Lompat ke isi

Kurva titrasi: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28480116; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
[[Titrasi]] sering kali dicatat dalam grafik yang disebut '''kurva titrasi''', yang umumnya memuat volume [[Titrasi|titran]] sebagai [[variabel dependen dan independen|variabel independen]] dan [[pH]] larutan sebagai [[variabel dependen dan independen|variabel dependen]] (karena berubah bergantung pada komposisi kedua larutan).
[[File:Oxalic_acid_titration_grid.png|thumb|right|280px|Oxalic acid titration grid]]
 
[[Titrasi]] sering kali dicatat dalam grafik yang disebut '''kurva titrasi''', yang umumnya memuat volume [[Titrasi|titran]] sebagai [[variabel dependen dan independen|variabel independen]] dan [[pH]] larutan sebagai [[variabel dependen dan independen|variabel dependen]] (karena berubah bergantung pada komposisi kedua larutan).<ref>D.A Skoog. ''Fundamentals of Analytical Chemistry''. Thomson Brooks/Cole. 2004. ISBN 0-03-035523-0. Section 14C: Titration curves for weak acis</ref>


[[Titik ekuivalen]] pada grafik adalah saat seluruh larutan awal (biasanya [[asam]]) telah dinetralkan oleh titran (biasanya [[basa]]). Titik ekuivalen dapat dihitung secara tepat dengan mencari [[turunan kedua]] dari kurva titrasi dan menghitung [[titik belok]] (di mana grafik mengubah [[fungsi konkaf|kecekungan]]); tetapi, dalam banyak kasus, [[inspeksi visual]] sederhana terhadap kurva saja sudah cukup. Pada kurva di sebelah kanan, kedua titik ekuivalen terlihat setelah sekitar 15 dan 30&nbsp;[[Liter#Awalan SI pada liter|mL]] [[Natrium hidroksida|larutan NaOH]] dititrasi ke dalam larutan [[asam oksalat]]. Untuk menghitung [[konstanta disosiasi asam]] (pK<sub>a</sub>) logaritmik, kita harus mencari volume pada titik setengah ekuivalen, yaitu setengah jumlah titran yang ditambahkan untuk membentuk senyawa berikutnya (di sini, natrium hidrogen oksalat, lalu [[natrium oksalat|dinatrium oksalat]]). Di tengah-tengah antara setiap titik ekuivalen, pada 7,5&nbsp;mL dan 22,5&nbsp;mL, pH yang teramati adalah sekitar 1,5 dan 4, menghasilkan pK<sub>a</sub>.
[[Titik ekuivalen]] pada grafik adalah saat seluruh larutan awal (biasanya [[asam]]) telah dinetralkan oleh titran (biasanya [[basa]]). Titik ekuivalen dapat dihitung secara tepat dengan mencari [[turunan kedua]] dari kurva titrasi dan menghitung [[titik belok]] (di mana grafik mengubah [[fungsi konkaf|kecekungan]]); tetapi, dalam banyak kasus, [[inspeksi visual]] sederhana terhadap kurva saja sudah cukup. Pada kurva di sebelah kanan, kedua titik ekuivalen terlihat setelah sekitar 15 dan 30&nbsp;[[Liter#Awalan SI pada liter|mL]] [[Natrium hidroksida|larutan NaOH]] dititrasi ke dalam larutan [[asam oksalat]]. Untuk menghitung [[konstanta disosiasi asam]] (pK<sub>a</sub>) logaritmik, kita harus mencari volume pada titik setengah ekuivalen, yaitu setengah jumlah titran yang ditambahkan untuk membentuk senyawa berikutnya (di sini, natrium hidrogen oksalat, lalu [[natrium oksalat|dinatrium oksalat]]). Di tengah-tengah antara setiap titik ekuivalen, pada 7,5&nbsp;mL dan 22,5&nbsp;mL, pH yang teramati adalah sekitar 1,5 dan 4, menghasilkan pK<sub>a</sub>.
Baris 11: Baris 13:


