Lompat ke isi

Nistatin: Perbedaan antara revisi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Maintenance script (bicara | kontrib)
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29572712; atribusi sumber disertakan.
 
Maintenance script (bicara | kontrib)
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi
 
Baris 1: Baris 1:
'''Nistatin''', dengan nama dagang '''Mycostatin''' dan lainnya, adalah [[Antijamur|obat antijamur]]. Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi ''[[Candida (genus)|Candida]]'' pada kulit seperti ruam setelah penggunaan popok, [[Kandidiasis|sariawan]], [[kandidiasis esofagus]], dan [[infeksi jamur pada vagina]]. Obat ini juga dapat digunakan untuk mencegah kandidiasis pada pasien yang berisiko tinggi. Nistatin dapat diberikan dengan diteteskan di mulut, diminum, diberikan di vagina, atau dioleskan ke kulit.
[[File:Nystatin.svg|thumb|right|280px|Nystatin]]


Efek samping yang umum terjadi pada kulit antara lain rasa terbakar, gatal, dan ruam. Efek samping yang umum terjadi ketika diminum antara lain muntah dan diare. Penggunaan selama [[kehamilan]] melalui vagina secara klinis aman, sementara untuk rute pemberian lain belum diteliti lebih lanjut. Nistatin bekerja dengan cara merusak [[Membran sel|membran]] sel jamur.
'''Nistatin''', dengan nama dagang '''Mycostatin''' dan lainnya, adalah [[Antijamur|obat antijamur]].<ref>[https://www.drugs.com/monograph/nystatin.html Nystatin]. American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi ''[[Candida (genus)|Candida]]'' pada kulit seperti ruam setelah penggunaan popok, [[Kandidiasis|sariawan]], [[kandidiasis esofagus]], dan [[infeksi jamur pada vagina]].<ref>[https://www.drugs.com/monograph/nystatin.html Nystatin]. American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Obat ini juga dapat digunakan untuk mencegah kandidiasis pada pasien yang berisiko tinggi.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/nystatin.html Nystatin]. American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Nistatin dapat diberikan dengan diteteskan di mulut, diminum, diberikan di vagina, atau dioleskan ke kulit.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/nystatin.html Nystatin]. American Society of Health-System Pharmacists.</ref>


Nistatin ditemukan pada tahun 1950 oleh [[Rachel Fuller Brown]] dan [[Elizabeth Lee Hazen]]. Nistatin merupakan antijamur kelas makrolida [[poliena]] pertama. Obat ini terdapat dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]]. Nistatin tersedia dalam bentuk [[Obat generik|generik]]. Harga sediaan krim di [[negara berkembang]] adalah sekitar US$ 0,70 per 30 gram. Di Amerika Serikat biaya pengobatan dengan obat ini kurang dari US$ 25. Nistatin diisolasi dari bakteri ''[[Streptomyces noursei]]''. Pada tahun 2016, nistatin adalah obet paling diresepkan ke-217 di Amerika Serikat dengan lebih dari 2 juta resep.
Efek samping yang umum terjadi pada kulit antara lain rasa terbakar, gatal, dan ruam.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/nystatin.html Nystatin]. American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Efek samping yang umum terjadi ketika diminum antara lain muntah dan diare.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/nystatin.html Nystatin]. American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Penggunaan selama [[kehamilan]] melalui vagina secara klinis aman, sementara untuk rute pemberian lain belum diteliti lebih lanjut.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/nystatin.html Nystatin]. American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Nistatin bekerja dengan cara merusak [[Membran sel|membran]] sel jamur.<ref>[https://www.drugs.com/monograph/nystatin.html Nystatin]. American Society of Health-System Pharmacists.</ref>
 
