Lompat ke isi

Siklol: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29582892; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Hipotesis siklol''' adalah [[struktur tersier|model struktural]] pertama dari [[protein]] [[pelipatan protein|terlipat]] dan [[protein globular|globular]]. Hipotesis ini dikembangkan oleh [[Dorothy Maud Wrinch|Dorothy Wrinch]] pada akhir 1930-an, dan didasarkan pada tiga asumsi. Pertama, hipotesis ini mengasumsikan bahwa dua [[ikatan peptida|gugus peptida]] dapat dihubungkan silang oleh '''reaksi siklol''' (Gambar 1); ikatan silang ini adalah analog ''kovalen'' dari [[ikatan hidrogen]] ''non-kovalen'' antara gugus peptida. Reaksi ini telah diamati pada [[ergolin|ergopeptida]] dan senyawa lainnya. Kedua, diasumsikan bahwa, dalam beberapa kondisi, asam amino secara alami akan membuat jumlah ikatan silang siklol sebanyak mungkin, menghasilkan '''molekul siklol''' dan '''struktur siklol'''. Molekul dan struktur siklol ini tidak pernah diamati. Akhirnya, hipotesis mengasumsikan bahwa protein globular memiliki [[struktur tersier]] yang sesuai dengan [[Bangun ruang platonik|padatan platonik]] dan [[polihedron semiteratur]] yang terbentuk dari struktur siklol tanpa tepian bebas. Molekul "siklol tertutup" seperti itu juga belum teramati.
[[File:Cyclol_reaction.png|thumb|right|280px|Cyclol reaction]]
 
'''Hipotesis siklol''' adalah [[struktur tersier|model struktural]] pertama dari [[protein]] [[pelipatan protein|terlipat]] dan [[protein globular|globular]].<ref>A Tiselius. [https://archive.org/details/sim_annual-review-of-biochemistry_1939_8/page/155 The Chemistry of Proteins and Amino Acids]. ''Annual Review of Biochemistry''. 1939. Vol. 8. hlm. 155–184. doi:10.1146/annurev.bi.08.070139.001103.</ref> Hipotesis ini dikembangkan oleh [[Dorothy Maud Wrinch|Dorothy Wrinch]] pada akhir 1930-an, dan didasarkan pada tiga asumsi. Pertama, hipotesis ini mengasumsikan bahwa dua [[ikatan peptida|gugus peptida]] dapat dihubungkan silang oleh '''reaksi siklol''' (Gambar 1); ikatan silang ini adalah analog ''kovalen'' dari [[ikatan hidrogen]] ''non-kovalen'' antara gugus peptida. Reaksi ini telah diamati pada [[ergolin|ergopeptida]] dan senyawa lainnya. Kedua, diasumsikan bahwa, dalam beberapa kondisi, asam amino secara alami akan membuat jumlah ikatan silang siklol sebanyak mungkin, menghasilkan '''molekul siklol''' dan '''struktur siklol'''. Molekul dan struktur siklol ini tidak pernah diamati. Akhirnya, hipotesis mengasumsikan bahwa protein globular memiliki [[struktur tersier]] yang sesuai dengan [[Bangun ruang platonik|padatan platonik]] dan [[polihedron semiteratur]] yang terbentuk dari struktur siklol tanpa tepian bebas. Molekul "siklol tertutup" seperti itu juga belum teramati.


