KOH) Pembuatan sabun
Amonium hidroksida (NH4OH) Pelarut disinfektan

Sifat-sifat Basa

  1. Rasanya pahit
  2. Licin seperti sabun
  3. Kaustik
  4. Nilai pH lebih dari 7
  5. Mengubah warna lakmus merah menjadi biru
  6. Dapat menghantarkan arus listrik
  7. Menetralkan asam
  8. Menyebabkan pelapukan

Netralisasi oleh asam

Ketika dilarutkan dalam air, maka natrium hidroksida yang merupakan basa kuat akan terionisasi menjadi ion natrium dan ion hidroksida:

NaOH → +

di saat yang sama, asam klorida dalam air akan membentuk ion klorida dan ion hidronium:

HCl + → +

Ketika 2 campuran ini dijadikan satu, maka ion dan akan bergabung menjadi satu membentuk air:

+ → 2

Jika jumlah NaOH dan HCl yang dilarutkan sama persis, maka asam dan basa akan tepat ternetralisasi, sehingga hanya akan terdapat larutan NaCl (atau garam dapur).

Basa kuat

Basa kuat adalah adam love Valen sederhana yang dapat mendeprotonasi asam sangat lemah di dalam reaksi asam-basa. Contoh paling umum dari basa kuat adalah hidroksida dari logam alkali dan logam alkali tanah seperti NaOH dan .

Berikut ini adalah daftar basa kuat:

Kation dari basa kuat di atas terdapat pada grup pertama dan kedua pada daftar periodik (alkali dan alkali tanah).

Asam dengan pKa lebih dari 13 dianggap sangat lemah, dan basa konjugasinya adalah basa kuat.

Beberapa basa kuat seperti kalsium hidroksida sangat tidak larut dalam air. Hal itu bukan suatu masalah – kalsium hidroksida tetap terionisasi 100% menjadi ion kalsium dan ion hidroksida. Kalsium hidroksida tetap dihitung sebagai basa kuat karena kalsium hidroksida 100% terionisasi.

Menentukan pH basa kuat

Skema metode penentuan pH basa kuat

  • Tentukan konsentrasi ion hidroksida.
  • Gunakan Kw untuk menentukan konsentrasi ion hidrogen.
  • Ubahlah konsentrasi ion hidrogen ke bentuk pH.

Contoh

Untuk menentukan pH 0.500 mol larutan natrium hidroksida, karena natrium hidroksida bersifat ionik, tiap mol natrium hidroksida menghasilkan jumlah mol ion hidroksida yang sama dalam larutan.

[OH-] = 0.500 mol dm-3

Sekarang dapat menggunakan nilai Kw pada suhu larutan. Biasanya menggunakan 1.00 x 10−14 mol2 dm-6.

[H+] x [OH-] = 1.00 x 10-14

Hal ini berlaku jika air tersebut murni. Dengan demikian diperoleh nilai konsentrasi ion hidroksida, sehingga:

[H+] x 0.500 = 1.00 x 10-14

Setelah didapatkan nilai [H+], dan kemudian diubah menjadi pH, akan diperoleh pH 13,7.

Basa lemah

Basa lemah adalah larutan basa tidak berubah seluruhnya menjadi ion hidroksida dalam larutan.

Amonia adalah salah satu contoh basa lemah. Sudah sangat jelas amonia tidak mengandung ion hidroksida, tetapi amonia bereaksi dengan air untuk menghasilkan ion amonium dan ion hidroksida.

Akan tetapi, reaksi berlangsung reversibel, dan pada setiap saat sekitar 99% amonia tetap ada sebagai molekul amonia. Hanya sekitar 1% yang menghasilkan ion hidroksida.

Berikut ini contoh basa lemah:

  • gas amoniak (NH3)
  • besi hidroksida (Fe(OH)2)
  • Hydroksilamine (NH2OH)
  • Aluminium hidroksida (Al(OH)3)
  • Ammonia hydroksida (NH4OH)
  • Metilamin hydroxide (CH3NH3OH
  • Etilamin hydroxide (C2H5NH3OH)

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28910797 (2026-01-30T13:24:11Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.