2,4-Dinitrofenilhidrazina: Perbedaan antara revisi
Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29381621; atribusi sumber disertakan. |
Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi |
||
| Baris 1: | Baris 1: | ||
'''24-Dinitrofenilhidrazina''' (Bahasa Inggris: ''2,4-Dinitrophenylhydrazine'', disingkat '''DNPH'''. Juga disebut dengan '''pereaksi Brady''' atau '''pereaksi Borche''') adalah [[senyawa kimia]] dengan rumus C<sub>6</sub>H<sub>3</sub>(NO<sub>2</sub>)<sub>2</sub>NHNH<sub>2</sub>. Dinitrofenilhidrazin merupakan padatan berwarna merah hingga jingga. Senyawa ini adalah [[hidrazin]] tersubstitusi, dan sering digunakan untuk menguji secara kualitatif untuk [[gugus fungsi|gugus]] [[karbonil]] yang terkait dengan [[aldehida]] dan [[keton]]. Turunannya, [[hidrazon]] juga dapat digunakan sebagai bukti terhadap identitas senyawa aslinya. [[Titik lebur]] turunan ini sering digunakan, dengan mengacu pada basis data nilai, untuk menentukan identitas senyawa karbonil tertentu. Senyawa ini relatif sensitif terhadap guncangan dan [[gesekan]]; senyawa ini merupakan mampu meledak sehingga harus penggunaannya harus berhati-hati. | '''24-Dinitrofenilhidrazina''' (Bahasa Inggris: ''2,4-Dinitrophenylhydrazine'', disingkat '''DNPH'''. Juga disebut dengan '''pereaksi Brady''' atau '''pereaksi Borche''') adalah [[senyawa kimia]] dengan rumus C<sub>6</sub>H<sub>3</sub>(NO<sub>2</sub>)<sub>2</sub>NHNH<sub>2</sub>. Dinitrofenilhidrazin merupakan padatan berwarna merah hingga jingga. Senyawa ini adalah [[hidrazin]] tersubstitusi, dan sering digunakan untuk menguji secara kualitatif untuk [[gugus fungsi|gugus]] [[karbonil]] yang terkait dengan [[aldehida]] dan [[keton]]. Turunannya, [[hidrazon]] juga dapat digunakan sebagai bukti terhadap identitas senyawa aslinya. [[Titik lebur]] turunan ini sering digunakan, dengan mengacu pada basis data nilai, untuk menentukan identitas senyawa karbonil tertentu. Senyawa ini relatif sensitif terhadap guncangan dan [[gesekan]]; senyawa ini merupakan mampu meledak sehingga harus penggunaannya harus berhati-hati.<ref>[https://www.theguardian.com/education/2016/nov/02/bomb-disposal-squads-detonate-chemical-stocks-english-schools-a-level-chemistry-24-dnp Bomb disposal squads detonate chemical stocks in British schools]. ''The Guardian''. 2 November 2016.</ref> | ||
== Sintesis == | == Sintesis == | ||
2,4-Dinitrofenilhidrazin tersedia secara komersial biasanya sebagai bubuk basah. Senyawa tersebut dapat dibuat dengan reaksi [[hidrazin sulfat]] dengan [[2,4-Dinitroklorobenzena|2,4-dinitroklorobenzena]]: | 2,4-Dinitrofenilhidrazin tersedia secara komersial biasanya sebagai bubuk basah. Senyawa tersebut dapat dibuat dengan reaksi [[hidrazin sulfat]] dengan [[2,4-Dinitroklorobenzena|2,4-dinitroklorobenzena]]:<ref>[https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=2%2C4-Dinitrofenilhidrazina&oldid=29381621 sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia]</ref> | ||
: | : | ||
[[Pereaksi kimia|Pereaksi]] Brady disiapkan dengan melarutkan 2,4-dinitrofenilhidrazin dalam suatu larutan yang mengandung [[metanol]] dan sejumlah [[asam sulfat]] pekat. | [[Pereaksi kimia|Pereaksi]] Brady disiapkan dengan melarutkan 2,4-dinitrofenilhidrazin dalam suatu larutan yang mengandung [[metanol]] dan sejumlah [[asam sulfat]] pekat.<ref>Brady, Oscar L. ''The use of 2:4-dinitrophenylhydrazine as a reagent for aldehydes and ketones''. ''Analyst''. 1926. Vol. 51 (599). hlm. 77–78. doi:10.1039/AN9265100077.</ref> | ||
