Antimon pentaklorida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22731734; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:SbCl5-dimensions-by-ED-from-CRC-91-2D.png|thumb|right|280px|SbCl5-dimensions-by-ED-from-CRC-91-2D]] | |||
'''Antimon pentaklorida''' adalah senyawa kimia dengan rumus SbCl<sub>5</sub>. Senyawa ini merupakan minyak yang tidak berwarna, tetapi sampeknya biasanya berwarna kuning akibat ketidakmurnian yang mungkin terjadi. Senyawa ini cenderung ber[[hidrolisis]] menjadi [[asam klorida]], sehingga SbCl<sub>5</sub> adalah bahan yang sangat korosif. | '''Antimon pentaklorida''' adalah senyawa kimia dengan rumus SbCl<sub>5</sub>. Senyawa ini merupakan minyak yang tidak berwarna, tetapi sampeknya biasanya berwarna kuning akibat ketidakmurnian yang mungkin terjadi. Senyawa ini cenderung ber[[hidrolisis]] menjadi [[asam klorida]], sehingga SbCl<sub>5</sub> adalah bahan yang sangat korosif. | ||
| Baris 5: | Baris 7: | ||
:SbCl<sub>3</sub> + Cl<sub>2</sub> → SbCl<sub>5</sub> | :SbCl<sub>3</sub> + Cl<sub>2</sub> → SbCl<sub>5</sub> | ||
SbCl<sub>5</sub> dalam bentuk gas memiliki struktur prismatik trigonal. | SbCl<sub>5</sub> dalam bentuk gas memiliki struktur prismatik trigonal.<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antimon+pentaklorida&oldid=22731734 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
== Reaksi == | == Reaksi == | ||
| Baris 13: | Baris 15: | ||
Senyawa ini memiliki mono dan tetrahidrat, yaitu, SbCl<sub>5</sub>·H<sub>2</sub>O SbCl<sub>5</sub>·4 H<sub>2</sub>O. | Senyawa ini memiliki mono dan tetrahidrat, yaitu, SbCl<sub>5</sub>·H<sub>2</sub>O SbCl<sub>5</sub>·4 H<sub>2</sub>O. | ||
Senyawa ini juga dapat berfungsi sebagai oksidator yang kuat. | Senyawa ini juga dapat berfungsi sebagai oksidator yang kuat.<ref>Connelly, N. G. ''Chemical Redox Agents for Organometallic Chemistry''. ''Chem. Rev''. 1996. Vol. 96. hlm. 877–922. doi:10.1021/cr940053x.</ref> | ||
== Aplikasi == | == Aplikasi == | ||
Antimon pentaklorida digunakan sebagai [[katalis]] [[polimerisasi]] dan untuk proses [[halogenasi|klorinasi]] senyawa organik. | Antimon pentaklorida digunakan sebagai [[katalis]] [[polimerisasi]] dan untuk proses [[halogenasi|klorinasi]] senyawa organik. | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Antimon+pentaklorida&oldid=22731734 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 22731734 (2023-01-23T07:49:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.02

Antimon pentaklorida adalah senyawa kimia dengan rumus SbCl5. Senyawa ini merupakan minyak yang tidak berwarna, tetapi sampeknya biasanya berwarna kuning akibat ketidakmurnian yang mungkin terjadi. Senyawa ini cenderung berhidrolisis menjadi asam klorida, sehingga SbCl5 adalah bahan yang sangat korosif.
Preparasi dan struktur
Antimon pentaklorida dapat disiapkan dengan mengalirkan gas klor ke antimon triklorida yang telah dilebur:
- SbCl3 + Cl2 → SbCl5
SbCl5 dalam bentuk gas memiliki struktur prismatik trigonal.[1]
Reaksi
Antimon pentaklorida berhidrolisis menjadi asam klorida dan antimon oksiklorida. Reaksi ini dapat dihentikan dengan keberadaan klorida dalam jumlah yang berlebihan akibat pembentukan ion kompleks heksakloroantimonat:
- SbCl5 + Cl− → [SbCl6]−
Senyawa ini memiliki mono dan tetrahidrat, yaitu, SbCl5·H2O SbCl5·4 H2O.
Senyawa ini juga dapat berfungsi sebagai oksidator yang kuat.[2]
Aplikasi
Antimon pentaklorida digunakan sebagai katalis polimerisasi dan untuk proses klorinasi senyawa organik.
Referensi
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Connelly, N. G. Chemical Redox Agents for Organometallic Chemistry. Chem. Rev. 1996. Vol. 96. hlm. 877–922. doi:10.1021/cr940053x.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22731734 (2023-01-23T07:49:23Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.