Naegleria fowleri: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 24153169; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
[[File:Naegleria_(formes).png|thumb|right|280px|Naegleria (formes)]] | |||
'''''Naegleria fowleri''''' (pelafalan //) (juga disebut "ameba pemakan otak") adalah [[protista]] yang hidup di air tawar yang hangat, yang bersuhu dari 25-35 derajat celcius. Ameba ini masuk kedalam grup [[Percolozoa]] atau Heterolobosea. | '''''Naegleria fowleri''''' (pelafalan //) (juga disebut "ameba pemakan otak") adalah [[protista]] yang hidup di air tawar yang hangat, yang bersuhu dari 25-35 derajat celcius. Ameba ini masuk kedalam grup [[Percolozoa]] atau Heterolobosea. | ||
''N. fowleri'' dapat menyerang sistem saraf manusia; meskipun jarang terjadi, infeksi hampir selalu menyebabkan kematian korban. | ''N. fowleri'' dapat menyerang sistem saraf manusia; meskipun jarang terjadi,<ref>[http://www.cdc.gov/Ncidod/dpd/parasites/naegleria/factsht_naegleria.htm The Centers for Disease Control and Prevention, Division of Parasitic Diseases - Naegleria Infection Fact Sheet].</ref> infeksi hampir selalu menyebabkan kematian korban.<ref>[http://www.physorg.com/news110255496.html 6 Die From Brain-Eating Amoeba in Lakes].</ref> | ||
Naegleria fowleri adalah jenis amoeba yang dapat menyebabkan infeksi yang disebut meningoencephalitis amoebic primaria (PAM). Infeksi ini sering terjadi setelah orang terpapar air yang terkontaminasi dengan amoeba ini, misalnya saat berenang atau melakukan aktivitas air lainnya di air tawar atau air tawar yang tercemar. Amoeba ini dapat masuk ke [[sistem saraf pusat]] (SSP) melalui hidung dan menyebabkan infeksi serius yang berbahaya bagi kehidupan. | Naegleria fowleri adalah jenis amoeba yang dapat menyebabkan infeksi yang disebut meningoencephalitis amoebic primaria (PAM). Infeksi ini sering terjadi setelah orang terpapar air yang terkontaminasi dengan amoeba ini, misalnya saat berenang atau melakukan aktivitas air lainnya di air tawar atau air tawar yang tercemar. Amoeba ini dapat masuk ke [[sistem saraf pusat]] (SSP) melalui hidung dan menyebabkan infeksi serius yang berbahaya bagi kehidupan. | ||
| Baris 13: | Baris 15: | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [http://www.cdc.gov/ncidod/dpd/parasites/naegleria/factsht_naegleria.htm Naegleria Infection fact sheet] from the website of the [[Centers for Disease Control and Prevention]] | * [http://www.cdc.gov/ncidod/dpd/parasites/naegleria/factsht_naegleria.htm Naegleria Infection fact sheet] from the website of the [[Centers for Disease Control and Prevention]] | ||
* [http://tolweb.org/Naegleria/124653 Tree of Life: Naegleria] | * [http://tolweb.org/Naegleria/124653 Tree of Life: Naegleria] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Naegleria+fowleri&oldid=24153169 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 24153169 (2023-09-09T01:15:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.10

Naegleria fowleri (pelafalan //) (juga disebut "ameba pemakan otak") adalah protista yang hidup di air tawar yang hangat, yang bersuhu dari 25-35 derajat celcius. Ameba ini masuk kedalam grup Percolozoa atau Heterolobosea.
N. fowleri dapat menyerang sistem saraf manusia; meskipun jarang terjadi,[1] infeksi hampir selalu menyebabkan kematian korban.[2]
Naegleria fowleri adalah jenis amoeba yang dapat menyebabkan infeksi yang disebut meningoencephalitis amoebic primaria (PAM). Infeksi ini sering terjadi setelah orang terpapar air yang terkontaminasi dengan amoeba ini, misalnya saat berenang atau melakukan aktivitas air lainnya di air tawar atau air tawar yang tercemar. Amoeba ini dapat masuk ke sistem saraf pusat (SSP) melalui hidung dan menyebabkan infeksi serius yang berbahaya bagi kehidupan.
Gejala infeksi PAM biasanya muncul 1-7 hari setelah terpapar amoeba. Gejala awalnya mirip dengan flu, seperti demam, sakit kepala, mual, dan muntah. Kemudian, infeksi dapat berkembang menjadi gejala yang lebih serius, seperti kejang, kelemahan otot, dan kehilangan kesadaran. PAM dapat menyebabkan kematian dalam waktu beberapa hari setelah gejala muncul.
Pencegahan infeksi PAM dapat dilakukan dengan menghindari kontak dengan air yang tercemar amoeba dan dengan menutup hidung dan mulut dengan saat berenang di air yang mungkin terkontaminasi. Infeksi PAM dapat diobati dengan obat-obatan yang dapat membunuh amoeba, seperti antimikroba yang disebut sulfonamida atau miltefosin. Namun, pengobatan ini lebih efektif jika dilakukan segera setelah infeksi terdeteksi, sehingga penting untuk segera mencari perawatan medis jika Anda mengalami gejala-gejala yang disebutkan setelah berenang atau melakukan aktivitas air lainnya.
Lihat pula
Pranala luar
- Naegleria Infection fact sheet from the website of the Centers for Disease Control and Prevention
- Tree of Life: Naegleria
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24153169 (2023-09-09T01:15:39Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.