Katalin Karikó: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27779825; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''Katalin Karikó''' (lahir 17 Januari 1955) adalah peneliti dan ahli [[biokimia]] [[Amerika Serikat|Amerika]]-[[Szolnok|Hungaria.]] Ia menjadi [[profesor]] di [[Universitas Pennsylvania|University of Pennsylvania]] dan berfokus pada bidang [[biologi molekuler]]. Karikó terkenal sebab kontribusinya terhadap teknologi mRNA dan vaksin COVID-19. Ia bersama [[Drew Weissman]], MD, Ph.D bersama-sama dianugerahi penghargaan Nobel Kedokteran 2023 atas penemuan mereka yang memungkinkan teknologi mRNA dapat dimodifikasi dan digunakan dalam vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna untuk mencegah infeksi COVID-19. | [[File:Katalin_Karikó_at_the_United_States_Embassy_Sweden,_2023_Nobel_Reception_(cropped).jpg|thumb|right|280px|Katalin Karikó at the United States Embassy Sweden, 2023 Nobel Reception (cropped)]] | ||
'''Katalin Karikó''' (lahir 17 Januari 1955) adalah peneliti dan ahli [[biokimia]] [[Amerika Serikat|Amerika]]-[[Szolnok|Hungaria.]]<ref>[https://www.britannica.com/biography/Katalin-Kariko Katalin Kariko Research, mRNA, & COVID-19 Vaccine Britannica]. ''www.britannica.com''.</ref> Ia menjadi [[profesor]] di [[Universitas Pennsylvania|University of Pennsylvania]] dan berfokus pada bidang [[biologi molekuler]]. Karikó terkenal sebab kontribusinya terhadap teknologi mRNA dan vaksin COVID-19. Ia bersama [[Drew Weissman]], MD, Ph.D bersama-sama dianugerahi penghargaan Nobel Kedokteran 2023 atas penemuan mereka yang memungkinkan teknologi mRNA dapat dimodifikasi dan digunakan dalam vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna untuk mencegah infeksi COVID-19.<ref>[https://www.pennmedicine.org/providers/profile/katalin-kariko Katalin Kariko, PhD profile PennMedicine.org]. ''www.pennmedicine.org''.</ref> | |||
== Kehidupan awal == | == Kehidupan awal == | ||
Karikó lahir dan tumbuh di sebuah kota kecil, [[Kisújszállás]], Hungaria. Ayahnya adalah seorang tukang daging, sementara ibunya adalah pustakawan. Sejak kecil, Karikó telah menunjukkan minatnya pada ilmu alam. Ia juga selalu unggul dalam bidang sains ketika sekolah. Selama pendidikan dasarnya, Karikó menunjukkan keunggulan dalam bidang sains dan meraih peringkat ketiga dalam kompetisi biologi tingkat nasional di Hungaria. Baginya, guru menjadi sumber inspirasi, di mana khususnya guru biologi yang selalu mengajukan pertanyaan untuk merangsang rasa ingin tahu murid-muridnya, berkontribusi dalam menyalakan hasrat Karikó untuk meneliti dan mengejar ilmu pengetahuan. | Karikó lahir dan tumbuh di sebuah kota kecil, [[Kisújszállás]], Hungaria. Ayahnya adalah seorang tukang daging,<ref>[https://www.britannica.com/biography/Katalin-Kariko Katalin Kariko Research, mRNA, & COVID-19 Vaccine Britannica]. ''www.britannica.com''.</ref> sementara ibunya adalah pustakawan.<ref>[https://vinfutureprize.org/news-insights/dr-katalin-kariko-from-zero-to-hero-a-journey-of-hardship-passion-happiness/ Dr. Katalin Karikó – From Zero to Hero: A Journey of Hardship, Passion & Happiness]. ''VinFuture Prize''. 2022-04-29.</ref> Sejak kecil, Karikó telah menunjukkan minatnya pada ilmu alam. Ia juga selalu unggul dalam bidang sains ketika sekolah. Selama pendidikan dasarnya, Karikó menunjukkan keunggulan dalam bidang sains dan meraih peringkat ketiga dalam kompetisi biologi tingkat nasional di Hungaria.