Lompat ke isi

Kaidah oktet: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28715437; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Kaidah oktet''' ('''aturan oktet''') adalah suatu [[kaidah]] sederhana dalam kimia yang menyatakan bahwa [[atom]]-atom cenderung bergabung bersama sedemikiannya tiap-tiap atom memiliki delapan [[elektron]] dalam [[valensi|kelopak valensinya]], membuat [[konfigurasi elektron]] atom tersebut sama dengan konfigurasi elektron pada [[gas mulia]]. Kaidah ini dapat diterapkan pada unsur-unsur golongan utama, utamanya [[karbon]], [[nitrogen]], [[oksigen]], dan [[halogen]]. Kaidah ini juga dapat diterapkan pada unsur logam seperti [[natrium]] dan [[magnesium]]. Secara sederhana, molekul ataupun ion cenderung menjadi stabil apabila [[kelopak elektron]] terluarnya mengandung delapan elektron. Kaidah ini pertama kali dikemukakan oleh W. Kossel dan G.N. Lewis.
'''Kaidah oktet''' ('''aturan oktet''') adalah suatu [[kaidah]] sederhana dalam kimia yang menyatakan bahwa [[atom]]-atom cenderung bergabung bersama sedemikiannya tiap-tiap atom memiliki delapan [[elektron]] dalam [[valensi|kelopak valensinya]], membuat [[konfigurasi elektron]] atom tersebut sama dengan konfigurasi elektron pada [[gas mulia]]. Kaidah ini dapat diterapkan pada unsur-unsur golongan utama, utamanya [[karbon]], [[nitrogen]], [[oksigen]], dan [[halogen]]. Kaidah ini juga dapat diterapkan pada unsur logam seperti [[natrium]] dan [[magnesium]]. Secara sederhana, molekul ataupun ion cenderung menjadi stabil apabila [[kelopak elektron]] terluarnya mengandung delapan elektron. Kaidah ini pertama kali dikemukakan oleh W. Kossel dan G.N. Lewis.<ref>Kamaludin, Agus. (tanpa tahun). ''Cara Cepat Kuasai Konsep KIMIA dalam 8 Jam SMA Kelas X. ''Yogyakarta: Penerbit Andi.</ref>


== Cara Mencapai Kestabilan Konfigurasi Elektron ==
== Cara Mencapai Kestabilan Konfigurasi Elektron ==
Kecenderungan unsur-unsur lain mencapai konfigurasi stabil gas mulia (elektron valensi 8) disebut dengan hukum ''oktet'', sedangkan kecenderungan mencapai konfigurasi stabil gas mulia (elektron valensi 2) disebut hukum ''duplet''. Suatu atom dapat mencapai kestabilan konfigurasi elektron atom gas mulia dengan cara melepaskan elektron, menerima/menangkap elektron, dan menggunakan pasangan elektron secara bersama-sama.
Kecenderungan unsur-unsur lain mencapai konfigurasi stabil gas mulia (elektron valensi 8) disebut dengan hukum ''oktet'', sedangkan kecenderungan mencapai konfigurasi stabil gas mulia (elektron valensi 2) disebut hukum ''duplet''. Suatu atom dapat mencapai kestabilan konfigurasi elektron atom gas mulia dengan cara melepaskan elektron, menerima/menangkap elektron, dan menggunakan pasangan elektron secara bersama-sama.<ref>Suyatno, dkk. (tanpa tahun). ''KIMIA untuk SMA/MA Kelas X. ''Jakarta: Grasindo,</ref>


=== Pelepasan Elektron ===
=== Pelepasan Elektron ===
Atom-atom yang memiliki kelebihan konfigurasi elektron (1, 2, atau
Atom-atom yang memiliki kelebihan konfigurasi elektron (1, 2, atau
3 elektron) dibandingkan dengan konfigurasi elektron gas mulia yang terdekat maka cenderung untuk melepaskan elektronnya.
3 elektron) dibandingkan dengan konfigurasi elektron gas mulia yang terdekat maka cenderung untuk melepaskan elektronnya.<ref>Suyatno, dkk. (tanpa tahun). ''KIMIA untuk SMA/MA Kelas X. ''Jakarta: Grasindo,</ref>


=== Penerimaan Elektron ===
=== Penerimaan Elektron ===
Penerimaan elektron dapat terjadi pada atom yang memiliki
Penerimaan elektron dapat terjadi pada atom yang memiliki
kekurangan konfigurasi (1, 2, atau 3 elektron) dibandingkan dengan konfigurasi
kekurangan konfigurasi (1, 2, atau 3 elektron) dibandingkan dengan konfigurasi
elektron gas mulia yang terdekat.
elektron gas mulia yang terdekat.<ref>Suyatno, dkk. (tanpa tahun). ''KIMIA untuk SMA/MA Kelas X. ''Jakarta: Grasindo,</ref>