Nistatin ditemukan pada tahun 1950 oleh [[Rachel Fuller Brown]] dan [[Elizabeth Lee Hazen]].<ref>Ana Victoria Espinel-Ingroff. [https://books.google.ca/books?id=wE3qCAAAQBAJ&pg=PA62 Medical Mycology in the United States a Historical Analysis (1894-1996)]. Springer Netherlands. 2013. hlm. 62. ISBN 9789401703116.</ref> Nistatin merupakan antijamur kelas makrolida [[poliena]] pertama.<ref>M. Gupte. [https://archive.org/details/applied-microbiology-and-biotechnology_2002-01_58_1/page/46 Antifungal Antibiotics]. ''Appl Microbiol Biotechnol''. January 2002. Vol. 58 (1). hlm. 46–57. doi:10.1007/s002530100822.</ref> Obat ini terdapat dalam [[Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia]].<ref>[http://www.who.int/medicines/publications/essentialmedicines/EML_2015_FINAL_amended_NOV2015.pdf?ua=1 WHO Model List of Essential Medicines (19th List)]. ''World Health Organization''. April 2015.</ref> Nistatin tersedia dalam bentuk [[Obat generik|generik]].<ref>[https://www.drugs.com/monograph/nystatin.html Nystatin]. American Society of Health-System Pharmacists.</ref> Harga sediaan krim di [[negara berkembang]] adalah sekitar US$ 0,70 per 30 gram.<ref>[http://mshpriceguide.org/en/single-drug-information/?DMFId=568&searchYear=2014 Nystatin]. ''International Drug Price Indicator Guide''.</ref> Di Amerika Serikat biaya pengobatan dengan obat ini kurang dari US$ 25.<ref>Richart Hamilton. ''Tarascon Pocket Pharmacopoeia 2015 Deluxe Lab-Coat Edition''. Jones & Bartlett Learning. 2015. hlm. 180. ISBN 9781284057560.</ref> Nistatin diisolasi dari bakteri ''[[Streptomyces noursei]]''.<ref>Ana Victoria Espinel-Ingroff. [https://books.google.ca/books?id=wE3qCAAAQBAJ&pg=PA62 Medical Mycology in the United States a Historical Analysis (1894-1996)]. Springer Netherlands. 2013. hlm. 62. ISBN 9789401703116.</ref> Pada tahun 2016, nistatin adalah obet paling diresepkan ke-217 di Amerika Serikat dengan lebih dari 2 juta resep.<ref>[https://clincalc.com/DrugStats/Top300Drugs.aspx The Top 300 of 2019]. ''clincalc.com''.</ref>


== Indikasi ==
== Indikasi ==
Nistatin diindikasikan untuk pengobatan terhadap infeksi ''[[Candida (genus)|Candida]]'' [[Kulit|di kulit]], [[vagina]], [[mulut]], dan [[esofagus]]. Nistatin tidak dapat digunakan untuk infeksi pada kuku atau kulit yang terhiperkeratinasi.
Nistatin diindikasikan untuk pengobatan terhadap infeksi ''[[Candida (genus)|Candida]]'' [[Kulit|di kulit]], [[vagina]], [[mulut]], dan [[esofagus]]. Nistatin tidak dapat digunakan untuk infeksi pada kuku atau kulit yang terhiperkeratinasi.<ref>Randa Hilal-Dandan. [https://archive.org/details/goodmangilmansph0000unse_r5y0 Goodman & Gilman's the pharmacological basis of therapeutics]. 2017-12-05. ISBN 9781259584732.</ref> 


Ketika diberikan secara parenteral, efektivitas nistatin akan berkurang karena adanya plasma darah yang dapat berikatan dengan nistatin.
Ketika diberikan secara parenteral, efektivitas nistatin akan berkurang karena adanya plasma darah yang dapat berikatan dengan nistatin.<ref>SATOSKAR, R. S.. REGE, NIRMALA N.. BHANDARKAR, S. D. ''PHARMACOLOGY AND PHARMACOTHERAPEUTICS''. ELSEVIER INDIA. 2015. ISBN 978-8131243619.</ref>