<ref>Carolyn Y. Johnson. [https://www.washingtonpost.com/health/2021/10/01/katalin-kariko-covid-vaccines/ A one-way ticket. A cash-stuffed teddy bear. A dream decades in the making]. ''The Washington Post''. 2021-10-01.</ref> Baginya, guru menjadi sumber inspirasi, di mana khususnya guru biologi yang selalu mengajukan pertanyaan untuk merangsang rasa ingin tahu murid-muridnya, berkontribusi dalam menyalakan hasrat Karikó untuk meneliti dan mengejar ilmu pengetahuan.<ref>[https://vinfutureprize.org/news-insights/dr-katalin-kariko-from-zero-to-hero-a-journey-of-hardship-passion-happiness/ Dr. Katalin Karikó – From Zero to Hero: A Journey of Hardship, Passion & Happiness]. ''VinFuture Prize''. 2022-04-29.</ref> | ||
== Pendidikan dan karier == | == Pendidikan dan karier == | ||
Pada tahun 1978, Karikó memperoleh gelar Sarjana (''BSc'') dalam bidang biologi dan melanjutkan pendidikan doktoralnya dalam bidang biokimia di [[Universitas Szeged]], yang diselesaikannya pada tahun 1982. Ia bekerja bersama Jenő Tomasz dan meneruskan penelitian postdoktoralnya di Institut Biokimia, Pusat Penelitian Biologi (BRC) di Hungaria. Dari tahun 1978 hingga 1985, namanya tercatat sebagai aset intelijen oleh polisi rahasia komunis Hungaria. Ia mengaku bahwa pencatatan ini terjadi akibat pemerasan yang ia alami, yang bertujuan untuk mencegah dampak negatif pada kariernya atau potensi pembalasan terhadap ayahnya. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memberikan informasi atau aktif sebagai agen. | Pada tahun 1978, Karikó memperoleh gelar Sarjana (''BSc'') dalam bidang biologi dan melanjutkan pendidikan doktoralnya dalam bidang biokimia di [[Universitas Szeged]], yang diselesaikannya pada tahun 1982. Ia bekerja bersama Jenő Tomasz dan meneruskan penelitian postdoktoralnya di Institut Biokimia, Pusat Penelitian Biologi (BRC) di Hungaria.<ref>[https://www.pennmedicine.org/providers/profile/katalin-kariko Katalin Kariko, PhD profile PennMedicine.org]. ''www.pennmedicine.org''.</ref> Dari tahun 1978 hingga 1985, namanya tercatat sebagai aset intelijen oleh polisi rahasia komunis Hungaria. Ia mengaku bahwa pencatatan ini terjadi akibat pemerasan yang ia alami, yang bertujuan untuk mencegah dampak negatif pada kariernya atau potensi pembalasan terhadap ayahnya. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memberikan informasi atau aktif sebagai agen.<ref>[https://www.ibtimes.sg/katalin-kariko-hungarian-biochemist-behind-covid-vaccine-was-once-listed-communist-informant-57710 Katalin Karikó: Hungarian Biochemist Behind Covid Vaccine Was Once a Listed Communist Informant?]. ''www.ibtimes.sg''. 2021-05-25.</ref> | ||
Pada tahun 1985, laboratorium tempatnya bekerja di BRC kehilangan pendanaan, sehingga Karikó mencari peluang kerja di luar negeri. Robert J. Suhadolnik dari [[Universitas Temple]] | Pada tahun 1985, laboratorium tempatnya bekerja di BRC kehilangan pendanaan,<ref>Carolyn Y. Johnson. [https://www.washingtonpost.com/health/2021/10/01/katalin-kariko-covid-vaccines/ A one-way ticket. A cash-stuffed teddy bear. A dream decades in the making]. ''The Washington Post''. 2021-10-01.