=== Penggunaan Elektron Bersama ===
=== Penggunaan Elektron Bersama ===
 
Penggunaan elektron secara bersama-sama dapat terjadi pada atom yang mempunyai [[keelektronegatifan]] tinggi atau atom yang sukar melepakan elektronnya. Cara ini merupakan proses yang terjadi pada pembentukan ''ikatan kovalen''. Ikatan ini dapat terjadi pada unsur-unsur sesama nonlogam karena unsur-unsur yang sama cenderung untuk menarik elektron. Konfigurasi elektron yang lebih stabil dicapai dengan cara memasangkan elektron valensinya. Jumlah elektron yang dipasangkan sesuai dengan keadaan paling stabil yang mungkin dicapai.<ref>Suyatno, dkk. (tanpa tahun). ''KIMIA untuk SMA/MA Kelas X. ''Jakarta: Grasindo,</ref>
Penggunaan elektron secara bersama-sama dapat terjadi pada atom yang mempunyai [[keelektronegatifan]] tinggi atau atom yang sukar melepakan elektronnya. Cara ini merupakan proses yang terjadi pada pembentukan ''ikatan kovalen''. Ikatan ini dapat terjadi pada unsur-unsur sesama nonlogam karena unsur-unsur yang sama cenderung untuk menarik elektron. Konfigurasi elektron yang lebih stabil dicapai dengan cara memasangkan elektron valensinya. Jumlah elektron yang dipasangkan sesuai dengan keadaan paling stabil yang mungkin dicapai.


=== Menerima Pasangan Elektron ===
=== Menerima Pasangan Elektron ===
 
Elektron-elektron dilepas, ditambah, atau dipasangkan dalam mencapai konfigurasi elektron yang paling stabil. Berbagai unsur mencapai konfigurasi elektron yang lebih stabil dengan menerima pasangan elektron dari atom unsur lain. Kemudian, pasangan elektron tersebut menjadi milik bersama membentuk [[ikatan kovalen koordinasi]].<ref>Suyatno, dkk. (tanpa tahun). ''KIMIA untuk SMA/MA Kelas X. ''Jakarta: Grasindo,</ref>
Elektron-elektron dilepas, ditambah, atau dipasangkan dalam mencapai konfigurasi elektron yang paling stabil. Berbagai unsur mencapai konfigurasi elektron yang lebih stabil dengan menerima pasangan elektron dari atom unsur lain. Kemudian, pasangan elektron tersebut menjadi milik bersama membentuk [[ikatan kovalen koordinasi]].


== Pengecualian Aturan Oktet ==
== Pengecualian Aturan Oktet ==
Walaupun semua ikatan kovalen mematuhi aturan
Walaupun semua ikatan kovalen mematuhi aturan
oktet, ternyata masih ada beberapa senyawa yang menyimpang dari aturan oktet,
oktet, ternyata masih ada beberapa senyawa yang menyimpang dari aturan oktet,
misalnya senyawa PCl<sub>5</sub>, BH<sub>3</sub>, NO<sub>2</sub>, BCl<sub>3</sub>, dan SF<sub>6</sub>. Hal ini disebut penyimpangan aturan atau pengecualian aturan oktet.
misalnya senyawa PCl<sub>5</sub>, BH<sub>3</sub>, NO<sub>2</sub>, BCl<sub>3</sub>, dan SF<sub>6</sub>. Hal ini disebut penyimpangan aturan atau pengecualian aturan oktet.<ref>Khamidinal, Tri Wahyuningsih dan Shidiq Premono. 2006. ''Kimia SMA/MA Kelas X. ''Yogyakarta: PT Pustaka Insan Madani.</ref>


Pengecualian aturan oktet dapat dibagi ke dalam tiga kategori, yang ditandai oleh oktet tak lengkap, jumlah elektron ganjil, dan terdapat lebih dari delapan elektron disekitar atom pusat.
Pengecualian aturan oktet dapat dibagi ke dalam tiga kategori, yang ditandai oleh oktet tak lengkap, jumlah elektron ganjil, dan terdapat lebih dari delapan elektron disekitar atom pusat.<ref>Chang, R. 2004. ''General'' ''Chemistry: The Essential Concepts'', alih bahasa: Indra Noviandri dkk. Jakarta: Penerbit Erlangga,</ref>


