Lompat ke isi

Ketokonazol: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29011896; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Ketokonazol''' adalah [[obat]] untuk mengatasi berbagai infeksi [[fungi|jamur]] di kulit, seperti [[panu|panau]], [[kurap]], [[tinea pedis|kutu air]], dan infeksi jamur di bagian tubuh lain, seperti [[kandidiasis vaginalis|kandidiasis pada vagina]]. Ketokonazola adalah [[imidazola]] spektrum luas pertama yang cocok untuk pengobatan [[mikosis]] sistemik secara oral. Ketokonazola bekerja dengan mencegah sintesis [[ergosterol]], serupa dengan kolesterol pada jamur, sehingga meningkatkan fluiditas membran dan mencegah pertumbuhan jamur.
[[File:Ketoconazole_enantiomers.svg|thumb|right|280px|Ketoconazole enantiomers]]


Formulasi ketokonazola tersedia dalam bentuk [[rute pemberian obat oral|oral]] dan [[pengobatan topikal|topikal]]. Ketokonazola oral tersedia dalam bentuk tablet 200 mg sementara untuk ketokonazola topikal tersedia dalam bentuk [[krim (farmasi)|krim]], sampo, gel, dan losion dengan konsentrasi 1-2%, serta [[larutan]] 2%.
'''Ketokonazol''' adalah [[obat]] untuk mengatasi berbagai infeksi [[fungi|jamur]] di kulit, seperti [[panu|panau]], [[kurap]], [[tinea pedis|kutu air]], dan infeksi jamur di bagian tubuh lain, seperti [[kandidiasis vaginalis|kandidiasis pada vagina]].<ref>dr. Merry Dame Cristy Pane. [https://www.alodokter.com/ketoconazole Ketoconazole]. Alodokter. 28 Januari 2020.</ref> Ketokonazola adalah [[imidazola]] spektrum luas pertama yang cocok untuk pengobatan [[mikosis]] sistemik secara oral.<ref>Walter Sneader. [https://books.google.co.id/books?id=Cb6BOkj9fK4C&pg=PA335#v=onepage&q&f=false Drug Discovery: A History]. John Wiley & Sons, Ltd. 2005. hlm. 335. ISBN 0-471-89979-8.</ref> Ketokonazola bekerja dengan mencegah sintesis [[ergosterol]], serupa dengan kolesterol pada jamur, sehingga meningkatkan fluiditas membran dan mencegah pertumbuhan jamur.<ref>[https://www.drugbank.ca/drugs/DB01026 Ketoconazole]. DrugBank.ca.</ref>
 
Formulasi ketokonazola tersedia dalam bentuk [[rute pemberian obat oral|oral]] dan [[pengobatan topikal|topikal]]. Ketokonazola oral tersedia dalam bentuk tablet 200&nbsp;mg sementara untuk ketokonazola topikal tersedia dalam bentuk [[krim (farmasi)|krim]], sampo, gel, dan losion dengan konsentrasi 1-2%,<ref>dr.Intan Ekarulita. [https://www.alomedika.com/obat/antiinfeksi/antifungi/ketokonazol/formulasi Formulasi Ketoconazole]. Alomedika.</ref> serta [[larutan]] 2%.<ref>Muhsin A. Aldhalimi, Najah R. Hadi, dan Fadaa A. Ghafil. [https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3964684/ Promotive Effect of Topical Ketoconazole, Minoxidil, and Minoxidil with Tretinoin on Hair Growth in Male Mice]. National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine. 9 Maret 2014. doi:10.1155/2014/575423.</ref>