</ref> sehingga Karikó mencari peluang kerja di luar negeri. Robert J. Suhadolnik dari [[Universitas Temple]] <ref>Prashant Nair. [https://pnas.org/doi/full/10.1073/pnas.2119757118 QnAs with Katalin Karikó]. ''Proceedings of the National Academy of Sciences''. 2021-12-21. Vol. 118 (51). doi:10.1073/pnas.2119757118.</ref> menawarkan posisi penelitian kepadanya, yang mendorongnya untuk beremigrasi ke Amerika Serikat bersama suami dan putrinya yang berusia dua tahun. Mereka membawa uang hasil penjualan mobil sebesar £900, yang disembunyikan di dalam boneka beruang milik putrinya, serta dana tambahan yang diperoleh melalui perdagangan mata uang di pasar gelap.<ref>[https://www.france24.com/en/americas/20201218-katalin-kariko-the-scientist-behind-the-pfizer-covid-19-vaccine Katalin Kariko, the scientist behind the Pfizer Covid-19 vaccine]. ''France 24''. 2020-12-18.</ref><ref>Julia Kollewe. [https://www.theguardian.com/science/2020/nov/21/covid-vaccine-technology-pioneer-i-never-doubted-it-would-work Covid vaccine technology pioneer: 'I never doubted it would work']. ''The Guardian''. 2020-11-21.</ref><ref>[https://josephnoelwalker.com/147-katalin-kariko/ Katalin Karikó — Forging the mRNA Revolution (#147)]. ''The Joe Walker Podcast''. 2023-08-02.</ref> | ||
Karikó menyampaikan kuliah hadiah Nobelnya di Aula Medica, [[Institut Karolinska]] di [[Stockholm]] pada tanggal 7 Desember 2023. Ia diperkenalkan oleh Profesor Olle Kämpe, anggota Majelis Nobel di Institut Karolinska. | Karikó menyampaikan kuliah hadiah Nobelnya di Aula Medica, [[Institut Karolinska]] di [[Stockholm]] pada tanggal 7 Desember 2023. Ia diperkenalkan oleh Profesor Olle Kämpe, anggota Majelis Nobel di Institut Karolinska.<ref>Nobel Prize. [https://www.youtube.com/watch?v=gPdUnYjvWxo&feature=youtu.be Nobel Prize lecture: Katalin Karikó, Nobel Prize in Physiology or Medicine 2023]. 2023-12-26.</ref> | ||
== Kontribusi ilmiah == | == Kontribusi ilmiah == | ||
Penelitian Katalin Karikó memiliki potensi aplikasi dalam berbagai bidang, termasuk generasi sel induk pluripoten, terapi gen berbasis messenger [[Asam ribonukleat|RNA]] (mRNA), serta pengembangan kelas obat baru. Penemuan Karikó menjadi dasar bagi [[BioNTech]] dan [[Moderna]] dalam menciptakan mRNA terapeutik yang tidak memicu respons imun. Pada tahun 2020, teknologi yang dikembangkan oleh Karikó dan [[Drew Weissman]] digunakan dalam produksi [[Vaksin Covid-19|vaksin COVID-19]] oleh BioNTech bersama mitranya, [[Pfizer]], serta oleh Moderna. Vaksin mRNA ini dikembangkan dan disetujui dalam waktu yang sangat singkat, dengan tingkat efektivitas lebih dari 90%. Selain untuk vaksin penyakit menular, teknologi mRNA memiliki potensi aplikasi dalam pengobatan kanker, penyakit kardiovaskular, serta gangguan metabolik, termasuk iskemia. | Penelitian Katalin Karikó memiliki potensi aplikasi dalam berbagai bidang, termasuk generasi sel induk pluripoten, terapi gen berbasis messenger [[Asam ribonukleat|RNA]] (mRNA), serta pengembangan kelas obat baru.<ref>Rein Verbeke. ''Innate immune mechanisms of mRNA vaccines''. ''Immunity''. 8 November 2022. Vol. 55 (11). hlm. 1993–2005. doi:10.1016/j.immuni.2022.10.014.</ref><ref>Matthew De George. [https://thepenngazette.com/pdfs/PennGaz0521_feature2.pdf The Vaccine Trenches]. ''The Pennsylvania Gazette''. May/June 2021. Vol. 42–49 (May/June).</ref> Penemuan Karikó menjadi dasar bagi [[BioNTech]] dan [[Moderna]] dalam menciptakan mRNA terapeutik yang tidak memicu respons imun.