=== Oktet Tak Lengkap ===
=== Oktet Tak Lengkap ===
Pada beberapa senyawa, jumlah elektron disekitar atom pusat dalam suatu molekul stabil bisa kurang dari delapan. Misalnya, berilium unsur
Pada beberapa senyawa, jumlah elektron disekitar atom pusat dalam suatu molekul stabil bisa kurang dari delapan. Misalnya, berilium unsur
periode kedua dan Golongan 2A, memiliki konfigurasi elektron 1''s<sup>2</sup>''2''s<sup>2</sup>''. Be mempunyai dua elektron valensi pada orbital 2''s''. Struktur Lewis BeH<sub>2 </sub>adalah
periode kedua dan Golongan 2A, memiliki konfigurasi elektron 1''s<sup>2</sup>''2''s<sup>2</sup>''. Be mempunyai dua elektron valensi pada orbital 2''s''. Struktur Lewis BeH<sub>2 </sub>adalah
Baris 45: Baris 40:


=== Oktet yang Diperluas ===
=== Oktet yang Diperluas ===
Jumlah elektron valensi yang lebih besar dari delapan di sekitar satu atom bisa ditemui dalam beberapa senyawa. ''Oktet yang diperluas''
Jumlah elektron valensi yang lebih besar dari delapan di sekitar satu atom bisa ditemui dalam beberapa senyawa. ''Oktet yang diperluas''
hanya diperlukan untuk atom-atom dari unsur-unsur dalam periode ketiga ke atas. Di samping orbital 3''s'' dan 3''p'', unsur-unsur dalam periode ketiga juga mempunyai orbital 3''d'' yang dapat digunakan &nbsp;untuk membentuk ikatan. Salah satu contoh senyawa dengan oktet yang diperluas adalah sulfur heksafluorida (SF<sub>6</sub>) yang merupakan senyawa yang sangat stabil. Konfigurasi elektron pada sulfur adalah [Ne]3s23p4. Keenam elektron valensi dari S dalam molekul SF6 masing-masing digunakan untuk membentuk satu ikatan kovalen dengan atom fluorin, sehingga terdapat duabelas elektron disekitar atom pusat S:
hanya diperlukan untuk atom-atom dari unsur-unsur dalam periode ketiga ke atas. Di samping orbital 3''s'' dan 3''p'', unsur-unsur dalam periode ketiga juga mempunyai orbital 3''d'' yang dapat digunakan &nbsp;untuk membentuk ikatan. Salah satu contoh senyawa dengan oktet yang diperluas adalah sulfur heksafluorida (SF<sub>6</sub>) yang merupakan senyawa yang sangat stabil. Konfigurasi elektron pada sulfur adalah [Ne]3s23p4. Keenam elektron valensi dari S dalam molekul SF6 masing-masing digunakan untuk membentuk satu ikatan kovalen dengan atom fluorin, sehingga terdapat duabelas elektron disekitar atom pusat S:
== Referensi ==


== Lihat pula ==
== Lihat pula ==
Baris 57: Baris 48:
* [[Kaidah 18-elektron]]
* [[Kaidah 18-elektron]]


 
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kaidah+oktet&oldid=28715437 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28715437 (2025-12-18T23:44:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kaidah+oktet&oldid=28715437 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28715437 (2025-12-18T23:44:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.01

Kaidah oktet (aturan oktet) adalah suatu kaidah sederhana dalam kimia yang menyatakan bahwa atom-atom cenderung bergabung bersama sedemikiannya tiap-tiap atom memiliki delapan elektron dalam kelopak valensinya, membuat konfigurasi elektron atom tersebut sama dengan konfigurasi elektron pada gas mulia. Kaidah ini dapat diterapkan pada unsur-unsur golongan utama, utamanya karbon, nitrogen, oksigen, dan halogen. Kaidah ini juga dapat diterapkan pada unsur logam seperti natrium dan magnesium. Secara sederhana, molekul ataupun ion cenderung menjadi stabil apabila kelopak elektron terluarnya mengandung delapan elektron. Kaidah ini pertama kali dikemukakan oleh W. Kossel dan G.N. Lewis.[1]

Cara Mencapai Kestabilan Konfigurasi Elektron

Kecenderungan unsur-unsur lain mencapai konfigurasi stabil gas mulia (elektron valensi 8) disebut dengan hukum oktet, sedangkan kecenderungan mencapai konfigurasi stabil gas mulia (elektron valensi 2) disebut hukum duplet. Suatu atom dapat mencapai kestabilan konfigurasi elektron atom gas mulia dengan cara melepaskan elektron, menerima/menangkap elektron, dan menggunakan pasangan elektron secara bersama-sama.[2]

Pelepasan Elektron

Atom-atom yang memiliki kelebihan konfigurasi elektron (1, 2, atau 3 elektron) dibandingkan dengan konfigurasi elektron gas mulia yang terdekat maka cenderung untuk melepaskan elektronnya.[3]

Penerimaan Elektron

Penerimaan elektron dapat terjadi pada atom yang memiliki kekurangan konfigurasi (1, 2, atau 3 elektron) dibandingkan dengan konfigurasi elektron gas mulia yang terdekat.[4]