== Sejarah ==
== Sejarah ==
Sintesis dan sifat [[antijamur]] dari ketokonazola pertama kali dideskripsikan oleh [[Janssen Pharmaceutica]] dan dilaporkan dalam ''[[Journal of Medicinal Chemistry]]'' yang diterbitkan oleh [[American Chemical Society]] pada tahun 1979.
Sintesis dan sifat [[antijamur]] dari ketokonazola pertama kali dideskripsikan oleh [[Janssen Pharmaceutica]] dan dilaporkan dalam ''[[Journal of Medicinal Chemistry]]'' yang diterbitkan oleh [[American Chemical Society]] pada tahun 1979.<ref>J. Heeres, L. J. J. Backx, J. H. Mostmans, dan J. Van Cutsem. [https://s3-eu-west-1.amazonaws.com/awarticles/490531.pdf Antimycotic Imidazoles. Part 4. Synthesis and Antifungal Activity of Ketoconazole, a New Potent Orally Active Broad-spectrum Antifungal Agent]. ''Journal of Medicinal Chemistry''. American Chemical Society. 1979. Vol. 22, No.8. hlm. 1003.</ref>


Pada tahun 1981, [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) menyetujui penggunaan ketokonazola secara sistemik yang telah disintesis dan dikembangkan oleh [[Janssen Pharmaceutica]] tersebut.
Pada tahun 1981, [[Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat]] (FDA) menyetujui penggunaan ketokonazola secara sistemik yang telah disintesis dan dikembangkan oleh [[Janssen Pharmaceutica]] tersebut.<ref>J. A. Maertens. [https://onlinelibrary.wiley.com/doi/full/10.1111/j.1470-9465.2004.00841.x History of the development of azole derivatives]. Wiley Online Library. 27 Februari 2004.</ref>


Pada Juli 2013, FDA mengeluarkan peringatan bahwa ketokonazola [[tablet]] dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius dan masalah [[kelenjar adrenal]], sehingga obat ini sebaiknya tidak digunakan sebagai pengobatan lini pertama untuk infeksi jamur apa pun. Obat ini sebaiknya hanya digunakan jika obat antijamur alternatif tidak tersedia atau tidak memberikan hasil yang baik.
Pada Juli 2013, FDA mengeluarkan peringatan bahwa ketokonazola [[tablet]] dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius dan masalah [[kelenjar adrenal]], sehingga obat ini sebaiknya tidak digunakan sebagai pengobatan lini pertama untuk infeksi jamur apa pun. Obat ini sebaiknya hanya digunakan jika obat antijamur alternatif tidak tersedia atau tidak memberikan hasil yang baik.<ref>[https://www.honestdocs.id/ketomed Ketomed: Manfaat, Dosis, & Efek Samping]. HonestDocs. 2 April 2020.</ref>


== Sinonim dan nama dagang ==
== Sinonim dan nama dagang ==
Ketokonazol bisa ditemukan dalam beberapa sinonim seperti ''ketokonazola'', ''ketoconazol'', ''ketoconazole'', ''ketoconazolum'', dan ''ketozole''.
Ketokonazol bisa ditemukan dalam beberapa sinonim seperti ''ketokonazola'', ''ketoconazol'', ''ketoconazole'', ''ketoconazolum'', dan ''ketozole''.<ref>[https://www.drugbank.ca/drugs/DB01026 Ketoconazole]. DrugBank.ca.</ref>


Beberapa merek dagang ketokonazol di antaranya adalah Formyco, Ketomed, Mycoral, Nizoral, Solinfec, Zoralin, A-Be, Anfuhex, Lamycos, Cidaral, Lusanoc, Dandrufin, Dericazole, Murazid, Dexazol, Muzoral, Mycoderm, Dysfungal, Erazol, Nizol, Etafungal, Nofung, Picamic, Wizol.
Beberapa merek dagang ketokonazol di antaranya adalah Formyco, Ketomed, Mycoral, Nizoral, Solinfec, Zoralin, A-Be, Anfuhex, Lamycos, Cidaral, Lusanoc, Dandrufin, Dericazole, Murazid, Dexazol, Muzoral, Mycoderm, Dysfungal, Erazol, Nizol, Etafungal, Nofung, Picamic, Wizol.<ref>dr. Merry Dame Cristy Pane. [https://www.alodokter.com/ketoconazole Ketoconazole]. Alodokter. 28 Januari 2020.</ref><ref>[https://doktersehat.com/obat-ketoconazole/ Ketoconazole – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping]. DokterSehat. 27 Agustus 2018.</ref>