== Uji Brady == | == Uji Brady == | ||
2,4-Dinitrofenilhidrazin dapat digunakan untuk [[uji kimia|deteksi]] kualitatif fungsionalitas karbonil dari gugus fungsi [[keton]] atau [[aldehida]]. Uji positif ditandai oleh pembentukan [[endapan]] kuning, jingga atau merah (dikenal sebagai dinitrofenilhidrazon). Jika senyawa karbonil adalah [[Aromatisitas|aromatik]], maka endapan akan berwarna merah; jika [[alifatik]], maka endapan akan memiliki warna lebih kuning. Reaksi antara 2,4-dinitrofenilhidrazin dan keton menghasilkan [[hidrazon]] ditunjukkan di bawah ini: | 2,4-Dinitrofenilhidrazin dapat digunakan untuk [[uji kimia|deteksi]] kualitatif fungsionalitas karbonil dari gugus fungsi [[keton]] atau [[aldehida]]. Uji positif ditandai oleh pembentukan [[endapan]] kuning, jingga atau merah (dikenal sebagai dinitrofenilhidrazon). Jika senyawa karbonil adalah [[Aromatisitas|aromatik]], maka endapan akan berwarna merah; jika [[alifatik]], maka endapan akan memiliki warna lebih kuning.<ref>[https://www.chemguide.co.uk/organicprops/carbonyls/addelim.html ADDITION-ELIMINATION REACTIONS OF ALDEHYDES AND KETONES]. ''Chemguide.co.uk''.</ref> Reaksi antara 2,4-dinitrofenilhidrazin dan keton menghasilkan [[hidrazon]] ditunjukkan di bawah ini:<ref>Sachin S Kadam, Tambe ST, Grampurohit ND & Gaikwad DD. [http://www.ijrpc.com/files/27-2196.pdf Review Article on: Chemical Importance of Brady's Reagent]. ''International Journal of Research in Pharmacy and Chemistry''. 2012. Vol. 2 (4).</ref> | ||
:RR'C=O + C<sub>6</sub>H<sub>3</sub>(NO<sub>2</sub>)<sub>2</sub>NHNH<sub>2</sub> → C<sub>6</sub>H<sub>3</sub>(NO<sub>2</sub>)<sub>2</sub>NHN=CRR' + H<sub>2</sub>O | :RR'C=O + C<sub>6</sub>H<sub>3</sub>(NO<sub>2</sub>)<sub>2</sub>NHNH<sub>2</sub> → C<sub>6</sub>H<sub>3</sub>(NO<sub>2</sub>)<sub>2</sub>NHN=CRR' + H<sub>2</sub>O | ||
Reaksi ini, secara keseluruhan, merupakan suatu [[reaksi kondensasi]] ketika dua molekul bergabung bersama dengan hilangnya air. Secara mekanis, ini merupakan contoh [[reaksi adisi-eliminasi]]: [[adisi nukleofilik]] dari gugus -NH<sub>2</sub> pada gugus karbonil C=O, diikuti dengan eliminasi molekul H<sub>2</sub>O: | Reaksi ini, secara keseluruhan, merupakan suatu [[reaksi kondensasi]] ketika dua molekul bergabung bersama dengan hilangnya air. Secara mekanis, ini merupakan contoh [[reaksi adisi-eliminasi]]: [[adisi nukleofilik]] dari gugus -NH<sub>2</sub> pada gugus karbonil C=O, diikuti dengan eliminasi molekul H<sub>2</sub>O:<ref>Diadaptasi dari ''Chemistry in Context'', Edisi ke-4, 2000, Graham Hill and John Holman. .</ref> | ||
: | : | ||
Kristal hidrazon yang berbeda memiliki titik leleh dan titik didih yang khas, yang memungkinkan identitas suatu zat ditentukan dalam metode yang dikenal sebagai [[derivatisasi]]. Secara khusus, penggunaan 2,4-dinitrofenilhidrazin dikembangkan oleh Brady dan Elsmie.<ref>Brady, Oscar L. ''The use of 2:4-dinitrophenylhydrazine as a reagent for aldehydes and ketones''. ''Analyst''. 1926. Vol. 51 (599). hlm. 77–78. doi:10.1039/AN9265100077.</ref> | |||
