Lompat ke isi

Media Murashige dan Skoog: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28688506; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Media Murashige dan Skoog''' (atau '''''MSO '''''atau ''''' MS0''''' ''(MS-zero)'') adalah media pertumbuhan [[tanaman]] yang digunakan di [[laboratorium]] untuk budidaya [[kultur jaringan]] sel tanaman. MSO ditemukan oleh ilmuwan tanaman [[Toshio Murashige]] dan [[Folke K. Skoog]] pada tahun 1962 selama pencarian Murashige pada pengatur pertumbuhan tanaman baru. Angka di belakang huruf MS digunakan untuk menunjukkan konsentrasi sukrosa dalam medium. Misalnya, MS0 tidak mengandung sukrosa dan MS20 mengandung 20 g/l sukrosa. Seiring dengan modifikasinya, ini adalah media yang paling umum digunakan dalam percobaan kultur jaringan tanaman di laboratorium.
[[File:Mammillaria_sp._(006).jpg|thumb|right|280px|Mammillaria sp. (006)]]
 
'''Media Murashige dan Skoog''' (atau '''''MSO '''''atau ''''' MS0''''' ''(MS-zero)'') adalah media pertumbuhan [[tanaman]] yang digunakan di [[laboratorium]] untuk budidaya [[kultur jaringan]] sel tanaman. MSO ditemukan oleh ilmuwan tanaman [[Toshio Murashige]] dan [[Folke K. Skoog]] pada tahun 1962 selama pencarian Murashige pada pengatur pertumbuhan tanaman baru. Angka di belakang huruf MS digunakan untuk menunjukkan konsentrasi sukrosa dalam medium. Misalnya, MS0 tidak mengandung sukrosa dan MS20 mengandung 20 g/l sukrosa. Seiring dengan modifikasinya, ini adalah media yang paling umum digunakan dalam percobaan kultur jaringan tanaman di laboratorium.<ref>Trigiano, Robert N. ''Plant Tissue Culture,Development and Biotechnology''. CRC Press. 2010. hlm. 186. ISBN 1-4200-8326-0.</ref>


Sebagai mahasiswa doktoral Skoog, Murashige awalnya berangkat untuk menemukan hormon pertumbuhan yang belum ditemukan dalam jus tembakau. Tidak ada komponen seperti itu yang ditemukan; sebaliknya, analisis tembakau yang dijus dan tembakau abu mengungkapkan konsentrasi mineral spesifik yang lebih tinggi dalam jaringan tanaman daripada yang diketahui sebelumnya. Serangkaian percobaan menunjukkan bahwa memvariasikan tingkat nutrisi ini meningkatkan pertumbuhan secara substansial melalui formulasi yang ada. Telah ditentukan bahwa nitrogen khususnya meningkatkan pertumbuhan tembakau dalam kultur jaringan.
Sebagai mahasiswa doktoral Skoog, Murashige awalnya berangkat untuk menemukan hormon pertumbuhan yang belum ditemukan dalam jus tembakau. Tidak ada komponen seperti itu yang ditemukan; sebaliknya, analisis tembakau yang dijus dan tembakau abu mengungkapkan konsentrasi mineral spesifik yang lebih tinggi dalam jaringan tanaman daripada yang diketahui sebelumnya. Serangkaian percobaan menunjukkan bahwa memvariasikan tingkat nutrisi ini meningkatkan pertumbuhan secara substansial melalui formulasi yang ada. Telah ditentukan bahwa nitrogen khususnya meningkatkan pertumbuhan tembakau dalam kultur jaringan.