Menghitung konstanta disosiasi asam pada asam [[Asam#Asam poliprotik|poliprotik]] sedikit lebih sulit: konstanta disosiasi asam pertama dapat dihitung dengan cara yang sama seperti menghitung pada asam monoprotik. Namun, pK<sub>a</sub> dari konstanta disosiasi asam kedua adalah pH pada titik tengah antara titik ekuivalen pertama dan titik ekuivalen kedua (dan seterusnya untuk asam yang melepaskan lebih dari dua proton, misalnya [[asam fosfat]]).
Menghitung konstanta disosiasi asam pada asam [[Asam#Asam poliprotik|poliprotik]] sedikit lebih sulit: konstanta disosiasi asam pertama dapat dihitung dengan cara yang sama seperti menghitung pada asam monoprotik. Namun, pK<sub>a</sub> dari konstanta disosiasi asam kedua adalah pH pada titik tengah antara titik ekuivalen pertama dan titik ekuivalen kedua (dan seterusnya untuk asam yang melepaskan lebih dari dua proton, misalnya [[asam fosfat]]).
==Referensi==


== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


== Sumber dan atribusi ==
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kurva+titrasi&oldid=28480116 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28480116 (2025-11-14T06:54:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Kurva+titrasi&oldid=28480116 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 28480116 (2025-11-14T06:54:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.09

Oxalic acid titration grid

Titrasi sering kali dicatat dalam grafik yang disebut kurva titrasi, yang umumnya memuat volume titran sebagai variabel independen dan pH larutan sebagai variabel dependen (karena berubah bergantung pada komposisi kedua larutan).[1]

Titik ekuivalen pada grafik adalah saat seluruh larutan awal (biasanya asam) telah dinetralkan oleh titran (biasanya basa). Titik ekuivalen dapat dihitung secara tepat dengan mencari turunan kedua dari kurva titrasi dan menghitung titik belok (di mana grafik mengubah kecekungan); tetapi, dalam banyak kasus, inspeksi visual sederhana terhadap kurva saja sudah cukup. Pada kurva di sebelah kanan, kedua titik ekuivalen terlihat setelah sekitar 15 dan 30 mL larutan NaOH dititrasi ke dalam larutan asam oksalat. Untuk menghitung konstanta disosiasi asam (pKa) logaritmik, kita harus mencari volume pada titik setengah ekuivalen, yaitu setengah jumlah titran yang ditambahkan untuk membentuk senyawa berikutnya (di sini, natrium hidrogen oksalat, lalu dinatrium oksalat). Di tengah-tengah antara setiap titik ekuivalen, pada 7,5 mL dan 22,5 mL, pH yang teramati adalah sekitar 1,5 dan 4, menghasilkan pKa.

Pada asam monoprotik lemah, titik tengah antara awal kurva (sebelum titran ditambahkan) dan titik ekuivalen adalah signifikan: pada titik tersebut, konsentrasi kedua spesi (asam dan basa konjugasinya) adalah sama. Oleh karena itu, persamaan Henderson–Hasselbalch dapat diselesaikan dengan cara berikut:

pH=pKa+log([basa][asam])
pH=pKa+log(1)
pH=pKa

Oleh karena itu, kita dapat dengan mudah mencari pKa asam monoprotik lemah dengan mencari pH titik tengah antara awal kurva dan titik ekuivalen, dan menyelesaikan persamaan yang disederhanakan. Dalam kasus kurva sampel, konstanta disosiasi asam Ka = 10-pKa akan menjadi sekitar 1,78×10−5 dari inspeksi visual (Ka2 sebenarnya adalah 1,7×10−5)

Menghitung konstanta disosiasi asam pada asam poliprotik sedikit lebih sulit: konstanta disosiasi asam pertama dapat dihitung dengan cara yang sama seperti menghitung pada asam monoprotik. Namun, pKa dari konstanta disosiasi asam kedua adalah pH pada titik tengah antara titik ekuivalen pertama dan titik ekuivalen kedua (dan seterusnya untuk asam yang melepaskan lebih dari dua proton, misalnya asam fosfat).

Referensi

  1. D.A Skoog. Fundamentals of Analytical Chemistry. Thomson Brooks/Cole. 2004. ISBN 0-03-035523-0. Section 14C: Titration curves for weak acis

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28480116 (2025-11-14T06:54:46Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.