<ref>Amanda B Keener. ''Just the messenger''. ''Nature Medicine''. 1 September 2018. Vol. 24 (9). hlm. 1297–1300. doi:10.1038/S41591-018-0183-7.</ref> Pada tahun 2020, teknologi yang dikembangkan oleh Karikó dan [[Drew Weissman]] digunakan dalam produksi [[Vaksin Covid-19|vaksin COVID-19]] oleh BioNTech bersama mitranya, [[Pfizer]], serta oleh Moderna.<ref>Julia Kollewe. [https://www.theguardian.com/science/2020/nov/21/covid-vaccine-technology-pioneer-i-never-doubted-it-would-work? Covid vaccine technology pioneer: 'I never doubted it would work']. ''The Guardian''. 2020-11-21.</ref><ref>David Cox. [https://www.wired.com/story/mrna-coronavirus-vaccine-pfizer-biontech/ How mRNA went from a scientific backwater to a pandemic crusher]. ''Wired''.</ref> Vaksin mRNA ini dikembangkan dan disetujui dalam waktu yang sangat singkat, dengan tingkat efektivitas lebih dari 90%. Selain untuk vaksin penyakit menular, teknologi mRNA memiliki potensi aplikasi dalam pengobatan kanker, penyakit kardiovaskular, serta gangguan metabolik,<ref>Jisun Lee. ''Knife's edge: Balancing immunogenicity and reactogenicity in mRNA vaccines''. ''Experimental & Molecular Medicine''. July 2023. Vol. 55 (7). hlm. 1305–1313. doi:10.1038/s12276-023-00999-x.</ref><ref>Dongqiao Li. ''Messenger RNA-Based Therapeutics and Vaccines: What's beyond COVID-19?''. ''ACS Pharmacology & Translational Science''. 14 July 2023. Vol. 6 (7). hlm. 943–969. doi:10.1021/acsptsci.3c00047.</ref><ref>Han Na Jung. ''Lipid nanoparticles for delivery of RNA therapeutics: Current status and the role of in vivo imaging''. ''Theranostics''. 24 October 2022. Vol. 12 (17). hlm. 7509–7531. doi:10.7150/thno.77259.</ref> termasuk iskemia.<ref>Katalin Karikó. ''Inhibition of toll-like receptor and cytokine signaling—a unifying theme in ischemic tolerance''. ''Journal of Cerebral Blood Flow and Metabolism''. November 2004. Vol. 24 (11). hlm. 1288–1304. doi:10.1097/01.WCB.0000145666.68576.71.</ref> | ||
Pada Mei 2024, sebuah tinjauan mengenai modifikasi utama pada mRNA untuk mengurangi imunogenisitas, yaitu penggunaan N1-metilpseudouridin—solusi yang memungkinkan pengembangan vaksin COVID-19 berbasis mRNA—menunjukkan bahwa dalam kasus vaksin melanoma, penggunaan 100% metilpseudouridin menyebabkan pertumbuhan kanker dan metastasis dibandingkan dengan vaksin mRNA tanpa modifikasi. | Pada Mei 2024, sebuah tinjauan mengenai modifikasi utama pada mRNA untuk mengurangi imunogenisitas, yaitu penggunaan N1-metilpseudouridin—solusi yang memungkinkan pengembangan vaksin COVID-19 berbasis mRNA—menunjukkan bahwa dalam kasus vaksin melanoma, penggunaan 100% metilpseudouridin menyebabkan pertumbuhan kanker dan metastasis dibandingkan dengan vaksin mRNA tanpa modifikasi.<ref>Alberto Rubio-Casillas. [https://linkinghub.elsevier.com/retrieve/pii/S0141813024022323 Review: N1-methyl-pseudouridine (m1Ψ): Friend or foe of cancer?]. ''International Journal of Biological Macromolecules''. 2024-05-01. Vol. 267. hlm. 131427. doi:10.1016/j.ijbiomac.2024.131427.</ref> | ||
== Penghargaan == | == Penghargaan == | ||