Sementara merek dagang ketokonazol yang beredar di [[Indonesia]] antara lain Anfuhex, Dermaral, Erazol, Funet, Fungoral, Fungasol, Formyco, Formyco Cream, Grazol, Interzol, Mycoral, Nizol, Nizoral Cream, Nizoral-SS, Solinfec, Solinfec Cream, Tokasid, Tokasid Cream, Zoralin, Zoloral Cream, Zoloral-SS, dan Ketomed.
Sementara merek dagang ketokonazol yang beredar di [[Indonesia]] antara lain Anfuhex, Dermaral, Erazol, Funet, Fungoral, Fungasol, Formyco, Formyco Cream, Grazol, Interzol, Mycoral, Nizol, Nizoral Cream, Nizoral-SS, Solinfec, Solinfec Cream, Tokasid, Tokasid Cream, Zoralin, Zoloral Cream, Zoloral-SS,<ref>dr. Karlina Lestari. [https://www.sehatq.com/obat/ketoconazole Ketoconazole]. SehatQ. 1 Februari 2019.</ref> dan Ketomed.<ref>Lenny Tan. [https://www.sehatq.com/obat/ketomed-2-larutan-60-ml Ketomed 2 % larutan 60 ml]. SehatQ. 25 September 2019.</ref>


== Mekanisme kerja ==
== Mekanisme kerja ==
Mekanisme kerja ketokonazola sebagai antijamur adalah dengan melemahkan struktur dan fungsi [[membran sel]] fungi melalui mekanisme blokade sintesis [[ergosterol]], salah satu komponen dari membran sel fungi, melalui penghambatan [[sitokrom P-450]].
Mekanisme kerja ketokonazola sebagai antijamur adalah dengan melemahkan struktur dan fungsi [[membran sel]] fungi melalui mekanisme blokade sintesis [[ergosterol]], salah satu komponen dari membran sel fungi, melalui penghambatan [[sitokrom P-450]].<ref>dr.Intan Ekarulita. [https://www.alomedika.com/obat/antiinfeksi/antifungi/ketokonazol/farmakologi Farmakologi Ketoconazole]. Alomedika.</ref>


Ketokonazola bekerja dengan memblok sintesis dari ergosterol melalaui penghambatan pada [[lanosterol 14 alfa-demetilase]], suatu enzim [[sitokrom P-450]] yang diperlukan untuk konversi [[lanosterol]] menjadi [[ergosterol]], sehingga lanosterol tidak dapat melakukan konversi menjadi ergosterol pada membran sel fungi. Hal ini mengakibatkan penghambatan sintesis ergosterol dan peningkatan permeabilitas sel fungi karena berkurangnya jumlah ergosterol yang terdapat dalam membran sel fungi. Penghambatan metabolisme ini juga menghasilkan akumulasi ''14α-metil-3,6-diol'', suatu metabolit toksik. Ergosterol yang tidak dapat terbentuk dan semakin tipis pada dinding membran sel akan melemahkan struktur dan fungsi pada membran sel.
Ketokonazola bekerja dengan memblok sintesis dari ergosterol melalaui penghambatan pada [[lanosterol 14 alfa-demetilase]], suatu enzim [[sitokrom P-450]] yang diperlukan untuk konversi [[lanosterol]] menjadi [[ergosterol]], sehingga lanosterol tidak dapat melakukan konversi menjadi ergosterol pada membran sel fungi. Hal ini mengakibatkan penghambatan sintesis ergosterol dan peningkatan permeabilitas sel fungi karena berkurangnya jumlah ergosterol yang terdapat dalam membran sel fungi. Penghambatan metabolisme ini juga menghasilkan akumulasi ''14α-metil-3,6-diol'', suatu metabolit toksik. Ergosterol yang tidak dapat terbentuk dan semakin tipis pada dinding membran sel akan melemahkan struktur dan fungsi pada membran sel.<ref>[https://www.drugbank.ca/drugs/DB01026 Ketoconazole]. DrugBank.ca.</ref><ref>dr.Intan Ekarulita. [https://www.alomedika.com/obat/antiinfeksi/antifungi/ketokonazol/farmakologi Farmakologi Ketoconazole]. Alomedika.</ref>