Nistatin oral sering digunakan sebagai pencegahan pada pasien yang berisiko terkena infeksi jamur, seperti pasien [[AIDS]] dengan jumlah CD4<sup>+</sup> rendah dan pasien yang sedang menerima [[kemoterapi]]. Nistatin sempat diteliti untuk digunakan pada pasien setelah menjalani transplantasi hati. Namun, [[Flukonazola|flukonazol]] lebih efektif dibandingkan dengan nistatin untuk mencegah terjadinya infeksi yang menyebabkan kematian. Nistatin efektif untuk mengobati kandidasis oral pada lansia yang memakai gigi palsu.
Nistatin oral sering digunakan sebagai pencegahan pada pasien yang berisiko terkena infeksi jamur, seperti pasien [[AIDS]] dengan jumlah CD4<sup>+</sup> rendah dan pasien yang sedang menerima [[kemoterapi]]. Nistatin sempat diteliti untuk digunakan pada pasien setelah menjalani transplantasi hati. Namun, [[Flukonazola|flukonazol]] lebih efektif dibandingkan dengan nistatin untuk mencegah terjadinya infeksi yang menyebabkan kematian.<ref>''Nystatin prophylaxis and treatment in severely immunodepressed patients''. ''The Cochrane Database of Systematic Reviews''. September 2014. hlm. CD002033. doi:10.1002/14651858.CD002033.pub2.</ref> Nistatin efektif untuk mengobati kandidasis oral pada lansia yang memakai gigi palsu.<ref>Xin Lyu. ''Efficacy of nystatin for the treatment of oral candidiasis: a systematic review and meta-analysis''. ''Drug Design, Development and Therapy''. 2016. Vol. 10. hlm. 1161–1171.</ref>


Nistatin juga digunakan pada bayi yang memiliki berat badan sangat rendah (kurang dari 1500 gram) untuk mencegah infeksi jamur invasif, walau flukonazol menjadi pilihan utama. Dari hasil uji klinis, terbukti nistatin dapat mengurangi kemungkinan bayi prematur tersebut terkena infeksi jamur invasif dan juga dapat mengurangi kejadian kematian.
Nistatin juga digunakan pada bayi yang memiliki berat badan sangat rendah (kurang dari 1500 gram) untuk mencegah infeksi jamur invasif, walau flukonazol menjadi pilihan utama. Dari hasil uji klinis, terbukti nistatin dapat mengurangi kemungkinan bayi prematur tersebut terkena infeksi jamur invasif dan juga dapat mengurangi kejadian kematian.<ref>PG Pappas. [http://cid.oxfordjournals.org/content/48/5/503.1.long Clinical practice guidelines for the management of candidiasis: 2009 update by the Infectious Diseases Society of America]. ''Clin Infect Dis''. 2009. Vol. 48 (5). hlm. 503–35. doi:10.1086/596757.</ref>


Saat ini masih belum terdapat sediaan nistatin liposom. Dalam uji ''in vitro,'' nistatin liposom memiliki efektivitas yang lebih baik dibandingkan [[amfoterisin B]] dan menunjukkan efektivitas terhadap beberapa jenis jamur yang resisten terhadap amfoterisin B. Selain itu, nistatin liposom tidak memiliki nefrotoksisitas yang lebih parah dibandingkan dengan amfoterisin B.
Saat ini masih belum terdapat sediaan nistatin liposom. Dalam uji ''in vitro,'' nistatin liposom memiliki efektivitas yang lebih baik dibandingkan [[amfoterisin B]] dan menunjukkan efektivitas terhadap beberapa jenis jamur yang resisten terhadap amfoterisin B.<ref>WE Dismukes. ''Clinical Mycology''. Oxford University Press. 2003. hlm. 50–53.</ref> Selain itu, nistatin liposom tidak memiliki nefrotoksisitas yang lebih parah dibandingkan dengan amfoterisin B.<ref>WE Dismukes. ''Clinical Mycology''. Oxford University Press. 2003. hlm. 50–53.</ref>