Katalin Karikó telah menerima lebih dari 130 penghargaan dan pengakuan internasional atas kontribusinya dalam bidang biokimia. Pada 2 Oktober 2023, Majelis Nobel di Institut Karolinska mengumumkan bahwa Karikó dan Drew Weissman dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran 2023 atas pengembangan teknologi mRNA. Pada 16 April 2024, Karikó menyumbangkan lebih dari setengah juta dolar dari hadiah Nobel yang diterimanya kepada almamaternya, Universitas Szeged. | Katalin Karikó telah menerima lebih dari 130 penghargaan dan pengakuan internasional atas kontribusinya dalam bidang biokimia. Pada 2 Oktober 2023, Majelis Nobel di Institut Karolinska mengumumkan bahwa Karikó dan Drew Weissman dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran 2023 atas pengembangan teknologi mRNA.<ref>[https://www.nobelprize.org/prizes/medicine/2023/ The Nobel Prize in Physiology or Medicine 2023]. NobelPrize.org. 4 October 2023.</ref><ref>Reuters. [https://www.reuters.com/article/us-science-nobel-covid-idUSKBN1Y10ZZ Hungarian and US scientists win Nobel for COVID-19 vaccine discoveries]. Reuters. 2 October 2023.</ref><ref>[https://www.nobelprize.org/prizes/medicine/2023/ The Nobel Prize in Physiology or Medicine 2023]. NobelPrize.org. 4 February 2024.</ref> Pada 16 April 2024, Karikó menyumbangkan lebih dari setengah juta dolar dari hadiah Nobel yang diterimanya kepada almamaternya, Universitas Szeged.<ref>HVG Kiadó. [https://hvg.hu/aktualis/itthon/kariko_katalin_nobel_dij Karikó Katalin a Szegedi Tudományegyetemnek ajánlotta fel a Nobel-díjával járó félmillió dollárt]. hvg.hu. 16 April 2024.</ref><ref>Szegedi Tudományegyetem. [https://u-szeged.hu/news/kariko-katalin-dij "A díjak arra valók, hogy a figyelmet a tudományra irányítsák" – mondta Karikó Katalin a Szegedi Tudományegyetem ünnepségén]. u-szeged.hu. 16 April 2024.</ref> | ||
Pada tahun 2022, Karikó menerima Penghargaan Novo Nordisk bersama Drew Weissman atas kontribusi mereka dalam menemukan bentuk modifikasi nukleosida pada mRNA. Pada tahun 2023, ia diabadikan dalam National Inventors Hall of Fame atas penelitian yang dilakukannya mengenai mRNA. | Pada tahun 2022, Karikó menerima Penghargaan Novo Nordisk bersama Drew Weissman atas kontribusi mereka dalam menemukan bentuk modifikasi nukleosida pada mRNA. Pada tahun 2023, ia diabadikan dalam National Inventors Hall of Fame atas penelitian yang dilakukannya mengenai mRNA.<ref>Shaurya Singhi. [https://www.thedp.com/article/2023/07/penn-researchers-mrna-vaccine-hall-of-fame Penn researchers behind mRNA vaccine inducted into the American National Inventors Hall of Fame]. thedp.com.</ref> | ||
Karikó masuk dalam daftar ''"Time 100"'' tahun 2024 sebagai salah satu individu paling berpengaruh di bidang kesehatan. Pada Desember 2024, ia juga termasuk dalam daftar ''"100 Women"'' BBC. | Karikó masuk dalam daftar ''"Time 100"'' tahun 2024 sebagai salah satu individu paling berpengaruh di bidang kesehatan.<ref>Alice Park. [https://time.com/collection/100-most-influential-people-2024/ Katalin Kariko and Drew Weissman]. TIME. 2 May 2024.</ref> Pada Desember 2024, ia juga termasuk dalam daftar ''"100 Women"'' BBC.<ref>''BBC 100 Women 2024: Who is on the list this year?''. BBC. 3 December 2024.</ref> | ||
== Lihat juga == | == Lihat juga == | ||
* [[Daftar penerima Nobel Fisiologi atau Kedokteran|Daftar peraih Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran]] | * [[Daftar penerima Nobel Fisiologi atau Kedokteran|Daftar peraih Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran]] | ||