Penggunaan Elektron Bersama

Penggunaan elektron secara bersama-sama dapat terjadi pada atom yang mempunyai keelektronegatifan tinggi atau atom yang sukar melepakan elektronnya. Cara ini merupakan proses yang terjadi pada pembentukan ikatan kovalen. Ikatan ini dapat terjadi pada unsur-unsur sesama nonlogam karena unsur-unsur yang sama cenderung untuk menarik elektron. Konfigurasi elektron yang lebih stabil dicapai dengan cara memasangkan elektron valensinya. Jumlah elektron yang dipasangkan sesuai dengan keadaan paling stabil yang mungkin dicapai.[5]

Menerima Pasangan Elektron

Elektron-elektron dilepas, ditambah, atau dipasangkan dalam mencapai konfigurasi elektron yang paling stabil. Berbagai unsur mencapai konfigurasi elektron yang lebih stabil dengan menerima pasangan elektron dari atom unsur lain. Kemudian, pasangan elektron tersebut menjadi milik bersama membentuk ikatan kovalen koordinasi.[6]

Pengecualian Aturan Oktet

Walaupun semua ikatan kovalen mematuhi aturan oktet, ternyata masih ada beberapa senyawa yang menyimpang dari aturan oktet, misalnya senyawa PCl5, BH3, NO2, BCl3, dan SF6. Hal ini disebut penyimpangan aturan atau pengecualian aturan oktet.[7]

Pengecualian aturan oktet dapat dibagi ke dalam tiga kategori, yang ditandai oleh oktet tak lengkap, jumlah elektron ganjil, dan terdapat lebih dari delapan elektron disekitar atom pusat.[8]

Oktet Tak Lengkap

Pada beberapa senyawa, jumlah elektron disekitar atom pusat dalam suatu molekul stabil bisa kurang dari delapan. Misalnya, berilium unsur periode kedua dan Golongan 2A, memiliki konfigurasi elektron 1s22s2. Be mempunyai dua elektron valensi pada orbital 2s. Struktur Lewis BeH2 adalah

Dapat dilihat bahwa hanya ada empat elektron disekitar atom Be, dan tidak mungkin untuk memenuhi aturan oktet untuk Be dalam molekul ini.

Molekul Berelektron Ganjil

Beberapa molekul mempunyai jumlah elektron yang ganjil, misalnya nitrogen oksida (NO) dan nitrogen dioksida ():

Aturan oktet tidak mungkin dipenuhi pada molekul dengan jumlah elektron valensi ganjil, karena untuk memenuhi aturan oktet diperlukan pasangan elektron yang lengkap (delapan elektron) yang merupakan bilangan genap.

Oktet yang Diperluas

Jumlah elektron valensi yang lebih besar dari delapan di sekitar satu atom bisa ditemui dalam beberapa senyawa. Oktet yang diperluas hanya diperlukan untuk atom-atom dari unsur-unsur dalam periode ketiga ke atas. Di samping orbital 3s dan 3p, unsur-unsur dalam periode ketiga juga mempunyai orbital 3d yang dapat digunakan  untuk membentuk ikatan. Salah satu contoh senyawa dengan oktet yang diperluas adalah sulfur heksafluorida (SF6) yang merupakan senyawa yang sangat stabil. Konfigurasi elektron pada sulfur adalah [Ne]3s23p4. Keenam elektron valensi dari S dalam molekul SF6 masing-masing digunakan untuk membentuk satu ikatan kovalen dengan atom fluorin, sehingga terdapat duabelas elektron disekitar atom pusat S:

Lihat pula

Referensi

  1. Kamaludin, Agus. (tanpa tahun). Cara Cepat Kuasai Konsep KIMIA dalam 8 Jam SMA Kelas X. Yogyakarta: Penerbit Andi.
  2. Suyatno, dkk. (tanpa tahun). KIMIA untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Grasindo,
  3. Suyatno, dkk. (tanpa tahun). KIMIA untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Grasindo,
  4. Suyatno, dkk. (tanpa tahun). KIMIA untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Grasindo,
  5. Suyatno, dkk. (tanpa tahun). KIMIA untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Grasindo,
  6. Suyatno, dkk. (tanpa tahun). KIMIA untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Grasindo,
  7. Khamidinal, Tri Wahyuningsih dan Shidiq Premono. 2006. Kimia SMA/MA Kelas X. Yogyakarta: PT Pustaka Insan Madani.
  8. Chang, R. 2004. General Chemistry: The Essential Concepts, alih bahasa: Indra Noviandri dkk. Jakarta: Penerbit Erlangga,

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28715437 (2025-12-18T23:44:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.