== Efek samping ==
== Efek samping ==
Rasa pahit dan mual merupakan efek samping yang sering terjadi.
Rasa pahit dan mual merupakan efek samping yang sering terjadi.<ref>Randa Hilal-Dandan. [https://archive.org/details/goodmangilmansph0000unse_r5y0 Goodman & Gilman's the pharmacological basis of therapeutics]. 2017-12-05. ISBN 9781259584732.</ref>


Sediaan dalam suspensi oral memiliki efek sampinreantara lain:
Sediaan dalam suspensi oral memiliki efek sampinreantara lain:<ref>[https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmedhealth/PMH0044680/#DDIC601025.side_effects_section Micromedex Detailed Drug Information].</ref>


# Diare
# Diare
Baris 27: Baris 29:
Baik sediaan suspensi oral maupun topikal dapat menyebabkan:
Baik sediaan suspensi oral maupun topikal dapat menyebabkan:


# Reaksi hipersensitivitas, termasuk [[sindrom Stevens-Johnson]] dalam beberapa kasus
# Reaksi hipersensitivitas, termasuk [[sindrom Stevens-Johnson]] dalam beberapa kasus<ref>[http://www.accessdata.fda.gov/drugsatfda_docs/anda/98/64142ap_appltr_prntlbl_chemr.pdf FDA approved package insert].</ref>
# Ruam, gatal, terbakar dan pustulosis eksantematosa generalisata akut
# Ruam, gatal, terbakar dan pustulosis eksantematosa generalisata akut <ref>''[Acute generalized exanthematous pustulosis, induced by nystatin]''. ''Der Hautarzt; Zeitschrift Fur Dermatologie, Venerologie, und Verwandte Gebiete''. June 1998. Vol. 49 (6). hlm. 492–5. doi:10.1007/s001050050776.</ref>


== Mekanisme kerja ==
== Mekanisme kerja ==
Seperti [[amfoterisin B]] dan [[natamisin]], nistatin adalah [[ionofor]]. Nistatin dapat berikatan dengan [[ergosterol]], komponen utama [[membran sel]] jamur. Hasil ikatan tersebut dapat membentuk pori-pori di membran yang menyebabkan kebocoran [[Kalium|K<sup>+</sup>]] sehingga dapat menyebabkan kematian jamur.
Seperti [[amfoterisin B]] dan [[natamisin]], nistatin adalah [[ionofor]].<ref>Rang, H. P. ''Rang and Dale's pharmacology''. 2015-01-21. ISBN 9780702053627.</ref> Nistatin dapat berikatan dengan [[ergosterol]], komponen utama [[membran sel]] jamur. Hasil ikatan tersebut dapat membentuk pori-pori di membran yang menyebabkan kebocoran [[Kalium|K<sup>+</sup>]] sehingga dapat menyebabkan kematian jamur.<ref>Hammond, S.M. ''Biological activity of polyene antibiotics''. ''Progress in Medicinal Chemistry''. 1977. Vol. 14. hlm. 105–79. doi:10.1016/S0079-6468(08)70148-6. ISBN 9780720406450.</ref>


== Referensi ==
== Referensi ==
<references />


== Sumber dan atribusi ==


Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nistatin&oldid=29572712 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29572712 (2026-08-13T15:57:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.


== Sumber dan atribusi ==
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 -->
 
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Nistatin&oldid=29572712 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29572712 (2026-08-13T15:57:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.

Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 04.17

Nystatin

Nistatin, dengan nama dagang Mycostatin dan lainnya, adalah obat antijamur.[1] Obat ini digunakan untuk mengobati infeksi Candida pada kulit seperti ruam setelah penggunaan popok, sariawan, kandidiasis esofagus, dan infeksi jamur pada vagina.[2] Obat ini juga dapat digunakan untuk mencegah kandidiasis pada pasien yang berisiko tinggi.[3] Nistatin dapat diberikan dengan diteteskan di mulut, diminum, diberikan di vagina, atau dioleskan ke kulit.[4]

Efek samping yang umum terjadi pada kulit antara lain rasa terbakar, gatal, dan ruam.[5] Efek samping yang umum terjadi ketika diminum antara lain muntah dan diare.[6] Penggunaan selama kehamilan melalui vagina secara klinis aman, sementara untuk rute pemberian lain belum diteliti lebih lanjut.[7] Nistatin bekerja dengan cara merusak membran sel jamur.[8]

Nistatin ditemukan pada tahun 1950 oleh Rachel Fuller Brown dan Elizabeth Lee Hazen.[9] Nistatin merupakan antijamur kelas makrolida poliena pertama.[10] Obat ini terdapat dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[11] Nistatin tersedia dalam bentuk generik.[12] Harga sediaan krim di negara berkembang adalah sekitar US$ 0,70 per 30 gram.[13] Di Amerika Serikat biaya pengobatan dengan obat ini kurang dari US$ 25.[14] Nistatin diisolasi dari bakteri Streptomyces noursei.[15] Pada tahun 2016, nistatin adalah obet paling diresepkan ke-217 di Amerika Serikat dengan lebih dari 2 juta resep.[16]

Indikasi

Nistatin diindikasikan untuk pengobatan terhadap infeksi Candida di kulit, vagina, mulut, dan esofagus. Nistatin tidak dapat digunakan untuk infeksi pada kuku atau kulit yang terhiperkeratinasi.[17]

Ketika diberikan secara parenteral, efektivitas nistatin akan berkurang karena adanya plasma darah yang dapat berikatan dengan nistatin.[18]

Nistatin oral sering digunakan sebagai pencegahan pada pasien yang berisiko terkena infeksi jamur, seperti pasien AIDS dengan jumlah CD4+ rendah dan pasien yang sedang menerima kemoterapi. Nistatin sempat diteliti untuk digunakan pada pasien setelah menjalani transplantasi hati. Namun, flukonazol lebih efektif dibandingkan dengan nistatin untuk mencegah terjadinya infeksi yang menyebabkan kematian.[19] Nistatin efektif untuk mengobati kandidasis oral pada lansia yang memakai gigi palsu.[20]

Nistatin juga digunakan pada bayi yang memiliki berat badan sangat rendah (kurang dari 1500 gram) untuk mencegah infeksi jamur invasif, walau flukonazol menjadi pilihan utama. Dari hasil uji klinis, terbukti nistatin dapat mengurangi kemungkinan bayi prematur tersebut terkena infeksi jamur invasif dan juga dapat mengurangi kejadian kematian.[21]

Saat ini masih belum terdapat sediaan nistatin liposom. Dalam uji in vitro, nistatin liposom memiliki efektivitas yang lebih baik dibandingkan amfoterisin B dan menunjukkan efektivitas terhadap beberapa jenis jamur yang resisten terhadap amfoterisin B.[22] Selain itu, nistatin liposom tidak memiliki nefrotoksisitas yang lebih parah dibandingkan dengan amfoterisin B.[23]

Efek samping

Rasa pahit dan mual merupakan efek samping yang sering terjadi.[24]

Sediaan dalam suspensi oral memiliki efek sampinreantara lain:[25]

  1. Diare
  2. Nyeri perut
  3. Takikardia, bronkospasme, pembengkakan wajah, nyeri otot (jarang terjadi)

Baik sediaan suspensi oral maupun topikal dapat menyebabkan:

  1. Reaksi hipersensitivitas, termasuk sindrom Stevens-Johnson dalam beberapa kasus[26]
  2. Ruam, gatal, terbakar dan pustulosis eksantematosa generalisata akut [27]

Mekanisme kerja

Seperti amfoterisin B dan natamisin, nistatin adalah ionofor.[28] Nistatin dapat berikatan dengan ergosterol, komponen utama membran sel jamur. Hasil ikatan tersebut dapat membentuk pori-pori di membran yang menyebabkan kebocoran K+ sehingga dapat menyebabkan kematian jamur.[29]