* [[Daftar penerima Nobel menurut negara|Daftar peraih Nobel Amerika]] | * [[Daftar penerima Nobel menurut negara|Daftar peraih Nobel Amerika]] | ||
== Pranala luar == | == Pranala luar == | ||
* [https://www.nobelprize.org/ Informasi Pemenang Hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran tahun 2023] | * [https://www.nobelprize.org/ Informasi Pemenang Hadiah Nobel bidang fisiologi atau kedokteran tahun 2023] | ||
== Referensi == | |||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | |||
== | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Katalin+Karik%C3%B3&oldid=27779825 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 27779825 (2025-09-05T02:34:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.17

Katalin Karikó (lahir 17 Januari 1955) adalah peneliti dan ahli biokimia Amerika-Hungaria.[1] Ia menjadi profesor di University of Pennsylvania dan berfokus pada bidang biologi molekuler. Karikó terkenal sebab kontribusinya terhadap teknologi mRNA dan vaksin COVID-19. Ia bersama Drew Weissman, MD, Ph.D bersama-sama dianugerahi penghargaan Nobel Kedokteran 2023 atas penemuan mereka yang memungkinkan teknologi mRNA dapat dimodifikasi dan digunakan dalam vaksin Pfizer-BioNTech dan Moderna untuk mencegah infeksi COVID-19.[2]
Kehidupan awal
Karikó lahir dan tumbuh di sebuah kota kecil, Kisújszállás, Hungaria. Ayahnya adalah seorang tukang daging,[3] sementara ibunya adalah pustakawan.[4] Sejak kecil, Karikó telah menunjukkan minatnya pada ilmu alam. Ia juga selalu unggul dalam bidang sains ketika sekolah. Selama pendidikan dasarnya, Karikó menunjukkan keunggulan dalam bidang sains dan meraih peringkat ketiga dalam kompetisi biologi tingkat nasional di Hungaria.[5] Baginya, guru menjadi sumber inspirasi, di mana khususnya guru biologi yang selalu mengajukan pertanyaan untuk merangsang rasa ingin tahu murid-muridnya, berkontribusi dalam menyalakan hasrat Karikó untuk meneliti dan mengejar ilmu pengetahuan.[6]
Pendidikan dan karier
Pada tahun 1978, Karikó memperoleh gelar Sarjana (BSc) dalam bidang biologi dan melanjutkan pendidikan doktoralnya dalam bidang biokimia di Universitas Szeged, yang diselesaikannya pada tahun 1982. Ia bekerja bersama Jenő Tomasz dan meneruskan penelitian postdoktoralnya di Institut Biokimia, Pusat Penelitian Biologi (BRC) di Hungaria.[7] Dari tahun 1978 hingga 1985, namanya tercatat sebagai aset intelijen oleh polisi rahasia komunis Hungaria. Ia mengaku bahwa pencatatan ini terjadi akibat pemerasan yang ia alami, yang bertujuan untuk mencegah dampak negatif pada kariernya atau potensi pembalasan terhadap ayahnya. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak pernah memberikan informasi atau aktif sebagai agen.[8]
Pada tahun 1985, laboratorium tempatnya bekerja di BRC kehilangan pendanaan,[9] sehingga Karikó mencari peluang kerja di luar negeri. Robert J. Suhadolnik dari Universitas Temple [10] menawarkan posisi penelitian kepadanya, yang mendorongnya untuk beremigrasi ke Amerika Serikat bersama suami dan putrinya yang berusia dua tahun. Mereka membawa uang hasil penjualan mobil sebesar £900, yang disembunyikan di dalam boneka beruang milik putrinya, serta dana tambahan yang diperoleh melalui perdagangan mata uang di pasar gelap.[11][12][13]
