Perpanjangan hidup: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28061651; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Perpanjangan hidup''' ([[bahasa Inggris]]: ''life extension'') adalah konsep untuk memperpanjang [[Harapan hidup|umur manusia]], baik secara sederhana melalui upaya-upaya [[medis]] atau secara dramatis dengan meningkatkan [[umur maksimum]] melampaui [[Orang tertua|umur tertua yang pernah tercatat]]. Beberapa peneliti di bidang ini membuat postulat bahwa terobosan-terobosan masa depan seperti [[rejuvenasi]] jaringan, [[sel punca]], [[pengobatan regeneratif]], perbaikan molekuler, [[terapi gen]], pengembangan obat-obatan, dan penggantian organ (seperti dengan organ buatan atau [[xenotransplantasi]]) pada akhirnya akan memungkinkan manusia untuk memiliki rentang hidup yang tidak terbatas (agerasia) melalui rejuvenasi total hingga menjadi kondisi muda yang sehat. Konsekuensi etis, jika perpanjangan hidup telah dimungkinkan, diperdebatkan oleh ahli [[bioetika]]. | '''Perpanjangan hidup''' ([[bahasa Inggris]]: ''life extension'') adalah konsep untuk memperpanjang [[Harapan hidup|umur manusia]], baik secara sederhana melalui upaya-upaya [[medis]] atau secara dramatis dengan meningkatkan [[umur maksimum]] melampaui [[Orang tertua|umur tertua yang pernah tercatat]]. Beberapa peneliti di bidang ini membuat postulat bahwa terobosan-terobosan masa depan seperti [[rejuvenasi]] jaringan, [[sel punca]], [[pengobatan regeneratif]], perbaikan molekuler, [[terapi gen]], pengembangan obat-obatan, dan penggantian organ (seperti dengan organ buatan atau [[xenotransplantasi]]) pada akhirnya akan memungkinkan manusia untuk memiliki rentang hidup yang tidak terbatas (agerasia) melalui rejuvenasi total hingga menjadi kondisi muda yang sehat. Konsekuensi etis, jika perpanjangan hidup telah dimungkinkan, diperdebatkan oleh ahli [[bioetika]]. | ||
Penjualan produk antipenuaan seperti suplemen dan [[hormon]] menjadi industri global yang menguntungkan. Sebagai contoh, industri yang mempromosikan penggunaan hormon untuk memperlambat atau membalikkan proses [[penuaan]] di pasar [[Amerika Serikat]] menghasilkan pendapatan sekitar $50 miliar per tahun pada 2009. Penggunaan produk-produk tersebut belum terbukti efektif atau aman. | Penjualan produk antipenuaan seperti suplemen dan [[hormon]] menjadi industri global yang menguntungkan. Sebagai contoh, industri yang mempromosikan penggunaan hormon untuk memperlambat atau membalikkan proses [[penuaan]] di pasar [[Amerika Serikat]] menghasilkan pendapatan sekitar $50 miliar per tahun pada 2009.<ref>Bruce Jean. [https://www.chicagotribune.com/news/ct-xpm-2009-06-15-0906140132-story.html Anti-aging treatment on AMA's radar]. ''Chicago Tribune''. 15 Juni 2009.</ref> Penggunaan produk-produk tersebut belum terbukti efektif atau aman.<ref>Robin Holliday. [http://link.springer.com/10.1007/s10522-008-9170-6 The extreme arrogance of anti-aging medicine]. ''Biogerontology''. 2009. Vol. 10 (2). hlm. 223–228. doi:10.1007/s10522-008-9170-6.</ref><ref>S.J. Olshansky. [https://academic.oup.com/biomedgerontology/article-lookup/doi/10.1093/gerona/57.8.B292 Position Statement on Human Aging]. ''The Journals of Gerontology Series A: Biological Sciences and Medical Sciences''. 2002. Vol. 57 (8). hlm. B292–B297. doi:10.1093/gerona/57.8.B292.</ref><ref>Huber Warner. [https://onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1038/sj.embor.7400555 Science fact and the SENS agenda: What can we reasonably expect from ageing research?]. ''EMBO reports''. 2005. Vol. 6 (11). hlm. 1006–1008. doi:10.1038/sj.embor.7400555.</ref> | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perpanjangan+hidup&oldid=28061651 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28061651 (2025-10-17T10:03:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Perpanjangan+hidup&oldid=28061651 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28061651 (2025-10-17T10:03:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 28 Agustus 2026 23.12
Perpanjangan hidup (bahasa Inggris: life extension) adalah konsep untuk memperpanjang umur manusia, baik secara sederhana melalui upaya-upaya medis atau secara dramatis dengan meningkatkan umur maksimum melampaui umur tertua yang pernah tercatat. Beberapa peneliti di bidang ini membuat postulat bahwa terobosan-terobosan masa depan seperti rejuvenasi jaringan, sel punca, pengobatan regeneratif, perbaikan molekuler, terapi gen, pengembangan obat-obatan, dan penggantian organ (seperti dengan organ buatan atau xenotransplantasi) pada akhirnya akan memungkinkan manusia untuk memiliki rentang hidup yang tidak terbatas (agerasia) melalui rejuvenasi total hingga menjadi kondisi muda yang sehat. Konsekuensi etis, jika perpanjangan hidup telah dimungkinkan, diperdebatkan oleh ahli bioetika.
Penjualan produk antipenuaan seperti suplemen dan hormon menjadi industri global yang menguntungkan. Sebagai contoh, industri yang mempromosikan penggunaan hormon untuk memperlambat atau membalikkan proses penuaan di pasar Amerika Serikat menghasilkan pendapatan sekitar $50 miliar per tahun pada 2009.[1] Penggunaan produk-produk tersebut belum terbukti efektif atau aman.[2][3][4]
Referensi
- ↑ Bruce Jean. Anti-aging treatment on AMA's radar. Chicago Tribune. 15 Juni 2009.
- ↑ Robin Holliday. The extreme arrogance of anti-aging medicine. Biogerontology. 2009. Vol. 10 (2). hlm. 223–228. doi:10.1007/s10522-008-9170-6.
- ↑ S.J. Olshansky. Position Statement on Human Aging. The Journals of Gerontology Series A: Biological Sciences and Medical Sciences. 2002. Vol. 57 (8). hlm. B292–B297. doi:10.1093/gerona/57.8.B292.
- ↑ Huber Warner. Science fact and the SENS agenda: What can we reasonably expect from ageing research?. EMBO reports. 2005. Vol. 6 (11). hlm. 1006–1008. doi:10.1038/sj.embor.7400555.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28061651 (2025-10-17T10:03:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.