Dinitrofenilhidrazin tidak bereaksi dengan gugus fungsional yang mengandung karbonil lain seperti [[asam karboksilat]], [[amida]], dan [[ester]], yang memiliki stabilitas terkait [[resonansi (kimia)|resonansi]] ketika pasangan elektron bebas berinteraksi dengan [[orbital p]] pada karbon karbonil yang menghasilkan peningkatan delokalisasi dalam molekul. Stabilitas ini akan hilang dengan penambahan pereaksi ke gugus karbonil. Karenanya, senyawa ini lebih tahan terhadap [[reaksi adisi]]. Juga, dengan asam karboksilat, ada efek senyawa yang bertindak sebagai basa, meninggalkan karboksilat yang dihasilkan bermuatan negatif dan karenanya tidak lagi rentan terhadap serangan [[nukleofil]]ik.<ref>John W. Lehman. [https://archive.org/details/operationalorgan0004lehm Operational Organic Chemistry: A Problem-solving Approach to the Laboratory Course]. Pearson Prentice Hall. 2009. hlm. [https://archive.org/details/operationalorgan0004lehm/page/137 137]. ISBN 0136000924.</ref> | |||
Dinitrofenilhidrazin tidak bereaksi dengan gugus fungsional yang mengandung karbonil lain seperti [[asam karboksilat]], [[amida]], dan [[ester]], yang memiliki stabilitas terkait [[resonansi (kimia)|resonansi]] ketika pasangan elektron bebas berinteraksi dengan [[orbital p]] pada karbon karbonil yang menghasilkan peningkatan delokalisasi dalam molekul. Stabilitas ini akan hilang dengan penambahan pereaksi ke gugus karbonil. Karenanya, senyawa ini lebih tahan terhadap [[reaksi adisi]]. Juga, dengan asam karboksilat, ada efek senyawa yang bertindak sebagai basa, meninggalkan karboksilat yang dihasilkan bermuatan negatif dan karenanya tidak lagi rentan terhadap serangan [[nukleofil]]ik. | |||
== Lihat pula == | == Lihat pula == | ||
| Baris 28: | Baris 27: | ||
== Referensi == | == Referensi == | ||
<references /> | |||
== Sumber dan atribusi == | == Sumber dan atribusi == | ||
Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=2%2C4-Dinitrofenilhidrazina&oldid=29381621 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29381621 (2026-06-24T02:12:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | Konten artikel ini diadaptasi dari [https://id.wikipedia.org/w/index.php?title=2%2C4-Dinitrofenilhidrazina&oldid=29381621 Wikipedia bahasa Indonesia], revisi 29381621 (2026-06-24T02:12:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku. | ||
<!-- WIKI_UNISSULA_PRESENTATION_V4 --> | |||
Revisi terkini sejak 29 Agustus 2026 08.59
24-Dinitrofenilhidrazina (Bahasa Inggris: 2,4-Dinitrophenylhydrazine, disingkat DNPH. Juga disebut dengan pereaksi Brady atau pereaksi Borche) adalah senyawa kimia dengan rumus C6H3(NO2)2NHNH2. Dinitrofenilhidrazin merupakan padatan berwarna merah hingga jingga. Senyawa ini adalah hidrazin tersubstitusi, dan sering digunakan untuk menguji secara kualitatif untuk gugus karbonil yang terkait dengan aldehida dan keton. Turunannya, hidrazon juga dapat digunakan sebagai bukti terhadap identitas senyawa aslinya. Titik lebur turunan ini sering digunakan, dengan mengacu pada basis data nilai, untuk menentukan identitas senyawa karbonil tertentu. Senyawa ini relatif sensitif terhadap guncangan dan gesekan; senyawa ini merupakan mampu meledak sehingga harus penggunaannya harus berhati-hati.[1]