== Penggunaan medis ==
== Penggunaan medis ==
=== Rute pemberian obat oral ===
=== Rute pemberian obat oral ===
Ketokonazola dalam bentuk [[tablet]] digunakan untuk mengobati infeksi jamur yang memengaruhi beberapa organ (sistemik). Obat ini hanya dapat diperoleh dengan resep dokter, digunakan untuk mengobati infeksi jamur dan [[khamir]] yang serius, seperti [[kandidiasis]], [[blastomikosis]] (penyakit Gilchrist), [[koksidioidomikosis]], [[histoplasmosis]] (penyakit Darling), [[kromoblastomikosis]] (kromomikosis) [[parakoksidioidomikosis]] (blastomikosis Amerika Selatan, penyakit Lutz-Splendore-Almeida).
Ketokonazola dalam bentuk [[tablet]] digunakan untuk mengobati infeksi jamur yang memengaruhi beberapa organ (sistemik).<ref>dr. Merry Dame Cristy Pane. [https://www.alodokter.com/ketoconazole Ketoconazole]. Alodokter. 28 Januari 2020.</ref> Obat ini hanya dapat diperoleh dengan resep dokter, digunakan untuk mengobati infeksi jamur dan [[khamir]] yang serius, seperti [[kandidiasis]], [[blastomikosis]] (penyakit Gilchrist), [[koksidioidomikosis]], [[histoplasmosis]] (penyakit Darling), [[kromoblastomikosis]] (kromomikosis) [[parakoksidioidomikosis]] (blastomikosis Amerika Selatan, penyakit Lutz-Splendore-Almeida).<ref>[https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/ketoconazole-oral-route/description/drg-20071405 Ketoconazole (Oral Route)]. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). 1 Mei 2020.</ref>


Obat ini bekerja dengan cara membunuh jamur atau ragi, atau mencegah pertumbuhannya. Ketokonazola juga digunakan untuk mengobati infeksi jamur parasit pada kulit (seperti [[tinea pedis]] (kutu air) atau [[kurap]]) yang tidak dapat diobati dengan obat topikal atau [[griseofulvin]], atau untuk pasien yang tidak dapat menggunakan griseofulvin.
Obat ini bekerja dengan cara membunuh jamur atau ragi, atau mencegah pertumbuhannya. Ketokonazola juga digunakan untuk mengobati infeksi jamur parasit pada kulit (seperti [[tinea pedis]] (kutu air) atau [[kurap]]) yang tidak dapat diobati dengan obat topikal atau [[griseofulvin]], atau untuk pasien yang tidak dapat menggunakan griseofulvin.<ref>[https://www.mayoclinic.org/drugs-supplements/ketoconazole-oral-route/description/drg-20071405 Ketoconazole (Oral Route)]. Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). 1 Mei 2020.</ref>


=== Rute pemberian obat topikal ===
=== Rute pemberian obat topikal ===
==== Krim ====
==== Krim ====
Ketokonazola krim 2% digunakan untuk mengatasi infeksi jamur kulit seperti infeksi jamur ''[[Candida (genus)|Candida]]'' di kulit (''cutaneous candidiasis''), [[tinea korporis]], [[tinea kruris]] (infeksi jamur di selangkangan), [[tinea manum]] (infeksi jamur tangan), dan [[tinea pedis]] (kutu air). Selain itu juga dapat digunakan untuk mengobati [[panau]] dan [[dermatitis seboroik]].
Ketokonazola krim 2% digunakan untuk mengatasi infeksi jamur kulit seperti infeksi jamur ''[[Candida (genus)|Candida]]'' di kulit (''cutaneous candidiasis''), [[tinea korporis]], [[tinea kruris]] (infeksi jamur di selangkangan), [[tinea manum]] (infeksi jamur tangan), dan [[tinea pedis]] (kutu air). Selain itu juga dapat digunakan untuk mengobati [[panau]] dan [[dermatitis seboroik]].<ref>dr. Merry Dame Cristy Pane. [https://www.alodokter.com/ketoconazole Ketoconazole]. Alodokter. 28 Januari 2020.</ref>


