Distorsi tetragonal: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27934791; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Distorsi tetragonal''' adalah suatu Distorsi yang terjadi pada ''kompleks oktahedral'' dengan enam ligan yang sama, apabila dua ligan yang berposisi ''trans''-(misalnya 2 ligan searah dengan sumbu z) dijauhkan atau didekatkan terhadap atom pusat maka kompleks yang ada dikatakan mengalami distorsi tetragonal. Distorsi ini dikatakan tetragonal karena adanya tidak mengubah luas bujur sangkar atau tetragonal yang terbentuk dari empat ligan yang terletak pada sumbu x dan sumbu y. | '''Distorsi tetragonal''' adalah suatu Distorsi yang terjadi pada ''kompleks oktahedral'' dengan enam ligan yang sama, apabila dua ligan yang berposisi ''trans''-(misalnya 2 ligan searah dengan sumbu z) dijauhkan atau didekatkan terhadap atom pusat maka kompleks yang ada dikatakan mengalami distorsi tetragonal. Distorsi ini dikatakan tetragonal karena adanya tidak mengubah luas bujur sangkar atau tetragonal yang terbentuk dari empat ligan yang terletak pada sumbu x dan sumbu y.<ref>Effendy.2007.Kimia Koordinasi jilid 1.Malang:Bayumedia Publishing</ref> | ||
Distorsi tetragonal akan menurunkan [[simetri]] dari kompleks yang ada yaitu dari kelompok titik Oh ke kelompok D4h. Penurunan simetri ini terjadi karena dua dari empat sumbu rotasi ''C4'' yang ada pada kelompok titik ''Oh'' berubah menjadi sumbu rotasi ''C2'' pada kelompok titik ''D4h''. | Distorsi tetragonal akan menurunkan [[simetri]] dari kompleks yang ada yaitu dari kelompok titik Oh ke kelompok D4h. Penurunan simetri ini terjadi karena dua dari empat sumbu rotasi ''C4'' yang ada pada kelompok titik ''Oh'' berubah menjadi sumbu rotasi ''C2'' pada kelompok titik ''D4h''.<ref>Effendy.2007.Kimia Koordinasi jilid 1.Malang:Bayumedia Publishing</ref> | ||
Pada umumnya distorsi ini adalah tidak menguntungkan karena akan mengurangi enenrgi ikatan yang ada, akan tetapi pada situasi tertentu distorsi ini justru menguntungkan. Distorsi tetragonal lebih dikenal sebagai distorsi Jahn-Teller. '''Teorema Jahn-Teller''' menyatakan bahwa untuk molekul non linear pada keadaan elektronik yang degenerat, suatu distorsi harus timbul untuk menghasilkan sistem dengan energi yang lebih rendah. Akibat distorsi ini simetri sistem menjadi lebih rendah dan tingkat degradasinya berkurang. | Pada umumnya distorsi ini adalah tidak menguntungkan karena akan mengurangi enenrgi ikatan yang ada, akan tetapi pada situasi tertentu distorsi ini justru menguntungkan. Distorsi tetragonal lebih dikenal sebagai distorsi Jahn-Teller. '''Teorema Jahn-Teller''' menyatakan bahwa untuk molekul non linear pada keadaan elektronik yang degenerat, suatu distorsi harus timbul untuk menghasilkan sistem dengan energi yang lebih rendah. Akibat distorsi ini simetri sistem menjadi lebih rendah dan tingkat degradasinya berkurang.<ref>Effendy.2007.Kimia Koordinasi jilid 1.Malang:Bayumedia Publishing</ref> | ||
Distorsi tetragonal dapat disebabkan oleh elektron-elektron pada orbital ''t2g'' atau elektron-elektron pada orbital ''eg''. ''Distorsi yang terjadi akibat elektron-elektron pada orbital eg adalah lebih kuat dibandingkan distorsi yang terjadi akibat elektron-elektron pada orbital t2g ''karena orbital ''eg'' berhadapan langsung dengan ligan-ligan. Hal ini ditunjukkan dengan perbedaan panjang ikatan-ikatan yang searah (dengan sumbu z) dengan ikatan-ikatan yang searah (dengan sumbu x dan sumbu y). | Distorsi tetragonal dapat disebabkan oleh elektron-elektron pada orbital ''t2g'' atau elektron-elektron pada orbital ''eg''. ''Distorsi yang terjadi akibat elektron-elektron pada orbital eg adalah lebih kuat dibandingkan distorsi yang terjadi akibat elektron-elektron pada orbital t2g ''karena orbital ''eg'' berhadapan langsung dengan ligan-ligan. Hal ini ditunjukkan dengan perbedaan panjang ikatan-ikatan yang searah (dengan sumbu z) dengan ikatan-ikatan yang searah (dengan sumbu x dan sumbu y).<ref>Effendy.2007.Kimia Koordinasi jilid 1.Malang:Bayumedia Publishing</ref> | ||