Karikó menyampaikan kuliah hadiah Nobelnya di Aula Medica, Institut Karolinska di Stockholm pada tanggal 7 Desember 2023. Ia diperkenalkan oleh Profesor Olle Kämpe, anggota Majelis Nobel di Institut Karolinska.[14]
Kontribusi ilmiah
Penelitian Katalin Karikó memiliki potensi aplikasi dalam berbagai bidang, termasuk generasi sel induk pluripoten, terapi gen berbasis messenger RNA (mRNA), serta pengembangan kelas obat baru.[15][16] Penemuan Karikó menjadi dasar bagi BioNTech dan Moderna dalam menciptakan mRNA terapeutik yang tidak memicu respons imun.[17] Pada tahun 2020, teknologi yang dikembangkan oleh Karikó dan Drew Weissman digunakan dalam produksi vaksin COVID-19 oleh BioNTech bersama mitranya, Pfizer, serta oleh Moderna.[18][19] Vaksin mRNA ini dikembangkan dan disetujui dalam waktu yang sangat singkat, dengan tingkat efektivitas lebih dari 90%. Selain untuk vaksin penyakit menular, teknologi mRNA memiliki potensi aplikasi dalam pengobatan kanker, penyakit kardiovaskular, serta gangguan metabolik,[20][21][22] termasuk iskemia.[23]
Pada Mei 2024, sebuah tinjauan mengenai modifikasi utama pada mRNA untuk mengurangi imunogenisitas, yaitu penggunaan N1-metilpseudouridin—solusi yang memungkinkan pengembangan vaksin COVID-19 berbasis mRNA—menunjukkan bahwa dalam kasus vaksin melanoma, penggunaan 100% metilpseudouridin menyebabkan pertumbuhan kanker dan metastasis dibandingkan dengan vaksin mRNA tanpa modifikasi.[24]
Penghargaan
Katalin Karikó telah menerima lebih dari 130 penghargaan dan pengakuan internasional atas kontribusinya dalam bidang biokimia. Pada 2 Oktober 2023, Majelis Nobel di Institut Karolinska mengumumkan bahwa Karikó dan Drew Weissman dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran 2023 atas pengembangan teknologi mRNA.[25][26][27] Pada 16 April 2024, Karikó menyumbangkan lebih dari setengah juta dolar dari hadiah Nobel yang diterimanya kepada almamaternya, Universitas Szeged.[28][29]
Pada tahun 2022, Karikó menerima Penghargaan Novo Nordisk bersama Drew Weissman atas kontribusi mereka dalam menemukan bentuk modifikasi nukleosida pada mRNA. Pada tahun 2023, ia diabadikan dalam National Inventors Hall of Fame atas penelitian yang dilakukannya mengenai mRNA.[30]
Karikó masuk dalam daftar "Time 100" tahun 2024 sebagai salah satu individu paling berpengaruh di bidang kesehatan.[31] Pada Desember 2024, ia juga termasuk dalam daftar "100 Women" BBC.[32]
Lihat juga
Pranala luar
Referensi
- ↑ Katalin Kariko Research, mRNA, & COVID-19 Vaccine Britannica. www.britannica.com.
- ↑ Katalin Kariko, PhD profile PennMedicine.org. www.pennmedicine.org.
- ↑ Katalin Kariko Research, mRNA, & COVID-19 Vaccine Britannica. www.britannica.com.
- ↑ Dr. Katalin Karikó – From Zero to Hero: A Journey of Hardship, Passion & Happiness. VinFuture Prize. 2022-04-29.
- ↑ Carolyn Y. Johnson. A one-way ticket. A cash-stuffed teddy bear. A dream decades in the making. The Washington Post. 2021-10-01.
- ↑ Dr. Katalin Karikó – From Zero to Hero: A Journey of Hardship, Passion & Happiness. VinFuture Prize. 2022-04-29.
- ↑ Katalin Kariko, PhD profile PennMedicine.org. www.pennmedicine.org.
- ↑ Katalin Karikó: Hungarian Biochemist Behind Covid Vaccine Was Once a Listed Communist Informant?. www.ibtimes.sg. 2021-05-25.
- ↑ Carolyn Y. Johnson. A one-way ticket. A cash-stuffed teddy bear. A dream decades in the making. The Washington Post. 2021-10-01.