==== Sampo ====
==== Sampo ====
 
[[Berkas:Ketoconazole shampoo skin.jpg|alt=|thumb|257x257px|Sampo Ketokonazol 2%]]
Ketokonazola sampo 2% bisa digunakan untuk mengobati panau dan [[dermatitis seboroik]], selain juga bisa digunakan untuk pencegahan panau.
Ketokonazola sampo 2% bisa digunakan untuk mengobati panau dan [[dermatitis seboroik]], selain juga bisa digunakan untuk pencegahan panau.<ref>dr. Merry Dame Cristy Pane. [https://www.alodokter.com/ketoconazole Ketoconazole]. Alodokter. 28 Januari 2020.</ref>


==== Larutan kulit kepala ====
==== Larutan kulit kepala ====
Ketokonazola larutan kulit kepala 2% digunakan untuk pengobatan infeksi kulit kepala yang disebabkan oleh jamur ''[[Malassezia furfur|Pityrosporum ovale]]'' seperti gangguan kulit yang menyebabkan kulit bersisik, berketombe, dan dermatitis seboroik ringan.
Ketokonazola larutan kulit kepala 2% digunakan untuk pengobatan infeksi kulit kepala yang disebabkan oleh jamur ''[[Malassezia furfur|Pityrosporum ovale]]'' seperti gangguan kulit yang menyebabkan kulit bersisik, berketombe, dan dermatitis seboroik ringan.<ref>Lenny Tan. [https://www.sehatq.com/obat/ketomed-2-larutan-60-ml Ketomed 2 % larutan 60 ml]. SehatQ. 25 September 2019.</ref>


== Efek samping ==
== Efek samping ==
Efek samping penggunaan ketokonazola tablet yang umum terjadi adalah mual ringan, muntah, atau nyeri perut, gatal atau ruam ringan, [[sakit kepala]], pusing, pembengkakan atau pembesaran payudara pada pria, [[impotensi]] atau kehilangan gairah seks, diare, [[urtikaria]], [[gatal|pruritus]], [[alopesi]]a, dan kerusakan hati. Efek samping ketokonazola tablet lainnya juga bisa berupa demam, reaksi alergi, gatal-gatal, sulit bernapas, nyeri dada, dan bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.
Efek samping penggunaan ketokonazola tablet yang umum terjadi adalah mual ringan, muntah, atau nyeri perut, gatal atau ruam ringan, [[sakit kepala]], pusing, pembengkakan atau pembesaran payudara pada pria,<ref>dr. Merry Dame Cristy Pane. [https://www.alodokter.com/ketoconazole Ketoconazole]. Alodokter. 28 Januari 2020.</ref> [[impotensi]] atau kehilangan gairah seks, diare, [[urtikaria]], [[gatal|pruritus]], [[alopesi]]a, dan kerusakan hati.<ref>[https://doktersehat.com/obat-ketoconazole/ Ketoconazole – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping]. DokterSehat. 27 Agustus 2018.</ref><ref>Lika Aprilia Samiadi. [https://hellosehat.com/obatan-suplemen/obat/ketoconazole/#h-efek-samping-ketoconazole Ketoconazole]. Hello Sehat. 11 Mei 2020.</ref> Efek samping ketokonazola tablet lainnya juga bisa berupa demam, reaksi alergi, gatal-gatal, sulit bernapas, nyeri dada, dan bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.<ref>[https://doktersehat.com/obat-ketoconazole/ Ketoconazole – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping]. DokterSehat. 27 Agustus 2018.</ref>
 
Efek samping penggunaan ketokonazola dalam bentuk sediaan krim di antaranya adalah sedikit rasa panas, eritema, gatal, iritasi lokal, dan reaksi hipersensitif.
 
