Basis set (kimia): Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 6747017; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 2: | Baris 2: | ||
== Pengantar == | == Pengantar == | ||
Dalam [[kimia komputasi]], perhitungan [[kimia kuantum]] umumnya dilakukan dalam satu set basis perhitungan yang terdiri atas [[fungsi gelombang]] yang ada disusun secara linier. Pada proses perhitungan, kumpulan orbital atomik akan disusun mengikuti kaidah [[Slater]], yang kemudian disebut [[orbital Slater]]. Secara garis besar, [[orbital Slater]] berbentuk lengkungan eksponensial turun yang umumnya didekati dengan linier kombinasi dari fungsi [[Gaussian]]. | Dalam [[kimia komputasi]], perhitungan [[kimia kuantum]] umumnya dilakukan dalam satu set basis perhitungan yang terdiri atas [[fungsi gelombang]] yang ada disusun secara linier. Pada proses perhitungan, kumpulan orbital atomik akan disusun mengikuti kaidah [[Slater]], yang kemudian disebut [[orbital Slater]]. Secara garis besar, [[orbital Slater]] berbentuk lengkungan eksponensial turun yang umumnya didekati dengan linier kombinasi dari fungsi [[Gaussian]]. | ||
| Baris 8: | Baris 7: | ||
== Jenis-jenis basis sets == | == Jenis-jenis basis sets == | ||
=== Basis set minimum === | === Basis set minimum === | ||
[[STO-nG]] adalah basis set terkecil dengan n sebagai nilai bilangan bulat. ''n'' akan menyatakan berapa jumlah fungsi [[Gaussian]] yang akan digunakan. Penggunaan basis set minimum ini sangat tidak dianjurkan mengingat keakuratan data. Untuk [[STO-nG]], kode basis set yang sering digunakan adalah: | [[STO-nG]] adalah basis set terkecil dengan n sebagai nilai bilangan bulat. ''n'' akan menyatakan berapa jumlah fungsi [[Gaussian]] yang akan digunakan. Penggunaan basis set minimum ini sangat tidak dianjurkan mengingat keakuratan data. Untuk [[STO-nG]], kode basis set yang sering digunakan adalah: | ||
| Baris 19: | Baris 16: | ||
=== Basis set untuk elektron valensi terpisah === | === Basis set untuk elektron valensi terpisah === | ||
Pada proses pembentukan ikatan molekul, elektron-elektron valensi merupakan elektron yang sangat berperan untuk proses pembentukan ikatan. Untuk menyatakan hal ini, hal yang paling mudah adalah memberikan ''penekanan'' lebih untuk menghitung konfigurasi [[elektron]] pada valensinya. Beberapa kode basis set yang sering digunakan untuk tipe ini adalah: | Pada proses pembentukan ikatan molekul, elektron-elektron valensi merupakan elektron yang sangat berperan untuk proses pembentukan ikatan. Untuk menyatakan hal ini, hal yang paling mudah adalah memberikan ''penekanan'' lebih untuk menghitung konfigurasi [[elektron]] pada valensinya. Beberapa kode basis set yang sering digunakan untuk tipe ini adalah: | ||
| Baris 37: | Baris 33: | ||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
* [[Kesalahan superposisis basis set]] | * [[Kesalahan superposisis basis set]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.shodor.org/chemviz/basis/index.html ChemViz - Basis Sets Lab Activity] | * [http://www.shodor.org/chemviz/basis/index.html ChemViz - Basis Sets Lab Activity] | ||
[[pl:Baza funkcyjna]] | [[pl:Baza funkcyjna]] | ||
[[zh:量子化学中的基组]] | [[zh:量子化学中的基组]] | ||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Basis+set+%28kimia%29&oldid=6747017 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 6747017 (2013-04-08T04:11:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Basis+set+%28kimia%29&oldid=6747017 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 6747017 (2013-04-08T04:11:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 18.14
Basis set dalam ilmu kimia adalah kumpulan fungsi matematika yang digunakan untuk menyusun gugus orbit suatu molekul. Kumpulan fungsi-fungsi matematika yang ada disusun dalam kombinasi linier dengan menyertakan nilai koefisien di dalamnya. Fungsi yang digunakan umumnya adalah gugus-gugus orbit atom penyusun molekul tersebut.
Pengantar
Dalam kimia komputasi, perhitungan kimia kuantum umumnya dilakukan dalam satu set basis perhitungan yang terdiri atas fungsi gelombang yang ada disusun secara linier. Pada proses perhitungan, kumpulan orbital atomik akan disusun mengikuti kaidah Slater, yang kemudian disebut orbital Slater. Secara garis besar, orbital Slater berbentuk lengkungan eksponensial turun yang umumnya didekati dengan linier kombinasi dari fungsi Gaussian.
Saat ini terdapat sekitar ratusan komposisi atau kombinasi linier orbital Gaussian. Basis set terkecil disebut sebagai basis set minimum yang tersusun atas beberapa fungsi minimum yang dibutuhkan untuk dapat menyatakan konfigurasi elektron pada setiap atom. Basis set yang besar dapat terdiri dari puluhan hingga ratusan fungsi untuk setiap atomnya.
Jenis-jenis basis sets
Basis set minimum
STO-nG adalah basis set terkecil dengan n sebagai nilai bilangan bulat. n akan menyatakan berapa jumlah fungsi Gaussian yang akan digunakan. Penggunaan basis set minimum ini sangat tidak dianjurkan mengingat keakuratan data. Untuk STO-nG, kode basis set yang sering digunakan adalah:
- STO-3G
- STO-4G
- STO-6G
- STO-3G* - versi terpolarisasi dari STO-3G
Basis set untuk elektron valensi terpisah
Pada proses pembentukan ikatan molekul, elektron-elektron valensi merupakan elektron yang sangat berperan untuk proses pembentukan ikatan. Untuk menyatakan hal ini, hal yang paling mudah adalah memberikan penekanan lebih untuk menghitung konfigurasi elektron pada valensinya. Beberapa kode basis set yang sering digunakan untuk tipe ini adalah:
- 3-21g
- 3-21g* - Fungsi terpolarisasi
- 3-21+g - Fungsi terdifusi
- 3-21+g* - Kombinasi antara polarisasi dan difusi
- 6-31g
- 6-31g*
- 6-31+g*
- 6-31g(3df, 3pd)
- 6-311g
- 6-311g*
- 6-311+g*
- SV(P)
- SVP
Lihat pula
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 6747017 (2013-04-08T04:11:18Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.