Pada waktu terjadi distorsi tetragonal, ada kemungkinan terjadi distorsi dengan kekuatan yang berbeda, sehingga dua ikatan yang terletak pada sumbu z memiliki panjang yang berbeda. | Pada waktu terjadi distorsi tetragonal, ada kemungkinan terjadi distorsi dengan kekuatan yang berbeda, sehingga dua ikatan yang terletak pada sumbu z memiliki panjang yang berbeda.<ref>Effendy.2007.Kimia Koordinasi jilid 1.Malang:Bayumedia Publishing</ref> | ||
Medan listrik yang terjadi pada pembentukan kompleks tetrahidral menyebabkan pemisahan orbital d pada ion pusat. | Medan listrik yang terjadi pada pembentukan kompleks tetrahidral menyebabkan pemisahan orbital d pada ion pusat. | ||
| Baris 13: | Baris 13: | ||
== Tautan Referensi == | == Tautan Referensi == | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Distorsi+tetragonal&oldid=27934791 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27934791 (2025-10-07T06:33:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Distorsi+tetragonal&oldid=27934791 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27934791 (2025-10-07T06:33:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 14.52
Distorsi tetragonal adalah suatu Distorsi yang terjadi pada kompleks oktahedral dengan enam ligan yang sama, apabila dua ligan yang berposisi trans-(misalnya 2 ligan searah dengan sumbu z) dijauhkan atau didekatkan terhadap atom pusat maka kompleks yang ada dikatakan mengalami distorsi tetragonal. Distorsi ini dikatakan tetragonal karena adanya tidak mengubah luas bujur sangkar atau tetragonal yang terbentuk dari empat ligan yang terletak pada sumbu x dan sumbu y.[1]
Distorsi tetragonal akan menurunkan simetri dari kompleks yang ada yaitu dari kelompok titik Oh ke kelompok D4h. Penurunan simetri ini terjadi karena dua dari empat sumbu rotasi C4 yang ada pada kelompok titik Oh berubah menjadi sumbu rotasi C2 pada kelompok titik D4h.[2]
Pada umumnya distorsi ini adalah tidak menguntungkan karena akan mengurangi enenrgi ikatan yang ada, akan tetapi pada situasi tertentu distorsi ini justru menguntungkan. Distorsi tetragonal lebih dikenal sebagai distorsi Jahn-Teller. Teorema Jahn-Teller menyatakan bahwa untuk molekul non linear pada keadaan elektronik yang degenerat, suatu distorsi harus timbul untuk menghasilkan sistem dengan energi yang lebih rendah. Akibat distorsi ini simetri sistem menjadi lebih rendah dan tingkat degradasinya berkurang.[3]
Distorsi tetragonal dapat disebabkan oleh elektron-elektron pada orbital t2g atau elektron-elektron pada orbital eg. Distorsi yang terjadi akibat elektron-elektron pada orbital eg adalah lebih kuat dibandingkan distorsi yang terjadi akibat elektron-elektron pada orbital t2g karena orbital eg berhadapan langsung dengan ligan-ligan. Hal ini ditunjukkan dengan perbedaan panjang ikatan-ikatan yang searah (dengan sumbu z) dengan ikatan-ikatan yang searah (dengan sumbu x dan sumbu y).[4]
Pada waktu terjadi distorsi tetragonal, ada kemungkinan terjadi distorsi dengan kekuatan yang berbeda, sehingga dua ikatan yang terletak pada sumbu z memiliki panjang yang berbeda.[5]
Medan listrik yang terjadi pada pembentukan kompleks tetrahidral menyebabkan pemisahan orbital d pada ion pusat.
Tautan Referensi
Referensi
- ↑ Effendy.2007.Kimia Koordinasi jilid 1.Malang:Bayumedia Publishing
- ↑ Effendy.2007.Kimia Koordinasi jilid 1.Malang:Bayumedia Publishing
- ↑ Effendy.2007.Kimia Koordinasi jilid 1.Malang:Bayumedia Publishing
- ↑ Effendy.2007.Kimia Koordinasi jilid 1.Malang:Bayumedia Publishing
- ↑ Effendy.2007.Kimia Koordinasi jilid 1.Malang:Bayumedia Publishing
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27934791 (2025-10-07T06:33:05Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.