== Referensi ==


Efek samping penggunaan ketokonazola dalam bentuk sediaan krim di antaranya adalah sedikit rasa panas, eritema, gatal, iritasi lokal, dan reaksi hipersensitif.<ref>[https://doktersehat.com/obat-ketoconazole/ Ketoconazole – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping]. DokterSehat. 27 Agustus 2018.</ref>


== Pranala luar ==
== Pranala luar ==
*
*  


[[Kategori:Penghambat CYP2A6]]
[[Kategori:Penghambat CYP2B6]]
[[Kategori:Asetamida]]
[[Kategori:Antijamur untuk penggunaan dermatologis]]
[[Kategori:Antiglukokortikoid]]
[[Kategori:Penghambat aromatase]]
[[Kategori:Reka cipta Belgia]]
[[Kategori:Kloroarena]]
[[Kategori:Penghambat CYP17A1]]
[[Kategori:Dioksolana]]
[[Kategori:Disruptor endokrin]]
[[Kategori:Obat untuk mengatasi rambut rontok]]
[[Kategori:Hepatotoksin]]
[[Kategori:Obat antineoplastik hormonal]]
[[Kategori:Antijamur imidazola]]
[[Kategori:Janssen Pharmaceutica]]
[[Kategori:Obat yang dikembangkan oleh Johnson & Johnson]]
[[Kategori:Antiandrogen nonsteroid]]
[[Kategori:Penghambat CYP7A1]]
[[Kategori:Obat Esensial Nasional Indonesia]]
[[Kategori:Penghambat CYP11B1]]
[[Kategori:Penghambat CYP21A2]]
[[Kategori:Penghambat CYP2D6]]
[[Kategori:Penghambat CYP3A4]]
[[Kategori:Obat serupa disulfiram]]
[[Kategori:Eter feniletanolamina]]
[[Kategori:Piperazina]]
[[Kategori:Penghambat CYP51A1]]
[[Kategori:Penghambat sitokrom P450 umum]]
[[Kategori:Penghambat CYP2C19]]


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==
== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ketokonazol&oldid=29011896 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29011896 (2026-03-05T15:05:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Ketokonazol&oldid=29011896 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29011896 (2026-03-05T15:05:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
 
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.02

Ketoconazole enantiomers

Ketokonazol adalah obat untuk mengatasi berbagai infeksi jamur di kulit, seperti panau, kurap, kutu air, dan infeksi jamur di bagian tubuh lain, seperti kandidiasis pada vagina.[1] Ketokonazola adalah imidazola spektrum luas pertama yang cocok untuk pengobatan mikosis sistemik secara oral.[2] Ketokonazola bekerja dengan mencegah sintesis ergosterol, serupa dengan kolesterol pada jamur, sehingga meningkatkan fluiditas membran dan mencegah pertumbuhan jamur.[3]

Formulasi ketokonazola tersedia dalam bentuk oral dan topikal. Ketokonazola oral tersedia dalam bentuk tablet 200 mg sementara untuk ketokonazola topikal tersedia dalam bentuk krim, sampo, gel, dan losion dengan konsentrasi 1-2%,[4] serta larutan 2%.[5]

Sejarah

Sintesis dan sifat antijamur dari ketokonazola pertama kali dideskripsikan oleh Janssen Pharmaceutica dan dilaporkan dalam Journal of Medicinal Chemistry yang diterbitkan oleh American Chemical Society pada tahun 1979.[6]

Pada tahun 1981, Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menyetujui penggunaan ketokonazola secara sistemik yang telah disintesis dan dikembangkan oleh Janssen Pharmaceutica tersebut.[7]

Pada Juli 2013, FDA mengeluarkan peringatan bahwa ketokonazola tablet dapat menyebabkan kerusakan hati yang serius dan masalah kelenjar adrenal, sehingga obat ini sebaiknya tidak digunakan sebagai pengobatan lini pertama untuk infeksi jamur apa pun. Obat ini sebaiknya hanya digunakan jika obat antijamur alternatif tidak tersedia atau tidak memberikan hasil yang baik.[8]

Sinonim dan nama dagang

Ketokonazol bisa ditemukan dalam beberapa sinonim seperti ketokonazola, ketoconazol, ketoconazole, ketoconazolum, dan ketozole.[9]