==Bahan ==
==Bahan ==
===Garam mayor (makronutrien) per liter ===
===Garam mayor (makronutrien) per liter ===
*[[Amonium nitrat|Ammonium nitrate]] (NH<sub>4</sub>NO<sub>3</sub>) '''1650&nbsp;mg/l'''
*[[Amonium nitrat|Ammonium nitrate]] (NH<sub>4</sub>NO<sub>3</sub>) '''1650&nbsp;mg/l'''
Baris 17: Baris 17:
*[[Kobalt(II) klorida|Cobalt chloride]] (CoCl<sub>2</sub> · 6H<sub>2</sub>O) '''0.025&nbsp;mg/l'''
*[[Kobalt(II) klorida|Cobalt chloride]] (CoCl<sub>2</sub> · 6H<sub>2</sub>O) '''0.025&nbsp;mg/l'''
*[[Besi(II) sulfat|Ferrous sulfate]] (FeSO<sub>4</sub> · 7H<sub>2</sub>O) '''27.8&nbsp;mg/l'''
*[[Besi(II) sulfat|Ferrous sulfate]] (FeSO<sub>4</sub> · 7H<sub>2</sub>O) '''27.8&nbsp;mg/l'''
*[[Mangan(II) sulfat|Manganese(II) sulfate]] (MnSO<sub>4</sub> · 4H<sub>2</sub>O) '''22.3&nbsp;mg/l'''
*[[Mangan(II) sulfat|Manganese(II) sulfate]] (MnSO<sub>4</sub> · 4H<sub>2</sub>O) '''22.3&nbsp;mg/l'''  
*[[Potassium iodide]] (KI) '''0.83&nbsp;mg/l'''
*[[Potassium iodide]] (KI) '''0.83&nbsp;mg/l'''
*[[Kalium iodida|Sodium molybdate]] (Na<sub>2</sub>MoO<sub>4</sub> · 2H<sub>2</sub>O) '''0.25&nbsp;mg/l'''
*[[Kalium iodida|Sodium molybdate]] (Na<sub>2</sub>MoO<sub>4</sub> · 2H<sub>2</sub>O) '''0.25&nbsp;mg/l'''
Baris 30: Baris 30:
*[[Tiamina|Thiamine]] · [[HCl]] '''1.0&nbsp;mg/l'''
*[[Tiamina|Thiamine]] · [[HCl]] '''1.0&nbsp;mg/l'''
*[[Glisin|Glycine]] '''2&nbsp;mg/l'''
*[[Glisin|Glycine]] '''2&nbsp;mg/l'''
*[[Tryptone]] '''1&nbsp;g/l''' (optional)
*[[Tryptone]] '''1&nbsp;g/l''' (optional)  
*[[Indole Acetic Acid]] '''1–30&nbsp;mg/l''' (optional)
*[[Indole Acetic Acid]] '''1–30&nbsp;mg/l''' (optional)
*[[Kinetin]] '''0.04–10&nbsp;mg/l''' (optional)
*[[Kinetin]] '''0.04–10&nbsp;mg/l''' (optional)


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


*
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Media+Murashige+dan+Skoog&oldid=28688506 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28688506 (2025-12-11T13:13:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


 
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
== Sumber dan atribusi ==
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Media+Murashige+dan+Skoog&oldid=28688506 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28688506 (2025-12-11T13:13:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.06

Mammillaria sp. (006)

Media Murashige dan Skoog (atau MSO atau MS0 (MS-zero)) adalah media pertumbuhan tanaman yang digunakan di laboratorium untuk budidaya kultur jaringan sel tanaman. MSO ditemukan oleh ilmuwan tanaman Toshio Murashige dan Folke K. Skoog pada tahun 1962 selama pencarian Murashige pada pengatur pertumbuhan tanaman baru. Angka di belakang huruf MS digunakan untuk menunjukkan konsentrasi sukrosa dalam medium. Misalnya, MS0 tidak mengandung sukrosa dan MS20 mengandung 20 g/l sukrosa. Seiring dengan modifikasinya, ini adalah media yang paling umum digunakan dalam percobaan kultur jaringan tanaman di laboratorium.[1]

Sebagai mahasiswa doktoral Skoog, Murashige awalnya berangkat untuk menemukan hormon pertumbuhan yang belum ditemukan dalam jus tembakau. Tidak ada komponen seperti itu yang ditemukan; sebaliknya, analisis tembakau yang dijus dan tembakau abu mengungkapkan konsentrasi mineral spesifik yang lebih tinggi dalam jaringan tanaman daripada yang diketahui sebelumnya. Serangkaian percobaan menunjukkan bahwa memvariasikan tingkat nutrisi ini meningkatkan pertumbuhan secara substansial melalui formulasi yang ada. Telah ditentukan bahwa nitrogen khususnya meningkatkan pertumbuhan tembakau dalam kultur jaringan.

Bahan

Garam mayor (makronutrien) per liter

Garam minor (mikronutrien) per liter

Vitamin dan senyawa organik per liter

Referensi

  1. Trigiano, Robert N. Plant Tissue Culture,Development and Biotechnology. CRC Press. 2010. hlm. 186. ISBN 1-4200-8326-0.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28688506 (2025-12-11T13:13:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.