Meskipun data selanjutnya menunjukkan bahwa model asli untuk [[struktur protein|struktur protein globular]] perlu diubah, beberapa elemen model siklol telah terverifikasi, seperti reaksi siklol itu sendiri dan hipotesis bahwa [[Hidrofobik|interaksi hidrofobik]] utamanya, bertanggung jawab terhadap [[pelipatan protein]]. Hipotesis siklol memicu banyak ilmuwan untuk meneliti pertanyaan dalam struktur dan sifat kimia protein, serta merupakan pendahulu dari model yang lebih akurat yang dihipotesiskan untuk [[DNA|DNA untai ganda]] dan [[struktur sekunder|struktur sekunder protein]]. Usulan dan pengujian model siklol juga memberikan ilustrasi yang sangat baik mengenai [[falsifiabilitas]] [[empiris]] yang berperan sebagai bagian dari [[metode ilmiah]].
Meskipun data selanjutnya menunjukkan bahwa model asli untuk [[struktur protein|struktur protein globular]] perlu diubah, beberapa elemen model siklol telah terverifikasi, seperti reaksi siklol itu sendiri dan hipotesis bahwa [[Hidrofobik|interaksi hidrofobik]] utamanya, bertanggung jawab terhadap [[pelipatan protein]]. Hipotesis siklol memicu banyak ilmuwan untuk meneliti pertanyaan dalam struktur dan sifat kimia protein, serta merupakan pendahulu dari model yang lebih akurat yang dihipotesiskan untuk [[DNA|DNA untai ganda]] dan [[struktur sekunder|struktur sekunder protein]]. Usulan dan pengujian model siklol juga memberikan ilustrasi yang sangat baik mengenai [[falsifiabilitas]] [[empiris]] yang berperan sebagai bagian dari [[metode ilmiah]].
== Referensi ==


== Bacaan lebih lanjut ==
== Bacaan lebih lanjut ==
Baris 13: Baris 12:
* .
* .


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Siklol&oldid=29582892 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29582892 (2026-08-15T12:39:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Siklol&oldid=29582892 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29582892 (2026-08-15T12:39:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.07

Cyclol reaction

Hipotesis siklol adalah model struktural pertama dari protein terlipat dan globular.[1] Hipotesis ini dikembangkan oleh Dorothy Wrinch pada akhir 1930-an, dan didasarkan pada tiga asumsi. Pertama, hipotesis ini mengasumsikan bahwa dua gugus peptida dapat dihubungkan silang oleh reaksi siklol (Gambar 1); ikatan silang ini adalah analog kovalen dari ikatan hidrogen non-kovalen antara gugus peptida. Reaksi ini telah diamati pada ergopeptida dan senyawa lainnya. Kedua, diasumsikan bahwa, dalam beberapa kondisi, asam amino secara alami akan membuat jumlah ikatan silang siklol sebanyak mungkin, menghasilkan molekul siklol dan struktur siklol. Molekul dan struktur siklol ini tidak pernah diamati. Akhirnya, hipotesis mengasumsikan bahwa protein globular memiliki struktur tersier yang sesuai dengan padatan platonik dan polihedron semiteratur yang terbentuk dari struktur siklol tanpa tepian bebas. Molekul "siklol tertutup" seperti itu juga belum teramati.

Meskipun data selanjutnya menunjukkan bahwa model asli untuk struktur protein globular perlu diubah, beberapa elemen model siklol telah terverifikasi, seperti reaksi siklol itu sendiri dan hipotesis bahwa interaksi hidrofobik utamanya, bertanggung jawab terhadap pelipatan protein. Hipotesis siklol memicu banyak ilmuwan untuk meneliti pertanyaan dalam struktur dan sifat kimia protein, serta merupakan pendahulu dari model yang lebih akurat yang dihipotesiskan untuk DNA untai ganda dan struktur sekunder protein. Usulan dan pengujian model siklol juga memberikan ilustrasi yang sangat baik mengenai falsifiabilitas empiris yang berperan sebagai bagian dari metode ilmiah.

Bacaan lebih lanjut

  • .
  • .
  • .
  • "Selected papers of Dorothy Wrinch, from the Sophia Smith Collection", dalam Structures of Matter and Patterns in Science.
  • .

Referensi

  1. A Tiselius. The Chemistry of Proteins and Amino Acids. Annual Review of Biochemistry. 1939. Vol. 8. hlm. 155–184. doi:10.1146/annurev.bi.08.070139.001103.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29582892 (2026-08-15T12:39:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.