Beberapa merek dagang ketokonazol di antaranya adalah Formyco, Ketomed, Mycoral, Nizoral, Solinfec, Zoralin, A-Be, Anfuhex, Lamycos, Cidaral, Lusanoc, Dandrufin, Dericazole, Murazid, Dexazol, Muzoral, Mycoderm, Dysfungal, Erazol, Nizol, Etafungal, Nofung, Picamic, Wizol.[10][11]

Sementara merek dagang ketokonazol yang beredar di Indonesia antara lain Anfuhex, Dermaral, Erazol, Funet, Fungoral, Fungasol, Formyco, Formyco Cream, Grazol, Interzol, Mycoral, Nizol, Nizoral Cream, Nizoral-SS, Solinfec, Solinfec Cream, Tokasid, Tokasid Cream, Zoralin, Zoloral Cream, Zoloral-SS,[12] dan Ketomed.[13]

Mekanisme kerja

Mekanisme kerja ketokonazola sebagai antijamur adalah dengan melemahkan struktur dan fungsi membran sel fungi melalui mekanisme blokade sintesis ergosterol, salah satu komponen dari membran sel fungi, melalui penghambatan sitokrom P-450.[14]

Ketokonazola bekerja dengan memblok sintesis dari ergosterol melalaui penghambatan pada lanosterol 14 alfa-demetilase, suatu enzim sitokrom P-450 yang diperlukan untuk konversi lanosterol menjadi ergosterol, sehingga lanosterol tidak dapat melakukan konversi menjadi ergosterol pada membran sel fungi. Hal ini mengakibatkan penghambatan sintesis ergosterol dan peningkatan permeabilitas sel fungi karena berkurangnya jumlah ergosterol yang terdapat dalam membran sel fungi. Penghambatan metabolisme ini juga menghasilkan akumulasi 14α-metil-3,6-diol, suatu metabolit toksik. Ergosterol yang tidak dapat terbentuk dan semakin tipis pada dinding membran sel akan melemahkan struktur dan fungsi pada membran sel.[15][16]

Penggunaan medis

Rute pemberian obat oral

Ketokonazola dalam bentuk tablet digunakan untuk mengobati infeksi jamur yang memengaruhi beberapa organ (sistemik).[17] Obat ini hanya dapat diperoleh dengan resep dokter, digunakan untuk mengobati infeksi jamur dan khamir yang serius, seperti kandidiasis, blastomikosis (penyakit Gilchrist), koksidioidomikosis, histoplasmosis (penyakit Darling), kromoblastomikosis (kromomikosis) parakoksidioidomikosis (blastomikosis Amerika Selatan, penyakit Lutz-Splendore-Almeida).[18]

Obat ini bekerja dengan cara membunuh jamur atau ragi, atau mencegah pertumbuhannya. Ketokonazola juga digunakan untuk mengobati infeksi jamur parasit pada kulit (seperti tinea pedis (kutu air) atau kurap) yang tidak dapat diobati dengan obat topikal atau griseofulvin, atau untuk pasien yang tidak dapat menggunakan griseofulvin.[19]

Rute pemberian obat topikal

Krim

Ketokonazola krim 2% digunakan untuk mengatasi infeksi jamur kulit seperti infeksi jamur Candida di kulit (cutaneous candidiasis), tinea korporis, tinea kruris (infeksi jamur di selangkangan), tinea manum (infeksi jamur tangan), dan tinea pedis (kutu air). Selain itu juga dapat digunakan untuk mengobati panau dan dermatitis seboroik.[20]

Sampo

Sampo Ketokonazol 2%

Ketokonazola sampo 2% bisa digunakan untuk mengobati panau dan dermatitis seboroik, selain juga bisa digunakan untuk pencegahan panau.[21]

Larutan kulit kepala

Ketokonazola larutan kulit kepala 2% digunakan untuk pengobatan infeksi kulit kepala yang disebabkan oleh jamur Pityrosporum ovale seperti gangguan kulit yang menyebabkan kulit bersisik, berketombe, dan dermatitis seboroik ringan.[22]

