Lompat ke isi

Senyawa jenuh dan tak jenuh: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 21275248; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
Dalam [[kimia]], '''senyawa jenuh''' ([[Bahasa Inggris|Inggris]]: ''saturated compound'') adalah [[senyawa kimia]] (atau ion) yang menolak [[reaksi adisi]], seperti [[hidrogenasi]], [[adisi oksidatif]], dan pengikatan [[Asam dan basa Lewis|basa Lewis]]. Istilah ini digunakan dalam banyak konteks dan untuk banyak kelas senyawa kimia. Secara keseluruhan, senyawa jenuh kurang reaktif dibandingkan senyawa tak jenuh. Saturasi berasal dari kata [[Bahasa Latin|Latin]] ''saturare'', yang berarti 'mengisi'.
Dalam [[kimia]], '''senyawa jenuh''' ([[Bahasa Inggris|Inggris]]: ''saturated compound'') adalah [[senyawa kimia]] (atau ion) yang menolak [[reaksi adisi]], seperti [[hidrogenasi]], [[adisi oksidatif]], dan pengikatan [[Asam dan basa Lewis|basa Lewis]]. Istilah ini digunakan dalam banyak konteks dan untuk banyak kelas senyawa kimia. Secara keseluruhan, senyawa jenuh kurang reaktif dibandingkan senyawa tak jenuh. Saturasi berasal dari kata [[Bahasa Latin|Latin]] ''saturare'', yang berarti 'mengisi'.<ref>''Mosby's Medical, Nursing & Allied Health Dictionary'', Edisi ke-4, Mosby-Year Book Inc., 1994, hlm. 1394</ref>


== Kimia organik ==
== Kimia organik ==
Senyawa tak jenuh (''unsaturated compound'') umumnya melakukan reaksi adisi khas yang tidak mungkin dilakukan dengan senyawa jenuh seperti alkana. Senyawa organik jenuh hanya memiliki ikatan tunggal antara atom karbon. Kelas penting dari senyawa jenuh adalah [[alkana]]. Banyak senyawa jenuh memiliki gugus fungsi, misalnya [[alkohol]].
Senyawa tak jenuh (''unsaturated compound'') umumnya melakukan reaksi adisi khas yang tidak mungkin dilakukan dengan senyawa jenuh seperti alkana. Senyawa organik jenuh hanya memiliki ikatan tunggal antara atom karbon. Kelas penting dari senyawa jenuh adalah [[alkana]]. Banyak senyawa jenuh memiliki gugus fungsi, misalnya [[alkohol]].


{| class="wikitable floatright" style="text-align:center"
| colspan="2" |'''Senyawa jenuh'''
|-
|[[Etana]]
|[[Propana]]
|-
|
|
|-
| colspan="2" |[[1-Oktanol]]
|-
| colspan="2" |
|-
| colspan="2" |[[Lemak jenuh|Asam lemak jenuh]]
|-
| colspan="2" |
|}


=== Senyawa organik tak jenuh ===
=== Senyawa organik tak jenuh ===
Konsep saturasi dapat dijelaskan dengan menggunakan berbagai sistem penamaan, [[rumus]], dan [[Kimia analisis|uji analitik]]. Misalnya, [[Tata nama organik|tata nama IUPAC]] adalah sistem konvensi penamaan yang digunakan untuk menggambarkan jenis dan lokasi ketidakjenuhan dalam senyawa organik. "[[Derajat ketidakjenuhan]]" adalah rumus yang digunakan untuk meringkas dan membuat diagram jumlah hidrogen yang dapat diikat oleh suatu senyawa. Ketidakjenuhan dapat ditentukan dengan [[Resonansi magnet inti|NMR]], [[spektrometri massa]] dan [[Spektroskopi inframerah|spektroskopi IR]], atau dengan menentukan [[bilangan bromin]] atau [[bilangan iodin]] suatu senyawa.
Konsep saturasi dapat dijelaskan dengan menggunakan berbagai sistem penamaan, [[rumus]], dan [[Kimia analisis|uji analitik]]. Misalnya, [[Tata nama organik|tata nama IUPAC]] adalah sistem konvensi penamaan yang digunakan untuk menggambarkan jenis dan lokasi ketidakjenuhan dalam senyawa organik. "[[Derajat ketidakjenuhan]]" adalah rumus yang digunakan untuk meringkas dan membuat diagram jumlah hidrogen yang dapat diikat oleh suatu senyawa. Ketidakjenuhan dapat ditentukan dengan [[Resonansi magnet inti|NMR]], [[spektrometri massa]] dan [[Spektroskopi inframerah|spektroskopi IR]], atau dengan menentukan [[bilangan bromin]] atau [[bilangan iodin]] suatu senyawa.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Senyawa+jenuh+dan+tak+jenuh&oldid=21275248 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref>
 