Referensi

  1. Nystatin. American Society of Health-System Pharmacists.
  2. Nystatin. American Society of Health-System Pharmacists.
  3. Nystatin. American Society of Health-System Pharmacists.
  4. Nystatin. American Society of Health-System Pharmacists.
  5. Nystatin. American Society of Health-System Pharmacists.
  6. Nystatin. American Society of Health-System Pharmacists.
  7. Nystatin. American Society of Health-System Pharmacists.
  8. Nystatin. American Society of Health-System Pharmacists.
  9. Ana Victoria Espinel-Ingroff. Medical Mycology in the United States a Historical Analysis (1894-1996). Springer Netherlands. 2013. hlm. 62. ISBN 9789401703116.
  10. M. Gupte. Antifungal Antibiotics. Appl Microbiol Biotechnol. January 2002. Vol. 58 (1). hlm. 46–57. doi:10.1007/s002530100822.
  11. WHO Model List of Essential Medicines (19th List). World Health Organization. April 2015.
  12. Nystatin. American Society of Health-System Pharmacists.
  13. Nystatin. International Drug Price Indicator Guide.
  14. Richart Hamilton. Tarascon Pocket Pharmacopoeia 2015 Deluxe Lab-Coat Edition. Jones & Bartlett Learning. 2015. hlm. 180. ISBN 9781284057560.
  15. Ana Victoria Espinel-Ingroff. Medical Mycology in the United States a Historical Analysis (1894-1996). Springer Netherlands. 2013. hlm. 62. ISBN 9789401703116.
  16. The Top 300 of 2019. clincalc.com.
  17. Randa Hilal-Dandan. Goodman & Gilman's the pharmacological basis of therapeutics. 2017-12-05. ISBN 9781259584732.
  18. SATOSKAR, R. S.. REGE, NIRMALA N.. BHANDARKAR, S. D. PHARMACOLOGY AND PHARMACOTHERAPEUTICS. ELSEVIER INDIA. 2015. ISBN 978-8131243619.
  19. Nystatin prophylaxis and treatment in severely immunodepressed patients. The Cochrane Database of Systematic Reviews. September 2014. hlm. CD002033. doi:10.1002/14651858.CD002033.pub2.
  20. Xin Lyu. Efficacy of nystatin for the treatment of oral candidiasis: a systematic review and meta-analysis. Drug Design, Development and Therapy. 2016. Vol. 10. hlm. 1161–1171.
  21. PG Pappas. Clinical practice guidelines for the management of candidiasis: 2009 update by the Infectious Diseases Society of America. Clin Infect Dis. 2009. Vol. 48 (5). hlm. 503–35. doi:10.1086/596757.
  22. WE Dismukes. Clinical Mycology. Oxford University Press. 2003. hlm. 50–53.
  23. WE Dismukes. Clinical Mycology. Oxford University Press. 2003. hlm. 50–53.
  24. Randa Hilal-Dandan. Goodman & Gilman's the pharmacological basis of therapeutics. 2017-12-05. ISBN 9781259584732.
  25. Micromedex Detailed Drug Information.
  26. FDA approved package insert.
  27. [Acute generalized exanthematous pustulosis, induced by nystatin]. Der Hautarzt; Zeitschrift Fur Dermatologie, Venerologie, und Verwandte Gebiete. June 1998. Vol. 49 (6). hlm. 492–5. doi:10.1007/s001050050776.
  28. Rang, H. P. Rang and Dale's pharmacology. 2015-01-21. ISBN 9780702053627.
  29. Hammond, S.M. Biological activity of polyene antibiotics. Progress in Medicinal Chemistry. 1977. Vol. 14. hlm. 105–79. doi:10.1016/S0079-6468(08)70148-6. ISBN 9780720406450.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29572712 (2026-08-13T15:57:41Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.