Indium(III) oksida: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 18011788; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Kristallstruktur_Lanthanoid-C-Typ.png|thumb|right|280px|Kristallstruktur Lanthanoid-C-Typ]] | |||
'''Indium(III) oksida''' adalah senyawa kimia bersifat [[amfoterik|amfoter]] dengan rumus [[Indium|In<sub>2</sub>]][[oksigen|O<sub>3</sub>]]. | '''Indium(III) oksida''' adalah senyawa kimia bersifat [[amfoterik|amfoter]] dengan rumus [[Indium|In<sub>2</sub>]][[oksigen|O<sub>3</sub>]]. | ||
Senyawa ini tidak dapat larut dalam air, tetapi dapat larut di dalam asam, sementara kristalinnya tidak dapat larut dalam air dan asam. Terdapat dua bentuk kristal indium(III) oksida, yaitu kristal kubik dan rombohedral. | Senyawa ini tidak dapat larut dalam air, tetapi dapat larut di dalam asam, sementara kristalinnya tidak dapat larut dalam air dan asam. Terdapat dua bentuk kristal indium(III) oksida, yaitu kristal kubik dan rombohedral.<ref>Walsh, A. [http://people.bath.ac.uk/aw558/publications/2008/prl_in2o3_08.pdf Nature of the Band Gap of In 2 O 3 Revealed by First-Principles Calculations and X-Ray Spectroscopy]. ''Physical Review Letters''. 2008. Vol. 100 (16). hlm. 167402. doi:10.1103/PhysRevLett.100.167402.</ref><ref>P. D. C. King. ''Band gap, electronic structure, and surface electron accumulation of cubic and rhombohedral In 2 O 3''. ''Physical Review B''. 2009. Vol. 79 (20). doi:10.1103/PhysRevB.79.205211.</ref> | ||
== Sintesis == | == Sintesis == | ||
Sampel indium(III) oksida dapat dibuat dengan memanaskan [[indium(III) hidroksida]] atau indium nitrat, karbonat atau sulfat. | Sampel indium(III) oksida dapat dibuat dengan memanaskan [[indium(III) hidroksida]] atau indium nitrat, karbonat atau sulfat.<ref>Downs, Anthony John. ''Chemistry of aluminium, gallium, indium, and thallium''. Springer. 1993. ISBN 0-7514-0103-X.</ref> | ||
== Reaksi == | == Reaksi == | ||
Jika dipanaskan hingga suhu 700 °C, Indium(III) oksida membentuk In<sub>2</sub>O (disebut indium(I) oksida atau indium suboksida), sementara pada suhu 2000 °C senyawa ini akan berdekomposisi. | Jika dipanaskan hingga suhu 700 °C, Indium(III) oksida membentuk In<sub>2</sub>O (disebut indium(I) oksida atau indium suboksida), sementara pada suhu 2000 °C senyawa ini akan berdekomposisi.<ref>Downs, Anthony John. ''Chemistry of aluminium, gallium, indium, and thallium''. Springer. 1993. ISBN 0-7514-0103-X.</ref> | ||
Senyawa ini dapat larut dalam asam, tetapi tidak dapat larut di dalam alkali. | Senyawa ini dapat larut dalam asam, tetapi tidak dapat larut di dalam alkali.<ref>Downs, Anthony John. ''Chemistry of aluminium, gallium, indium, and thallium''. Springer. 1993. ISBN 0-7514-0103-X.</ref> | ||
Jika direaksikan dengan [[amonia]] pada suhu yang tinggi, akan terbentuk [[indium nitrida]]: | Jika direaksikan dengan [[amonia]] pada suhu yang tinggi, akan terbentuk [[indium nitrida]]:<ref>Wiberg, Egon and Holleman, Arnold Frederick (2001) ''Inorganic Chemistry'', Elsevier</ref> | ||
: In<sub>2</sub>O<sub>3</sub> + 2 NH<sub>3</sub> → 2 InN + 3 H<sub>2</sub>O | : In<sub>2</sub>O<sub>3</sub> + 2 NH<sub>3</sub> → 2 InN + 3 H<sub>2</sub>O | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Indium%28III%29+oksida&oldid=18011788 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 18011788 (2021-02-22T05:17:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | |||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.05

Indium(III) oksida adalah senyawa kimia bersifat amfoter dengan rumus In2O3.
Senyawa ini tidak dapat larut dalam air, tetapi dapat larut di dalam asam, sementara kristalinnya tidak dapat larut dalam air dan asam. Terdapat dua bentuk kristal indium(III) oksida, yaitu kristal kubik dan rombohedral.[1][2]
Sintesis
Sampel indium(III) oksida dapat dibuat dengan memanaskan indium(III) hidroksida atau indium nitrat, karbonat atau sulfat.[3]
Reaksi
Jika dipanaskan hingga suhu 700 °C, Indium(III) oksida membentuk In2O (disebut indium(I) oksida atau indium suboksida), sementara pada suhu 2000 °C senyawa ini akan berdekomposisi.[4] Senyawa ini dapat larut dalam asam, tetapi tidak dapat larut di dalam alkali.[5] Jika direaksikan dengan amonia pada suhu yang tinggi, akan terbentuk indium nitrida:[6]
- In2O3 + 2 NH3 → 2 InN + 3 H2O
Referensi
- ↑ Walsh, A. Nature of the Band Gap of In 2 O 3 Revealed by First-Principles Calculations and X-Ray Spectroscopy. Physical Review Letters. 2008. Vol. 100 (16). hlm. 167402. doi:10.1103/PhysRevLett.100.167402.
- ↑ P. D. C. King. Band gap, electronic structure, and surface electron accumulation of cubic and rhombohedral In 2 O 3. Physical Review B. 2009. Vol. 79 (20). doi:10.1103/PhysRevB.79.205211.
- ↑ Downs, Anthony John. Chemistry of aluminium, gallium, indium, and thallium. Springer. 1993. ISBN 0-7514-0103-X.
- ↑ Downs, Anthony John. Chemistry of aluminium, gallium, indium, and thallium. Springer. 1993. ISBN 0-7514-0103-X.
- ↑ Downs, Anthony John. Chemistry of aluminium, gallium, indium, and thallium. Springer. 1993. ISBN 0-7514-0103-X.
- ↑ Wiberg, Egon and Holleman, Arnold Frederick (2001) Inorganic Chemistry, Elsevier
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 18011788 (2021-02-22T05:17:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.