Kimia kuantum relativistik: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 23155787; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Kimia kuantum relativistik''' mengundang diskusi [[kimia kuantum]] dan [[mekanika relativistik]] untuk menjelaskan sifat dan struktur [[unsur kimia|unsur]], terutama untuk unsur-unsur berat dalam [[tabel periodik]]. Contoh yang menonjol dari penjelasan ini adalah warna [[emas]]; menurut efek relativistik, ini bukan keperakan seperti kebanyakan logam lainnya. | '''Kimia kuantum relativistik''' mengundang diskusi [[kimia kuantum]] dan [[mekanika relativistik]] untuk menjelaskan sifat dan struktur [[unsur kimia|unsur]], terutama untuk unsur-unsur berat dalam [[tabel periodik]]. Contoh yang menonjol dari penjelasan ini adalah warna [[emas]]; menurut efek relativistik, ini bukan keperakan seperti kebanyakan logam lainnya. | ||
Istilah "efek relativistik" dikembangkan sejalan dengan sejarah mekanika kuantum. Awal mulanya, mekanika kuantum dikembangkan tanpa memperhatikan [[teori relativitas]]. Menurut konvensi, "efek relativistik" adalah perbedaan antara nilai-nilai yang dihitung dengan mempertimbangkan model tetapi tidak mempertimbangkan relativitas. Efek relativistik penting untuk unsur-unsur berat dengan [[nomor atom]] besar. Dalam kebanyakan tampilan umum tabel periodik, unsur-unsur ini berada di bagian bawah. Contohnya adalah [[lantanida]] dan [[aktinida]]. | Istilah "efek relativistik" dikembangkan sejalan dengan sejarah mekanika kuantum. Awal mulanya, mekanika kuantum dikembangkan tanpa memperhatikan [[teori relativitas]].<ref>Daniel Kleppner. [http://www.cstam.org.cn/Upfiles/200732678933.pdf A short history of atomic physics in the twentieth century]. ''Reviews of Modern Physics''. 1999. Vol. 71 (2). hlm. S78. doi:10.1103/RevModPhys.71.S78.</ref> Menurut konvensi, "efek relativistik" adalah perbedaan antara nilai-nilai yang dihitung dengan mempertimbangkan model tetapi tidak mempertimbangkan relativitas.<ref>U. Kaldor. [http://books.google.com/books?id=0xcAM5BzS-wC&pg=PA4 Theoretical Chemistry and Physics of Heavy and Superheavy Elements]. Kluwer Academic Publishers. 2003. hlm. 4. ISBN 1-4020-1371-X.</ref> Efek relativistik penting untuk unsur-unsur berat dengan [[nomor atom]] besar. Dalam kebanyakan tampilan umum tabel periodik, unsur-unsur ini berada di bagian bawah. Contohnya adalah [[lantanida]] dan [[aktinida]]. | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kimia+kuantum+relativistik&oldid=23155787 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23155787 (2023-03-23T15:14:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kimia+kuantum+relativistik&oldid=23155787 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 23155787 (2023-03-23T15:14:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 17.57
Kimia kuantum relativistik mengundang diskusi kimia kuantum dan mekanika relativistik untuk menjelaskan sifat dan struktur unsur, terutama untuk unsur-unsur berat dalam tabel periodik. Contoh yang menonjol dari penjelasan ini adalah warna emas; menurut efek relativistik, ini bukan keperakan seperti kebanyakan logam lainnya.
Istilah "efek relativistik" dikembangkan sejalan dengan sejarah mekanika kuantum. Awal mulanya, mekanika kuantum dikembangkan tanpa memperhatikan teori relativitas.[1] Menurut konvensi, "efek relativistik" adalah perbedaan antara nilai-nilai yang dihitung dengan mempertimbangkan model tetapi tidak mempertimbangkan relativitas.[2] Efek relativistik penting untuk unsur-unsur berat dengan nomor atom besar. Dalam kebanyakan tampilan umum tabel periodik, unsur-unsur ini berada di bagian bawah. Contohnya adalah lantanida dan aktinida.
Referensi
- ↑ Daniel Kleppner. A short history of atomic physics in the twentieth century. Reviews of Modern Physics. 1999. Vol. 71 (2). hlm. S78. doi:10.1103/RevModPhys.71.S78.
- ↑ U. Kaldor. Theoretical Chemistry and Physics of Heavy and Superheavy Elements. Kluwer Academic Publishers. 2003. hlm. 4. ISBN 1-4020-1371-X.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23155787 (2023-03-23T15:14:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.