- ↑ Prashant Nair. QnAs with Katalin Karikó. Proceedings of the National Academy of Sciences. 2021-12-21. Vol. 118 (51). doi:10.1073/pnas.2119757118.
- ↑ Katalin Kariko, the scientist behind the Pfizer Covid-19 vaccine. France 24. 2020-12-18.
- ↑ Julia Kollewe. Covid vaccine technology pioneer: 'I never doubted it would work'. The Guardian. 2020-11-21.
- ↑ Katalin Karikó — Forging the mRNA Revolution (#147). The Joe Walker Podcast. 2023-08-02.
- ↑ Nobel Prize. Nobel Prize lecture: Katalin Karikó, Nobel Prize in Physiology or Medicine 2023. 2023-12-26.
- ↑ Rein Verbeke. Innate immune mechanisms of mRNA vaccines. Immunity. 8 November 2022. Vol. 55 (11). hlm. 1993–2005. doi:10.1016/j.immuni.2022.10.014.
- ↑ Matthew De George. The Vaccine Trenches. The Pennsylvania Gazette. May/June 2021. Vol. 42–49 (May/June).
- ↑ Amanda B Keener. Just the messenger. Nature Medicine. 1 September 2018. Vol. 24 (9). hlm. 1297–1300. doi:10.1038/S41591-018-0183-7.
- ↑ Julia Kollewe. Covid vaccine technology pioneer: 'I never doubted it would work'. The Guardian. 2020-11-21.
- ↑ David Cox. How mRNA went from a scientific backwater to a pandemic crusher. Wired.
- ↑ Jisun Lee. Knife's edge: Balancing immunogenicity and reactogenicity in mRNA vaccines. Experimental & Molecular Medicine. July 2023. Vol. 55 (7). hlm. 1305–1313. doi:10.1038/s12276-023-00999-x.
- ↑ Dongqiao Li. Messenger RNA-Based Therapeutics and Vaccines: What's beyond COVID-19?. ACS Pharmacology & Translational Science. 14 July 2023. Vol. 6 (7). hlm. 943–969. doi:10.1021/acsptsci.3c00047.
- ↑ Han Na Jung. Lipid nanoparticles for delivery of RNA therapeutics: Current status and the role of in vivo imaging. Theranostics. 24 October 2022. Vol. 12 (17). hlm. 7509–7531. doi:10.7150/thno.77259.
- ↑ Katalin Karikó. Inhibition of toll-like receptor and cytokine signaling—a unifying theme in ischemic tolerance. Journal of Cerebral Blood Flow and Metabolism. November 2004. Vol. 24 (11). hlm. 1288–1304. doi:10.1097/01.WCB.0000145666.68576.71.
- ↑ Alberto Rubio-Casillas. Review: N1-methyl-pseudouridine (m1Ψ): Friend or foe of cancer?. International Journal of Biological Macromolecules. 2024-05-01. Vol. 267. hlm. 131427. doi:10.1016/j.ijbiomac.2024.131427.
- ↑ The Nobel Prize in Physiology or Medicine 2023. NobelPrize.org. 4 October 2023.
- ↑ Reuters. Hungarian and US scientists win Nobel for COVID-19 vaccine discoveries. Reuters. 2 October 2023.
- ↑ The Nobel Prize in Physiology or Medicine 2023. NobelPrize.org. 4 February 2024.
- ↑ HVG Kiadó. Karikó Katalin a Szegedi Tudományegyetemnek ajánlotta fel a Nobel-díjával járó félmillió dollárt. hvg.hu. 16 April 2024.
- ↑ Szegedi Tudományegyetem. "A díjak arra valók, hogy a figyelmet a tudományra irányítsák" – mondta Karikó Katalin a Szegedi Tudományegyetem ünnepségén. u-szeged.hu. 16 April 2024.
- ↑ Shaurya Singhi. Penn researchers behind mRNA vaccine inducted into the American National Inventors Hall of Fame. thedp.com.
- ↑ Alice Park. Katalin Kariko and Drew Weissman. TIME. 2 May 2024.
- ↑ BBC 100 Women 2024: Who is on the list this year?. BBC. 3 December 2024.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27779825 (2025-09-05T02:34:57Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.