{| class="wikitable floatright" style="text-align:center; font-size:92
! colspan="2" |Senyawa tak jenuh
|-
|
[[Etena|Etilena]]
|
[[Asetilena]]
|-
| colspan="2" |
[[Asam linoleat]]
|}


=== Asam lemak ===
=== Asam lemak ===
 
Istilah jenuh vs. tak jenuh sering diterapkan pada konstituen [[asam lemak]] dari [[lemak]]. Trigliserida (lemak) yang terdiri dari [[Tallow|lemak tallow]] berasal dari [[asam stearat]] jenuh dan [[asam oleat]] tak jenuh tunggal.<ref>Alfred Thomas. ''Fats and Fatty Oils''. Wiley-VCH. 2002. doi:10.1002/14356007.a10_173. ISBN 3527306730.</ref> Banyak [[minyak nabati]] mengandung asam lemak dengan satu (''tak jenuh tunggal'', ''monounsaturated'') atau lebih (''tak jenuh ganda'', ''polyunsaturated'') ikatan rangkap di dalamnya.
 
Istilah jenuh vs. tak jenuh sering diterapkan pada konstituen [[asam lemak]] dari [[lemak]]. Trigliserida (lemak) yang terdiri dari [[Tallow|lemak tallow]] berasal dari [[asam stearat]] jenuh dan [[asam oleat]] tak jenuh tunggal. Banyak [[minyak nabati]] mengandung asam lemak dengan satu (''tak jenuh tunggal'', ''monounsaturated'') atau lebih (''tak jenuh ganda'', ''polyunsaturated'') ikatan rangkap di dalamnya.


== Senyawa jenuh dan tak jenuh di luar kimia organik ==
== Senyawa jenuh dan tak jenuh di luar kimia organik ==
=== Kimia organologam ===
=== Kimia organologam ===
Dalam [[kimia organologam]], kompleks koordinat tak jenuh memiliki kurang dari [[Aturan 18 elektron|18 elektron valensi]] dan dengan demikian rentan terhadap [[adisi oksidatif]] atau koordinasi [[ligan]] tambahan. Ketidakjenuhan adalah karakteristik dari banyak [[Katalisis|katalis]]. Lawan kata tak jenuh koordinatif adalah jenuh koordinatif. Kompleks yang jenuh secara koordinatif jarang menunjukkan sifat katalitik.
Dalam [[kimia organologam]], kompleks koordinat tak jenuh memiliki kurang dari [[Aturan 18 elektron|18 elektron valensi]] dan dengan demikian rentan terhadap [[adisi oksidatif]] atau koordinasi [[ligan]] tambahan. Ketidakjenuhan adalah karakteristik dari banyak [[Katalisis|katalis]]. Lawan kata tak jenuh koordinatif adalah jenuh koordinatif. Kompleks yang jenuh secara koordinatif jarang menunjukkan sifat katalitik.<ref>Hartwig, J. F. ''Organotransition Metal Chemistry, from Bonding to Catalysis''; University Science Books: New York, 2010.</ref><ref>[https://goldbook.iupac.org/html/C/C01334.html IUPAC definition of Coordinatively Unsaturated Complex].</ref>


=== Permukaan ===
=== Permukaan ===
Dalam [[kimia fisik]], ketika mengacu pada proses permukaan, saturasi menunjukkan tingkat di mana situs pengikatan terisi penuh. Misalnya, [[Kapasitas pertukaran kation|kejenuhan basa]] mengacu pada fraksi [[Kapasitas pertukaran kation|kation yang dapat ditukar]] yang merupakan kation basa.
Dalam [[kimia fisik]], ketika mengacu pada proses permukaan, saturasi menunjukkan tingkat di mana situs pengikatan terisi penuh. Misalnya, [[Kapasitas pertukaran kation|kejenuhan basa]] mengacu pada fraksi [[Kapasitas pertukaran kation|kation yang dapat ditukar]] yang merupakan kation basa.