Sintesis
2,4-Dinitrofenilhidrazin tersedia secara komersial biasanya sebagai bubuk basah. Senyawa tersebut dapat dibuat dengan reaksi hidrazin sulfat dengan 2,4-dinitroklorobenzena:[2]
Pereaksi Brady disiapkan dengan melarutkan 2,4-dinitrofenilhidrazin dalam suatu larutan yang mengandung metanol dan sejumlah asam sulfat pekat.[3]
Uji Brady
2,4-Dinitrofenilhidrazin dapat digunakan untuk deteksi kualitatif fungsionalitas karbonil dari gugus fungsi keton atau aldehida. Uji positif ditandai oleh pembentukan endapan kuning, jingga atau merah (dikenal sebagai dinitrofenilhidrazon). Jika senyawa karbonil adalah aromatik, maka endapan akan berwarna merah; jika alifatik, maka endapan akan memiliki warna lebih kuning.[4] Reaksi antara 2,4-dinitrofenilhidrazin dan keton menghasilkan hidrazon ditunjukkan di bawah ini:[5]
- RR'C=O + C6H3(NO2)2NHNH2 → C6H3(NO2)2NHN=CRR' + H2O
Reaksi ini, secara keseluruhan, merupakan suatu reaksi kondensasi ketika dua molekul bergabung bersama dengan hilangnya air. Secara mekanis, ini merupakan contoh reaksi adisi-eliminasi: adisi nukleofilik dari gugus -NH2 pada gugus karbonil C=O, diikuti dengan eliminasi molekul H2O:[6]
Kristal hidrazon yang berbeda memiliki titik leleh dan titik didih yang khas, yang memungkinkan identitas suatu zat ditentukan dalam metode yang dikenal sebagai derivatisasi. Secara khusus, penggunaan 2,4-dinitrofenilhidrazin dikembangkan oleh Brady dan Elsmie.[7]
Dinitrofenilhidrazin tidak bereaksi dengan gugus fungsional yang mengandung karbonil lain seperti asam karboksilat, amida, dan ester, yang memiliki stabilitas terkait resonansi ketika pasangan elektron bebas berinteraksi dengan orbital p pada karbon karbonil yang menghasilkan peningkatan delokalisasi dalam molekul. Stabilitas ini akan hilang dengan penambahan pereaksi ke gugus karbonil. Karenanya, senyawa ini lebih tahan terhadap reaksi adisi. Juga, dengan asam karboksilat, ada efek senyawa yang bertindak sebagai basa, meninggalkan karboksilat yang dihasilkan bermuatan negatif dan karenanya tidak lagi rentan terhadap serangan nukleofilik.[8]
Lihat pula
Referensi
- ↑ Bomb disposal squads detonate chemical stocks in British schools. The Guardian. 2 November 2016.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Brady, Oscar L. The use of 2:4-dinitrophenylhydrazine as a reagent for aldehydes and ketones. Analyst. 1926. Vol. 51 (599). hlm. 77–78. doi:10.1039/AN9265100077.
- ↑ ADDITION-ELIMINATION REACTIONS OF ALDEHYDES AND KETONES. Chemguide.co.uk.
- ↑ Sachin S Kadam, Tambe ST, Grampurohit ND & Gaikwad DD. Review Article on: Chemical Importance of Brady's Reagent. International Journal of Research in Pharmacy and Chemistry. 2012. Vol. 2 (4).
- ↑ Diadaptasi dari Chemistry in Context, Edisi ke-4, 2000, Graham Hill and John Holman. .
- ↑ Brady, Oscar L. The use of 2:4-dinitrophenylhydrazine as a reagent for aldehydes and ketones. Analyst. 1926. Vol. 51 (599). hlm. 77–78. doi:10.1039/AN9265100077.
- ↑ John W. Lehman. Operational Organic Chemistry: A Problem-solving Approach to the Laboratory Course. Pearson Prentice Hall. 2009. hlm. 137. ISBN 0136000924.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29381621 (2026-06-24T02:12:08Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.