Efek samping

Efek samping penggunaan ketokonazola tablet yang umum terjadi adalah mual ringan, muntah, atau nyeri perut, gatal atau ruam ringan, sakit kepala, pusing, pembengkakan atau pembesaran payudara pada pria,[23] impotensi atau kehilangan gairah seks, diare, urtikaria, pruritus, alopesia, dan kerusakan hati.[24][25] Efek samping ketokonazola tablet lainnya juga bisa berupa demam, reaksi alergi, gatal-gatal, sulit bernapas, nyeri dada, dan bengkak pada wajah, bibir, lidah, atau tenggorokan.[26]

Efek samping penggunaan ketokonazola dalam bentuk sediaan krim di antaranya adalah sedikit rasa panas, eritema, gatal, iritasi lokal, dan reaksi hipersensitif.[27]

Pranala luar

Referensi

  1. dr. Merry Dame Cristy Pane. Ketoconazole. Alodokter. 28 Januari 2020.
  2. Walter Sneader. Drug Discovery: A History. John Wiley & Sons, Ltd. 2005. hlm. 335. ISBN 0-471-89979-8.
  3. Ketoconazole. DrugBank.ca.
  4. dr.Intan Ekarulita. Formulasi Ketoconazole. Alomedika.
  5. Muhsin A. Aldhalimi, Najah R. Hadi, dan Fadaa A. Ghafil. Promotive Effect of Topical Ketoconazole, Minoxidil, and Minoxidil with Tretinoin on Hair Growth in Male Mice. National Center for Biotechnology Information, U.S. National Library of Medicine. 9 Maret 2014. doi:10.1155/2014/575423.
  6. J. Heeres, L. J. J. Backx, J. H. Mostmans, dan J. Van Cutsem. Antimycotic Imidazoles. Part 4. Synthesis and Antifungal Activity of Ketoconazole, a New Potent Orally Active Broad-spectrum Antifungal Agent. Journal of Medicinal Chemistry. American Chemical Society. 1979. Vol. 22, No.8. hlm. 1003.
  7. J. A. Maertens. History of the development of azole derivatives. Wiley Online Library. 27 Februari 2004.
  8. Ketomed: Manfaat, Dosis, & Efek Samping. HonestDocs. 2 April 2020.
  9. Ketoconazole. DrugBank.ca.
  10. dr. Merry Dame Cristy Pane. Ketoconazole. Alodokter. 28 Januari 2020.
  11. Ketoconazole – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping. DokterSehat. 27 Agustus 2018.
  12. dr. Karlina Lestari. Ketoconazole. SehatQ. 1 Februari 2019.
  13. Lenny Tan. Ketomed 2 % larutan 60 ml. SehatQ. 25 September 2019.
  14. dr.Intan Ekarulita. Farmakologi Ketoconazole. Alomedika.
  15. Ketoconazole. DrugBank.ca.
  16. dr.Intan Ekarulita. Farmakologi Ketoconazole. Alomedika.
  17. dr. Merry Dame Cristy Pane. Ketoconazole. Alodokter. 28 Januari 2020.
  18. Ketoconazole (Oral Route). Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). 1 Mei 2020.
  19. Ketoconazole (Oral Route). Mayo Foundation for Medical Education and Research (MFMER). 1 Mei 2020.
  20. dr. Merry Dame Cristy Pane. Ketoconazole. Alodokter. 28 Januari 2020.
  21. dr. Merry Dame Cristy Pane. Ketoconazole. Alodokter. 28 Januari 2020.
  22. Lenny Tan. Ketomed 2 % larutan 60 ml. SehatQ. 25 September 2019.
  23. dr. Merry Dame Cristy Pane. Ketoconazole. Alodokter. 28 Januari 2020.
  24. Ketoconazole – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping. DokterSehat. 27 Agustus 2018.
  25. Lika Aprilia Samiadi. Ketoconazole. Hello Sehat. 11 Mei 2020.
  26. Ketoconazole – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping. DokterSehat. 27 Agustus 2018.
  27. Ketoconazole – Manfaat, Dosis, dan Efek Samping. DokterSehat. 27 Agustus 2018.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29011896 (2026-03-05T15:05:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.