== Referensi ==
== Referensi ==
 
<references />
 


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Senyawa+jenuh+dan+tak+jenuh&oldid=21275248 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 21275248 (2022-06-22T10:17:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Senyawa+jenuh+dan+tak+jenuh&oldid=21275248 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 21275248 (2022-06-22T10:17:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.51

Dalam kimia, senyawa jenuh (Inggris: saturated compound) adalah senyawa kimia (atau ion) yang menolak reaksi adisi, seperti hidrogenasi, adisi oksidatif, dan pengikatan basa Lewis. Istilah ini digunakan dalam banyak konteks dan untuk banyak kelas senyawa kimia. Secara keseluruhan, senyawa jenuh kurang reaktif dibandingkan senyawa tak jenuh. Saturasi berasal dari kata Latin saturare, yang berarti 'mengisi'.[1]

Kimia organik

Senyawa tak jenuh (unsaturated compound) umumnya melakukan reaksi adisi khas yang tidak mungkin dilakukan dengan senyawa jenuh seperti alkana. Senyawa organik jenuh hanya memiliki ikatan tunggal antara atom karbon. Kelas penting dari senyawa jenuh adalah alkana. Banyak senyawa jenuh memiliki gugus fungsi, misalnya alkohol.

Senyawa jenuh
Etana Propana
1-Oktanol
Asam lemak jenuh

Senyawa organik tak jenuh

Konsep saturasi dapat dijelaskan dengan menggunakan berbagai sistem penamaan, rumus, dan uji analitik. Misalnya, tata nama IUPAC adalah sistem konvensi penamaan yang digunakan untuk menggambarkan jenis dan lokasi ketidakjenuhan dalam senyawa organik. "Derajat ketidakjenuhan" adalah rumus yang digunakan untuk meringkas dan membuat diagram jumlah hidrogen yang dapat diikat oleh suatu senyawa. Ketidakjenuhan dapat ditentukan dengan NMR, spektrometri massa dan spektroskopi IR, atau dengan menentukan bilangan bromin atau bilangan iodin suatu senyawa.[2]

Senyawa tak jenuh

Etilena

Asetilena

Asam linoleat

Asam lemak

Istilah jenuh vs. tak jenuh sering diterapkan pada konstituen asam lemak dari lemak. Trigliserida (lemak) yang terdiri dari lemak tallow berasal dari asam stearat jenuh dan asam oleat tak jenuh tunggal.[3] Banyak minyak nabati mengandung asam lemak dengan satu (tak jenuh tunggal, monounsaturated) atau lebih (tak jenuh ganda, polyunsaturated) ikatan rangkap di dalamnya.

Senyawa jenuh dan tak jenuh di luar kimia organik

Kimia organologam

Dalam kimia organologam, kompleks koordinat tak jenuh memiliki kurang dari 18 elektron valensi dan dengan demikian rentan terhadap adisi oksidatif atau koordinasi ligan tambahan. Ketidakjenuhan adalah karakteristik dari banyak katalis. Lawan kata tak jenuh koordinatif adalah jenuh koordinatif. Kompleks yang jenuh secara koordinatif jarang menunjukkan sifat katalitik.[4][5]

Permukaan

Dalam kimia fisik, ketika mengacu pada proses permukaan, saturasi menunjukkan tingkat di mana situs pengikatan terisi penuh. Misalnya, kejenuhan basa mengacu pada fraksi kation yang dapat ditukar yang merupakan kation basa.

Referensi

  1. Mosby's Medical, Nursing & Allied Health Dictionary, Edisi ke-4, Mosby-Year Book Inc., 1994, hlm. 1394
  2. sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
  3. Alfred Thomas. Fats and Fatty Oils. Wiley-VCH. 2002. doi:10.1002/14356007.a10_173. ISBN 3527306730.
  4. Hartwig, J. F. Organotransition Metal Chemistry, from Bonding to Catalysis; University Science Books: New York, 2010.
  5. IUPAC definition of Coordinatively Unsaturated Complex.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 21275248 (2022-06-22T10:17:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.